cover
Contact Name
Chitra Charisma Islami
Contact Email
chitra@umkuningan.ac.id
Phone
+6281223506874
Journal Mail Official
pelitapaud@umkuningan.ac.id
Editorial Address
Department of Early Childhood Education - Universitas Muhammadiyah Kuningan Sekretariat Jurnal Pelita PAUD. Building A106 Street of Moertasiah Soepomo No 28b, 45511 Kuningan - West Java
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pelita PAUD
ISSN : 25486284     EISSN : 26150360     DOI : https://doi.org/10.33222/pelitapaud
Core Subject : Education,
Journal Pelita PAUD is a national scientific journal published by the Department of Early Childhood Education, Universitas Muhammadiyah Kuningan which contains the results of research that is raised from theoretical studies and results of research in the field of Early Childhood Education. Journal PAUD Pelita is published twice a year, namely in June and December. The purpose of this journal is to facilitate scientific publications which are the results of research conducted by students, teachers, academics and researchers. Journal Pelita PAUD contains various disciplines of Early Childhood Education, especially in the scope of ECE learning, policy, parenting, child development, and early chilhood problems.
Articles 509 Documents
Peningkatan Kemampuan Mengenal Angka dengan Menggunakan Media Papan Flanel M. Anggrayni; Ayu Mustika Sari
Jurnal Pelita PAUD Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v4i1.823

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar anak pada aspek kognitif. Dalam proses pembelajaran guru kurang mengembangkan kemampuan mengenal angka, hal ini telihat dari pembelajaran yang masih bersifat konvensional dengan hanya memanfaatkan papan tulis yang ada di sekolah. Proses pembelajaran terlihat masih bersifat teacher center. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus, subjek dari penelitian ini adalah anak dari TK Islam Bakti 50 Sungai Rumbai yang berjumlah 10 orang. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi untuk anak. Persentase hasil penelitian belajar kognitif anak 70% sudah berada pada tahap Berkembang Sesuai Harapan (BSH), berarti bahwa nilai yang diperoleh anak telah mencapai terget perkembangan kognitif. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan media papan flanel dapat meningkatkan hasil belajar kognitif anak. Kata Kunci: Kognitif, Papan Flanel, Lambang Bilangan.
Studi Kasus Perkembangan Keterampilan Berbicara Anak Usia Dini Melalui Penerapan Metode Bercerita Agisty Fitriani; Nahrowi Adjie; Finita Dewi; Risty Risty Justicia
Jurnal Pelita PAUD Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v4i1.825

Abstract

Penelitian ini dilakukan atas dasar munculnya permasalahan dalam keterampilan berbicara pada anak. Metode bercerita dapat digunakan untuk mengembangkan keterampilan berbicara anak usia dini. Penelitian ini dilaksanakan di TK yang sudah menerapkan metode bercerita. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan proses pembelajaran melalui penerapan metode bercerita dalam mengembangkan keterampilan berbicara anak, mendeskripsikan faktor pendukung dan faktor penghambat dalam penerapan metode bercerita untuk mengembangkan keterampilan berbicara anak, dan mendeskripsikan perkembangan keterampilan berbicara anak usia 4-5 tahun pada saat menerapkan pembelajaran menggunakan metode bercerita. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kasus dengan analisis data tematik. Partisipan dalam penelitian ini yaitu 2 anak kelompok A dan satu guru kelompok A. Berdasarkan hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat dua tahap dalam menerapkan metode bercerita yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Tahap pelaksanaan terdiri dari kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan akhir. Dalam menerapkan metode bercerita, terdapat beberapa faktor pendukung yang harus diperhatikan seperti sumber cerita, media yang digunakan, topik cerita, guru dapat mengekspresikan karakter tokoh, melakukan improvisasi, pemberian reward untuk anak dan sebagainya. Selain itu terdapat faktor penghambat seperti pemilihan topik cerita yang tidak sesuai, media yang kurang menarik, lupa, kondisi anak, dan sebagainya. Dengan menggunakan metode bercerita menunjukan bahwa keterampilan berbicara anak terus berkembang pada setiap pertemuan kegiatan bercerita. Penyajian cerita yang menarik seperti melakukan improvisasi dan mengekspresikan karakter tokoh, dapat menarik minat anak untuk mendengarkan cerita dan anak dapat berpartisipasi dalam percakapan mengenai isi cerita yang kemudian berdampak pada perkembangan keterampilan berbicara anak.
Peranan Maket Pintarku untuk Aspek Perkembangan Anak di TK ABA Kalangan Bantul DIY Meyda Setyana Hutami; Suyadi Suyadi
Jurnal Pelita PAUD Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v4i1.827

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aspek perkembangan bagi anak usia dini melalui penerapan penggunaan alat permainan maket pintarku di TK ABA Kalangan Bantul DIY. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Alat permainan maket pintarku media pembelajaran ini sudah layak digunakan karena alat permainan ini multiguna dan dapat digunakan dalam menstimulasi aspek-aspek perkembangan peserta didik. Alat permainan ini merupakan alat permainan yang efektif guna mengenalkan konsep angka, huruf, serta warna yang dibuat menarik yang tidak membosankan bagi anak .Seiring dengan penggunaan alat permainan edukatif (APE) maket pintarku ini dapat meningkatkan seluruh aspek perkembangan anak pada kelompok B2 di TK ABA Kalangan Banguntapan Bantul DIY pada tahun ajaran 2019/2020. Kata Kunci : aspek perkembangan, konsep angka dan huruf, maket pintarku
Bentuk Kegiatan Pembelajaran Seni Rupa di Taman Kanak-kanak Mutiara Ananda Padang Pitria Gusliati
Jurnal Pelita PAUD Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v4i1.830

Abstract

Seni rupa merupakan pembuatan berbagai macam hasil karya yang dapat dilihat, diraba, dan dirasakan dengan memanfaatkan berbagai media. Seni rupa terdiri atas dua macam, yaitu seni rupa murni dan seni rupa terapan. Pada dasarnya semua bentuk seni rupa berkaitan dengan keindahan. Adapun tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui bentuk kegiatan pembelajaran seni rupa di Taman Kanak-kanak Mutiara Ananda Padang. Adapun metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan pendekatan survey. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk pembelajaran seni rupa yang dilaksanakan di Taman Kanak-kanak Mutiara Ananda Padang berupa kegiatan menjiplak, menggambar, membentuk, finger painting, mencetak, dan kolase. Pembelajaran seni rupa dilaksanakan seusuai tema pembelajaran dan berbagai macam media pembelajaran.
Evaluasi Peserta Didik Menggunakan Kunjungan Rumah/Home Visit Nurdiyah Permata Sari; Yenti Juniarti
Jurnal Pelita PAUD Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v4i1.838

Abstract

Evaluasi dapat dipandang sebagai proses merencpeserta didikan, memperoleh, dan menyediakan informasi yang diperlukan untuk membuat alternatif-alternatif keputusan. Pengevaluasian dapat dilakukan dengan Kunjungan Rumah/HomeVisit sehingga dapat membangun hubungan yang baik antara pihak sekolah, orangtua siswa, dan masyarakat. Kenyataan yang terjadi di lapangan banyak sekolah paud yang belum melakukan homevisit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami lebih dalam lingkungan peserta didik sehari-hari di rumah, mendiskusikan masalah peserta didik dan membangun hubungan, keluarga, sekolah dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif diamana penelitiannya bersifat deskriptif dan menggunakan analisis. Hasil ini menunjukkan bahwa guru lebih memahami lingkungan peserta didik dan bisa membuat lembaran penilaian, mengetahui dan dapat mengatasi permasalahan-permasalahan peserta didik yang terjadi diluar sekolah, mempererat hubungan pendidik dan keluarga atau orang tua peserta didik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah membantu guru memahami permasalahan peserta didik, membuat penilaian dan mempererat hubungaan antaraguru dan orangtua peserta didik.
Pengembangan Instrumen Kecerdasan Emosional Usia 5-6 Tahun Novianti Retno Utami
Jurnal Pelita PAUD Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v4i1.839

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan instrumen kecerdasan emosional untuk anak usia dini. Instrumen ini terdiri dari tiga dimensi dan faktor pembentuknya seperti: dimensi pengetahuan emosi terdiri dari 3 faktor, dimensi ekspresi emosi terdiri dari 3 faktor dan dimensi regulasi emosi terdiri dari 3 dimensi. Populasi dalam penelitian adalah anak usia 5-6 tahun di Kabupaten Magelang, dengan teknik pengambilan sampel multistage random sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah, 267 sampel dari 5 TK. Validitas isi dilakukan oleh pakar, menghasilkan 15 items pada dimensi pengetahuan emosi, 12 item pada dimensi ekspresi emosi dan 13 item pada regulasi emosi. Perhitungan validitas empirik menggunakan analisis faktor, perhitungan reliabilitas perdimensi menggunakan alpha cronbach dan perhitungan reliabilitas multidimensi menggunakan alpha stratified. Pada uji coba ke dua atau skla besar, menghasilkan:1) 40 item dengan tingkat reliabilitas yang tinggi, 2) reliabilitas dimensi pengetahuan emosi 0.875, dimensi ekspresi emosi 0.714 dan dimensi regulasi emosi 0.807, 3) reliabilitas multidimensi kecerdasan emosional memperoleh 0.779. Peneliti menyimpulkan bahwa instrumen ini cocok digunakan untuk mengukur kecerdasan emosional anak usia 5-6 tahun.
Tumbuh Kembang Anak Broken Home fitriyani lie; Pupung Puspa Ardini; Setiyo Utoyo; Yenti Juniarti
Jurnal Pelita PAUD Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v4i1.841

Abstract

Penelitian ini berlatarbelakang anak yang mengalami broken home yang bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini (4 tahun) sampai ia remaja berusia 18 tahun yang menjadi korban broken home Di Sulawesi Tengah, Kabupaten Banggai, Kecamatan Masama, Desa Ranga-Ranfa. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap perkembangan dan pertumbuhan anak yang menjadi korban broken home. Subjek penelitian adalah seorang remaja perempuan berusia 18 tahun merupakan anak korban broken home. Tehnik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadinya broken home mengakibatkan tidak terpenuhinya kebutuhan anak, terutama perhatian dan kasih sayang yang seharusnya di dapatkan dari kedua orang tunya, akan tetapi AR tetap memiliki rasa aman, mendapatkan perlindungan, suka berempati dan berbagi dengan orang lain. AR adalah salah satu anak yang menjadi korban broken home mengalami pertumbuhan dan perkembangan sesuai dengan anak seusianya. Sehingga AR pun tidak memerlukan penanganan khusus.
Meningkatkan Kemampuan Bina Diri Makan Bagi Anak Tunagrahita Sedang Erna Juherna; Indah Ronita Sari; Diana Indirawati; Sely Nurhalimah
Jurnal Pelita PAUD Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v4i2.866

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bina diri makan anak tunagrahita sedang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yaitu dua anak tunagrahita kategori sedang kelas III Sekolah Dasar Luar Biasa di SLB C Perwari Ancaran Kuningan. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan bina diri makan pada anak tunagrahita sedang kelas III Sekolah Dasar Luar Biasa di Sekolah Dasar Luar Biasa C Perwari Ancaran Kuningan antara lain, menunjukan hal yang positif, terdapat kemampuan perkembangan sehingga mereka dapat mengikuti intruksi dengan baik.
Efektivitas Permainan Gelas Angka Pada Kemampuan Membilang Angka 1-10 Anak Usia Dini Arisna Wahyuni
Jurnal Pelita PAUD Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v4i2.884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk dapat memperoleh gambaran mengenai bagaimana efektivitas membilang angka 1–10 melalui metode permainan gelas angka pada anak kelompok A di TK Tunas Mekar Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi experimental design) dengan desain Nonequivalent Control Group Design . Sampel penelitian adalah kelompok A1 yang menggunakan permainan angka pada membilang 1-10 dan kelompok A2 tanpa menggunakan permainan gelas angka pada membilang angka. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar di kelas Eksperimen memilik nilai rata-rata sebesar 76,41 dan di kelas Kontrol memiliki nilai rata-rata sebesar 65,47 dengan selisih antara dua kelompok sebesar 10,47, yang berarti bahwa ada terjadinya peningkatan di kelas ekseperimen ketika menggunakan metode permainan gelas angka, maka penggunaan metode permainan gelas angka efektif digunakan pada kemampuan membilang angka 1-10 anak usia dini kelompok A di TK Tunas Mekar Banjarmasin.
Studi Kasus Strategi Guru dalam Kegiatan Menggambar untuk Pengembangan Seni Rupa Anak Usia Dini Annisa Herlida Sari
Jurnal Pelita PAUD Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v4i2.905

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan strategi guru dalam kegiatan menggambar untuk mengembangkan perkembangan seni rupa anak, mendeskripsikan faktor pendukung dan faktor penghambat strategi guru dalam pengembangan seni rupa, serta mendeskripsikan perkembangan seni rupa anak usia dini. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kasus dengan analisis data tematik. Partisipan dalam penelitian yaitu anak kelompok B dan guru kelompok B. berdasarkan hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat 2 cara dalam kegiatan menggambar yang diterapkan oleh guru, yaitu kegiatan menggambar dengan arahan dan yang kedua ialah kegiatan menggambar bebas. Dalam melakukan kegiatan menggambar, terdapat beberapa faktor yang mendukung strategi guru dalam kegiatan menggambar untuk mengembangkan seni anak usia dini, seperti teknik menggambar yang dimiliki oleh guru, media menggambar yang digunakan, metode pembelajaran yang diterapkan oleh guru, pemberian reward pada anak dan lain sebagainya. Selain itu ada pula yang menjadi faktor penghambat diantaranya ialah pemilihan karakter yang akan digambar terlalu sulit untuk anak, penyampaian guru yang kurang jelas atau media yang kurang lengkap dan lain sebagainya. Strategi yang dilakukan guru dengan menggunakan kegiatan menggambar menunjukkan bahwa pengembangan seni rupa anak terus berkembang selama menerapkan kegiatan menggambar. Strategi guru dalam kegiatan menggambar seperti menerapkan berbagai teknik menggambar, menggunakan metode yang menyenangkan, menggunakan media menggambar yang beraneka ragam berdampak pada pengembangan seni rupa anak.

Page 7 of 51 | Total Record : 509