cover
Contact Name
Ahmad Sururi
Contact Email
j.socialscience@gmail.com
Phone
+6285314441007
Journal Mail Official
j.socialscience@gmail.com
Editorial Address
https://ssrj.pubmedia.id/index.php/ssrj
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Social Science Research Journal
ISSN : -     EISSN : 30892295     DOI : -
The Social Science Research Journal focuses on advancing knowledge across a wide range of social science disciplines. We seek to publish high-quality research that explores the complexities of human behavior, societal structures, and cultural dynamics. Our scope includes, but is not limited to: Sociology: Investigating social relations, institutions, and behavioral patterns. Public Administration: Examines public services, public management, regional autonomy and governance Communication: Examines media, journalism, broadcasting, public relations, and marketing communication Psychology: Exploring mental processes, emotions, and human interactions. Economics: Analyzing economic behavior, markets, development economics and the impact of policy decisions. Anthropology: Understanding cultural practices, beliefs, and the evolution of societies. Political Science: Examines political systems, governance, and public policy. Socio-cultural: Analyzing community empowerment, social change, social and urban development We encourage interdisciplinary research that bridges these fields and addresses contemporary social issues, including but not limited to: Social inequality and justice Globalization and cultural exchange Mental health and well-being Environmental sustainability Migration and displacement Technology and society By promoting diverse methodologies and perspectives, the Social Science Research Journal aims to contribute to the academic discourse and provide actionable insights for policymakers and practitioners in the field.
Articles 38 Documents
Politik Ekonomi Remitansi di Filipina (2015–2024): Analisis Peran Pekerja Migran Dalam Perekonomian Nasional dan Kebijakan Diplomasi Tenaga Kerja Caitlyn Ripazel Namora; Silvira Anggraini
Social Science Research Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Oktober
Publisher : Inovasi Saintific Review - Center of Policy Innovation and Social Politics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/ssrj.v2i3.38

Abstract

Penelitian ini menganalisis politik ekonomi remitansi di Filipina periode 2015-2024 dengan fokus pada peran pekerja migran dalam stabilitas perekonomian nasional dan kebijakan diplomasi tenaga kerja. Menggunakan kerangka Ekonomi Politik Internasional (IPE) yang dikombinasikan dengan New Economics of Labor Migration (NELM) dan teori Labor/Diaspora Diplomacy, studi ini menemukan bahwa remitansi telah menjadi pilar fundamental ekonomi Filipina dengan kontribusi rata-rata 9-10% terhadap GDP. Namun, ketergantungan struktural ini menciptakan paradoks: sementara remitansi menstabilkan ekonomi makro dan mengurangi kemiskinan, kebijakan ekspor tenaga kerja justru melanggengkan ketidakmampuan negara menciptakan lapangan kerja domestik yang memadai. Diplomasi tenaga kerja Filipina, meskipun telah berkembang menjadi instrumen penting dalam hubungan bilateral, lebih berfungsi sebagai mekanisme reaktif untuk proteksi pekerja migran daripada strategi transformatif untuk mengubah ketergantungan struktural. Penelitian ini menyimpulkan bahwa politik ekonomi remitansi Filipina mencerminkan instrumentalisasi strategis migrasi tenaga kerja, namun menghadapi dilema antara kepentingan ekonomi jangka pendek dan pembangunan berkelanjutan jangka panjang.
The Role of Non-State Actors in 21st Century Public Diplomacy I Kadek Andre Nuaba
Social Science Research Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Oktober
Publisher : Inovasi Saintific Review - Center of Policy Innovation and Social Politics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/ssrj.v2i3.40

Abstract

Public diplomacy is a form of communication between actors (both government actors and non-state actors) carried out by peaceful methods and aims to form a positive image of the country abroad. Globalization has created many changes in the practice of public diplomacy, especially on media and the involvement of actors in diplomacy. Those bring openness and connectivity between actors regardless of geographical location (borderless). Thus, this article tries to analyze how the role of non-state actors in public diplomacy in the midst of globalization era. Constructivist approach of this article is to see the practice of public diplomacy not merely to achieve national interests, but how to create inter-state awareness in peaceful ways. The conclusion of this article is that non-state actors have equal power as government actors in the practice of public diplomacy, the existence of non-state actors is not to weaken the role of government actors, but to strengthen each other to achieve peace and diplomatic mission.
Strategic Pragmatist Analysis of Saudi Arabia and the UAE through Diplomatic Normalization with Israel Ismah, Ainul; Gunawan, Jesha Yemima; Winarno, Monica Indah; Rimapradesi, Yulia
Social Science Research Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Oktober
Publisher : Inovasi Saintific Review - Center of Policy Innovation and Social Politics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/ssrj.v2i3.43

Abstract

This research employs a qualitative approach with a comparative case study method as a means to analyze the forms of pragmatic foreign policy strategies of Saudi Arabia and the United Arab Emirates (UAE) in their processes of diplomatic normalization with Israel. According to Yin (Yin, 2018), the comparative case study method is suitable for understanding contemporary phenomena within real-life contexts and allows for an in-depth analysis of the strategic differences between actors. Data were collected through literature studies, including official policy documents, diplomatic statements, the Abraham Accords (2020), reports from international organizations, academic journals, and credible media articles. This research utilizes FPA (Foreign Policy Analysis) (Hudson, 2005) and content analysis methods to identify strategic motives, political narratives, and national interests in the process of diplomatic normalization. Furthermore, thematic comparison techniques are employed to assess the similarities and differences in the patterns of Saudi and UAE pragmatism, particularly in terms of economic, security, geopolitical, and domestic dynamics. Data validity is strengthened through source triangulation and cross-verification between primary data (such as official documents) and secondary data from academic literature and expert analyses.
Peran Dukungan Sosial dalam Pembentukan Resiliensi Diri pada Penyintas Quarter-Life Crisis Sari, Syulvita; Winangsih, Rahmi; Widyaningtyas, Mia Dwiana
Social Science Research Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Oktober
Publisher : Inovasi Saintific Review - Center of Policy Innovation and Social Politics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/ssrj.v2i3.44

Abstract

Masa transisi menuju dewasa awal (emerging adulthood) merupakan fase perkembangan yang penuh dinamika danketidakpastian. Pada tahap ini, individu berhadapan dengan berbagai tuntutan hidup seperti pencarian identitas diri, kemandirian finansial, serta kebutuhan untuk mencapai kestabilan emosional. Situasi tersebut sering kali memunculkan fenomena Quarter-Life Crisis (QLC), yaitu periode ketika seseorang mengalami kebingungan,kecemasan, hingga krisis makna hidup. Penelitian ini bertujuan memahami bagaimana dukungan sosial berperan dalammembentuk resiliensi pada individu yang pernah mengalami QLC, khususnya melalui makna subjektif serta strategi adaptasi yang mereka bangun selama menghadapi tekanan psikologis. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi interpretatif (Interpretative Phenomenological Analysis/IPA) dan paradigma konstruktivisme. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan lima partisipan dewasa awal yang memiliki pengalaman QLC, kemudian dianalisis secara tematik untuk mengungkap dinamika pengalaman pribadi setiap informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial merupakan faktor penting dalam proses pemulihan.Dukungan keluarga memberi rasa aman dan penerimaan emosional, sementara teman dan pasangan menyediakan ruang untuk bercerita, validasi, serta motivasi. Bagi individu yang kehilangan figur orang tua, hadirnya dukunganpengganti keluarga menjadi sumber kekuatan emosional yang signifikan. Dukungan sosial tidak hanya berfungsi sebagai bantuan eksternal, tetapi juga menjadi sarana refleksi bagi individu untuk mengubah pengalaman sulit menjadi pembelajaran bermakna. Penelitian ini menegaskan bahwa resiliensi bukanlah sifat bawaan, melainkan proses dinamishasil interaksi antara faktor internal dan lingkungan sosial. Temuan ini memberikan implikasi bagi pengembanganprogram pendampingan psikososial yang lebih sensitif terhadap kebutuhan generasi muda dalam menghadapi transisi menuju dewasa awal.
Implementasi Kebijakan Pengembangan Desa Wisata Gunung Kendeng Desa Citorek Timur, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak Nurlaelia, Nesa; Cadith, Juliannes
Social Science Research Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Oktober
Publisher : Inovasi Saintific Review - Center of Policy Innovation and Social Politics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/ssrj.v2i3.48

Abstract

Studi ini meneliti implementasi kebijakan pengembangan desa wisata di Desa Wisata Gunung Kendeng, Desa Citorek Timur, Kabupaten Lebak, yang mengalami penurunan klasifikasi dari kategori maju menjadi kategori berkembang. Masalah utama terletak pada kesenjangan antara tujuan kebijakan dan kondisi empiris di lapangan, khususnya terkait aksesibilitas, fasilitas, partisipasi masyarakat, dan promosi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kebijakan tersebut telah diimplementasikan berdasarkan Peraturan Bupati Lebak Nomor 92 Tahun 2020. Metode deskriptif kualitatif digunakan, dengan menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, dan tinjauan pustaka. Analisis mengadopsi model implementasi kebijakan George C. Edwards III, yang berfokus pada komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan belum optimal. Komunikasi tidak teratur dan kurang konsisten, sumber daya manusia dan keuangan terbatas, fasilitas kurang terawat, dan partisipasi masyarakat terutama dalam pengembangan UMKM lokal masih rendah. Meskipun terdapat SOP formal, koordinasi birokrasi lemah dan kurang adaptif terhadap kondisi sosial budaya lokal. Studi ini menyimpulkan bahwa implementasi yang tidak efektif telah menghambat peran Desa Wisata Gunung Kendeng sebagai penggerak pembangunan ekonomi lokal. Penguatan komunikasi, peningkatan kapasitas lokal, perbaikan fasilitas, dan penyesuaian mekanisme birokrasi dengan konteks lokal diperlukan untuk mencapai pembangunan pariwisata berkelanjutan
Sekuritisasi Isu Pangan: Analisis Kebijakan Pangan Pemerintahan Prabowo Subianto Simbolon, Khairunnisa
Social Science Research Journal Vol. 3 No. 1 (2026): February
Publisher : Inovasi Saintific Review - Center of Policy Innovation and Social Politics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/ssrj.v3i1.50

Abstract

Studi ini menganalisis proses sekuritisasi dalam kebijakan pangan pada era pemerintahan Prabowo Subianto dengan pendekatan kualitatif melalui telaah literatur dan analisis dokumen kebijakan. Sekuritisasi pangan dipahami sebagai pembingkaian isu pangan sebagai ancaman strategis terhadap kedaulatan dan kemandirian nasional yang membenarkan penerapan langkah-langkah luar biasa. Penelitian ini berfokus pada identifikasi narasi dan speech acts, pemetaan aktor dan audiens, serta penentuan referent object dan mekanisme kebijakan yang dihasilkan, termasuk alokasi anggaran besar, pembentukan kelembagaan baru, dan keterlibatan militer. Dengan menggunakan kerangka teori sekuritisasi Copenhagen School, studi ini menunjukkan bahwa kebijakan pangan di era Prabowo tidak hanya berorientasi pada produksi dan gizi, tetapi juga merefleksikan pergeseran pangan menjadi instrumen keamanan nasional, yang membawa implikasi penting bagi tata kelola demokratis dan ketahanan pangan berkelanjutan di Indonesia.
Peran Partai Demokrat Dalam Meningkatkan Partisipasi Politik Masyarakat Pada Pemilihan Legislatif di Kabupaten Pandeglang Kafhaya, Hira; Zaenudin, Ahmad; Nabila, Putri; Milah Hamdalah, Ratu
Social Science Research Journal Vol. 3 No. 1 (2026): February
Publisher : Inovasi Saintific Review - Center of Policy Innovation and Social Politics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/ssrj.v3i1.52

Abstract

Partisipasi politik masyarakat merupakan indikator penting dalam keberlangsungan demokrasi lokal. Partai politik memiliki peran strategis sebagai penghubung antara masyarakat dan sistem politik, terutama dalam mendorong keterlibatan warga dalam proses pemilihan umum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Partai Demokrat dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat pada Pemilihan Legislatif 2024 di Kabupaten Pandeglang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pengurus DPC Partai Demokrat, tokoh masyarakat, dan pemilih, disertai observasi serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Partai Demokrat Kabupaten Pandeglang berperan aktif dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat melalui strategi komunikasi politik yang berkelanjutan, pendekatan langsung kepada masyarakat, penguatan konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput, serta pelaksanaan pendidikan politik dan kegiatan sosial. Kegiatan roadshow, silaturahmi, dan pemberdayaan masyarakat menjadi instrumen utama dalam membangun kedekatan emosional dan kepercayaan publik terhadap partai. Dalam perspektif ekologi pemerintahan, peran tersebut memperkuat relasi antara masyarakat, aktor politik, dan lingkungan sosial lokal. Meskipun demikian, partisipasi politik masyarakat masih cenderung bersifat elektoral-prosedural, ditandai dengan tingginya kehadiran pemilih di tempat pemungutan suara, namun rendahnya keterlibatan dalam aktivitas politik non-elektoral. Faktor literasi politik, kepercayaan publik, kondisi sosial-ekonomi, dan kejenuhan politik menjadi tantangan utama dalam mendorong partisipasi politik yang lebih substantif.
Implementasi Peraturan Bupati Nomor 3 Tahun 2023 Tentang Rencana Pengelolaan Risiko Banjir Daerah Tahun 2023-2027 Pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pandeglang Widyanani, Widyanani; Fitriani, Desi
Social Science Research Journal Vol. 3 No. 1 (2026): February
Publisher : Inovasi Saintific Review - Center of Policy Innovation and Social Politics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/ssrj.v3i1.61

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis irnplernentasi Peraturan Bupati Nomor 3 Tahun 2023 tentang Rencana Pengelolaan Risiko Banjir Daerah Tahun 2023-2027 pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang serta rnengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Kabupaten Pandeglang merupakan wilayah rawan banjir akibat letak geografis yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia, sehingga sering menerima curah hujan tinggi yang melebihi kapasitas penyerapan tanah dan sistem drainase sehingga menyebabkan air meluap dan rnembanjiri permukiman, lahan pertanian, serta infrastruktur publik. Peraturan Bupati ini diharapkan menjadi acuan utama dalam pengelolaan risiko banjir secara sistematis dan terintegrasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan studi literatur, pengarnbilan inforrnan menggunakan Teknik purposive sampling dan analisis data menggunakan Teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesirnpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Perauran Bupati Nomor 3 Tahun 2023 Tentang Rencana Pengelolaan Risiko Banjir Daerah Tahun 2023-2027 telah dilakukan dengan cara penyusunan dokumen formal Rencana Kontinjensi. Faktor pendukung dalam Implementasi Peraturan Bupati ini regulasi yang kuat dan dokumen Rencana Kontinjensi yang jelas, sehingga koordinasi antar OPD berjalan efektif. Sedangkan untuk faktor penghambat BPBD Kabupaten Pandeglang menghadapi kendala signifikan berupa keterbatasan anggaran, sumber daya manusia, dan sarana-prasarana yang belum memadai.

Page 4 of 4 | Total Record : 38