cover
Contact Name
Ozkar F Homzah
Contact Email
jurnal.austenit@polsri.ac.id
Phone
+6282178533625
Journal Mail Official
jurnal.austenit@polsri.ac.id
Editorial Address
Lantai 2, Gedung Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Sriwijaya, Jl. Srijaya Negara Bukit Besar Palembang 30139, Indonesia.
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
AUSTENIT
ISSN : 20851286     EISSN : 26227649     DOI : https://doi.org/10.53893/austenit
AUSTENIT (pISSN 2085-1286 and eISSN 2622-7649) is a peer-reviewed open access journal published by Mechanical Engineering Department, Politeknik Negeri Sriwijaya. Focused on original articles in the form of technical and vocational research results or literature review which provides insight in the field of mechanical engineering and machinery that includes Mechanical Structure, Manufacturing, Metallurgy Sciences and Engineering, Design Engineering, Maintenance and Repair Engineering, Fluid Dynamics, HVAC (Heating, Ventilation and Air Conditioning), Heat-Mass Transfer, Sustainable Renewable Energy, Mechatronic and Control Systems or as well as other related Mechanical Engineering field study.
Arjuna Subject : -
Articles 227 Documents
KERAMIK (ADVANCE CERAMICS) SEBAGAI MATERIAL ALTERNATIF DI BIDANG KESEHATAN Arifin, Fatahul; Satria Martomi, Eka
AUSTENIT Vol. 1 No. 01 (2009): AUSTENIT: April 2009
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.377 KB)

Abstract

Ceramics are non-metal material and are able to meet in daily activities. Generally, ceramic have superior high temperature strength, higher hardness, lower density and lower thermal conductivity than metal. The disadvantages of ceramics as structural materials are flaws, such as cracks, voids, and inclusions. In development of ceramics can be used in medical field for instance, implant of bone or tissue of the body. Hydroaxyapatite (HAp) is one of ceramics that is applied in medical field. In natural resources HAp is easy to find in every place in the world. The advantage of ceramics is bio- comfortable and disadvantages is poor fatigue properties, this material cannot be used in bulk form fro load bearing application such as orthopedics.
PENGARUH PROSES PACK CARBURIZING MENGGUNAKAN MEDIA BATUBARA TERHADAP KEKERASAN PISAU KUDUK KHAS DAERAH GEDUNG AGUNG LAHAT Rasid, Muhammad; Zainuddin, Zainuddin; Kurniawan, Muhammad Guntur Redho
AUSTENIT Vol. 10 No. 2 (2018): AUSTENIT: Oktober 2018
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.743 KB)

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kekerasan dan meningkatkannya agar sesuai dengan standar pisau yang telah ditetapkan dengan memanfaatkan barang sisa limbah industri kendaraan agar masyarakat pengrajin pandai besi dapat merasakan dampak dari ilmu pengetahuan terkhusus pada bidang rekayasa material dengan metode pack carburizing, supaya dapat menambah nilai jual serta memasarkan produknya dalam skala nasional bahkan internasional demi meningkatnya ekonomi mikro dan kesejahtraan masyarakat. Pada penelitian ini pack carburizing dilakukan pada temperatur 9000C dengan waktu tahan selama 90,120, dan 150 menit dengan media karburasi batubara. Setelah uji pack carburizing dilanjutkan pengujian kekerasan dan uji struktur mikro untuk melihat perubahan nilai kekerasan dan fasa yang terbentuk saat sebelum tanpa perlakuan dan setelah melalui tahap pack carburizing, pada penelitian ini pengujian kekerasan menggunakan metode Rockwell dengan acuan peningkatan nilai HRC. Setelah melalui proses perlakuan maka didapat hasil yaitu peningkatan nilai kekerasan hasil carburizing terendah pada holding time 90 menit yaitu sebesar 37,9 HRC, sedangkan nilai kekerasan tertinggi didapat pada waktu tahan 120 menit yaitu sebesar 55,3 HRC jika dipersentasikan meningkat sebesar 44% dari nilai awal tanpa perlakuan.
RANCANG BANGUN DAPUR PELEBURAN ALUMUNIUM BAHAN BAKAR GAS Sundari, Ella
AUSTENIT Vol. 3 No. 01 (2011): AUSTENIT: April 2011
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.869 KB)

Abstract

P ros es pe lebu ra n ad alah p ro se s pen cairan b ahan (b es i c or) den gan ja lan pemanasan di dalam sebuah dapur peleburan. Setelah bahan mencair kemudian dituang ke dalam sebuah cetakan. Pada proses peleburan alumunium digunakan dapur jenis crucible. Dapur jenis ini digunakan untuk penggunaan dalam skala kecil sedangkan untuk skala besar digunakan dapur reverberatory. Crucible yang ada dalam dapur berbentuk pot yang terbuat dari lempung dicampur dengan pasir. Terdapat tiga macam crucible menurut jenis bahan bakar, yaitu gas, minyak dan kokas. Crucible dengan bahan bakar kokas jarang digunakan karena kurang efisien. Disini digunakan dapur peleburan dengan menggunakan bahan bakar gas. Hasil pembakaran bahan bakar akan memanaskan dinding crucible yang kemudian akan dialirkan ke logam yang akan dilebur. Dengan demikian logam tidak mengalami kontak langsung dengan api pembakaran.
PENGARUH CUTTER SPEED, FEED RATE DAN DEPT OF CUT PAD PROSES CNC MILLING TERHADAP NILAI KEKASARAN BAJA AISI 1045 BERBASIS REGRESI LINEAR Yunus, Moch; Ginting, M; Karmin, Karmin
AUSTENIT Vol. 5 No. 1 (2013): AUSTENIT: April 2013
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.009 KB)

Abstract

Penelitian  ini  dilakukan  untuk  menentukan  pengaruh  besaran  cutter speed, feed rate dan dept of cut pada proses CNC Frais/Milling terhadap nilai kekasaran baja AISI 1045. Proses frais yang dilakukan menggunakan pendingin dromus dengan variasi cutter speed antara 200 rpm s.d 350 rpm, variasi feed rate antara 14 mm/menit s.d 59,5 mm/menit dan variasi dept of cut 0,5 s.d 1,5 mm. Hasil dari proses frais untuk setelah dilakukan pengukuran kekasaran dan data nilai kekasaran tersebut diproses dengan menggunakan program SPSS 20 dihasilkan suatu bentuk formula regresi ganda Y = 6,473 + 0,004 X1 – 0,028 X2 – 0,422 X3, yang menyatakan bahwa 85,4% besarnya cutter speed, feed rate dandept of cut berpengaruh terhadap nilai kekasaran dan 14,6% nilai kekasaran dipengaruhi oleh gesekan chip terhadap benda kerja, kondisi pisau frais/cutter dan kesalahan teknis lainnya. Nilai keksaran yang paling kecil (permukaan yang halus) didapat pada cutter speed 250 rpm, feed rate 42,5 mm/menit dan dept of cut 1,5 mm.
RANCANG BANGUN MINIATUR MEKANISME PENGANGKAT JARING PADA BAGAN APUNG Junaidi, Ahmad; Mardiana, Mardiana
AUSTENIT Vol. 7 No. 1 (2015): AUSTENIT: April 2015
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.858 KB)

Abstract

Indonesia adalah negara maritim dengan luas wilayah lebih dari separuhnya daerah perairan yang terbantang luas, negara ini juga kaya akan hasil perairannya dikarenakan Indonesia berada dalam daerah yang strategis yang terjepit antara dua benua asia dan australia, serta dua samudera pasifik dan samudera hindia. Mekanisme pengangkat jaring ini bertujuan untuk membantu kerja nelayan agar lebih mudah dan cepat dengan waktu yang sangat effisien serta hasil yang memuaskan, dengan mengkombinasikan dari berbagai aspek seperti mekanisme pengangkat dan motor listrik dengan daya yang sesuai, serta dengan perhitungan yang tepat maka dapat diciptakan suatu sistem mekanisme pengangkat jaring yang dapat mengangkat hasil tangkapan yang memuaskan bagi para nelayan dengan menghemat tenaga dan waktu. Sehingga nantinya frekuensi penangkapan yang sebelumnya hanya 4-5 kali penangkapan dalam semalam, dapat menjadi 5-7 kali menangkapan dalam semalam dengan menekankan waktu penarikan jaring lebih cepat dari pada dengan proses manual melalui tenaga manusia. Sehingga harapan dengan pembuatan mekanisme pengangkat jaring ini nantinya dapat dikembangkan kembali dengan menggunakan perhitungan dan prototipe dengan skala nyata agar dapat bermanfaaat bagi para nelayan Indonesia kedepannya.
ANALISA PENGUJIAN KOEFISIEN GESEK MATERIAL BAJA S45C TERHADAP BRONZE Yunus, Moch; Seprianto, Dicky; Bhisusman, Agham
AUSTENIT Vol. 11 No. 1 (2019): AUSTENIT: April 2019
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.632 KB)

Abstract

Tujuan utama dari pengujian ini adalah untuk mengetahui nilai hasil koefisien gesek material S45C terhadap bronze. Pengujian ini menggunakan diameter material uji sebagai variabel tetap dan pembebanan torsi sebagai variabel tidak tetap. Pada proses pengujian ini penguji menggunakan alat uji yang menggunakan sistem kerja prony brake dynamometer dengan memberikan torsi terhadap benda uji yang memiliki diameter tertentu dengan bantuan kunci momen sebagai tuas penekan. Hasil dari pengujian ini didapatkan bahwa semakin besar torsi yang diberikan semakin kecil juga koefisien gesek yang didapatkan.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PROSES PRODUKSI LACI BEDSIDE CABINET BERDASARKAN ASPEK QCD Witjahjo, Soegeng
AUSTENIT Vol. 2 No. 01 (2010): AUSTENIT: April 2010
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bedside cabinet adalah jenis furniture seperti almari dengan ukuran lebih kecil (500 x 400 x 900) mm . Furniture ini banyak dipakai di Rumah Sakit sebagai salah satu sarana rehabilitasi alat kesehatan yang diletakkan di dekat tempat tidur. Proses manufaktur Bedside Cabinet pada PT.X masih menggunakan cara sederhana, misalnya proses pemotongan menggunakan gunting tangan, dan proses penekukkan menggunakan mesin bending tapi dilakukan penekukkan per sisi tekuk , sehingga kerjanya kurang efisien, terutama pada proses potong dan bending. Pada penelitian ini akan dilakukan peningkatan produktivitas proses produksi Laci Bedside Cabinet yang merupakan komponen yang direkomendasikan dalam analisis masalah dengan metode QFD. Penyelesaian masalahnya dengan cara dibuat desain dan prototype alat bantu produksi proses pemotongan sudut plat, serta dibuat desain alat bantu proses pembendingan pada komponen laci. Selanjutnya dilakukan proses produksi menggunakan alat bantu tersebut, sehingga didapat data waktu produksi (JOPU) dan biaya produksi (BOM). Data tersebut dianalisa dengan metode QCD, hasilnya dibandingkan dengan proses lama, sehingga didapat perbandingan nilai People Produktivity (PP) = 3%, Delivery Schedule Achievement (DSA)= 20%, dan Value Added Per Person (VAPP) = R3666,6 per operator. Disamping itu dilakukan perhitungan Break Event Point (BEP), dan hasilnya BEP dicapai pada produk yang ke 305. Jadi kesimpulannya peningkatan produktivitas tercapai namun persentasinya masih relatif kecil.
PENGARUH DRUMUS OIL SEBAGAI MEDIA PENDINGIN TERHADAP PENINGKATAN KEKERASAN DAN TRANFORMASI FASA PADA PROSES PENGERASAN BAJA AMUTIT Karmin, Karmin; Yunus, Moch; Ginting, Muchtar
AUSTENIT Vol. 6 No. 2 (2014): AUSTENIT: Oktober 2014
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1326.587 KB)

Abstract

Engineering process technology is basically an effort to optimize the use of natural resources effectively and efficiently in order to provide maximum benefit for the benefit of human life. Amutit steel is one of the low alloy steel which is identical to AISI O1 standard. This steel hardness can be increased through a heat treatment process that allows used for industrial purposes as cold work tool steels as well as other purposes. In this research the process of hardening, the steel is heated to a temperature of 8200 C and then cooled rapidly using a coolant emulsion (dromus oil with water). To reduce brittle properties and improve the ductility, the steel is then heated again at a temperature of 4000 C and held for one hour and cooled slowly in the furnace. The results amutit hardening of steel using a coolant with a mixture ratio variations dromus oil with water, after tempering highest hardness is 590 HV, obtained using dromus oil emulsion with water 1:30 ratio while using oil as quenching media produced 544 HV hardness.
ANALISIS VIBRASI FRAME CNC ROUTER 3 SUMBU SECARA NUMERIK Prasetyo, Andi; Malik, Irawan; Azharuddin, Azharuddin
AUSTENIT Vol. 12 No. 1 (2020): AUSTENIT: April 2020
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vibrasi pada sebuah mesin merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan karena dari sebuah vibrasi timbul banyak sekali kesalahan dan merusak komponen-komponen pada mesin tersebut. Salah satu cara untuk mengetahui vibrasi pada mesin yaitu dengan cara simulasi pada mesin itu sendiri khususnya pada rangka. Banyak sekali Software pendukung simulasi untuk vibrasi namun untuk saat ini peneliti menggunakan Software Solidworks 2019 Premium dengan metode yang digunakan adalah Metode Elemen Hingga untuk vibrasi pada Frame CNC Router 3 Sumbu. Untuk mendapatkan hasil simulasi dengan solidworks yang optimal, maka dilakukan penelitian yang dimulai dari pemodelan rangka, pemilihan constraint, memasukkan jenis material, pemilihan meshing, memasukkan fixtures dan running solving. Keluaran hasil analisa Frame CNC Router 3 sumbu ini selanjutnya diolah lagi dengan menggunakan Linier Dynamic Frequency dengan memilih Random Frequency. Berdasarkan hasil simulasi dimana pada saat frame disimulasikan menggunakan frequency pribadi mendapatkan frequency minimum 0,005719 Hz dengan 174,87 s dan frequency maksimum 0,016593 Hz dengan 60,266 s. Hasil simulasi dimana pada saat random frequency mendapatkan nilai Stress minimum 2,262 x 10-1 dan Stress maksimum 4,427 x 104 sedangkan untuk nilai Displacement minimum 1,000 x 10-30 dan Displacement maksimum 6,742 x 104.
PENGARUH VARIASI PENDINGIN DAN SUDUT POTONG TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BENDA KERJA ALUMUNIUM 6061 Apriansyah, Edwin; Widagdo, Tri; Zainuddin, Zainuddin
AUSTENIT Vol. 12 No. 1 (2020): AUSTENIT: April 2020
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.106 KB)

Abstract

Membubut poros merupakan proses pembentukan benda kerja, dengan membuang sebagian material. Proses membuang material menggunakan pahat saat benda berputar satu sumbu poros. Hasil membubut benda kerja berpengaruh terhadap kekasaran permukaan benda kerja. Material benda yang akan di eksperimen menggunakan alumunium 6061. Variabel pengujian menggunakan variasai pendingin dan sudut potong menggunakan pahat HSS. Parameter pengujian dengan pemakanan kedalaman 0.5 mm dan kecepatan spindle 1200 rpm pada setiap material benda kerja. Hasil penelitian menunjukkan, untuk melakukan proses pembutan benda kerja, maka semakin rendah variasi pendingin dan sudut potong, maka tingkat/nilai kekasaran permukaan akan semakin rendah.

Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 17 No. 2 (2025): AUSTENIT: Oktober 2025 Vol. 17 No. 1 (2025): AUSTENIT: April 2025 Vol. 16 No. 2 (2024): AUSTENIT: October 2024 Vol. 16 No. 1 (2024): AUSTENIT: April 2024 Vol. 15 No. 2 (2023): AUSTENIT: October 2023 Vol. 15 No. 1 (2023): AUSTENIT: April 2023 Vol. 14 No. 2 (2022): AUSTENIT: October 2022 Vol. 14 No. 1 (2022): AUSTENIT: April 2022 Vol. 13 No. 2 (2021): AUSTENIT: Oktober 2021 Vol. 13 No. 1 (2021): AUSTENIT: April 2021 Vol. 12 No. 1 (2020): AUSTENIT 12012020 Vol. 12 No. 2 (2020): AUSTENIT: Oktober 2020 Vol. 12 No. 1 (2020): AUSTENIT: April 2020 Vol. 11 No. 2 (2019): AUSTENIT: Oktober 2019 Vol. 11 No. 1 (2019): AUSTENIT: April 2019 Vol. 10 No. 2 (2018): AUSTENIT: Oktober 2018 Vol. 10 No. 1 (2018): AUSTENIT: April 2018 Vol. 9 No. 2 (2017): AUSTENIT: Oktober 2017 Vol. 9 No. 1 (2017): AUSTENIT: April 2017 Vol. 8 No. 2 (2016): AUSTENIT: Oktober 2016 Vol. 8 No. 1 (2016): AUSTENIT: April 2016 Vol. 7 No. 2 (2015): AUSTENIT: Oktober 2015 Vol. 7 No. 1 (2015): AUSTENIT: April 2015 Vol. 6 No. 2 (2014): AUSTENIT: Oktober 2014 Vol. 6 No. 1 (2014): AUSTENIT: April 2014 Vol. 5 No. 2 (2013): AUSTENIT: Oktober 2013 Vol. 5 No. 1 (2013): AUSTENIT: April 2013 Vol. 4 No. 02 (2012): AUSTENIT: Oktober 2012 Vol. 4 No. 01 (2012): AUSTENIT: April 2012 Vol. 3 No. 02 (2011): AUSTENIT: Oktober 2011 Vol. 3 No. 01 (2011): AUSTENIT: April 2011 Vol. 2 No. 02 (2010): AUSTENIT: Oktober 2010 Vol. 2 No. 01 (2010): AUSTENIT: April 2010 Vol. 1 No. 02 (2009): AUSTENIT: Oktober 2009 Vol. 1 No. 01 (2009): AUSTENIT: April 2009 More Issue