cover
Contact Name
Ozkar F Homzah
Contact Email
jurnal.austenit@polsri.ac.id
Phone
+6282178533625
Journal Mail Official
jurnal.austenit@polsri.ac.id
Editorial Address
Lantai 2, Gedung Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Sriwijaya, Jl. Srijaya Negara Bukit Besar Palembang 30139, Indonesia.
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
AUSTENIT
ISSN : 20851286     EISSN : 26227649     DOI : https://doi.org/10.53893/austenit
AUSTENIT (pISSN 2085-1286 and eISSN 2622-7649) is a peer-reviewed open access journal published by Mechanical Engineering Department, Politeknik Negeri Sriwijaya. Focused on original articles in the form of technical and vocational research results or literature review which provides insight in the field of mechanical engineering and machinery that includes Mechanical Structure, Manufacturing, Metallurgy Sciences and Engineering, Design Engineering, Maintenance and Repair Engineering, Fluid Dynamics, HVAC (Heating, Ventilation and Air Conditioning), Heat-Mass Transfer, Sustainable Renewable Energy, Mechatronic and Control Systems or as well as other related Mechanical Engineering field study.
Arjuna Subject : -
Articles 227 Documents
PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA SKALA LABORATORIUM Putri, Fenoria
AUSTENIT Vol. 5 No. 1 (2013): AUSTENIT: April 2013
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.865 KB)

Abstract

Energi memegang peranan yang sangat penting bagi kehidupan manusia bahkan bagi kemajuan suatu negara. Seluruh aktifitas kehidupan manusia bisa dilakukan dengan melibatkan penggunaan energi. Kebutuhan akan energi tidak hanya diperoleh dari bahan bakar ataupun pembangkit listrik, namun dapat diperoleh dengan cara memanfaatkan  energi matahari, dalam hal ini cahaya matahari ditangkap oleh solar cell, melalui sel fotovoltaik selanjutnya diubah menjadi energi listrik, akan tetapi energi listrik yang diperoleh masih berarus DC (Direct Current / Arus Searah). Arus DC diubah menjadi arus AC (Alternating Current / Arus Bolak-Balik) melalui Inverter supaya bisa dipakai pada beban (load). Baterai digunakan sebagai penyimpan arus dari Inverter yang dapat digunakan  apabila  pada  keadaan  malam  hari  atau  keadaan  hujan.  Pada pengujian ini dilakukan sebanyak tiga kali, pada hari pertama pengujian sampai dengan hari ketiga pada situasi cuaca cerah diperoleh bahwa intensitas cahaya tertinggi terjadi pada jam 12 siang dan daya yang diserap serta terpancar dari sinar matahari terjadi pada jam 12 siang, intensitas cahaya matahari tidak selalu meningkat, ada kalanya menurun, terjadi perbedaan daya yang diserap oleh solar cell dengan daya yang dipancarkan oleh matahari, hal ini membuktikan bahwa daya yang diserap oleh solar cell dipengaruhi oleh kemiringan sudut solar cell serta dipengaruhi juga oleh besar kecilnya intensitas cahaya matahari dan pergerakan awan
ANALISIS PERUBAHAN KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO HASIL PERLAKUAN PANAS PRODUK PANDAI BESI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PENDINGIN BATANG PISANG Sailon, Sailon; Rizal, Samsul
AUSTENIT Vol. 6 No. 2 (2014): AUSTENIT: Oktober 2014
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4757.909 KB)

Abstract

Salah satu rangkaian proses pengerjaan logam yang dilakukan oleh pandai besi adalah proses pendinginan, dimana media pendingin yang biasa dilakukan oleh pandai besi selama ini adalah air. Dari hasil pengamatan di lapangan penulis menemukan ada seorang pandai besi yang melakukan pendinginan dengan media batang pisang. Tujuan penelitian ini adalah meneliti perubahan-perubahan sifat mekanik dari logam (terutama sifat kekerasannya) akibat perlakuan pendinginan dengan batang pisang pada berbagai variasi waktu. Pada penelitian ini variasi waktu pendinginan diambil 1, 3, 5, 10 dan 15 menit. Dari kelima variasi waktu tersebut diharapkan didapatkan waktu pendinginan yang paling optimum. Berdasarkan analisa data hasil pengujian dan analisis foto struktur mikro sampel, kesimpulan yang didapat adalah, dengan mengunakan media pendingin batang pisang terjadi penurunan kekerasan. Penurunan ini disebabkan karena laju pendinginan yang lambat. Waktu pendinginan yang paling optimum adalah 5 menit. Unsur-unsur kimia pada batang pisang tidak memberikan pengaruh terhadap perubahan sifat mekanik logam. 
DESAIN TEMPAT PARKIR SEPEDA MOTOR BERTINGKAT DENGAN SISTEM OTOMASI Sani, Almadora Anwar; Medi, Ali; Malik, Irawan; Ginting, Muchtar
AUSTENIT Vol. 10 No. 1 (2018): AUSTENIT: April 2018
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.196 KB)

Abstract

Parkir kendaraan khususnya sepeda motor saat ini membutuhkan lahan parkir yang luas. Seiring dengan meningkatnya jumlah sepeda motor setiap tahunnya lahan parkir menjadi semakin kurang dan sempit. Masalah lainnya dengan sistem parkir konvensional saat ini membuat parkir menjadi semrawut, ditambah tidak teraturnya pemilik kendaraan dalam memarkirkan kendaraannya dan menjamurnya juru parkir liar. Kebutuhan lahan parkir di perkotaan menjadi hal yang serius untuk ditangani seiring perkembangan kendaraan yang terus bertambah. Solusi dari permasalahan lahan parkir telah dicoba oleh Negara Maju dengan memanfaatkan parkir betingkat otomatis, yang dapat dekendalikan oleh  pengendara dengan mudah. Sistem parkir ini menggunakan sistem otomasi yang dikendalikan dengan komputer. Sistem parkir bertingkat otomatis yang dikembangkan saat ini disusun dengan vertikal keatas dan bisa dirancang untuk vertikal ke bawah tanah. Solusi parkir seperti ini menjadi alternatif untuk  menanggulangi lahan parkir yang mulai berkurang. Cara kerja sistem parkir otomatis menggunakan sistem pneumatik, sensor, kamera dan komponen mekanis untuk mengambil sepeda motor, memindahkannya ke seluruh slot parkir yang kosong. Luas area parkir 45 m2 tinggi bangunan 9 m, dengan daya tampung maksimum 20 sepeda motor. Tempat parkir ini dapat digunakan pada area perkantoran, pasar, mall, tempat rekreasi dan lokasi lainnya yang membutuhkan tempat parkir khususnya sepeda motor.
PEMODELAN TEORITIS ALIRAN SEKUNDER DAN VALIDASI EKSPERIMENTAL PADA KOMPRESOR AKSIAL DENGAN KOMPRESOR CASCADE Suryadi, Ahmad
AUSTENIT Vol. 2 No. 01 (2010): AUSTENIT: April 2010
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1884.183 KB)

Abstract

Salah satu usaha untuk memprediksi kenaikan tekanan pada suatu desain kompresor aksial dilakukan dengan pemodelan teoritis deviasi sudut turning serta AVR. Pemodelan ini menggunakan teori aliran sekunder di dalam cascade oleh [Marsh H dan Glynn D], dimana aliran viscous tiga dimensi yang melintasi blade passage dianggap sebagai aliran non-viscous tetapi mengandung vorticity. Di daerah inlet boundary layer, vorticity ini berasal dari normal vorticity dan streamwise vorticity. Akibat perbedaan waktu tempuh partikel yang melintasi suction side dan pressure side maka vorticity di inlet akan terlihat sebagai secondary vortex pada normal exit cascade. Melalui persamaan integrasi teori aliran sekunder didapatkan persamaan matematis deviasi outlet angle (Δβ2), axial velocity ratio, hingga algoritma pemrograman komputer. Sebagai analisis hasil, selanjutnya dibandingkan dengan eksperimen yang dilakukan oleh Sasongko H. Tentunya dengan blade geometry, cascade configuration yang sama. Hasil yang diperoleh secara keseluruhan menunjukkan adanya kesesuaian yang baik antara teori dengan eksperimen. Namun ada sedikit perbedaan terutama di daerah yang berkaitan dengan pengaruh separasi aliran tiga dimensi.
PENGATURAN TEKANAN UDARA PANAS PADA ALAT PEMBUAT ASAP CAIR MENGGUNAKAN TEKNIK MODIFIKASI GATE VALVE Gunawan, Indra; Hasbi, Hasbi; Rejo, Amin
AUSTENIT Vol. 4 No. 02 (2012): AUSTENIT: Oktober 2012
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.325 KB)

Abstract

Pemanfaatannya buah kelapa di Wilayah Sumatera Selatan masih terbatas pada olahan buah kelapa saja sebagai bahan baku pembuatan minyak kelapa dan kebutuhan rumah tangga. Tempurung kelapa sebagai limbah pertanian, jika diolah dengan baik maka akan menjadi sumber nafkah, karena tempurung kelapa memiliki potensi yang baik untuk digunakan sebagai bahan baku industri, salah satunya asap cair (liquefied smoke). Penelitian tentang pembuatan dan pemanfaatan asap cair (liquefied smoke) telah banyak dilakukan sebelumnya namun memiliki banyak kelemahan, diantaranya kurang efektif dan efisien, biaya produksi yang mahal serta sulit pengoperasiaannya. Oleh karena itu, dalam penelitian ini diusulkan pembuatan alat pembuat asap cair yang lebih sederhana, murah dan efisien dengan pengaturan tekanan udara panas mengunaakan teknik modifikasi gate valve. Alat pembuat asap cair yang telah dimodifikasi telah diuji coba dan mampu meningkatkan hasil produksi asap cair 59,3 % pada suhu 2000 C. 
MODIFIKASI TANG SEBAGAI PEMBUKA BUAH DURIAN PORTABLE Anwar Sani, Almadora; Mardiana, Mardiana; Seprianto, Dicky
AUSTENIT Vol. 9 No. 1 (2017): AUSTENIT: April 2017
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1095.254 KB)

Abstract

Kebutuhan masyarakat akan manfaat buah durian yang dapat dijadikan bahan olahan, membuat masyarakat ingin mengolah isi buah durian. Industri kecil dan menengah di Indonesia berkembang cukup pesat. Banyak industri kecil saat ini berlomba untuk merancang serta menciptakan suatu produk dengan harga murah dan kualitas baik, sehingga dapat bersaing di pasaran dengan produk barang jenis lain. Agar buah durian dapat dinikmati atau diolah perlu proses untuk membuka kulit buah durian dangan cara dibelah. Pembuatan alat ini terinspirasi dari sistem kerja tang. Alat ini bekerja seperti tang, membuka dan menutup. Metode dalam penelitian ini meliputi pengamatan, study literature, desain alat dan eksperimental. Alat pembelah buah durian ini dapat digunakan dan dikembangkan untuk rumah tangga maupun industri kecil dan menengah. Dengan desain yang sederhana memudahkan untuk penggunaan dalam membuka kulit buah durian. Alat Pembuka kulit buah durian dapat digunakan oleh kalangan pribadi, pedagang buah durian, pengusaha buah durian pada industry kecil dan menengah. Alat ini digunakan, simple dan dapat dibawa (portable) dan mudah dalam perawatan.
PEMILIHAN MINYAK PELUMAS/OLI KENDARAAN BERMOTOR Arnoldi, Dwi
AUSTENIT Vol. 1 No. 02 (2009): AUSTENIT: Oktober 2009
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.068 KB)

Abstract

Lubricant oil is one of the important factor that must be paid attention in a machine maintenance. Majority lubricant oil choosed based on SAE parameter according to the machine specification such us 5W50, 15W50, 15W40 etc. But beside that there are something else very important to know the quality of the lubricant oil that we use it’s “Sertification Standard” such us API (American Petroleum Institute), ACEA (Association Des Constructeurs Europeen d’Automobiles), ILSAC (Erupe), JASO (Japan Automotive Standard Organization), and the other specification standards that special from producer company to legitimate lubricant, mean that the lubricant oil tested and agree on decided by the producer for used in there production vehicle.
DESAIN DAN UJI UNJUK KERJA KINCIR ANGIN Dalom, Dalom
AUSTENIT Vol. 3 No. 02 (2011): AUSTENIT: Oktober 2011
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1094.642 KB)

Abstract

Windmill power plant is one which is moved by wind energy, windmill designs developed in this test using a blade from PVC material with a diameter of 2.2 m span turbines as power using car alternator DC 12 Volt, Round the mill also depends on the speed of the wind flow , the faster the flow of wind so the sooner the revolution generated turbines. alternator used as wind power, with the average voltage is removed the alternator produces a voltage of 2.096 volts
PENGARUH KEKERASAN DENGAN BUSUR NYALA PADA MATERIAL ST 37, ST 60 DAN AMUTIT Romli, Romli; Mardiana, Mardiana
AUSTENIT Vol. 5 No. 2 (2013): AUSTENIT: Oktober 2013
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.212 KB)

Abstract

Proses pengerasan adalah baja dipanaskan pada temperatur diatas temperatur kritis, kemudian didinginkan dengan memakai media pendingin dengan tujuan supaya didalam baja dan permukaannya akan terjadi pertambahan kekerasan. Salah satu cara pengerasan baja bisa dilakukan dengan busur nyala. Pada umumnya busur nyala ini dihasilkan oleh reaksi antara gas yang mudah terbakar dengan oksigen yang dinyalakan dengan percikan api. Nyala yang paling sering digunakan dengan nyala las asitelin (C2H2). Hasil kekerasan yang maksimal nilainya adalah pada material Amutit Steel dengan media pendingin air, disebabkan karena pendinginan yang secara tiba-tiba atau pendinginan secara kejut, fasa yang didapatkan dengan pendinginan air ini adalah fasa Martensit yang mempunyai sifat yang keras dan rapuh serta elastisitasnya rendah. Hasil kekerasan yang minimal nilainya adalah pada material ST 60 dengan memakai media pendingin udara, karena fasa material yang didapat adalah fasa pearlit dan ferit. Fasa pearlit dan ferit ini lebih rendah kekerasannya dibandingkan dengan fasa martensit dan sifat keuletan dan elastisitasnya lebih baik  dibandingkan dengan fasa Martensit.
APLIKASI HASIL RANCANG BANGUN MESIN BUBUT MINI TERHADAP PROSES PEMOTONGAN ( KOMPARASI SUHU PEMOTONGAN SECARA EKSPERIMENTAL DAN NUMERIK 2D) Fari, Rinaldi Alghi; Malik, Irawan; Junaidi, Ahmad
AUSTENIT Vol. 8 No. 1 (2016): AUSTENIT: April 2016
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.037 KB)

Abstract

Tujuan utama dari aplikasi hasil rancang bangun mesin bubut mini terhadap proses pemotongan (komparasi suhu pemotongan secara eksperimental dan numerik) ini adalah untuk Melihat perbandingan suhu yang terjadi di mesin bubut mini dengan cara numerik lalu di Analisa secara eksperimental agar bisa dibandingkan apakah Analisa numerik tersebut sama dengan aplikasi dilapangan dan mengetahui suhu dari pahat bubut tersebut. Alat ini dirancang untuk membuat pekerjaan yang di lakukan di mesin bubut agar lebih mudah dan fleksibel. Alat ini menggunakan aplikasi numerik AdvantEdgeâ„¢ untuk menghitung berapa suhu yang terjadi dan membandingkan dengan cara eksperimental menggunakan Infrared Thermometer.

Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 17 No. 2 (2025): AUSTENIT: Oktober 2025 Vol. 17 No. 1 (2025): AUSTENIT: April 2025 Vol. 16 No. 2 (2024): AUSTENIT: October 2024 Vol. 16 No. 1 (2024): AUSTENIT: April 2024 Vol. 15 No. 2 (2023): AUSTENIT: October 2023 Vol. 15 No. 1 (2023): AUSTENIT: April 2023 Vol. 14 No. 2 (2022): AUSTENIT: October 2022 Vol. 14 No. 1 (2022): AUSTENIT: April 2022 Vol. 13 No. 2 (2021): AUSTENIT: Oktober 2021 Vol. 13 No. 1 (2021): AUSTENIT: April 2021 Vol. 12 No. 1 (2020): AUSTENIT 12012020 Vol. 12 No. 2 (2020): AUSTENIT: Oktober 2020 Vol. 12 No. 1 (2020): AUSTENIT: April 2020 Vol. 11 No. 2 (2019): AUSTENIT: Oktober 2019 Vol. 11 No. 1 (2019): AUSTENIT: April 2019 Vol. 10 No. 2 (2018): AUSTENIT: Oktober 2018 Vol. 10 No. 1 (2018): AUSTENIT: April 2018 Vol. 9 No. 2 (2017): AUSTENIT: Oktober 2017 Vol. 9 No. 1 (2017): AUSTENIT: April 2017 Vol. 8 No. 2 (2016): AUSTENIT: Oktober 2016 Vol. 8 No. 1 (2016): AUSTENIT: April 2016 Vol. 7 No. 2 (2015): AUSTENIT: Oktober 2015 Vol. 7 No. 1 (2015): AUSTENIT: April 2015 Vol. 6 No. 2 (2014): AUSTENIT: Oktober 2014 Vol. 6 No. 1 (2014): AUSTENIT: April 2014 Vol. 5 No. 2 (2013): AUSTENIT: Oktober 2013 Vol. 5 No. 1 (2013): AUSTENIT: April 2013 Vol. 4 No. 02 (2012): AUSTENIT: Oktober 2012 Vol. 4 No. 01 (2012): AUSTENIT: April 2012 Vol. 3 No. 02 (2011): AUSTENIT: Oktober 2011 Vol. 3 No. 01 (2011): AUSTENIT: April 2011 Vol. 2 No. 02 (2010): AUSTENIT: Oktober 2010 Vol. 2 No. 01 (2010): AUSTENIT: April 2010 Vol. 1 No. 02 (2009): AUSTENIT: Oktober 2009 Vol. 1 No. 01 (2009): AUSTENIT: April 2009 More Issue