cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 147 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 3: April 2025" : 147 Documents clear
Faktor-Faktor Determinan Pemilihan Karier Sebagai Akuntan Publik Dan Non-Akuntan Publik Pada Mahasiswa Akuntansi Di Perguruan Tinggi Swasta Surakarta Isdihar, Niluh; Kristianto, Djoko
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i3.8356

Abstract

The main problem in this study is the low interest of accounting students in Indonesia to choose a profession as a public accountant. This study aims to analyze financial rewards, professional recognition, social values and personality towards career choices as public accountants and non-public accountants for accounting students in Surakarta. This study used a sample of 120 accounting students at PTS Surakarta, the sampling technique used purposive sampling with the criteria of accounting students from PTS Accredited B and have passed the Auditing I and Auditing II courses. A questionnaire approach was utilized to collect data, and its validity and reliability were examined. Logistic regression analysis was employed as the data analysis method. (2) The results of the Exp (B) test indicate that the professional recognition factor has a dominant influence on the career choices of accounting students in Surakarta as public accountants. The study concludes that (1) “financial rewards, professional recognition, and social values have a significant effect on career choices as public accountants and non-public accountants for accounting students at PTS Surakarta, while personality does not have a significant effect.”
Isu-Isu Kontemporer Dalam Al-Qur’an Dan Hadist Tentang Pendidikan Multikultural Haris, Nurfajrina; Yahiji, Kasim; Rahmin T. Husain; Sulaiman Ibrahim
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i3.8366

Abstract

Multikultural merupakan sikap yang harus dimiliki oleh setiap ini yang ada di muka bumi ini. Salah satu upaya untuk menanamkan multikultural dengan pendidikan. Dalam Al-Qur’an dan Hadist juga dituliskan tentang multikultural, manusia dianjurkan untuk saling mengenal satu dengan yang lainnya agar tumbuh rasa toleransi, menghargai dan mencintai sesama manusia. Pendidikan multikultural dinilai sebagai metode pendidikan yang perlu diterapkan sejak dini pada anak-anak. Tujuannya adalah agar mereka tumbuh menjadi generasi yang memiliki toleransi terhadap keberagaman. Pendidikan multikultural berusaha untuk mempromosikan kesadaran dan penghargaan terhadap keanekaragaman budaya, mengurangi prasangka dan diskriminasi, serta mengembangkan keterampilan komunikasi antarbudaya yang efektif.
Peran Media Sosial dalam Pembentukan Identitas Sosial Gen Z Di Aplikasi TikTok dan Instagram Nadia Afifah; Septi Kuntari
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i3.8367

Abstract

Media sosial, khususnya TikTok dan Instagram, telah menjadi platform utama bagi Generasi Z (Gen Z) untuk mengekspresikan diri dan membentuk identitas sosial mereka. Di era digital ini, penggunaan media sosial tidak hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran dan pembentukan nilai-nilai sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran media sosial, khususnya TikTok dan Instagram, dalam pembentukan identitas sosial Gen Z, serta dampaknya terhadap dinamika sosial mereka dalam konteks pendidikan sosiologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan analisis konten. Data dikumpulkan melalui studi literatur dan analisis terhadap unggahan, komentar, serta interaksi di TikTok dan Instagram yang mencerminkan berbagai aspek identitas sosial Gen Z, seperti nilai, norma, dan persepsi diri. Hasil dari penelitian ini adalah pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana TikTok dan Instagram mempengaruhi pembentukan identitas sosial Gen Z, baik dari segi nilai sosial, konstruksi identitas individu, maupun interaksi sosial yang terjadi dalam lingkungan digital. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan teori-teori identitas sosial di bidang pendidikan sosiologi, serta memperkaya pembelajaran mengenai pengaruh media sosial dalam konteks sosial budaya di era digital.
Analisis Yuridis Aborsi Korban Perkosaan dalam Perspektif Hukum Pidana dan Undang-Undang Kesehatan Waruwu, Charidion; Irawati, Arista Candra
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i3.8370

Abstract

Abortion due to rape is a complex issue in the Indonesian legal system because it involves the right to life of the fetus, women's human rights, and health and criminal aspects. On the one hand, the criminal code criminalizes abortion, while the Health Law provides exceptions in certain cases, including pregnancy due to rape. This difference in legal approach creates uncertainty in the implementation of policies and victims' access to safe and legal health services. This study aims to analyze the legal regulations regarding abortion for rape victims from the perspective of criminal law and health and to compare the implementation of the two regulations in practice. This study uses a normative juridical method with a statutory approach and a case approach. The results of the study show that although the Health Law allows abortion under certain conditions, its implementation still encounters obstacles, especially in the aspect of overlapping regulations, limited access for victims to legal health services, and legal uncertainty for medical personnel who perform abortions. The disharmony between the Criminal Code and the Health Law results in obstacles for victims in obtaining their rights. This finding emphasizes the need for harmonization of regulations between criminal law and health law so that abortion policies in rape cases can be implemented effectively and fairly. In addition, legal protection for victims and medical personnel must be strengthened to ensure that justice and women's health rights are optimally fulfilled.
Analisis Yuridis Pencabutan Kewenangan Jaksa Penuntut Umum Atas Peninjauan Kembali Terhadap Putusan Bebas (Putusan MK Nomor 20/PUU-XXI/2023) Gulo, Afriani; Irawati, Arista Candra
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i3.8371

Abstract

Pencabutan kewenangan Jaksa Penuntut Umum untuk mengajukan Peninjauan Kembali terhadap putusan bebas merupakan persoalan hukum yang telah menimbulkan berbagai perdebatan. Sebelum adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 20/PUU-XXI/2023, Jaksa berwenang untuk mengajukan Peninjauan Kembali sebagaimana ditentukan dalam Pasal 30C huruf h UU Kejaksaan. Namun, Mahkamah Konstitusi memutuskan kewenangan tersebut bertentangan dengan UUDNRI Tahun 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis norma hukum terkait kewenangan Jaksa Penuntut Umum untuk mengajukan Peninjauan Kembali terhadap putusan bebas dan mengkaji dampak pencabutan kewenangan tersebut terhadap sistem peradilan pidana di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencabutan kewenangan Jaksa Penuntut Umum untuk mengajukan Peninjauan Kembali telah sejalan dengan asas due process of law yang menegaskan bahwa Peninjauan Kembali merupakan hak eksklusif terpidana atau ahli warisnya. Namun demikian, putusan ini juga berimplikasi pada upaya hukum dalam menjamin keadilan substantif, khususnya dalam perkara yang berkepentingan bagi negara untuk mengoreksi putusan yang dinilai tidak mencerminkan kebenaran materiil. Penelitian ini menekankan pentingnya keseimbangan antara kepastian hukum dan keadilan dalam sistem peradilan pidana. Oleh karena itu, diperlukan pengaturan yang lebih komprehensif untuk mengakomodir perlindungan hukum bagi negara, korban, dan pihak ketiga, tanpa mengabaikan asas-asas dasar hukum pidana yang berlaku.
Penegakan Hukum Terhadap Tindak Pidana Cyber Prostitusi Di Wilayah Kepolisian Daerah Jawa Timur Bagas Wardhana E
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i3.8372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penegakan hukum terhadap tindak pidana cyber prostitusi di wilayah Kepolisian Daerah Jawa Timur dengan menggunakan metode yuridis empiris. Metode ini mengkaji implementasi hukum yang berlaku melalui studi lapangan, wawancara dengan aparat penegak hukum, serta analisis terhadap kasus-kasus yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum terhadap cyber prostitusi di Jawa Timur masih menghadapi berbagai kendala, antara lain sulitnya pelacakan pelaku, minimnya regulasi khusus terkait cyber prostitusi, serta keterbatasan sumber daya aparat penegak hukum dalam menghadapi kejahatan berbasis teknologi. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang lebih komprehensif, termasuk penguatan regulasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang siber, serta kerja sama antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat dalam menanggulangi cyber prostitusi.
The Contribution of Karang Taruna Merdeka Jaya in Growing Social Concern of the Young Generation in Wora Village Arfaton; Gilar Wullida Ayuningtiyas; Khofifah Nur Rahmah; Griselda Afni Wulandari; Ni Luh Wika Kristina; Novi Herawati
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i3.8390

Abstract

This study aims to analyze the contribution of Karang Taruna Merdeka Jaya in fostering social awareness among the younger generation. The research method uses qualitative descriptive data collection, which is carried out through interviews, observation, and documentation. Data analysis is carried out in four stages: data collection, data reduction, data presentation, and verification. The results of this study indicate that Karang Taruna Merdeka Jaya plays an active role in fostering social awareness among the younger generation. The contribution of Karang Taruna Merdeka Jaya in fostering social awareness among the younger generation can be seen from its various work programs, such as Bakti Sosial Merdeka, Sanggar Seni Merdeka Jaya, Annual Tournament, Muda Mengaji Merdeka, Edukasi dan Literasi Merdeka, and Gerakan Merdeka Hijau. The younger generation's involvement in Karang Taruna Merdeka Jaya activities impacts increasing attitudes of empathy and solidarity, attitudes of social responsibility, and positive changes in attitudes. Research is expected to contribute to youth organizations forming positive characters for the younger generation in the future.
Problematika Penegakan Hukum Dalam Penerapan Sanksi Pidana Terhadap Gelandangan Di Kota Pekanbaru Muqsith, Muhammad Haikal; Syaifullah Yophi Ardianto; Tengku Arif Hidayat
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i3.8398

Abstract

Permasalahan gelandangan di Kota Pekanbaru merupakan isu sosial yang kompleks dan mendesak. Keberadaan mereka sering mengganggu ketertiban umum, menciptakan ketidaknyamanan bagi warga yang menganggap gelandangan sebagai ancaman. Meningkatnya jumlah gelandangan mencerminkan masalah struktural, seperti kemiskinan dan ketidakadilan. Meskipun regulasi seperti Pasal 505 KUHP dan Peraturan Daerah Kota Pekanbaru telah diterapkan, penegakan hukum terhadap gelandangan masih menghadapi kendala, terutama dalam penerapan sanksi pidana yang seharusnya memberikan efek jera. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologis dengan metode deskriptif, melibatkan wawancara dengan pihak terkait dan penyebaran kuesioner kepada 154 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sanksi pidana tidak menyelesaikan masalah gelandangan. Sebaliknya, diperlukan pendekatan yang lebih manusiawi dan progresif dalam penegakan hukum. Kerjasama antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan solusi yang inklusif dan berkelanjutan. Rekomendasi penelitian ini adalah meningkatkan kolaborasi antara pemerintah dan lembaga sosial, serta fokus pada hak asasi manusia dan dukungan sosial. Program rehabilitasi jangka panjang juga diperlukan untuk membantu gelandangan kembali ke masyarakat, menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sejahtera bagi semua.
SWOT Analysis of the Financial Model to Support Decarbonization of Shipping in Indonesia Zulfakhri, Ahlan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i3.8399

Abstract

This study analyzes a financial model to support the decarbonization of shipping in Indonesia using a SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) analysis approach. The research identifies that Indonesia has strengths in the variety of financing sources, including a joint financing scheme (65% from banks, 30% from non-bank financial institutions, and 5% equity) and a supporting institutional structure. However, there are significant weaknesses, such as high financing costs with interest rates ranging from 7% to 12% per year and limited government support, as ships and shipyards are not considered critical infrastructure. Development opportunities are identified through financing innovations, such as green financing and the implementation of the Poseidon Principles, as well as potential international collaborations and capital market development. Key threats include global economic uncertainty, challenges in implementing decarbonization standards, and competition from countries with more attractive financing schemes. The study concludes that there is a need for supportive policy development, financing scheme innovations, and strengthened collaboration among stakeholders to create an effective financial model that supports the transition to more environmentally friendly shipping in Indonesia.
Analisis Pendapatan Usaha Batako Rojak Di Desa Sunju Kecamatan Marawola Saljum Muliyani; Santi Yunus; Edhi Taqwa; Musdayati, Musdayati; Yohan, Yohan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i3.8408

Abstract

Berdasarkan penelitian ini bertujuan agar dapat mengetahui besaran pendapatan Usaha Cetak Batako Rojak mengetahui program pemerintah dalam memajukan Usaha Cetak Batako Rojak di Desa Sunju Kecamatan Marawola Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif metode wawancara. Hasil wawancara menujukan peran pemerintah Desa Sunju dalam. pendampingan pada pelaku UMKM di Desa Sunju, dilakukan pendataan terhadap UMKM permodalan usaha agar dapat mengembangkan dalam usahanya dalam analisis pendapatan cetak Batako. Rojak dalam satu bulan proses produksi Batako diketahui penerimaan yang diperoleh sebesar Rp16.800.000 per bulan. Untuk biaya total yang digunakan dalam produksi sebesar Rp9.636.582 perbulan, dan berdasarkan analisis kelayakan R/C Ratio Usaha Cetak Batako Rojak mendapatkan 1,74 artinya setiap 1 rupiah pengeluaran Usaha Cetak Batako Rojak akan memberikan manfaat sebesar 1,74 sehingga suatu usaha akan dinyatakan layak karena nilai R/C yang diperoleh 1. Mengembangkan usaha penting untuk dilakukan dengan memaksimalkan pemanfaatan sumberdaya yang ada di Desa Sunju. Bantuan modal usaha dari pemerintah sangat dibutuhkan untuk pengembangan usaha. Selain modal pendampingan dari pemerintah juga dibutuhkan agar Usaha Cetak Batako Rojak dapat bersaing dengan produk lainnya yang sejenis.

Page 5 of 15 | Total Record : 147