cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 253 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2: Februari 2026" : 253 Documents clear
Penerapan Komunikasi Pemasaran Terintegrasi (IMC) pada UMKM Kuliner: Kedai Kopi Alam Pari Pepes Batam Golan Hasan; Venessa Margareta; Ency; Verina Amelia; Hendra; Edison
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14719

Abstract

Komunikasi Pemasaran Terintegrasi (Integrated Marketing Communication) adalah strategi yang mengintegrasikan seluruh aktivitas promosi agar pesan merek tersampaikan secara konsisten dan efektif. Penelitian ini menganalisis penerapan IMC pada UMKM kuliner Kedai Kopi Alam Pari Pepes di Batam dengan metode kualitatif deskriptif melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pemasaran masih berfokus pada media offline seperti brosur dan promosi dari mulut ke mulut, sedangkan pemanfaatan media digital masih terbatas. Pemesanan online hanya melalui WhatsApp tanpa strategi promosi yang jelas, sehingga kesadaran merek masih rendah. Penelitian merekomendasikan optimalisasi media sosial, khususnya Instagram, untuk meningkatkan interaksi, konsistensi pesan, dan citra merek. Integrasi komunikasi offline dan online penting untuk memperkuat daya saing dan loyalitas pelanggan di era digital.
Integrasi Project-Based Learning, STEM, dan Green Chemistry untuk Meningkatkan Pemahaman Konseptual Peserta Didik dalam Pembelajaran Kimia Hayyu Hidayah; Sri Wardani; Nuni Widiarti; Cepi Kurniawan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14762

Abstract

Pembelajaran kimia di abad ke-21 menghadapi tantangan dalam meningkatkan pemahaman konsep sekaligus keterampilan abad 21 peserta didik, khususnya pada materi yang bersifat abstrak dan membutuhkan keterampilan praktis seperti titrasi asam–basa. Pendekatan pembelajaran inovatif yang mengintegrasikan Project-Based Learning (PjBL), Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), serta prinsip Green Chemistry dipandang relevan untuk menjawab tantangan tersebut. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis hasil-hasil penelitian terdahulu terkait penerapan PjBL berbasis STEM dan Green Chemistry dalam pembelajaran kimia, serta peran Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) sebagai media pendukung dalam meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan abad 21. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah artikel jurnal nasional dan internasional yang relevan dalam rentang sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi PjBL–STEM mampu mendorong keterlibatan aktif peserta didik, meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif, serta mengaitkan konsep kimia dengan permasalahan nyata. Penerapan prinsip Green Chemistry dalam pembelajaran kimia terbukti memperkuat kesadaran lingkungan, mendorong praktik laboratorium yang lebih aman, dan mendukung pembelajaran berkelanjutan. LKPD terintegrasi PjBL–STEM berorientasi Green Chemistry berperan sebagai scaffolding pembelajaran yang efektif dalam membimbing proses berpikir peserta didik, mengembangkan kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi. Temuan ini menegaskan bahwa pengembangan dan implementasi LKPD PjBL–STEM berorientasi Green Chemistry memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran kimia secara konseptual, kontekstual, dan berkelanjutan.
Implikasi Tanggungjawab Secara Perdata Atas Banjir Akibat Deforestasi Kebun Sawit oleh Korporasi Karena Perbuatan Melawan Hukum Yusuf Bagus Febrianto; Slamet Suwaryo; Susilo Wardani
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14910

Abstract

Kegiatan eksploitasi lahan kehutanan mengakibatkan semakin berkurangnya tutupan hutan Indonesia (deforestasi). Kejahatan korporasi di bidang lingkungan hidup adalah bentuk penyimpangan korporasi dalam melakukan aktivitas usahanya yang berdampak pada kerusakan lingkungan hidup. Hasil penelitian menunjukkan rekonstruksi Perbuatan Melawan Hukum (PMH) lingkungan bagian pembaruan hukum perdata Indonesia mengintegrasikan tanggung jawab mutlak (strict liability). Pengembangan hukum pembuktian dengan menerapkan konsep tanggung jawab mutlak (strict liability) tanpa membuktikan unsur kesalahan bagi pelaku, yang terpenting adalah hubungan sebab akibat antara kegiatan dan kerugian lingkungan dilakukan melalui pemeriksaan atas kebenaran dan kesesuaian alat bukti yang diajukan oleh kedua belah pihak . Pihak korporasi dalam menjaga kelestarian alam, tidak hanya dalam bentuk ganti kerugian atas sejumlah uang yang diderita oleh korban tetapi juga meliputi ganti kerugian yang sekaligus memulihkan lingkungan yang telah tercemar dan/atau rusak akibat perbuatan pelakunya, seperti penanaman pohon.
Implementasi Pola Asuh Orang Tua pada Anak Usia 5-6 Tahun Terhadap Pengenalan Calistung di Paud Al-Barokah Soliha, Siti; E, Yon A; Solo, Lenny
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14971

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pola asuh orang tua pada anak usia 5–6 tahun terhadap pengenalan calistung (membaca, menulis, berhitung) di PAUD Al-Barokah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari delapan anak usia 5–6 tahun beserta orang tua dan guru mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan calistung anak. Mayoritas orang tua menerapkan pola asuh demokratis, yang ditandai dengan komunikasi dua arah, pemberian bimbingan yang konsisten, serta dukungan emosional. Anak-anak dengan pola asuh demokratis menunjukkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung yang lebih baik dibandingkan anak-anak yang diasuh secara otoriter maupun permisif. Sebaliknya, pola asuh otoriter dan permisif cenderung menyebabkan anak kurang fokus, mudah frustrasi, dan mengalami kesulitan dalam belajar. Dengan demikian, pola asuh demokratis terbukti paling efektif dalam mendukung perkembangan kemampuan calistung anak usia dini di PAUD Al-Barokah.
Tanggung Jawab Hukum Pemerintah Daerah terhadap Pencemaran Lingkungan Akibat Ketidakberfungsian IPLT Sukamentri Kabupaten Garut Martin, Sophi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14972

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis tanggung jawab hukum Pemerintah Daerah Kabupaten Garut atas pencemaran lingkungan akibat ketidakberfungsian Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Sukamentri sejak tahun 2000 hingga 2025. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual melalui studi literatur terhadap berbagai regulasi daerah dan dokumen resmi pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Garut lalai melaksanakan kewajiban hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 63 ayat (1) huruf h dan Pasal 69 ayat (1) huruf e–f Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Kelalaian tersebut dikategorikan sebagai perbuatan melawan hukum (Pasal 1365 KUH Perdata) yang menimbulkan tanggung jawab hukum administratif, perdata, dan pidana. Penelitian merekomendasikan pemulihan lingkungan, audit penggunaan anggaran revitalisasi IPLT, serta penegakan hukum terhadap pihak yang lalai agar hak masyarakat atas lingkungan hidup yang bersih dan sehat dapat terpenuhi sesuai ketentuan perundang-undangan.
Integrasi Nilai Kepemimpinan Progresif dalam Penerapan Deep Learning pada Pembelajaran di SMP Satu Atap Kutorojo Niti Setiasih; Harun Joko Prayitno; Bambang Sumardjoko
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14982

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi nilai-nilai kepemimpinan progresif dengan penerapan deep learning dalam pembelajaran di SMP Satu Atap Kutorojo. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan yang berlandaskan pada model Miles et al. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan nilai-nilai kepemimpinan progresif melalui tiga strategi utama, yaitu kolaborasi partisipatif, inovasi pembelajaran berbasis teknologi sederhana, dan penguatan nilai empati. Strategi tersebut mendorong guru untuk lebih reflektif dan kreatif dalam merancang pembelajaran yang bermakna. Implementasi deep learning tercermin dalam kegiatan proyek kontekstual, refleksi diri siswa, dan penggunaan penilaian otentik. Integrasi kedua pendekatan ini menciptakan iklim belajar yang adaptif, inklusif, dan berpusat pada peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi kepemimpinan progresif dan deep learning dapat menjadi model pengembangan pembelajaran di sekolah pedesaan yang berorientasi pada inovasi dan nilai kemanusiaan.
Strategi Kepemimpinan Progresif dalam Mengintegrasikan Kurikulum Umum dan Kurikulum Kepesantrenan di Madrasah Tsanawiyah Nila Sari Dewi; Harun Joko Prayitno; Bambang Sumardjoko
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14983

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan progresif kepala madrasah dalam mengintegrasikan kurikulum nasional dan kurikulum kepesantrenan di Madrasah Tsanawiyah berbasis pondok pesantren. Integrasi kurikulum dipandang tidak hanya sebagai penggabungan struktur pembelajaran, tetapi juga sebagai proses strategis yang memerlukan kepemimpinan adaptif dan berorientasi nilai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala madrasah, guru mata pelajaran umum, ustadz pesantren, dan santri. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi sumber dan metode untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan progresif tercermin dalam perencanaan kurikulum partisipatif, kolaborasi pembelajaran antara guru dan ustadz, serta pengelolaan pembelajaran yang fleksibel dan kontekstual. Kepemimpinan ini berperan penting dalam mengatasi perbedaan paradigma pedagogis dan menjaga keseimbangan antara tuntutan akademik dan pembinaan keagamaan. Dengan demikian, kepemimpinan progresif menjadi faktor kunci dalam mewujudkan integrasi kurikulum yang holistik dan berkelanjutan.
Sinergi Akuntansi dan Aspek Hukum dalam Tata Kelola Pembiayaan Pertanian di Desa Lau Gumba Milawati Br Ginting; Kurnia P. Hutapea; Jefri, Jefri; Obaja Tarigan; Tesalonika Br Tarigan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15037

Abstract

Sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan dan perekonomian nasional, khususnya di Kabupaten Karo sebagai sentra hortikultura. Petani menjadi aktor utama dalam rantai pasok pangan, namun masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan akses pembiayaan formal, rendahnya literasi keuangan, lemahnya sistem pencatatan, serta kurangnya perlindungan hukum. Kondisi ini menyebabkan pengelolaan keuangan usaha tani tidak akuntabel dan mendorong petani bergantung pada pembiayaan informal yang berisiko tinggi. Urgensi penelitian ini diperkuat oleh komitmen pemerintah terhadap ketahanan pangan berkelanjutan dalam RPJMN 2025–2029, serta fakta bahwa program pembiayaan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan petani kecil. Selain itu, belum tersedianya sistem pencatatan keuangan yang sederhana dan partisipatif serta lemahnya implementasi regulasi perlindungan petani menimbulkan kesenjangan antara kebijakan dan praktik di lapangan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi praktik tata kelola pembiayaan pertanian di Kabupaten Karo, menganalisis regulasi pembiayaan dan perlindungan petani, mengevaluasi sistem pencatatan serta akuntabilitas keuangan, dan merumuskan model tata kelola pembiayaan yang adil berbasis integrasi akuntansi partisipatif dan perlindungan hukum. Studi difokuskan di Desa Lau Gumba, di mana petani memanfaatkan berbagai program pembiayaan namun masih menghadapi persoalan transparansi, salah alokasi dana, keterlambatan pembayaran, dan potensi sengketa hukum. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan yuridis normatif dan akuntansi partisipatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, serta dokumentasi kebijakan. Penelitian ini diharapkan memberikan gambaran empiris tentang sinergi aspek akuntansi dan hukum dalam mewujudkan good governance pembiayaan pertanian, serta menjadi dasar kebijakan pembinaan bagi pemerintah daerah dan lembaga keuangan. Luaran penelitian ditargetkan berupa publikasi pada Jurnal Terakreditasi Sinta 6.
Kecemasan Melakukan Komunikasi Interpersonal Pada Remaja Yang Tinggal Di Pondok Pesantren Wahida, Dina
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15048

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam gambaran tentang kecemasan melakukan komunikasi interpersonal pada remaja yang tinggal di pondok pesantren. Partisipan utama penelitian ini sebanyak 4 orang, terdiri dari dua orang laki-laki dan dua orang perempuan dengan karakteristik sebagai berikut: remaja yang menetap tinggal di pondok pesantren, berusia 12-18 tahun, ditambah partisipan pendukung (significant person). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam dan observasi saat wawancara berlangsung. Data yang diperoleh dianalisis dengan melakukan pengorganisasian data-data yang diperoleh di lapangan, lalu dikelompokkan menjadi tema-tema dan diambil kesimpulan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa partisipan mengalami kecemasan melakukan komunikasi interpersonal dengan memperlihatkan perilaku bingung, merasa takut, khawatir, ragu-ragu, dan terbata-bata saat berbicara dengan orang lain sehingga kalimat yang diucapkan menjadi tidak jelas dan sulit dimengerti. Adapun usaha yang dilakukan subjek untuk mengurangi kecemasan adalah dengan memberanikan diri untuk berkomunikasi dengan orang lain, menjaga sikap dan berusaha tidak melakukan hal-hal yang menjadikan cemas saat berkomunikasi, walaupun tetap merasa cemas namun kecemasan dirasa sedikit berkurang. Keywords: kecemasan dalam komunikasi interpersonal, remaja yang tinggal di pondok pesantren.
Efektivitas Pola Komunikasi Karyawan dalam Menggunakan Aplikasi Zoom Meeting Sebagai Media untuk Melaksanakan Rapat Antar Cabang di PT Phapros Tbk Reza Radhitya Shahputra; Lisnawati, Lisnawati
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15073

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pola komunikasi karyawan dalam menggunakan aplikasi Zoom Meeting sebagai media rapat antar cabang di PT Phapros Tbk. Komunikasi yang efektif menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran operasional perusahaan, terutama dalam konteks kerja jarak jauh dan kolaborasi antar cabang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara kepada karyawan yang terlibat dalam rapat daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang digunakan melalui Zoom cukup efektif dalam menyampaikan informasi, membangun koordinasi, serta meningkatkan partisipasi karyawan. Namun, masih terdapat beberapa kendala seperti gangguan jaringan dan kurangnya interaksi nonverbal yang memengaruhi kualitas komunikasi. Penelitian ini menyarankan penguatan etika komunikasi daring agar efektivitas komunikasi antar cabang dapat terus ditingkatkan.