cover
Contact Name
Sumianto
Contact Email
sumianto1982@gmail.com
Phone
+6285274742619
Journal Mail Official
sumianto1982@gmail.com
Editorial Address
Jl. Adi Sucipto, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau - Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Indo Green Journal
ISSN : 30252679     EISSN : 30254574     DOI : https://doi.org/10.71436/green.v2i4.76
Indo Green Journal is published by Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. Indo Green Journal is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of scientific and technology (religious sciences, humanities sciences, social science group, natural sciences, formal science, applied sciences and other). All publications in the Indo Green Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. Indo Green Journal is a national journal with e-ISSN: 3025-4574, and p-ISSN: 3025-2679 is free of charge in the submission process and review process. Indo Green Journal publishes articles periodically four a year, in March, June, September, and December. Indo Green Journal uses Turnitin plagiarism checks, Mendeley for reference management and supported by Crossref (DOI) for identification of scientific paper.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 606 Documents
Analisis Kinerja Pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas Dies Alawiyah; Ali Harokan; Chairil Zaman
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.140

Abstract

Masalah kinerja pegawai di instansi publik berdampak pada rendahnya produktivitas, ketidakdisiplinan, dan kurangnya inisiatif kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas Tahun 2026. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi sekaligus sampel berjumlah 69 pegawai menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner pada Maret–April 2026. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan regresi logistik multivariat. Hasil menunjukkan ada hubungan bermakna antara disiplin (p=0,00; OR=28,00), motivasi (p=0,00; OR=29,71), dan kepemimpinan (p=0,00; OR=18,57) dengan kinerja pegawai. Variabel usia, jenis kelamin, dan masa kerja tidak menunjukkan hubungan bermakna. Variabel paling dominan adalah motivasi (p=0,001; OR=13,252). Jika motivasi baik, probabilitas kinerja baik mencapai 99%. Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas diharapkan meningkatkan motivasi pegawai melalui pemberian penghargaan, kesempatan pengembangan diri, dan dukungan lingkungan kerja yang kondusif.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Kontrasepsi IUD pada Wanita Usia Subur di Puskesmas Bangsa Negara Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur Sespriatini Sespriatini; Ali Harokan; Chairil Zaman
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.142

Abstract

Pencegahan kehamilan yang tidak diinginkan berperan penting dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi. IUD (Intra Uterine Device) merupakan metode kontrasepsi jangka panjang yang efektif, namun penggunaannya di Indonesia masih rendah yaitu 6,08% dari total metode kontrasepsi modern, jauh dari target 28%. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan kontrasepsi IUD pada wanita usia subur di Puskesmas Bangsa Negara Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur Tahun 2026. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi adalah 278 wanita usia subur; sampel 100 orang diambil dengan teknik purposive sampling menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pada bulan Maret–April 2026. Analisis data bivariat menggunakan uji Chi-Square dan multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara sosial ekonomi (p=0,001) dan dukungan suami (p=0,04) dengan penggunaan kontrasepsi IUD. Variabel sosial ekonomi merupakan variabel paling dominan (p=0,002; OR=0,08). Puskesmas perlu memperkuat edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat, khususnya kelompok dengan kondisi sosial ekonomi rendah, mengenai manfaat, keamanan, dan efektivitas IUD sebagai metode kontrasepsi jangka panjang.
Analisis Faktor Risiko Terjadinya Hipertensi pada Usia Produktif di RSU Pratama Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas Reno Robiyanto; Ali Harokan; Chairil Zaman
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.153

Abstract

Hipertensi dikenal sebagai the silent killer karena sering tidak menimbulkan gejala khas sehingga penderita tidak menyadari kondisinya. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor risiko terjadinya hipertensi pada usia produktif di RSU Pratama Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas Tahun 2026. Desain penelitian kuantitatif survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi berjumlah 111.177 pasien dengan sampel 100 responden menggunakan purposive sampling (rumus Slovin). Variabel yang diteliti meliputi usia, jenis kelamin, IMT, kebiasaan merokok, riwayat keluarga, aktivitas fisik, dan tingkat stres. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square dan multivariat menggunakan regresi logistik berganda (backward stepwise). Hasil menunjukkan 60% responden mengalami hipertensi. Variabel yang bermakna secara statistik adalah riwayat keluarga (p=0,00; OR=5,52) dan tingkat stres (p=0,00; OR=3,50). Analisis multivariat menetapkan riwayat keluarga sebagai faktor dominan (p=0,00; OR=5,52; Nagelkerke R²=0,18). RSU Pratama Muara Kelingi perlu memperkuat edukasi dan konseling faktor risiko genetik serta manajemen stres bagi pasien usia produktif.
Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diabetes MelitusTipe II di Klinik Semangus Medika Kabupaten Musi Rawas Bunga Rezeki Ananda; Ali Harokan; Chairil Zaman
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.154

Abstract

Penurunan kunjungan antenatal care (ANC) berhubungan dengan angka kematian ibu hamil dan meningkatnya komplikasi kehamilan. Penelitian ini bertujuan menganalisis mutu pelayanan antenatal pada ibu hamil di Puskesmas Sukamerindu Kabupaten Lahat Tahun 2026. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi berjumlah 135 ibu hamil dengan sampel 60 orang menggunakan purposive sampling berdasarkan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner pada Maret–April 2026. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan regresi logistik multivariat. Hasil menunjukkan adanya hubungan bermakna antara pendidikan (p=0,002), pengetahuan (p=0,003), pendapatan (p=0,02), dukungan keluarga (p=0,001), akses layanan (p=0,01), dan peran petugas (p=0,02) terhadap mutu pelayanan antenatal. Variabel paling dominan adalah pengetahuan (p=0,003; OR=0,158). Puskesmas diharapkan meningkatkan mutu pelayanan ANC melalui peningkatan kompetensi, sikap, dan keterampilan tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada ibu hamil.
Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kinerja Pegawai Puskesmas Muara Kati Kabupaten Musi Rawas Lilis Marisa; Ali Harokan; Arie Wahyudi
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.155

Abstract

Permasalahan kinerja di Puskesmas Muara Kati Kabupaten Musi Rawas meliputi rendahnya motivasi kerja dan semangat pegawai, serta kurang konsistennya penerapan sanksi disiplin, dengan capaian kinerja rata-rata 94,6% dari target 100%. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja pegawai Puskesmas Muara Kati Kabupaten Musi Rawas Tahun 2026. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik cross-sectional dengan total sampling seluruh pegawai (n=31). Variabel meliputi usia, jenis kelamin, masa kerja, disiplin, motivasi, penghargaan, kepemimpinan, dan lingkungan kerja. Analisis data menggunakan uji chi-square dan regresi logistik berganda (backward stepwise). Hasil menunjukkan 54,8% pegawai berkinerja baik. Variabel yang berhubungan bermakna adalah motivasi (p=0,01; OR=10,00) dan lingkungan kerja (p=0,01; OR=16,00). Analisis multivariat menetapkan lingkungan kerja sebagai variabel paling dominan (p=0,017; OR=16,000; Nagelkerke R²=0,31).
Analisis Kepatuhan Minum Obat Anti Hipertensi pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Kota Agung Kabupaten Lahat Dodi Iskandar; Ali Harokan; Chairil Zaman
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.158

Abstract

Hipertensi di usia produktif (15–64 tahun) masih menjadi ancaman serius di Indonesia dengan prevalensi mencapai 34,11% secara nasional, menempatkan Indonesia di peringkat kelima dunia. Kepatuhan minum obat antihipertensi merupakan faktor penentu keberhasilan pengendalian tekanan darah. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat antihipertensi pada penderita hipertensi di Puskesmas Kota Agung Kabupaten Lahat Tahun 2026. Desain penelitian kuantitatif survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi berjumlah 7.575 pasien dengan sampel 100 responden (purposive sampling, rumus Slovin). Variabel yang diteliti meliputi usia, jenis kelamin, pengetahuan, motivasi, dukungan keluarga, efek samping, dan peran petugas kesehatan. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square dan multivariat menggunakan regresi logistik berganda. Hasil menunjukkan hanya 32% responden patuh minum obat. Variabel yang bermakna adalah pengetahuan (p=0,00; OR=11,53) dan dukungan keluarga (p=0,04; OR=2,71). Analisis multivariat menetapkan pengetahuan sebagai variabel paling dominan (p=0,00; OR=0,08 [protektif]; Nagelkerke R²=0,26). Puskesmas perlu meningkat.
Analisis Persepsi Masyarakat Terhadap Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Bandar Kota Pagar Alam Nyayu Halimahtusadia; Ali Harokan; Nurul Fitriah
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.161

Abstract

Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan global yang terus meningkat, termasuk di Indonesia. Pada tahun 2024, Indonesia mencatat lebih dari 257.000 kasus DBD dengan 1.461 kematian. Persepsi masyarakat terhadap pencegahan DBD dipengaruhi oleh berbagai faktor perilaku dan lingkungan. Tujuan: Menganalisis gambaran persepsi masyarakat terhadap pencegahan penyakit DBD dan faktor-faktor yang berhubungan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Bandar Kota Pagar Alam Tahun 2026. Metode: Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan survei analitik. Sampel berjumlah 87 kepala keluarga dipilih melalui purposive sampling menggunakan rumus Slovin dari populasi 660 KK. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur. Analisis data menggunakan uji chi-square dan regresi logistik multivariat metode backward stepwise. Hasil: Sebanyak 57,5% responden memiliki persepsi baik dan 42,5% persepsi kurang baik. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,01), sikap (p=0,00), dan kebersihan lingkungan (p=0,01) dengan persepsi masyarakat dalam pencegahan DBD. Variabel yang paling dominan adalah sikap (p=0,00; OR=3,83; 95%CI: 1,56–9,41). Kesimpulan: Sikap merupakan faktor paling dominan terhadap persepsi masyarakat dalam pencegahan DBD. Puskesmas perlu memperkuat program edukasi dan penyuluhan yang berfokus pada pembentukan sikap positif masyarakat terhadap upaya pencegahan DBD.
Penguatan Karakter Kebangsaan melalui Pendidikan Pancasila: Sebuah Kajian Literatur Sistematis Iip Syaripudin; Amanda Zahra Nabila; Rohayati Rohayati; Silda Khoirunisa
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.410

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian literatur sistematis (Systematic Literature Review/SLR) yang bertujuan menganalisis peran Pendidikan Pancasila dalam penguatan karakter kebangsaan berdasarkan literatur ilmiah periode 2021–2025. Metode thematic synthesis diterapkan terhadap 15 artikel terpilih dari basis data Scopus, Web of Science, ERIC, Google Scholar, dan Garuda. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pendidikan Pancasila berkontribusi signifikan terhadap penguatan nasionalisme, toleransi, identitas kebangsaan, dan tanggung jawab sosial peserta didik. Implementasi berbasis proyek (Project-Based Learning), literasi digital, dan pembelajaran kontekstual terbukti lebih efektif dibandingkan pendekatan konvensional. Namun demikian, masih ditemukan kesenjangan antara aspek kognitif dan internalisasi nilai dalam praktik pembelajaran. Di era digital, tantangan berupa paparan konten negatif dan radikalisme daring menjadi hambatan utama. Penelitian ini merekomendasikan inovasi pembelajaran adaptif berbasis pengalaman sebagai strategi penguatan karakter kebangsaan yang lebih holistik.
Dilema Yuridis Perlindungan Pengungsi Internasional di Negara Non-Ratifikasi: Perspektif Hukum Internasional dan HAM di Indonesia Jennifer Cecilia Telaumbanua; Depriyan Dermawan
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.452

Abstract

Pengungsi adalah isu yang fenomenal yang sampai sekarang masih diperbincangkan di seluruh lapisan masyarakat dunia. Negara Indonesia menjadi negara favorit untuk singgah sebelum masuk ke negara ketiga yang memfasilitasi keberadaan pengungsi. Sebagai negara yang tidak melakukan ratifikasi konvensi Pengungsi 1951 dan Protokol 1967 maka kita tidak memiliki kewajiban untuk menampung pengungsi atau memberikan mereka tempat untuk berlindung namun melihat bahwa adanya prinsipp non-refoulement yang telah menjadi salah satu hukum kebiasaan internasional dan bersifat universal maka Indonesia memiliki tanggung jawab moral untuk melaksanakan hal tersebut. Pancasila dan UUD 1945 yang menjadi dasar negara Indonesia juga menjadi salah satu acuan untuk menerima pengungsi sementara sebelum dikembalikan ke negara ketiga namun disini terdapat dilema dalam penerapannya yaitu semakin banyak pengungsi ilegal yang berdatangan namun payung hukum dan fasilitas yang tersedia terbatas. Jurnal ini ditulis untuk mengetahui status hukum dan perlindungan HAM untuk pengungsi selama berada di wilayah Indonesia dan membahas bagaimana negara wilayah Indonesia menerapkan prinsipp non-refoulement dalam hukum Indonesia. Penulisan ini bersumber pada perundang-undangan, peraturan, konvensi, dan jurnal ilmiah yang berkaitan dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif yang hasilnya akan dianalisis menggunakan metode deduktif dengan melihat keadaan umum yang telah terjadi dan menganalisis di negara Indonesia bagaimana penerapan hukum tentang pengungsi tersebut. Berdasarkan hasil penelitian Indonesia walaupun belum melakukan ratifikasi terkait pengungsi namun pemerintah Indonesia menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2016 tentang penanganan pengungsi dari luar negeri sebagai dasar hukum dalam menangani setiap pengungsi yang datang ke wilayah Indonesia secara tidak langsung kita tetap mengakui keberadaan mereka dan memberikan perlindungan sementara. Hal ini menjawabb terkait prinsipp non-refoulement bahwa pemerintah Indonesia tidak membiarkan pengungsi begitu saja tetapi memberikan tempat penampungan sebelum diakukan proses pengembalian kembali ke negara yang dituju. Dengan adanya kebijakan ini tidak tertutup kemungkinan masih ada kelemahan yang didapatkan dalam pelaksanaannya seperti dalam melakukan pendeportasian serta biaya yang diperlukan memunculkan beberapa konflik dan ketidakjelasan sehingga membutuhkan payung hukum yang lebih utuh agar penerapan penanganan pada para pengungsi dapat lebih tegas dan jelas.
Revitalisasi Lahan Kosong Menjadi Taman Toga dan Peningkatan Kesehatan Lingkungan Melalui Pupuk Kompos di Desa Kedung Baruk, Surabaya Gyska Indah Harya; Rafly Ardana Putra Sofiandi; Rikza Haikal Siraji; Risma Kurnia Rahmanita; Rafish Jadwa Ramadhan
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.456

Abstract

Program revitalisasi lahan kosong menjadi Taman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) di RW 02, RT 01 Kelurahan Kedung Baruk Surabaya bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Lahan yang semula digunakan sebagai tempat pembuangan sampah diubah menjadi ruang hijau produktif melalui kegiatan pembersihan, pelatihan pembuatan pupuk kompos dari sampah organik, dan penanaman tanaman obat keluarga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan serta munculnya inisiatif ekonomi mikro melalui pemanfaatan hasil panen herbal seperti jahe dan kunyit asam. Kendala seperti keterbatasan lahan dan banyaknya puing bangunan dapat diatasi melalui koordinasi dengan pihak RT dan penambahan media tanam. Kegiatan ini membuktikan bahwa partisipasi masyarakat berperan penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.