cover
Contact Name
Sumianto
Contact Email
sumianto1982@gmail.com
Phone
+6285274742619
Journal Mail Official
sumianto1982@gmail.com
Editorial Address
Jl. Adi Sucipto, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau - Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Indo Green Journal
ISSN : 30252679     EISSN : 30254574     DOI : https://doi.org/10.71436/green.v2i4.76
Indo Green Journal is published by Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. Indo Green Journal is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of scientific and technology (religious sciences, humanities sciences, social science group, natural sciences, formal science, applied sciences and other). All publications in the Indo Green Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. Indo Green Journal is a national journal with e-ISSN: 3025-4574, and p-ISSN: 3025-2679 is free of charge in the submission process and review process. Indo Green Journal publishes articles periodically four a year, in March, June, September, and December. Indo Green Journal uses Turnitin plagiarism checks, Mendeley for reference management and supported by Crossref (DOI) for identification of scientific paper.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 606 Documents
Eksplorasi Unsur Matematika dalam Upacara Adat Naik Dango Suku Dayak Kanayatn Desa Saham: Analisis Etnomatematika dan Implementasinya dalam Pembelajaran Matematika Muhammad Firman Annur; Marsianus Geri
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.831

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendokumentasikan dan menganalisis konsep matematika, khususnya geometri tradisional, yang terdapat dalam upacara adat Naik Dango Suku Dayak Kanayatn. Upacara ini tidak hanya menjadi sarana ritual dan budaya, tetapi juga menyimpan nilai-nilai matematika yang terintegrasi dalam arsitektur rumah Radakng, dango padi, alat peraga, serta alat musik tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mendokumentasikan, dan menganalisis unsur-unsur matematika yang terkandung dalam upacara tersebut serta mengeksplorasi potensinya dalam pembelajaran matematika berbasis budaya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh adat dan masyarakat, serta dokumentasi artefak budaya. Analisis dilakukan dengan mereduksi, menyajikan, dan menarik kesimpulan dari data yang diperoleh, serta memvalidasi temuan melalui triangulasi dan pemeriksaan anggota (member checking). Hasil penelitian menunjukkan bahwa upacara Naik Dango mengandung berbagai konsep matematika, antara lain sistem pengukuran tradisional (depa, tangkah), simetri dan transformasi geometri pada anyaman dan ornamen, bangun ruang pada arsitektur rumah Radakng dan dango, serta pola bilangan dalam ritme musik tradisional. Unsur-unsur ini dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran matematika kontekstual yang mampu meningkatkan pemahaman siswa sekaligus menumbuhkan kesadaran budaya. Penelitian ini merekomendasikan agar guru, masyarakat, dan pemerintah berkolaborasi dalam pelestarian kearifan lokal sekaligus mengembangkannya menjadi sumber belajar yang relevan bagi generasi muda.
Analisis Fiqih Muamalah terhadap Praktek Pemungutan uang Parkir pada Pasar Rabu di Desa Kualu Tambang Risvan Akhir Roswandi
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.835

Abstract

Penelitian ini membahas tentang “analisis fiqih muamalah terhadap praktek pemungutan uang parkir pada pasar rabu di desa kualu tambang”.  Maka ada tiga permasalahan yang menjadi kajian pokok dalam penelitian ini, pertama bagaimana praktek pemungutan uang parkir di kawasan pasar rabu di desa kualu tambang. Kedua, bagaimana tinjauan hukum fiqih muamalah dalam pemungutan uang parkir di kawasan pasar rabu desa kualu tambang. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan Sosial, Yuridis dan Syar’i, maksudnya adalah selain di dalam Al-Qur’an dan Hadits penulis juga mencoba mengaitkannya dengan hukum-hukum perundang-undangan mengenai pemungutan uang parkir serta dengan melakukan proses pemahaman juru parkir dan masyarakat yang mendukung persoalan yang dibahas. Selain itu, alat yang digunakan dalam pengumpulan data ialah dengan menggunakan metode dokumentasi, wawancara serta Quisioner sehingga penulis lebih mudah dalam mengumpulkan serta menyusun penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa juru parkir tidak pernah menaikkan biaya retribusi diatas ketentuan namun yang menjadi alasan juru parker menerima di atas ketentuan yaitu karena faktor tidak adanya gaji yang tetap dan adanya unsur ke ikhlasan masyarakat untuk memberikan biaya  parkir di atas ketentuan. Pemungutan biaya retribusi parkir yang dilakukan oleh juru parkir sesuai dengan apa yang telah ditentukan di dalam Al-Qur'an atau Hukum Ekonomi Islam. Di mana pada prakteknya, pemungutan retribusi parkir menggunakan sistem penitipan atau dalam Fiqih muamalah dikenal dengan akad wadi’ah dan sistem upah atau dikenal dengan akad Ijaroh.
Layanan Psikologi Profesi Psikologi Umum Latar Pendidikan Kasus Lambat Belajar pada Siswa SMP Negeri Surabaya Elisa Retno Nugrahani; Hikmah Husniyah Farhanindya; Rakhma Wizati Puteri
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.837

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi lambat belajar (slow learner) pada seorang siswa SMP Negeri Surabaya berdasarkan hasil asesmen psikologis serta intervensi yang diberikan dalam layanan psikologi pendidikan. Permasalahan diawali dari keluhan guru yang menyampaikan bahwa subjek membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan teman sebayanya dalam memahami materi pelajaran, mengalami kesulitan menyelesaikan tugas secara mandiri, sering memperoleh nilai di bawah rata-rata, serta menunjukkan kecenderungan menyontek jawaban teman ketika menghadapi tugas yang dianggap sulit. Berdasarkan informasi dari guru Bimbingan dan Konseling (BK), subjek memiliki hasil pemeriksaan psikologis sebelumnya dengan IQ sebesar 86 yang termasuk dalam kategori slow learner. Selain itu, guru BK pernah merekomendasikan agar subjek mengikuti pembelajaran di ruang pintar sebagai bentuk penyesuaian terhadap kebutuhan belajarnya, namun rekomendasi tersebut tidak disetujui oleh subjek maupun orang tua sehingga subjek tetap mengikuti pembelajaran di kelas reguler. Asesmen dilakukan menggunakan beberapa metode wawancara, observasi, serta psikotes. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa subjek memiliki Full Scale IQ sebesar 72 yang berada pada kategori borderline, Verbal IQ sebesar 80 pada kategori rata-rata bawah, Performance IQ sebesar 68, dan Original IQ sebesar 85 pada kategori rata-rata bawah. Subjek menunjukkan hambatan dalam memahami materi pembelajaran, terutama tugas yang menuntut penalaran abstrak, kecepatan berpikir, dan pemrosesan informasi yang kompleks. Selain itu, hasil tes proyektif menunjukkan bahwa subjek memiliki kecenderungan sensitif, mudah cemas, kurang percaya diri, serta membutuhkan dukungan emosional dari lingkungan. Intervensi diberikan menggunakan metode remedial teaching melalui pengulangan materi, latihan bertahap, pemberian umpan balik, pendampingan belajar, dan penguatan positif. Hasil intervensi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman subjek terhadap materi matematika, meningkatnya keberanian dalam mengerjakan tugas, serta meningkatnya pemahaman orang tua mengenai pentingnya pendampingan belajar di rumah. Meskipun demikian, subjek masih membutuhkan pendampingan belajar secara berkelanjutan agar kemampuan akademik dan kemandirian belajar dapat berkembang secara lebih optimal.
Analisis Peredaran Kosmetik Berbahaya Tanpa Izin Edar dan Implikasi Hukum Para Pihak Susmawati Susmawati; Arista Candra Irawati; Ar Rahiim Inash
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.839

Abstract

Perkembangan industri kosmetik dan perdagangan melalui sistem elektronik telah meningkatkan kemudahan masyarakat dalam memperoleh berbagai produk kecantikan. Namun, kondisi tersebut juga menimbulkan permasalahan hukum berupa masih ditemukannya peredaran kosmetik berbahaya tanpa izin edar yang berpotensi merugikan kesehatan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pengawasan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang terhadap peredaran kosmetik berbahaya tanpa izin edar serta menganalisis implikasi hukum dan bentuk pertanggungjawaban para pihak yang terlibat, khususnya pelaku usaha kosmetik dan marketplace. Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis empiris dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Data penelitian diperoleh melalui studi kepustakaan dan data empiris dari pihak terkait yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan BBPOM Semarang telah dilakukan melalui mekanisme pengawasan sebelum dan setelah produk beredar, namun masih menghadapi hambatan berupa perkembangan perdagangan digital, keterbatasan pengawasan, serta rendahnya kepatuhan sebagian pelaku usaha. Pelaku usaha memiliki tanggung jawab hukum atas keamanan dan legalitas produk yang dipasarkan, sedangkan marketplace memiliki tanggung jawab dalam menyediakan sistem perdagangan elektronik yang aman melalui mekanisme pengawasan internal. Diperlukan penguatan koordinasi antara BBPOM, pelaku usaha, dan masyarakat untuk menciptakan perlindungan konsumen yang lebih efektif terhadap peredaran kosmetik ilegal.
Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun melalui Sains Terapung dan Tenggelam pada Anak Kelompok B TK Darul Irsyadinnaja Ulyani Ulyani; Syamsul Rizal
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.845

Abstract

Kemampuan kognitif menjadi salah satu aspek utama dalam perkembangan anak usia dini yang perlu dikembangkan melalui proses pembelajaran yang sesuai dengan tahap perkembangan, kebutuhan, dan karakteristik anak. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 5–6 tahun di TK Darul Irsyadinnaja melalui kegiatan sains terapung dan tenggelam. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan mengacu pada model yang dikembangkan oleh Kemmis dan McTaggart. Pelaksanaan penelitian dilakukan melalui dua siklus tindakan. Subjek yang terlibat dalam penelitian adalah 15 anak kelompok B, yang terdiri dari 10 anak laki-laki dan 5 anak perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan dengan indikator kemampuan mengklasifikasikan, memprediksi, melakukan percobaan, dan menyimpulkan hasil kegiatan. Hasil penelitian memperlihatkan adanya perkembangan kemampuan kognitif anak yang berlangsung secara bertahap dari satu tahap pembelajaran ke tahap berikutnya. Ketuntasan pada pra-siklus sebesar 46,7%, meningkat menjadi 60% pada siklus I, dan mencapai 86,7% pada siklus II. Capaian tersebut telah melampaui indikator keberhasilan sebesar 80%. Dengan demikian, kegiatan sains terapung dan tenggelam efektif digunakan sebagai alternatif pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 5–6 tahun melalui pengalaman belajar langsung, menyenangkan, dan bermakna.
Peran Serikat Pekerja dalam Aspirasi Peningkatan Upah Mewujudkan Kesejahteraan Pekerja: Studi Analisis Putusan Nomor 10/G/2024/PTUN.SMG David Dian Kusuma; Arista Candra Irawati; Muhamad Latif
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.848

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan kedudukan hukum serikat pekerja dalam memperjuangkan aspirasi peningkatan upah demi mewujudkan kesejahteraan pekerja berdasarkan studi terhadap Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Semarang Nomor 10/G/2024/PTUN.SMG. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serikat pekerja memiliki landasan hukum yang kokoh berdasarkan UU No. 21 Tahun 2000 dan UU No. 13 Tahun 2003 jo. UU No. 6 Tahun 2023 untuk menghimpun, menyalurkan, dan memperjuangkan aspirasi pengupahan. Dalam Putusan Nomor 10/G/2024/PTUN.SMG, PUK FSPIP KBBI PT Hwaseung Indonesia berkedudukan sebagai Tergugat II Intervensi 1 yang secara aktif melakukan advokasi hukum guna mempertahankan Keputusan Gubernur Jawa Tengah tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Tahun 2024. Majelis Hakim mengabulkan eksepsi Tergugat II Intervensi mengenai belum ditempuhnya sarana upaya administratif (banding administratif) oleh Penggugat, sehingga gugatan dinyatakan tidak diterima (niet ontvankelijke verklaard). Hal ini membuktikan bahwa perjuangan serikat pekerja dalam menjaga kepastian hukum upah tidak hanya berlangsung pada ranah perundingan bipartit dan aksi kolektif, tetapi juga mencakup langkah advokasi hukum di peradilan tata usaha Negara.