Jurnal Ekonomi & Bisnis PNJ (JEKBIS PNJ)
urnal Ekonomi dan Bisnis adalah jurnal yang sudah terindeks sinta 5 yang mempublikasikan bidang ilmu yang berkaitan dengan ekonomi & bisnis, terbit secara berkala dua kali setahun (Juni dan Desember). Jurnal Ekonomi dan Bisnis mempublikasikan artikel hasil penelitian yang orisinal berkaitan dengan: ekonomi ,bisnis , manajemen, akuntansi, auditing, perpajakan ,kewirausahaan, serta ilmu yang berkaitan dengan perbankan konvensional maupun syariah.
Articles
331 Documents
STRATEGI MARKETING PEMBENTUKAN CITRA MELALUI DIVERSIFIKASI DAN DESAIN PRODUK UKM FESYEN
Darna Saenan
Ekonomi & Bisnis Vol 16 No 2 (2017): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL. 16 NO.2 DESEMBER 2017
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32722/eb.v16i2.990
Satu dari sekian permasalahan yang dihadapi oleh UKM fesyen adalah rendahnya persepsi konsumen perempuan terhadap produk ini. Penelitian ini bertujuan untuk merancang strategi pemasaran yang dapat membentuk citra positif produk UKM fesyen kota Depok. Strategi yang dimaksud menggunakan analisis SWOT dengan matriks IFAS (Internal strategic Factor Analysis Summary) dan EFAS (External Strategic Factor Analysis Summary). Penelitian dilakukan di kota Depok dengan jumlah anggota sampel sebanyak 50 UKM fesyen yang terdiri dari usaha mikro dan kecil, dan tekniksamplingnyamenggunakan metodenon probability sampling dengan pendekatan purposive dan convenience sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total skor dari faktor internal sebesar 2,78 sedangkan total skor dari faktor eksternal sebesar 3,40.Maka strategi yang disarankan berada pada kwadran ke I, yaituGrowth Oriented Strategyyang berarti bahwa UKM fesyen di kota Depok berada pada posisi yang mantap dan prima. UKM fesyen kota Depok memiliki peluang dan kekuatan yang memungkinkan untuk melakukan berbagai terobosan pemasaran agar mendapatkan citra yang positif dikalangan pengguna fesyen, tidak hanya di pasar lokal tapi juga dapat menjual ke pasar yang lebih luas.
PENGARUH KUALITAS PRODUK TABUNGAN DAN KUALITAS LAYANAN TERHADAP MINAT MENABUNG KEMBALI
Agus Kusumaramdhani
Ekonomi & Bisnis Vol 16 No 2 (2017): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL. 16 NO.2 DESEMBER 2017
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32722/eb.v16i2.991
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas dan pelayanan produk tabungan terhadap minat menabung kembali. Popolasi ini diambil dari beberapa nasabah di Bank X cabang Bintaro, dengan sampelnya adalah 100 responden. Teknik sampelnya menggunakan purposive sampel. Data yang digunakan adalah korelasi data primer dan analisi regresi berganda.Hasil penelitian menunjukan bahwa kualitas produk berpengaruh positif terhadap minat menabung kembali. Faktor dominan yang mempengaruhi minat nasabah untuk menabung kembali adalah kualitas produk.
REPRESENTASI MODEL ORAGANISASI PENGELOLA ZAKAT DI INDONESIA
Achmad Bahrul
Ekonomi & Bisnis Vol 16 No 2 (2017): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL. 16 NO.2 DESEMBER 2017
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32722/eb.v16i2.992
Pengelolaan zakat di Indonesia dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ). BAZNAS adalah organisasi pengelola zakat yang dibentuk pemerintah, sedangkan LAZ adalah organisasi pengelola zakat yang dibentuk masyarakat (swasta). Berdasarkan UU No. 38 Tahun 1999 tentang Pengelolaan Zakat kedua organisasi ini berdiri sejajar tidak ada posisi yang lebih tinggi dan lebih rendah. Tugas dan fungsinya pun sama melakukan penghimpunan, pengelolaan, dan pendayagunaan zakat. Namun, setelah terbitnya UU No. 23 Tahun 2011 perubahan terhadap UU No. 38 Tahun 1999 posisi LAZ bergeser kebawah BAZNAS. Jangkauan dan ruang gerak LAZ pun cenderung dibatasi. Sementara dalam pengelolaannya masyarakat cenderung memandang lebih baik terhadap LAZ. Dengan menggunakan analisa hukum dan analisis ANP (Analytic Network Process) penulis telah merumuskan model organisasi pengelola zakat (OPZ) di Indonesia berdasarkan undang-undang, pendapat pakar, dan pendapat masyarakat (muzakki). Hasil penelitian dengan ANP memperoleh hasil bahwa model OPZ dalam bentuk LAZ lebih ideal/lebih baik dibanding dengan model BAZNAS.
STUDI ATAS KEBUTUHAN SOFT SKILLS PADA INDUSTRI DALAM UPAYA PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN SOFT SKILLS PADA PENDIDIKAN VOKASI
TITI SUHARTATI
Ekonomi & Bisnis Vol 16 No 2 (2017): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL. 16 NO.2 DESEMBER 2017
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32722/eb.v16i2.993
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi aspek-aspek soft skills yang dibutuhkan oleh pengguna lulusan program studi akuntansi dalam upaya menyusun model pembelajaran soft skills yang terintegrasi dengan mata kuliah akuntansi pada pendidikan vokasi. Sampai saat ini belum ada model yang memberikan panduan bagaimana integrasi pengembangan soft skills ke dalam pembelajaran mata kuliah akuntansi. Selain itu, komponen soft skills yang dibutuhkan pengguna lulusan (user) bidang akuntansi secara spesifik belum ada. Hal tersebut menjadi kendala dalam penyampaian penilaian kepada mahasiswa yang dalam pelaksanaannya para dosen wajib menyampaikan penilaian atas soft skills dan hard skills secara parsial dalam laporan penilaian mahasiswa. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan penelitian kualitatif agar dapat menggali informasi secara lengkap dan mendalam dengan menggunakan responden perusahaan (user) di wilayah Depok dan Jakarta. Selain itu, melakukan observasi pada institusi pendidikan vokasi (Politeknik Negeri Jakarta) terkait dengan implementasi pembelajaran soft skills. Teknik pengumpulan data menggunakan metode survey melalui kuesioner dan wawancara. Hasilnya memperlihatkan bahwa aspek soft skills sangat penting dalam proses rekrutmen dan pelaksanaan pekerjaan di industri. Dinyatakan bahwa prioritas soft skils yang harus dimiliki calon karyawan/karyawan adalah beretika, kreatif, kerja sama dan jujur dalam melaksanakan pekerjaan. Beberapa aspek soft skills yang masih kurang dimiliki oleh alumni jurusan akuntansi pendidikan vokasi adalah pemahaman antar disiplin ilmu, kepemimpinan dan komunikasi dalam bahasa asing. Model pembelajaran yang sesuai untuk meningkatkan kemampuan soft skills adalah model pembelajaran kooperatif dan berbasis masalah (cooperative and problem-based learning model).
• Analisis Perputaran Komponen Modal Kerja Tehadap Likuiditas
Roy roy roy
Ekonomi & Bisnis Vol 15 No 1 (2016): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL 15 No.1 Juni 2016
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32722/eb.v15i1.1024
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan : 1) Untuk menganalisis pengaruh perputaran persediaan terhadap likuiditas pada perusahaan barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI); 2) Untuk menganalisis pengaruh perputaran kas terhadap likuiditas pada perusahaan barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI); 3) Untuk menganalisis pengaruh perputaran piutang terhadap likuiditas pada perusahaan barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Untukmengukur likuiditas perusahaan, peneliti menggunakan rasio lancar, rasio cepat dan rasio kas. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perputaran persediaan, perputaran kas dan perputaran piutang sebagai variabel independen dan likuiditas sebagai variabel dependen.
Perbandingan Analisis Likuiditas Dalam Upaya Penyehatan Perusahaan
hasan hasan udin
Ekonomi & Bisnis Vol 15 No 1 (2016): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL 15 No.1 Juni 2016
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32722/eb.v15i1.1025
Kesehatan perusahaan sangat berpengaruh terhadap kelangsungan hidup bagi perusahaan untuk tetap bisa bertahan dalam dunia persaingan yang semakin ketat. Dalam hal ini peran manajemen sangat diperlukan dalam menjaga posisi keuangan perusahaan agar kondisi kesehatan perusahaan tetap terjaga.Saat terjadi penurunan kondisi perusahaan yang dapat ditandai dengan penurunan penjualan maupun laba, diperlukan strategi penyelesaian baik bersifat perbaikan teknis maupun perbaikan tingkat fungsional. Salah satu fungsi terpenting adalah fungsi keuangan. Penulis mencatat ada 2 (dua) hal yang dapat membantu meningkatkan likuiditas agar perusahaan mampu menyelesaikan kewajiban jangka pendeknya, yaitu penambahan modal dan pinjaman bank.Dalam kasus ini, akan dihitung dan dibandingkan current rasio dari kedua cara tersebut untuk mencari cara mana yang lebih efektif dapat menyelesaikan masalah likuiditas. Hasil penelitian ini adalah diketahui upaya penambahan modal jauh lebih efektif daripada pinjaman bank
IMPLEMENTASI E-COMMERCE DALAM MENINGKATKAN KINERJA BISNIS PERUSAHAAN
Helina Apriyani;
Helina Apriyani;
Enok Tuti Alawiyah;
Tati Mardewi
Ekonomi & Bisnis Vol 17 No 1 (2018): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL. 17 NO.1 JUNI 2018
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32722/eb.v17i1.1112
Data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menyebut populasi penduduk Indonesia pada tahun 2017 mencapai 262 Juta jiwa. Lebih dari 50 persen penduduk atau sekitar 143 juta jiwa dari populasi memiliki akses internet. Sebagian besar fasilitas yang diakses adalah transaksi belanja online dengan menggunakan e-commerce. E-commerce kini menjadi bagian life style yang tidak terpisahkan dalam tatanan kehidupan sosial. Konsumen lebih memilih melakukan transaksi hanya dalam genggaman tangan. Praktis, efisien dan memiliki fleksibilitas waktu. E-commerce mengubah banyak tatanan baru karena keberadaannya mendorong UKM, pengusaha besar dan pemain baru dalam bisnis untuk mencoba peruntungan dalam penjualan digital. Penelitian ini bertujuan merancang sebuah media penjualan online bagi UKM Mira Karya dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja bisnisnya demi mencapai kemajuan usaha dengan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT PENGENAAN PAJAK PENGHASILAN (Studi Empiris pada Wajib Pajak Orang Pribadi yang Melakukan Transaksi E-Commerce di Kota Bekasi)
Whereson Siringoringo
Ekonomi & Bisnis Vol 17 No 1 (2018): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL. 17 NO.1 JUNI 2018
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32722/eb.v17i1.1135
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi penghambat pengenaan pajak penghasilan terhadap Wajib Pajak Orang Pribadi yang melakukan transaksi e-Commerce di Kota Bekasi. Variabel dependennya yaitu penghambat pengenaan pajak penghasilan, sedangkan variabel independennya yaitu sulitnya mendeteksi transaksi e-Commerce, belum terdatanya pelaku e-Commerce, rendahnya kesadaran pelaku e-Commerce selaku wajib pajak, dan kurangnya penegakan hukum terhadap pelaku e-Commerce. Penelitian dengan metode kuantitatif, menggunakan data primer yaitu kuesioner. Responden dalam penelitian ini adalah Wajib Pajak Orang Pribadi sebanyak 108 sampel. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regeresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa sulitnya mendeteksi transaksi e-Commerce berpengaruh positif secara signifikan terhadap penghambat pengenaan pajak penghasilan (thitung 3.891 > ttabel 1.98326), belum terdatanya pelaku e-Commerce tidak berpengaruh positif namun signifikan terhadap penghambat pengenaan pajak penghasilan (thitung -2.301 < ttabel 1.98326), rendahnya kesadaran pelaku e-Commerce selaku wajib pajak berpengaruh positif secara signifikan terhadap penghambat pengenaan pajak penghasilan (thitung 2.936 > ttabel 1.98326), kurangnya penegakan hukum pelaku e-Commerce berpengaruh positif secara signifikan terhadap penghambat pengenaan pajak penghasilan (thitung 6.624 > ttabel 1.98326).
KAJIAN PENGENDALIAN INTERNAL DALAM DISIPLIN ANGGARAN PERGURUAN TINGGI NEGERI
Hayati Fatimah
Ekonomi & Bisnis Vol 17 No 1 (2018): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL. 17 NO.1 JUNI 2018
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32722/eb.v17i1.1144
Pengendalian internal merupakan hal penting dalam mencapai optimalisasi pengelolaan perguruan tinggi negeri. Pengendalian dibutuhkan dalam pengganggaran untuk menjaga agar anggaran berkualitas, dengan menghasilkan kinerja yang tinggi. Namun anggaran cenderung tidak disiplin dimungkinkan terjadinya budget slack dengan melanggar prinsip anggaran yang ekonomis, efisien, dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengendalian internal yang sebaiknya diterapkan dalam mewujudkan disiplin anggaran di perguruan tinggi negeri. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif melalui studi literature dengan mengkaji beberapa literatur berupa peraturan, teori, standar, dan hasil penelitian terkait. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa disiplin anggaran di perguruan tinggi negeri dapat dicapai dengan menerapkan pengendalian internal berdasarkan lima elemen SPIP yang terdiri dari lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, komunikasi dan informasi, serta pemantauan. Pada setiap elemen tersebut dilengkapi dengan indikator yang jelas sehingga dapat menjadi acuan untuk mewujudkan disiplin anggaran di perguruan tinggi negeri.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN SEKTOR INDUSTRI BARANG KONSUMSI YANG TERDAFTAR DI BEI
Roy roy roy
Ekonomi & Bisnis Vol 17 No 1 (2018): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL. 17 NO.1 JUNI 2018
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32722/eb.v17i1.1145
Salah satu keputusan penting yang dihadapi oleh manajer keuangan terkait dengan keberadaan operasi perusahaan adalah keputusan struktur pendanaan atau modal. Ini adalah keputusan terkait dengan komposisi hutang, saham preferen dan saham biasa yang harus digunakan oleh perusahaan. Manajer harus bisa mengumpulkan dana baik dari perusahaan maupun perusahaan secara efisien. Artinya keputusan pendanaan adalah keputusan yang mampu meminimalisir biaya modal yang harus diusung oleh perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, Kepemilikan manajerial dan ukuran perusahaan terhadap struktur permodalan. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan purposive sampling untuk mendapatkan sampel representatif yang memenuhi kriteria. Kriteria pilihan sampel adalah: perusahaan yang telah menyampaikan laporan keuangannya per 31 Desember 2014-2016, perusahaan yang mendapat keuntungan positif selama periode pengamatan.