cover
Contact Name
Ridwan Zulpi Agha
Contact Email
ridwan.zulfiagha@akuntansi.pnj.ac.id
Phone
+628999111770
Journal Mail Official
ridwan.zulfiagha@akuntansi.pnj.ac.id
Editorial Address
UP2M - Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Gedung Q lantai 2 Politeknik Negeri Jakarta Jl Prof. Dr. G. A. Siwabessy Kampus UI, Depok Kodepos 16425
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ekonomi & Bisnis PNJ (JEKBIS PNJ)
ISSN : 14122774     EISSN : 24079081     DOI : https://doi.org/10.32722/eb.v19i2
Core Subject : Economy,
urnal Ekonomi dan Bisnis adalah jurnal yang sudah terindeks sinta 5 yang mempublikasikan bidang ilmu yang berkaitan dengan ekonomi & bisnis, terbit secara berkala dua kali setahun (Juni dan Desember). Jurnal Ekonomi dan Bisnis mempublikasikan artikel hasil penelitian yang orisinal berkaitan dengan: ekonomi ,bisnis , manajemen, akuntansi, auditing, perpajakan ,kewirausahaan, serta ilmu yang berkaitan dengan perbankan konvensional maupun syariah.
Articles 331 Documents
PERANAN KOPERASI DALAM MENDUKUNG PERMODALAN USAHA KECIL DAN MIKRO (UKM) Fatimah Fatimah; Darna Darna
Ekonomi & Bisnis Vol 10 No 2 (2011): Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/eb.v10i2.431

Abstract

Abstrak Satu dari sekian permasalahan yang dihadapi oleh Usaha Kecil dan Mikro (UKM adalah ketersediaan modal dan sulitnya akses permodalan terhadap lembaga keuangan bank sebagai pemberi kredit modal usaha. Selama ini masih banyak para pelaku usaha kecil dan mikro mendapatkan kredit modal usaha dari bank keliling atau dari para pelepas uang dengan tingkat suku bunga yang tingggi dan memberatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap berbagai faktor yang menjadi penyebab belum optimalnya peran koperasi dalam membantu pengembangan UKM melalui penyediaan modal usaha. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan tabulasi silang antar variabel yang menjadi penegamatan peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan koperasi masih sangat rendah terhadap pemberdayaan permodalan UKM, ada banyak faktor yang menyebabkan rendahnya peran koperasi terhadap kemajuan UKM di kota Depok; 1) masih sedikitnya jumlah koperasi dibandingkan jumlah UKM (1:1755), 2) masih rendahnya pemahaman masyarakat akan pentingnya berkoperasi, 3) rendahnya kemampuan SDM koperasi baik dari sisi pemahaman tentang manfaat berkoperasi maupun dalam pengelolaan manajemennya; 4) adanya stigma negative dari masyarakat yang menimbulkan kurangnya kepercayaan dari pelaku UKM terhadap koperasi. Berbagai faktor tersebut telah menyebabkan pelaku UKM di kota Depok sedikit sekali yang tergabung dalam wadah koperasi sehingga koperasi masih rendah peranannya dalam membantu pengembangan UKM melalui penyedian modal usaha. Keyword : peran koperasi, Usaha Kecil dan Mikro, penyediaan modal usaha
ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN NASABAH PEGADAIAN DI KODYA DEPOK Tuti Hartati; Kadunci Kadunci; Lenny Brida
Ekonomi & Bisnis Vol 10 No 2 (2011): Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/eb.v10i2.437

Abstract

Abstrak Kegiatan penelitian bertujuan untuk mengetahui tentang Pengaruh Pelayanan Terhadap Keputusan nasabah pegadaian di Wilayah Kodya Depok, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, data yang diperoleh kemudian diolah, ditaksirkan, dan disimpulkan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan instrument pengumpul data berupa kuesioner (skala Likert). Penelitian ini menggunakan teknik Analisis Regresi Linier Berganda. Terdapat pengaruh yang signifikan antara Pengaruh Antara Pelayanan(Responsivness(X1), Faktor Reliability(X2), Faktor Assurance (X3), Faktor Emphaty(X4), Faktor Tangibles(X5) Terhadap Kepuasan Nasabah Pegadaian di Kodya Depok, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Pelayanan (Responsivness(X1), Faktor Reliability(X2), Faktor Assurance (X3), Faktor Emphaty(X4), Faktor Tangibles(X5) merupakan faktor-faktor determinan terhadap kepuasan nasabah pegadaian di Kodya Depok. Dengan kata lain, bagi manajemen Perum Pegadaian Depok diharapkan dapat meningkatkan variabel pelayanan semaksimal mungkin kepada konsumen., agar kepuasan nasabah pegadaian meningkat. Berdasarkan hasil analisis koefisien paarsial, maka kekuatan korelasi parsial yang paling baik adalah korelasi antara factor emphaty terhadap kepuasan nasabah di Kodya Depok. Dengan kata lain variable emphaty paling menonjol dibandingkan 4 variabel lainnya, yaitu: Responsivness, Faktor Reliability, Faktor Assurance, Faktor Tangibles. Key word: Responsivness, Reliability, Assurance, Faktor Emphaty, Tangibles, regresi linier berganda
KONTRIBUSI USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH(UMKM) DALAM PENYERAPAN TENAGA KERJA DI DEPOK Sudarno Sudarno
Ekonomi & Bisnis Vol 10 No 2 (2011): Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/eb.v10i2.446

Abstract

Abstrak Penelitian ini mencoba mengetahui sampai seberapa besar Usaha Mikro, Kecil dan Menengah(UMKM) di Depok dapat menyerap tenaga kerja dan Kebijakan-kebijakan apa yang dapat diambil dalam rangka pemberdayaan UMKM agar dapat menyerap tenaga kerja lebih banyak. Penduduk depok pada tahun 2011 mencapai 1.756.565 orang ,terdiri dari 879.325 orang laki-laki dan 857.240 orang perempuan. Dari jumlah tersebut di atas yang masuk angkatan kerja mencapai 730.924 orang atau hanya 41%, itu berarti sekitar 59 persen terdiri anak-anak, remaja dan orang lanjut usia. Dari jumlah angkatan kerja yang mencapai 730.924 orang, yang dapat diserap oleh pasar tenaga kerja hanya sebesar 657.050, itu berartai terdapat pengangguran sebesar 73.874 orang atau mencapai 10%, Kemampuan UMKM di Depok Menyerap keseluruhan angkatan kerja sebesar 534.500 orang atau sekitar 73 %. Permasalahan yang paling banyak dihadapi oleh pengusaha UKM adalah masalah kurangnya modal, yakni sebesar 45%, disusul kemudian masalah kurang terampilnya sumber daya manusia, masalah bahan baku juga termasuk permasalahan serius, ini menempati tingkat permasalahan rangking tiga, yakni sebesar 4%. Masalah lainya seperti persaingan, lokasi, perijinan, pemasaran dan lain-lain merupakan permasalahan berikutnya yang sering dihadapi oleh pengusaha UKM
PENENTUAN PRIORITAS DALAM PENERAPAN SISTEM MUTU PADA PROSES PENGOLAHAN TEH DENGAN METODE SISTEM PAKAR Mochamad Yunus Fitriady
Ekonomi & Bisnis Vol 10 No 2 (2011): Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/eb.v10i2.451

Abstract

Abstrak Kajian penerapan ISO 9001:2000 dilakukan berdasarkan penilaian pihak manajemen terkait, hal ini akan menunjukkan tingkat penerapan standar mutu tersebut dan akan diketahui usulan pembenahan yang perlu dilakukan. Dalam penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2000, tingkat kesiapan Usaha Perkebunan termasuk kedalam kategori Sedang (Fair). Hal ini berarti beberapa elemen sistem perusahaan telah sesuai dengan standar sistem manajemen mutu ISO 9001:2000. Namun demikian masih ada bagian yang penting dari sistem mutu perusahaan yang belum sesuai dengan standar tersebut atau bahkan tidak ada sama sekali. Upaya pembenahan terhadap elemen-elemen yang dinilai belum sesuai dapat ditempuh melalui bimbingan dan pelayanan para spesialis pelatihan dan konsultan ISO 9001:2000. Klausul Sistem Manajemen Mutu memiliki nilai perbandingan yang lebih tinggi dibandingkan dengan klausul lain, sehingga klausul ini menempati prioritas utama untuk diimplementasikan. Hal ini menunjukkan bahwa seluruh aktivitas akan bertumpu pada klausul Sistem Manajemen Mutu mengingat seluruh aktivitas penjagaan mutu akan berjalan sebagaimana mestinya apabila sistem mutunya sudah sangat jelas. Klausul Pengukuran, Analisis dan Peningkatan menempati peringkat paling akhir dalam hal kepentingannya. Namun demikian harus diingat bahwa peringkat terbawah bukan berarti tidak penting dalam keseluruhan sistem mutu ISO 9001:2000, dimana implementasi klausul ini juga merupakan klausul yang penting karena aktivitas pengukuran, analisis dan peningkatan sangat diperlukan sebagai umpan balik. Terkait klausul ini, penerapan teknik-teknik statistik perlu ditingkatkan untuk dapat mengetahui batas toleransi penerimaan produk atau proses (Upper Control Limit dan Lower Control Limit), sehingga akan mampu menunjukkan kemampuan proses dan menjangkau karakteristik produk yang spesifik. KEY WORDS: Penentuan Prioritas, Penerapan Sistem Mutu, Proses Pengolahan Teh, Metode Sistem Pakar
PENGARUH PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN PRAKTIK TATA KELOLA PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Titi Suhartati; Sabar Warsini; Nedsal Sixpria
Ekonomi & Bisnis Vol 10 No 2 (2011): Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/eb.v10i2.456

Abstract

Abstrak Penelitian ini menguji pengaruh pengungkapan informasi Corporate Social Responsibility(CSR) dan praktik Good Corporate Governance (GCG) terhadap nilai perusahaan (FirmValue). Penelitian menggunakan data sekunder yang diperoleh dari database OSIRIS danBursa Efek Indonesia untuk perusahaan manufaktur periode 2007-2008. Metode pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh 31 sampel perusahaan manufaktur. Hasil pengujian hipotesis membuktikan bahwa variabel praktik GCG dan variabel kontrol telahmampu menjelaskan variabel nilai perusahaan sebesar 62,68%. Hasil pengujian hipotesismenunjukkan bahwa pengungkapan CSR tidak signifikan berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Sedangkan variabel GCG yaitu jumlah independent board (positif) dan board size(negatif), variabel kontrol size dan sales growth signifikan berpengaruh terhadap nilaiperusahaan (firm value). Kata kunci: tanggung jawab, tata kelola, nilai perusahaan Abstract This study examined the effect of disclosure of Corporate Social Responsibility (CSR) and thepractice of Good Corporate Governance (GCG) with firm value (Firm Value). This study uses secondary data obtained from the OSIRIS database and the Indonesia Stock Exchange for theperiod 2007-2008 of manufacturing companies. The sample selection methods using purposive sampling and sample obtained 31 manufacturing companies. The test results prove thehypothesis that the variables of good corporate governance and control variables have been able to explain the value of the company amounted to 62.68% variable. The results ofhypothesis testing indicate that the disclosure of CSR does not significantly affect the value of the company. While the number of independent variables GCG board (positive) and board size(negative), the size of the control variables and sales growth significantly affects the value of the company (firm value). Keywords: corporate social responsibility, corporate governance, board, firm value
PENGARUH REPUTASI PENJAMIN EMISI TERHADAP PENGELOLAAN LABA PADA PENAWARAN UMUM PERDANA SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIA Sabar Warsini; Aminah Fauzy
Ekonomi & Bisnis Vol 10 No 2 (2011): Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/eb.v10i2.457

Abstract

Abstract This research investigates the affects of underwriter reputation on the earnings management practice in the period of Initial Public Offering (IPO). This research is held to find out the empirical evidence in order to reply the three main problems exist. Firstly, do managers opportunistically manage earnings in the period of IPO? Secondly, how is the pattern of earnings management in the period of IPO? and thirdly, do underwriters with good reputation can lessen the existence of earnings management practice in the period of IPO? In this research earnings management is measured by discretionary accruals ( Dechow model,1995). Using a sample of 43 IPO’s over four-year period (2007-2010), we find that in the period of IPO, managers have manage earnings and the pattern of the earnings management is income increasing. Differ from result of previous research , we find that underwriter reputation is insignificantly influence earnings management practice in the period of IPO. Keyword : initial public offering, underwriter reputation, earnings management, discretionary accruals
PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN BANK UMUM SYARIAH DALAM PENERAPAN PERATURAN BANK INDONESIA NO. 9/1/PBI/2007 Ida Syafrida
Ekonomi & Bisnis Vol 10 No 2 (2011): Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/eb.v10i2.460

Abstract

Abstrak Kinerja usaha adalah seberapa baik hasil yang dicapai atau prestasi yang diperlihatkan oleh perusahaan dalam mencapai tujuan perekonomian untuk mamaksimalkan kesejahteraan ekonomi. Sementara itu, kinerja keuangan bank merupakan bagian yang bersifat kuantitatif dari kinerja usaha bank secara keeluruhan. Kinerja keuangan bank dapat dilihat melalui penilaian tingkat kesehatan bank yang bersumber dari laporan keuangan bank tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan Bank Umum Syariah di Indonesia selama periode triwulan I-2006 sampai dengan triwulan IV-2008. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan analisis deskriptif. Dalam analisisnya, penelitian ini menggunakan metode perbandingan antara penilaian menurut dengan PBI No. 9/1/PBI/2007 dan penilaian menurut Ketentuan sebelumnya, yang meliputi faktor-faktor; Permodalan, Kualitas Aset, Likuiditas, dan Rentabilitas. Meskipun penelitian ini hanya menganalisis faktor finansial tanpa faktor sensitivitas terhadap risiko pasar dan faktor manajemen, penelitian ini dapat memberikan gambaran mengenai kondisi Bank Umum Syariah melalui penilaian tingkat kesehatan Bank berdasarkan PBI tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa PBI No. 9/1/PBI/2007 bersifat antisipatif terhadap risiko, komprehensif dalam melakukan penilaian, dan telah menyesuaikan dengan prinsip-prinsip syariah. Kemudian mengenai kinerja keuangan Bank Umum Syariah menurut PBI No. 9/1/PBI/2007 terdapat penilaian yang kuran memuaskan terhadap faktor Kualitas Aset, sementara penilaian terhadap faktor Permodalan, Likuiditas, dan Rentabilitas dapat dikatakan sangat baik. Kata kunci: Kinerja Keuangan, Permodalan, Kualitas Aset, Likuditas, Rentabilitas
PENGUKURAN KINERJA REKSA DANA DENGAN MENGGUNAKAN BESARAN ALPHA ( α ) HASIL PERHITUNGAN ‘INDEKS JENSEN’ DI PASAR MODAL INDONESIA Sabar Warsini; Titi Suhartati
Ekonomi & Bisnis Vol 10 No 1 (2011): Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/eb.v10i1.466

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan edukasi serta pemahaman kepada masyarakat investor mengenai konsep dan teknik analisis pengukuran kinerja Reksa Dana, sehingga dapat digunakan sebagai acuan dalam menentukan strategi investasi khususnya investasi pada Reksa Dana. Dengan melakukan pengukuran kinerja Reksa Dana investor dapat memilih mana Reksa Dana yang layak untuk dijadikan sarana penempatan dananya. Model yang digunakan untuk pengukuran kinerja Reksa Dana dalam penelitian ini adalah model Jensen. Menurut Jensen kinerja Reksa Dana dapat dilihat dari besarnya alpha setiap Reksa Dana. Alpha merupakan selisih antara tingkat keuntungan yang diharapkan investor (Expected Return) dengan tingkat keuntungan minimum (Minimum Return) . Apabila suatu Reksa Dana mempunyai alpha yang positif berarti mempunyai kinerja yang baik, sebaliknya Reksa Dana dengan alpha negative mengindikasikan kinerja yang tidak baik. Expected Return diukur dengan rata-rata dari return riil dan Minimum Return diukur dengan model CAPM yang menggunakan dasar rata-rata return pasar, beta Reksa Dana dan Risk Free Rate. Pengukuran kinerja terhadap 50 Reksa Dana Saham yang menjadi sampel menggunakan pengamatan data NAB selama 17 minggu dan diperoleh hasil 40 Reksa Dana (80%) mempunyai alpha positif, sedangkan 10 Reksa Dana ( 20%) lainnya mempunyai alpha negative. Dari analisis deskriptif diperoleh hasil NAB tertinggi sebesar Rp.11.182,30 per UP dan NAB terendah berada pada angka Rp. 897,30 per UP. Untuk angka Expected Return mingguan tertinggi sebesar 0,0938 dan terendah -0,0299 dengan rata-rata expected retrun mingguan dari 50 Reksa Dana tersebut sebesar 0,0300. Risiko setiap Reksa Dana diukur dengan menggunakan betanya, dan diperoleh hasil Reksa Dana dengan risiko tertinggi berada pada β sebesar -5,810231 yang berarti apabila return pasar pada minggu ini sebesar 1% maka Reksa Dana tersebut akan rugi -5,810231%, dan beta terendah -0,000290 yang berarti apabila return pasar minggu ini 1% maka Reksa Dana ini akan merugi -0,00029 %. Kata kunci : return riil, return ekspektasi, beta Reksa Dana, return pasar, risk free
ANALISIS PELUANG PASAR UNTUK MENGEMBANGKAN PRODUK OLAHAN JAMUR MERANG DI JAWA TIMUR Mochamad Yunus Fitriady
Ekonomi & Bisnis Vol 10 No 1 (2011): Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/eb.v10i1.467

Abstract

Abstrak Pengelola usaha produk olahan jamur merang yang masih tergolong baru tentu akan kesulitan beroperasi dalam pasar yang luas. Pemilihan lokasi pemasaran yang tepat dan potensial adalah langkah awal bagi manajemen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pasar yang paling potensial produk olahan jamur merang di Provinsi Jawa Timur. Penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan analisis data tabulasi dan analisis penilaian “factor rating”. Data dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen penelitian dengan menggunakan pedoman wawancara. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peluang pasar yang paling potensial adalah dengan total nilai tertinggi sebesar 8.600, adalah Kabupaten Jember, kemudian dikuti dengan total nilai 8.350, yakni Kabupaten Malang. Pertimbangan keputusan antara pertama dan kedua, tidak harus pertama yang didahulukan, tetapi tidak menutup kemungkinan Kabupaten Malang yang mendekati pasar potensial juga mendapat perhatian yang lebih dari pihak pengelola usaha produk olahan jamur merang. Kata Kunci : Peluang Pasar, Pasar Potensial
FAKTOR-FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN ASET PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA Ida Syafrida; Ahmad Abror
Ekonomi & Bisnis Vol 10 No 1 (2011): Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/eb.v10i1.468

Abstract

Abstrak Target pertumbuhan pangsa pasar bank syariah yang ditetapkan oleh Bank Indonesia sebesar 5 persen dapat diupayakan tercapai, salah satunya dengan cara meningkatkan jumlah aset yang ada di bank syariah. Peningkatan aset perbankan syariah dipengaruhi oleh banyak faktor yang secara umum dapat diklasifikasikan menjadi faktor internal dan faktor eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan aset perbankan syariah di Indonesia. Dalam hal ini faktor-faktor internal yang digunakan adalah jumlah kantor bank syariah, rasio NPF, rasio FDR, biaya promosi, dan jumlah dana pihak ke-tiga (DPK) yang ada di bank syariah. Sedangkan faktor-faktor eksternal yang dipilih adalah office chaneling dan jumlah uang beredar (M2). Dimana data-data yang digunakan adalah data statistik bank umum syariah (BUS) dan unit usaha syariah (UUS) di Indonesia pada periode September 2008 sampai dengan September 2010. Untuk dapat mengambil kesimpulan, maka digunakan analisis dengan metode regresi linier berganda. Dari tujuh variabel yang diteliti, ternyata hanya lima variabel yang memenuhi persyaratan BLUE, yaitu jumlah kantor bank syariah, rasio NPF, rasio FDR, biaya promosi, dan office chaneling dan berdasarkan hasil penelitian diperoleh faktor yang mempengaruhi pertumbuhan aset perbankan syariah adalah junlah kantor, rasio FDR, dan biaya promosi. Kata kunci: NPF, FDR, DPK, office chaneling, M2

Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 24 No 2 (2025): Jurnal Ekonomi & Bisnis Desember 2025 Vol 24 No 1 (2025): Jurnal Ekonomi & Bisnis Juni 2025 Vol 23 No 2 (2024): Jurnal Ekonomi & Bisnis Desember 2024 Vol 23 No 1 (2024): Jurnal Ekonomi & Bisnis Juni 2024 Vol 22 No 2 (2023): Jurnal Ekonomi & Bisnis Desember 2023 Vol 22 No 1 (2023): Jurnal Ekonomi & Bisnis Juni 2023 Vol 21 No 2 (2022): Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 21 No 2 Desember 2022 Vol 21 No 1 (2022): Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 21 No 1 Juni 2022 Vol 20 No 2 (2021): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL 20 NO 2 DESEMBER 2021 Vol. 20 No. 1 (2021): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL 20 NO 1 JUNI 2021 Vol 20 No 1 (2021): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL 20 NO 1 JUNI 2021 Vol 19 No 2 (2020): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL 19 NO 2 DESEMBER 2020 Vol 19, No 2 (2020): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL 19 NO 2 DESEMBER 2020 Vol 19 No 1 (2020): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL 19 NO 1 JUNI 2020 Vol 19, No 1 (2020): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL 19 NO 1 JUNI 2020 Vol 18 No 2 (2019): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL 18 NO 2 DESEMBER 2019 Vol 18, No 2 (2019): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL 18 NO 2 DESEMBER 2019 Vol 18 No 1 (2019): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL 18 NO 1 JUNI 2019 Vol 18, No 1 (2019): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL 18 NO 1 JUNI 2019 Vol 17 No 2 (2018): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL 17 NO 2 DESEMBER 2018 Vol 17 No 1 (2018): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL. 17 NO.1 JUNI 2018 Vol 17, No 1 (2018): JURNAL EKONOMI DAN BISNIS VOL. 17 No.1 JUNI 2018 Vol 17, No 2 (2018): EKONOMI BISNIS VOLUME 17 No 2 Vol 16, No 2 (2017): JURNAL EKONOMI DAN BISNIS, VOL 16 NO 2 DESEMBER 2017 Vol 16 No 2 (2017): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL. 16 NO.2 DESEMBER 2017 Vol 16 No 1 (2017): JURNAL EKONOMI & BISNIS VOL 16 NO 1 JUNI 2017 Vol 16, No 1 (2017): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL 16 NO 1 JUNI 2017 Vol 15 No 1 (2016): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL 15 No.1 Juni 2016 Vol 15, No 1 (2016): Jurnal Ekonomi & Bisnis Vol 14, No 1 (2015): Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 14 No 1 2015 Vol 14 No 1 (2015): Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 14 No 1 2015 Vol 12, No 1 (2013): Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 12 No 1 (2013): Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 11, No 2 (2012): Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 11 No 2 (2012): Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 11, No 1 (2012): Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 11 No 1 (2012): Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 10, No 2 (2011): Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 10 No 2 (2011): Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 10, No 1 (2011): Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 10 No 1 (2011): Jurnal Ekonomi dan Bisnis More Issue