cover
Contact Name
CV. Era Digital Nusantara
Contact Email
erapublikasi@gmail.com
Phone
+6285121105050
Journal Mail Official
jurnaljspk@gmail.com
Editorial Address
Taman Balajara Blok G2 No 1A RT 003 RW 008 Desa Parahu Kecamatan Sukamulya
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif
ISSN : -     EISSN : 30895618     DOI : https://doi.org/10.59066/jspk
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif adalah jurnal ilmiah yang berfokus pada eksplorasi dan analisis berbagai isu dan fenomena yang terkait dengan pendidikan dari perspektif sosiologi. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah bagi para akademisi, peneliti, praktisi, dan pemangku kepentingan dalam bidang pendidikan untuk berkolaborasi dan berbagi hasil penelitian, pemikiran kritis, dan praktiknya dalam tujuan mengembangkan pengetahuan dan ilmu di bidang pendidikan. Salah satu fokus utama Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif adalah mempromosikan praktik-praktik pendidikan yang inklusif dan berorientasi pada keadilan sosial. Jurnal ini memberikan perhatian khusus pada bagaimana pendidikan dapat menjadi alat untuk memberdayakan individu dan kelompok masyarakat yang termarginalkan, serta membangun pemahaman dan penghargaan terhadap keragaman budaya. Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif menawarkan platform yang humanis dan inklusif bagi para akademisi, peneliti, praktisi, dan pemangku kepentingan lainnya untuk terlibat dalam dialog dan kolaborasi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan perubahan sosial yang positif.
Articles 19 Documents
Internalisasi Nilai Ta’dib Dalam Membentuk Karkter Religius Siswa Era Society 5.0 Khoirul Anwar, Fuad
Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jspk.v2i1.1178

Abstract

Perkembangan teknologi era Society 5.0 memberikan tantangan bagi institusi pendidikan Indonesia, salah satu adalah degradasi moral di kalangan siswa. Fenomena ini memberikan perhatian khusus karena tidak sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam. Untuk menanamkan dan menumbuhkan sikap seorang siswa yang memiliki akhlak atau karakter sesuai dengan nilai ajaran Islam, maka diperlukan sebuah terobosan dengan menginternalisasikan konsep ta’dib ke dalam instansi pendidikan. Penelitian ini berfokus pada urgensi dan Strategi internalisasi ta’dib dalam proses pendidikan era Society 5.0. guna menanamkan karakter religius pada siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi dengan cara membaca dan menyeleksi dokumen-dokumen yang berkaitan dengan objek penelitian. Teknik analisis data menggunakan jenis analisis isi. Hasil penelitian ini adalah pertama, konsep ta’dib merupakan kata kunci yang digunakan al-Attas sebagai istilah pendidikan yang merujuk pada penggabungan antara ilmu, amal, dan adab dengan tujuan menanamkan dan menumbuhkan adab pada siswa dalam mewujudkan manusia sempurna insan kamil yang sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam. Kedua, internalisasi ta’dib dalam instansi pendidikan dilakukan dengan melalui lingkungan institusi pendidikan yang positif dan memiliki kesadaran nilai-nilai akhlak yang sempurna dan juga didukung oleh komponen pendidikan terutama guru dan tenaga kependidikan yang memiliki sikap baik dalam ber akhlak. Selain itu, internalisasi ta’dib dapat dilakukan melalui pembelajaran pendidikan agama Islam. Strategi internalisasi ta’dib melalui pembelajaran pendidikan agama Islam sangat relevan karena pembelajaran ini memiliki kedudukan penting dalam menanamkan dan pembentukan karakter siswa, serta mengajarkan nilai-nilai ajaran Islam.
Analisis Pemangkasan Anggaran Infrastruktur terhadap Proses Lepas Landas Ekonomi Indonesia dalam Perspektif Teori Rostow dengan Pendekatan Kualitatif Soleha, Nikmatus
Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jspk.v2i1.1310

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak pemangkasan anggaran infrastruktur terhadap pembangunan ekonomi Indonesia dalam kerangka teori pertumbuhan Rostow, khususnya pada tahap lepas landas (take-off). Infrastruktur merupakan elemen krusial dalam memperkuat konektivitas wilayah, mendukung efisiensi distribusi, serta menciptakan lapangan kerja produktif. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka, penelitian ini menganalisis dokumen kebijakan, data sekunder dari lembaga resmi, dan publikasi ilmiah. Hasil temuan menunjukkan bahwa pemangkasan anggaran menghambat penyelesaian proyek strategis, menurunkan penyerapan tenaga kerja, serta memperlebar ketimpangan antarwilayah. Penurunan daya saing logistik dan kepercayaan investor juga menjadi konsekuensi penting yang berpotensi mengganggu proses transformasi struktural ekonomi. Di sisi lain, terbatasnya pembangunan infrastruktur dasar di daerah tertinggal menghambat pencapaian tujuan pembangunan nasional dan global seperti SDGs dan visi Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pembiayaan yang lebih adaptif, strategis, dan inklusif agar infrastruktur tetap menjadi pendorong utama pembangunan jangka panjang.
Implementasi Metode Pembelajaran Observasi Lapangan dalam Aktivitas Belajar Sosiologi di SMA Antartika Sidoarjo Ramadhani Putri Rismawan, Mutiara
Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jspk.v2i1.1313

Abstract

Pembelajaran sosiologi di tingkat SMA kerap menghadapi kendala dalam menjembatani teori dengan realitas sosial. Materi yang bersifat abstrak seringkali sulit dipahami tanpa pengalaman langsung. Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi metode observasi lapangan dalam pembelajaran sosiologi di SMA Antartika Sidoarjo. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif, dengan teknik wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini meningkatkan pemahaman konsep sosiologi, partisipasi aktif siswa, serta kemampuan berpikir kritis. Siswa menjadi lebih antusias, mampu mengaitkan teori dengan situasi nyata, dan menunjukkan refleksi sosial yang lebih dalam. Kesimpulannya, observasi lapangan efektif membangun pengalaman belajar yang kontekstual dan bermakna. Ke depan, disarankan pengembangan model pembelajaran serupa secara sistematis untuk memperkuat literasi sosiologis siswa.
Membangun Modal Sosial melalui Organisasi Keagamaan Remaja Masjid At-Taqwa di Kota Cirebon Nurahman, Parha; Tasya, Almi; Jazaul Fathor, Anmasi
Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jspk.v2i1.1372

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran organisasi keagamaan Remaja Masjid At-Taqwa di Kota Cirebon dalam membangun modal sosial dan membentuk kebiasaan keagamaan remaja. Di tengah kehidupan perkotaan, organisasi keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan memperkuat jalinan sosial, terutama di kalangan remaja. Masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga ruang sosial untuk interaksi dan kolaborasi. Remaja Masjid At-Taqwa aktif membina pemuda dalam kegiatan keagamaan dan sosial, menjadi ruang jejaring sosial yang menumbuhkan simpati, gotong royong, dan rasa percaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara yang diorganisir dengan anggota aktif Remaja Masjid At-Taqwa di Masjid At-Taqwa dan sekitarnya di Cirebon. Dengan demikian, hasil penelitian ini menegaskan bahwa keberadaan organisasi Remaja Masjid At-Taqwa di Kota Cirebon memiliki peran penting dalam pengembangan modal sosial dan pembentukan kebiasaan keagamaan di kalangan remaja. Hal ini tercermin melalui interaksi sosial yang mendukung, terbentuknya nilai-nilai keagamaan yang saling terikat dengan kehidupan remaja, serta pengembangan budaya diskusi dan kebersamaan dalam lingkungan keagamaan.
Jaringan Sosial Antar Lembaga dalam Mendorong Pembentukan dan Pengembangan BUMDes di Desa Nanggerangjaya Kabupaten Kuningan: Pendekatan Teori Jaringan Sosial Raditya Fajar Saputra, Eka; Lusiasih, Tutut; Ramdani Iqro , Muhammad
Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jspk.v2i1.1379

Abstract

Penelitian ini membahas peran jaringan sosial antar lembaga dalam mendorong proses pembentukan dan pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Nanggerangjaya, Kabupaten Kuningan. Melalui pendekatan teori jaringan sosial, studi ini menyoroti bagaimana hubungan antar aktor seperti pemerintah desa, pengelola BUMDes, kelompok tani, lembaga keuangan, dan tokoh masyarakat membentuk struktur kolaboratif yang memengaruhi efektivitas kelembagaan desa. Data dikumpulkan melalui metode kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas dan kualitas relasi antar lembaga berdampak signifikan terhadap kemampuan BUMDes dalam mengakses sumber daya, membangun kepercayaan, dan mencapai keberlanjutan. Selain itu, posisi strategis dalam jaringan, seperti kemampuan menjadi penghubung antara institusi yang tidak terhubung langsung, menjadi faktor penting dalam memperkuat kapasitas BUMDes. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan kelembagaan desa tidak hanya ditentukan oleh faktor internal, tetapi juga oleh dinamika sosial eksternal yang bersifat timbal balik dan berbasis kepercayaan.
Ekspansi Jaringan Sosial: Strategi Efektif dan Konsep dalam Membangun Relasi Sabrina Az-Zahra, Rheina; Fitri Ginanti, Dwi; Alvian Fakhrul Anam, Muhammad
Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jspk.v2i1.1382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana strategi personal branding dan pemanfaatan fitur interaktif yang ada pada media sosial dapat berkontribusi terhadap penguatan relasi sosial. Penelitian ini menggunakan metode naratif atau studi pustaka dengan cara menelaah berbagai jurnal dan artikel ilmiah yang relevan dengan topik yang kami bahas terkait jaringan sosial, media digital, dan strategi membangun relasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media sosial dapat memperluas jaringan sosial dan meningkatkan kepercayaan publik. Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi tetapi juga dapat digunakan sebagai lokasi strategis untuk membangun hubungan sosial yang kuat. Penelitian ini memberikan pemahaman tentang pentingnya pengelolaan citra diri digital dan strategi media sebagai modal sosial di era saat ini.
Kesadaran Mahasiswa Sosiologi Agama Semester 5 terhadap Kebersihan Lingkungan Kelas Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Abror, Alfa Ma’al; Fahlefi, Reza Dwi; Suparman, Yunus Husna Wijaya; Susilowati, Anggi Yus
Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jspk.v2i2.1962

Abstract

Kebersihan lingkungan kampus merupakan faktor penting dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif, sehat, dan nyaman bagi mahasiswa. Namun, realitas di berbagai perguruan tinggi menunjukkan bahwa kesadaran mahasiswa terhadap kebersihan lingkungan kelas masih menjadi permasalahan yang perlu mendapat perhatian serius. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesadaran mahasiswa Program Studi Sosiologi Agama semester 5 terhadap kebersihan lingkungan kelas di Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, serta menganalisis tingkat kenyamanan mahasiswa terhadap kondisi kebersihan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner berbasis Google Form kepada 25 responden mahasiswa aktif semester 5. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan penyajian dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesadaran mahasiswa terhadap kebersihan lingkungan kelas berada pada kategori sedang hingga tinggi. Sebagian besar responden memiliki pemahaman yang baik mengenai pentingnya kebersihan, namun belum sepenuhnya tercermin dalam perilaku nyata secara konsisten. Selain itu, tingkat kenyamanan mahasiswa terhadap kebersihan kelas tergolong cukup baik, meskipun masih terdapat sejumlah mahasiswa yang merasa kurang nyaman akibat kondisi kebersihan yang belum optimal. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kesadaran normatif dan praktik kebersihan mahasiswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan pendidikan karakter, internalisasi nilai keagamaan, serta pembiasaan perilaku bersih secara kolektif untuk meningkatkan kualitas kebersihan lingkungan kelas secara berkelanjutan.
Beban Ganda Guru: Konflik Peran Edukatif dan Administratif Rozana, Afroh; Khasanah, Nur
Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jspk.v2i2.1990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konflik peran ganda antara fungsi edukatif dan administratif pada guru Indonesia, mengidentifikasi dampak multidimensinya, serta mengembangkan strategi mitigasi yang komprehensif. Menggunakan pendekatan studi literatur sistematis dengan analisis tematik kualitatif, penelitian ini mengkaji artikel yang terbit antara 2020-2025. Data dikumpulkan dari database akademik dan dianalisis melalui pengkodean, identifikasi tema, dan analisis komparatif. Hasil penelitian mengungkap tiga temuan utama: Pertama, beban administratif guru mencakup administrasi kurikulum, dokumentasi pembelajaran, dan tanggung jawab profesional yang menciptakan tuntutan tumpang-tindih. Kedua, konflik peran menyebabkan dampak psikologis (burnout, stres), penurunan pedagogis (berkurangnya kualitas mengajar), dan kerusakan sosiologis (terganggunya hubungan guru-siswa). Ketiga, mitigasi efektif memerlukan strategi tiga level terintegrasi: transformasi teknologi melalui AI dan alat digital, penguatan kapasitas koping individu, dan sistem dukungan kelembagaan. Temuan penelitian memberikan kontribusi teoretis bagi sosiologi pendidikan melalui penerapan teori konflik peran Robert Merton serta signifikansi praktis untuk pengembangan kebijakan pendidikan yang seimbang yang melindungi fungsi edukatif guru sekaligus menjaga akuntabilitas yang diperlukan.
Implementasi Outdoor Learning Sociology Tour dalam Memperkuat Pemahaman Integrasi Sosial Kelas XI SMAN 1 Tumpang Savitri, Dyah Ayu; Cempaka, Lutfia; Ardiansyah, M. Arief; Noer, Achmad Vian; Saputra, Moch. Dimas Adi
Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jspk.v2i2.2210

Abstract

Implementasi pembelajaran outdoor learning Sociology Tour untuk memperdalam materi integrasi sosial siswa kelas XI SMA. Metode yang digunakan berupa penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian dipilih melalui teknik purposive sampling, diantaranya key informan dari guru sosiologi, peserta didik XI-I, serta beberapa warga di Kampung Heritage Kayutangan. Pengumpulan data meliputi; observasi, wawancara, dokumentasi, serta kajian literatur yang relevan dengan topik penelitian. Teori yang digunakan adalah berupa kerangka teori Experiental Learning oleh David A. Kolb berupa 4 tahapan pembelajaran, diantaranya; concrete experience, reflective observation, abstract conceptualization, dan active experimentation. Hasil penelitian ini menunjukkan penerapan model pembelajaran ini mampu mengembangkan keterlibatan kognitif para siswa secara aktif, kritis, reflektif dan terkonsep. Hal ini terdukung sebanyak 71,68% siswa menyatakan efektivitas pembelajaran di luar kelas dibandingkan metode ceramah, yang dapat memberikan pengalaman dan proses pembelajaran yang utuh untuk memperkuat pemahaman materi yang relevan dengan implementasi materi yang diberikan.

Page 2 of 2 | Total Record : 19