cover
Contact Name
M. Ridho Mahaputra
Contact Email
greenation.info@gmail.com
Phone
+6281210467572
Journal Mail Official
greenation.info@gmail.com
Editorial Address
Casa Amira Prive Jl. H. Risin No. 64D Pondok Jagung Timur, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Indonesia
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan
Published by Greenation Publisher
ISSN : 29861861     EISSN : 29861497     DOI : https://doi.org/10.38035/jgpp.v1i1
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (JGPP) bertujuan mendorong pengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang pertanian dan perkebunan berbasis hasil penelitian mencakup: Agribisnis, Agroteknologi Teknologi Hasil Pertanian Peternakan, Perikanan, Agroindustri, Industri pascapanen, Rekayasa genetik, Lingkungan, dan Ilmu pangan. Teknis budidaya tanaman perkebunan Pengendalian OPT perkebunan Inovasi teknologi perkebunan Bioteknologi dan pemuliaan tanaman perkebunan Penanganan hasil perkebunan Penanganan dan pemanfaatan limbah perkebunan Agribisnis/sosial ekonomi perkebunan Pengelolaan sumber daya lahan tropika Konservasi tanah dan air serta bahan dan agens hayati Pengelolaan lingkungan perkebunan Analisis kebijakan perkebunan
Articles 48 Documents
Identifikasi dan Karakterisasi Morfologi Tanaman Kopi (Coffea Sp.) Beserta Kekerabatannya di Kawasan Gunung Manglayang Timur Petak 9b Kab. Sumedang Jawa Barat Budiasih, R. Budiasih; Samsul Mustopa, Asep; Julianti, Anisah
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 2 No. 3 (2024): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (Agustus 2024)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v2i3.184

Abstract

Indonesia memiliki tiga jenis spesies kopi yang biasa dikonsumsi yaitu robusta, arabika dan liberika. Tanaman kopi memiliki banyak varietas, namun informasi mengenai berbagai varietas ini belum banyak tersedia. Ketersediaan informasi mengenai keragaman genetik suatu jenis tanaman sangatlah penting. Karena, informasi tersebut dapat dijadikan dasar bagi para pemulia tanaman untuk melakukan seleksi tetua dalam merakit varietas unggul baru. Penelitian ini dilakukan di Kawasan Gunung Manglayang Timur Petak 9B Kab. Sumedang, Jawa Barat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret-Juli 2023. Penelitian ini merupakan penelitian eksplorasi yang menggunakan metode survei descriptive explorative dan akan menghasilkan data deskriptif yang membuat deskripsi, gambaran atau lukisan mengenai fakta- fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki. Teknik pengolahan data yang digunakan adalah analisis variabilitas yang bertujuan untuk mengetahui tingkat keragaman morfologi pada aksesi yang ditemukan dan analisis kluster melalui aplikasi SPSS untuk mengetahui kedekatan kekerabatan pada setiap aksesi yang ditemukan, serta analisis dominasi untuk mengetahui dominasi tanaman yang tumbuh di lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukan ditemukan 10 aksesi yang terdiri dari dua spesies kopi yaitu Coffea arabica terdiri dari varietas kartika 1, Kartika 2, Typica, Java Preanger, Geisha, Tim-Tim (Gayo 1), Sigararuntang, USDA 762 dan Ateng. Coffea liberica hanya ditemukan satu aksesi saja yaitu varietas Liberoid Meranti 2. Setiap aksesi yang ditemukan memiliki karakter morfologi yang beragam namun mayoritas memiliki karakter morfologi sempit karena memiliki nilai S2 < 2SD yang berarti setiap aksesi memiliki kesamaan karakter berdasarkan ciri morfologinya. Hasil analisis kluster melalui aplikasi SPSS menunjukan 10 aksesi terbagi menjadi 3 kelompok, tingkat kekerabatan terdekat ditempati oleh Typica dan USDA 762 dengan nilai koefisien paling rendah yaitu 4.510, artinya aksesi ini memiliki tingkat kemiripan paling tinggi. Hasil analisis dominasi tanaman kopi didapatkan tanaman yang mendominasi adalah kopi arabika varietas Java Preanger dengan persentase 65.9%.
Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani Silviah, Reni
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 2 No. 3 (2024): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (Agustus 2024)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v2i3.193

Abstract

Literature Review Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Petani adalah artikel ilmiah dengan tujuan untuk menganalisa apakah Motivasi Kerja dan Budaya Kerja berpengaruh terhadap Kinerja Petani. Metode pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (literature review) untuk mengeksplorasi dan menganalisis hubungan antara motivasi kerja, budaya kerja dan kinerja. Hasil artikel ini adalah: 1) Motivasi Kerja berpengaruh terhadap Kinerja; 2) Budaya Kerja berpengaruh terhadap Kinerja. Selain dari 2 variabel exogen ini yang mempengaruhi variabel endogen Kinerja, masih banyak faktor lain di antaranya kepemimpinan, disiplin kerja, lingkungan kerja.
Peran Pendidikan dan Pelatihan dalam meningkatkan Keahlian Petani di Sektor Pertanian dan Perkebunan Silviah, Reni
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 2 No. 3 (2024): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (Agustus 2024)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v2i3.194

Abstract

Literature Review Peran Pendidikan dan Pelatihan dalam meningkatkan Keahlian Petani  adalah artikel ilmiah dengan tujuan untuk menganalisa apakah pendidikan dan pelatihan berperan terhadap keahlian petani. Metode pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (literature review) untuk mengeksplorasi dan menganalisis hubungan antara pendidikan, pelatihan, dan keahlian. Hasil artikel ini adalah: 1) Pendidikan berperan terhadap keahlian petani ; 2) Pelatihan berperan terhadap keahlian petani. Selain dari 2 variabel exogen ini yang mempengaruhi variabel endogen keahlian, masih banyak faktor lain di antaranya kepemimpinan, disiplin kerja, lingkungan kerja, motivasi kerja.
Pengaruh Inovasi Teknologi terhadap Produktivitas Pertanian (Study Literature Review) Saputra, Raihan
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 2 No. 4 (2024): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (November 2024)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v2i4.200

Abstract

Pertanian merupakan sektor utama dalam perekonomian banyak negara, terutama di negara agraris. Namun, tantangan seperti keterbatasan lahan, perubahan iklim, dan meningkatnya permintaan pangan memerlukan inovasi teknologi di bidang pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inovasi teknologi terhadap produktivitas pertanian melalui metode studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi teknologi, seperti mekanisasi, irigasi cerdas, bioteknologi, dan sistem berbasis Internet of Things (IoT), berkontribusi terhadap peningkatan hasil panen per hektar, efisiensi penggunaan sumber daya, kualitas produk pertanian, dan keberlanjutan produksi. Kebaruan teknologi, kemudahan penggunaan, efektivitas, efisiensi, serta aksesibilitas dan ketersediaan teknologi merupakan faktor kunci dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian. Meskipun inovasi teknologi menawarkan berbagai manfaat, implementasinya masih menghadapi kendala seperti biaya tinggi, akses terbatas, dan kurangnya keterampilan petani dalam mengoperasikan teknologi baru. Oleh karena itu, dukungan dari berbagai pemangku kepentingan diperlukan untuk mempercepat adopsi teknologi guna mewujudkan pertanian yang lebih efisien, kompetitif, dan berkelanjutan.
Keunggulan Sistem Cangkok dalam Strategi Budidaya Tanaman: Tinjauan Pustaka Candra Susanto, Primadi; Mahaputra, Ridho; Saputra, Farhan
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 2 No. 3 (2024): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (Agustus 2024)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v2i3.204

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk melihat factor keberhasilan dalam pencangkokan. Sistem cangkok merupakan salah satu metode perbanyakan vegetatif yang banyak digunakan dalam budidaya tanaman, terutama untuk tanaman berkayu. Keunggulan utama teknik ini adalah kemampuannya menghasilkan bibit yang memiliki sifat identik dengan induknya, sehingga kualitas genetik tetap terjaga. Selain itu, sistem cangkok memungkinkan tanaman untuk berbuah lebih cepat dibandingkan dengan metode perbanyakan generatif seperti biji. Keberhasilan pencangkokan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk jenis tanaman, teknik pencangkokan, serta kondisi lingkungan seperti kelembapan dan nutrisi. Penelitian ini merupakan tinjauan pustaka yang bertujuan untuk mengkaji keunggulan sistem cangkok dalam strategi budidaya tanaman serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilannya. Berdasarkan studi literatur, teknik cangkok memiliki beberapa kelebihan dibandingkan metode lain, seperti kemudahan dalam pelaksanaan, tingkat keberhasilan tinggi, serta kemampuan memperbaiki produktivitas tanaman dalam jangka pendek. Namun, metode ini juga memiliki keterbatasan, seperti jumlah bibit yang terbatas dan ketergantungan pada kondisi lingkungan tertentu. Hasil tinjauan pustaka ini menunjukkan bahwa sistem cangkok dapat menjadi strategi yang efektif dalam budidaya tanaman, khususnya untuk meningkatkan produksi tanaman hortikultura dan perkebunan. Dengan pemilihan teknik yang tepat serta pengelolaan lingkungan yang optimal, teknik cangkok dapat menjadi solusi dalam mendukung pertanian berkelanjutan.
Pengaruh Pemberian Pupuk Phonska dan Pupuk Organik Terhadap Varietas Tanaman Buah Saputra, Raihan
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 2 No. 4 (2024): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (November 2024)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v2i4.212

Abstract

Studi ini menggunakan teknik telaah pustaka untuk menyelidiki bagaimana pupuk Phonska dan pupuk organik memengaruhi pertumbuhan dan produktivitas tanaman buah. Telah dibuktikan bahwa pupuk Phonska, pupuk majemuk dengan kandungan NPK yang seimbang, meningkatkan kualitas buah, perkembangan vegetatif, dan ketahanan tanaman terhadap tekanan lingkungan. Sementara itu, pupuk organik berkontribusi untuk memperbaiki struktur tanah, meningkatkan aktivitas mikroba, dan memasok nutrisi secara berkelanjutan. Temuan studi menunjukkan bahwa penggunaan kedua pupuk ini secara bersamaan menghasilkan hasil terbaik untuk meningkatkan kualitas dan hasil tanaman buah. Oleh karena itu, agar pertumbuhan buah berkelanjutan, pemupukan berimbang sangat disarankan.
Pengaruh Pupuk KCL dan Pupuk Kompos Terhadap Tanaman Sayur (Studi Literatur) Nabillah, Jihan Luthfi
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 2 No. 3 (2024): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (Agustus 2024)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v2i3.213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pupuk Kalium Klorida (KCl) dan pupuk kompos terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sayur berdasarkan studi literatur. Sebagai sumber utama kalium, pupuk KCl penting untuk fotosintesis, menjaga keseimbangan air, dan meningkatkan daya tahan tanaman terhadap hama dan penyakit. Meskipun dapat meningkatkan hasil panen, penggunaan pupuk KCl yang berlebihan dapat menurunkan kesuburan tanah karena meningkatkan kadar garam. Kompos adalah pupuk organik yang mendorong mikroba tanah yang baik untuk perkembangan tanaman, memperbaiki struktur tanah, dan meningkatkan kemampuan tanah untuk menahan air. Namun dibandingkan dengan pupuk anorganik, kompos melepaskan unsur hara lebih lambat. Hasil studi menunjukkan bahwa kombinasi penggunaan pupuk KCl dan pupuk kompos memberikan manfaat yang lebih optimal dibandingkan penggunaan masing-masing pupuk secara terpisah. Kombinasi ini dapat meningkatkan efisiensi penyerapan nutrisi oleh tanaman serta menjaga keseimbangan ekosistem tanah secara berkelanjutan. Oleh karena itu, untuk meningkatkan hasil pertanian yang ramah lingkungan dan produktif, penting untuk menerapkan strategi pemupukan yang tepat dengan mempertimbangkan kondisi tanah dan dosis.
Pengaruh Konsentrasi Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan Benih Teh (Camellia Sinensis L O.Kuntze) Klon Gambung 7 Masnenah, Endeh; Amir; Roosma Ria, Elly; Ulfah, Indriana
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 2 No. 4 (2024): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (November 2024)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v2i4.246

Abstract

Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi pupuk organik cair Nasa terhadap pertumbuhan benih teh (Camellia sinensis, L. O.Kuntze) klon gambung 7. untuk memperoleh konsentrasi pupuk organik cair Nasa yang memberi pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan benih teh (Camellia sinensis, L. O.Kuntze) klon gambung 7. Percobaan ini dilaksanakan di satuan pelayanan Kebun Dinas Citiis. Balai Pengembangan dan Produksi Benih Perkebunan (BPPBP) Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat. Desa Sukamekar, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur. pada ketinggian 980 meter di atas permukaan laut. Pada bulan desember 2021 sampai dengan bulan pebruari 2022. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola sederhana. Konsentrasi POC NASA yang digunakan tediri atas 6 perlakuan dengan 4 kali ulangan yaitu p0 = Kontrol 0 ml L-1, P1 = 1,5 ml L-1 , P2 = 3 ml L-1, P3 = 4,5 ml L-1, P4 = 6 ml L-1 , P5 = 7,5 ml L-1. Pemberian berbagai konsentrasi POC Nasa memberikan pengaruh yang sama dengan kontrol terhadap semua parameter pengamatan yaitu pertambahan tinggi, pertambahan jumlah daun, pertambahan diameter batang, luas daun, bobot segar dan bobot kering pada umur 2 MSP, 4 MSP, 6 MSP dan 8 MSP.
Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Bawang Merah Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada Keriting (Lactuca Sativa L.) R Budiasih; Sugiarti, Lia; Nuroktavia, Nita
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 2 No. 4 (2024): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (November 2024)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v2i4.248

Abstract

Bawang merah (Allium cepa L.) merupakan salah satu tumbuhan yang berpotensi untuk digunakan sebagai zat pengatur tumbuh alami, karena bawang merah mengandung hormon auksin yang dapat memacu pertumbuhan akar pada tanaman selada. Percobaan lapangan dilaksanakan di Kebun Fakultas Pertanian Universitas Winaya Mukti, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak bawang merah terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada keriting. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok yang terdiri 6 perlakuan yaitu A = Kontrol, B= 10 ml/l ekstrak bawang merah, C= 15 ml/l, D = 20 ml/l , E = 25 ml/l dan F = 30 ml/l dan diulang sebanyak 4 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak bawang merah sebagai auksin berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, volume akar dan panjang daun. Pemberian ekstrak bawang dengan konsentrasi 10 ml/l berpengaruh signifikan terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, volume akar dan panjang daun.
Pengaruh Interval Waktu Pemberian Larutan AB Mix Terhadap Pertumbuhan dan Hasil (Brassica Rapa L.) Varietas Flamingo F1 Surya Mulya, Agus; R. Budiasih; Budiman, Jauhari
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 2 No. 4 (2024): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (November 2024)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v2i4.252

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh AB Mix dengan berbagai interval waktu pemberian terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy, interval pemberian AB Mix manakah yang memberikan pertumbuhan dan hasil terbaik. Penelitian dilaksanakan di di Kampung Pajajaran RT 02 RW 03 Desa Pangauban Kecamatan Batujajar Kabupaten Bandung Barat dengan ketinggian tempat 688 meter dari permukaan laut. Rancangan lingkungan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri enam perlakuan dengan interval waktu pemberian AB MIX 0 kali sehari (kontrol), 2 hari sekali, 4 hari sekali, 6 hari sekali dan 8 hari sekali, masing-masing di ulang sebanyak lima kali. Data dianalisis dengan menggunakan Uji Jarak Berganda Duncan (DMRT). Pemberian larutan nutrisi AB Mix berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, bobot kotor pertanaman, bobot bersih pertanaman, bobot bersih per petak pada setiap pengamatan. pemberian AB Mix dengan interval pemberian 4 hari sekali merupakan konsentrasi terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy.