cover
Contact Name
M. Ridho Mahaputra
Contact Email
greenation.info@gmail.com
Phone
+6281210467572
Journal Mail Official
greenation.info@gmail.com
Editorial Address
Casa Amira Prive Jl. H. Risin No. 64D Pondok Jagung Timur, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Indonesia
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan
Published by Greenation Publisher
ISSN : 29861861     EISSN : 29861497     DOI : https://doi.org/10.38035/jgpp.v1i1
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (JGPP) bertujuan mendorong pengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang pertanian dan perkebunan berbasis hasil penelitian mencakup: Agribisnis, Agroteknologi Teknologi Hasil Pertanian Peternakan, Perikanan, Agroindustri, Industri pascapanen, Rekayasa genetik, Lingkungan, dan Ilmu pangan. Teknis budidaya tanaman perkebunan Pengendalian OPT perkebunan Inovasi teknologi perkebunan Bioteknologi dan pemuliaan tanaman perkebunan Penanganan hasil perkebunan Penanganan dan pemanfaatan limbah perkebunan Agribisnis/sosial ekonomi perkebunan Pengelolaan sumber daya lahan tropika Konservasi tanah dan air serta bahan dan agens hayati Pengelolaan lingkungan perkebunan Analisis kebijakan perkebunan
Articles 45 Documents
Dampak Kebijakan Pemerintah dan Akses Petani ke Kredit Mikro terhadap Peningkatan Pendapatan Petani Perkebunan Kelapa Sawit Harri Romadhona; Zulfairah
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 1 No. 2 (2023): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (Mei 2023)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v1i2.150

Abstract

Dampak Kebijakan Pemerintah dan Akses Petani ke Kredit Mikro terhadap Peningkatan Pendapatan Petani Perkebunan Kelapa Sawit adalah artikel studi pustaka dalam bidang pertanian dan ekonomi. Tujuan artikel ini adalah menganalisis pengaruh kebijakan pemerintah dan akses petani ke kredit mikro terhadap peningkatan pendapatan petani kelapa sawit. Penelitian ini menggunakan metode *library research* dengan mengumpulkan data dari literatur ilmiah yang bersumber dari Google Scholar, Mendeley, serta media akademik terbuka lainnya. Hasil artikel ini menunjukkan bahwa: 1) Kebijakan pemerintah yang mendukung sektor kelapa sawit, seperti subsidi pupuk dan pengaturan harga TBS, dapat mengurangi biaya produksi dan meningkatkan hasil pertanian; serta 2) Akses terhadap kredit mikro memberikan kesempatan bagi petani untuk membeli alat dan input yang lebih baik, yang pada gilirannya meningkatkan efisiensi produksi dan pendapatan petani. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan terkait pengelolaan kredit dan keberlanjutan akses yang perlu menjadi perhatian dalam kebijakan yang akan datang.
Pengaruh Pemupukan Berimbang dan Teknik Sambung Pucuk terhadap Keberhasilan Perbanyakan Tanaman Durian Harri Romadhona; Zulfairah
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 1 No. 2 (2023): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (Mei 2023)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v1i2.154

Abstract

Pengaruh Pemupukan Berimbang dan Teknik Sambung Pucuk terhadap Keberhasilan Perbanyakan Tanaman Durian adalah artikel studi pustaka dalam bidang pertanian. Tujuan artikel ini adalah menganalisis pengaruh pemupukan berimbang dan teknik sambung pucuk terhadap tingkat keberhasilan perbanyakan tanaman durian. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan mengumpulkan data dari literatur ilmiah yang bersumber dari Google Scholar, Mendeley, serta media akademik terbuka lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa: 1) Pemupukan berimbang berperan penting dalam menyediakan nutrisi yang cukup bagi tanaman durian, sehingga meningkatkan keberhasilan proses penyambungan pucuk; dan 2) Teknik sambung pucuk yang tepat, seperti pemilihan batang induk yang sehat dan pengelolaan kelembapan, dapat mempercepat pertumbuhan kalus dan meningkatkan tingkat keberhasilan perbanyakan. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan dalam penerapan teknik sambung pucuk secara luas, seperti ketergantungan pada faktor lingkungan dan keterampilan petani, yang perlu diperhatikan dalam praktik budidaya durian ke depan.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Susu Sapi Perah (Suatu Kasus di Gapoktan Sulanjana Kecamatan Sukalarang Kabupaten Sukabumi) Furi Sundawati; Dety Sukmawati; Euis Dasipah; Yuliana Samantha
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 1 No. 3 (2023): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (Agustus 2023)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v1i3.159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi susu sapi perah. Unit analisisnya adalah peternak sapi perah di Gapoktan Sulanjana Kecamatan Sukalarang Kabupaten Sukabumi. Responden diambil dalam sensus sebanyak 60 orang. Teknik analisis yang digunakan adalah Cobb Douglas. Model Cobb Douglas digunakan sebagai persamaan regresi hipotesis yang menggambarkan bahwa produksi susu (Y) ditentukan oleh sejumlah faktor produksi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penambahan faktor produksi akan menghasilkan tambahan output produksi yang proporsinya lebih besar. Pada tingkatan ini memperbesar skala produksi dimungkinkan apabila tersedia faktor produksi dan biaya produksi diturunkan dengan menaikan output.
Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pemanfaatan Alat Rice Transplanter dan Dampaknya Terhadap Efisiensi Biaya Produksi dan Pendapatan Usahatani Padi (Oryza sativa, L) (Suatu Kasus pada Petani Padi Sawah di Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat) Guruh Gunawan; Nendah Siti Permana; Dety Sukmawati; Agi Dahtiar
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 1 No. 3 (2023): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (Agustus 2023)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v1i3.160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani menggunakan rice plantation dan dampaknya terhadap efisiensi biaya dan pendapatan usahatani padi. ??Unit analisis adalah petani padi yang menggunakan rice plantation di Kecamatan Majalaya Kabupaten Karawang. Teknik penentuan responden dilakukan dengan cara sensus terhadap 40 responden dan 40 petani bukan penerima manfaat secara acak sederhana. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi logit berganda dan uji t tidak berpasangan. Hasil penelitian diperoleh Keputusan penggunaan alat rice plantation oleh petani dipengaruhi oleh faktor: Luas lahan (X1), Kontur lahan (X2), Tarif pelayanan (X3), Ketersediaan tenaga kerja (X4), Besaran upah tenaga kerja (X5), dan Keseragaman waktu tanam (X6). Dari keenam variabel pada taraf kesalahan ? = 5%, pengaruh nyata adalah: X1, X3, X4, dan X5. Peningkatan pendapatan usahatani juga karena cenderung meningkatkan produktivitas lahan. Disarankan agar penggunaan alat rice plantsplanter dapat diikuti oleh petani lain dan diperluas dengan memberikan penyuluhan dan demonstrasi. Selanjutnya masing-masing kelompok agar memiliki dan mengoperasikan peralatan mesin penanam padi agar mampu melayani kebutuhan petani anggota secara memadai, apalagi kondisi dan situasi saat ini dan mendatang, ketersediaan tenaga kerja pertanian semakin terbatas dan sulit, sehingga akan mengganggu waktu tanam.
Peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Kelembagaan Kelompok Tani Terhadap Penerapan Teknologi dan Implikasinya pada Keberhasilan Usahatani Padi (Oryza sativa) Shinta Rosdiana; Euis Dasipah; Dety Sukmawati
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 1 No. 4 (2023): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (November 2023)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v1i4.161

Abstract

Demonstrasi Peran Penyuluhan Pertanian Lapangan (PPL) merupakan serangkaian tugas yang dilaksanakan untuk mengembangkan kemampuan, pengetahuan, keterampilan dan sikap pelaku utama (petani) dan pelaku usaha melalui penyuluhan. Diurus dengan pendekatan fungsi penyuluhan sebagai: Pembimbing/penasihat; Teknisi; Penghubung; Penyelenggara; dan Pembaharu/inovator. Diperoleh 70,67% kriteria baik. Demonstrasi Peran Kelompok Tani merupakan serangkaian tugas dan fungsi yang dilaksanakan oleh Kelompok Tani yang dikelola oleh pengurus untuk memberikan pelayanan kepada petani anggotanya, meliputi: Sebagai kelas belajar; unit produksi; dan wadah koperasi. Peran PPL terkait dengan kegiatan usahatani padi sawah di Kecamatan Cilaku yang terdiri dari dimensi: Pembimbing; Teknisi; Penghubung; Penyelenggara; dan Pembaharu/inovator memperoleh angka capaian kriteria sebesar 73,48%. Demonstrasi Penerapan Teknologi Usahatani Padi merupakan serangkaian pemanfaatan dan penerapan baik sebagian maupun keseluruhan terhadap aspek bahan, alat dan metode dalam proses produksi usahatani padi yang terdiri dari 7 (sapta) usahatani yaitu: Pengolahan lahan dan pemupukan dasar; Penyemaian; Penanaman; Pemupukan; Pengairan; Pengendalian HPT (hama penyakit tanaman); serta panen dan pasca panen tercapai 73,31% dengan kriteria baik. Demonstrasi Keberhasilan Usahatani merupakan pencapaian kinerja usahatani selama satu musim tanam yang diukur dari dimensi: Produktivitas; Harga jual gabah dan pendapatan diperoleh 78,56% dengan kriteria Baik. Terdapat hubungan yang positif antara Kinerja PPL dengan Peran PPL yang ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi r = 0,65. Hal ini mengandung makna bahwa semakin baik Peran PPL maka kinerjanya semakin baik. Peran PPL dan Peran Kelompok Tani berpengaruh positif terhadap Penerapan Teknologi Usahatani Padi. Besarnya pengaruh masing-masing sebesar 42,45% dan 37,59, sisanya sebesar 19,96% dipengaruhi oleh faktor lain. Peran PPL, Peran Kelompok Tani dan Penerapan Teknologi Tani berpengaruh positif terhadap keberhasilan usahatani padi. ??Besarnya pengaruh masing-masing sebesar 69,09%, 6,78, dan 19,06, sisanya sebesar 5,07% dipengaruhi oleh faktor lain.
Faktor yang Mempengaruhi Keberlanjutan Penerapan Teknologi Sistem Tanam Jajar Legowo 2 Dan Kontribusinya Terhadap Produktivitas dan Pendapatan Petani Solihin Solihin; Euis Dasipah; Tuti Gantini
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 1 No. 4 (2023): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (November 2023)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v1i4.162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi Keberlanjutan Penerapan Teknologi Sistem Tanam Baris Legowo 2 dan kontribusinya terhadap produktivitas dan pendapatan. Teknik penentuan responden yang digunakan adalah simple random sampling dan diperoleh besar sampel sebanyak 65 orang. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dan uji t berpasangan. Hasil penelitian diperoleh Keberlanjutan Penerapan Teknologi Sistem Tanam Baris Legowo 2 yang didasarkan pada manfaat terhadap aspek sosial, ekonomi dan ekologi diperoleh 80,38% kriteria Baik dalam arti penerapan STJL akan terus berlanjut. Keberlanjutan penerapan Teknologi Sistem Tanam Baris Legowo 2 dipengaruhi secara signifikan oleh faktor: Motivasi, Pengetahuan, Penelitian, Luas Lahan. Bimbingan dan Penyuluhan, dan Sifat Teknologi yang tidak signifikan. Besarnya pengaruhnya adalah: Pengetahuan 9,35%, Luas Lahan 8,38%, Motivasi 5,22%, Pengalaman 5,13%. Penerapan Teknologi Sistem Tanam Legowo 2 memberikan kontribusi terhadap peningkatan produktivitas usahatani padi sebesar 854 kg/ha atau sebesar 13,94%. Penerapan Teknologi Sistem Tanam Legowo 2 memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Usahatani Padi sebesar Rp. 5.632.848/ha atau sebesar 32,93%. Perlu menjadi perhatian agar lebih banyak petani yang menerapkan sistem tanam legowo 2 baris dan Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan lebih memberikan pengetahuan dan motivasi kepada petani untuk sistem tanam legowo 2 baris.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Usahatani Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.) di Kota Sukabumi: Studi Kasus di Kecamatan Cibeureum Helga Sukma Nopythagoras; Euis Dasipah; Dety Sukmawati; Zahra Nur Safa
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 1 No. 2 (2023): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (Mei 2023)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usahatani bawang merah di Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode purposive sampling yaitu di Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi akan di jadikan sentra produksi bawang merah. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Sukabumi bekerja sama dengan Japan International Cooperation Agency atau JICA. Populasi dalam penelitian ini adalah petani yang melaksanakan usahatani bawang merah di Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi. Untuk pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode sampel acak sederhana (sample random sampling), dengan menggunakan rumus slovin dihasilkan jumlah sampel sebanyak 60 Sampel. Untuk mengetahui usahatani bawang merah di Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi menggunakan analisis deskriptif kualitatif, dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usahatani bawang merah di Kecamatan Cibeureum menggunakan analisis regresi cobb douglas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel independen luas lahan dan bibit berpengaruh signifikan terhadap produksi bawang merah, sedangkan pupuk, obat-obatan dan tenaga kerja tidak berpengaruh nyata. Pendapatan rata-rata petani dari usahatani bawang merah adalah Rp 22.157.533,33. Nilai BEP Volume 735,34 Kg, BEP Harga Rp 9.902,13 dan BEP Penerimaan Rp 1.655.407,94. Nilai R/C Ratio kelayakan usahatani bawang merah di daerah penelitian yaitu sebesar 2,25 dimana R/C Rationya >1 yang artinya usahatani wortel di daerah penelitian layak diusahakan.
Pengaruh Kelembagaan terhadap Pendapatan Usahatani Cabai dalam Kemitraan Agribisnis Closed Loop di Jawa Barat: Studi Kasus di Kabupaten Sukabumi dan Garut Wulan Oktaviani; Dety Sukmawati; Euis Dasipah; Mochamad Ramdan
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 1 No. 2 (2023): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (Mei 2023)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v1i2.164

Abstract

Kemitraan closed loop menjadi upaya untuk menghubungkan produksi dan pemasaran. Model bisnis hortikultura closed loop terintegrasi dari hulu sampai hilir, dengan ekosistem digital serta pemasaran, didukung sistem logistik yang lebih baik. Tujuan kemitraan closed loop antara lain : Pertama, meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani. Kedua, membantu petani mulai dari proses budidaya hingga pekerjaan pasca panen. Ketiga, memastikan stabilitas pasar. Keempat, stabilitas pasokan dan tingkat harga tetap terjaga sehingga inflasi tetap terjaga. Di antara tujuan-tujuan tersebut, salah satu tujuan utama yang dianggap sebagai indikator keberhasilan kemitraan closed loop adalah peningkatan pendapatan petani. Cabai merupakan salah satu komoditas hortikultura penting di Indonesia. Umumnya sebagian besar penduduk Indonesia mengonsumsi cabai sebagai bumbu penyedap masakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaan usahatani cabai yang berbasis kemitraan closed loop, untuk mengetahui pendapatan usahatani cabai yang berbasis kemitraan closed loop dan untuk mengetahui pengaruh kelembagaan koperasi, kelembagaan permodalan dan kelembagaan pemasaran terhadap pendapatan usahatani cabai yang mengikuti kemitraan closed loop. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat. Populasi penelitian adalah petani cabai yang melaksanakan model kemitraan closed loop. Sampel yang digunakan sebanyak 74 orang dengan teknik simple random sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan regresi berganda. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa secara simultan kelembagaan koperasi, kelembagaan permodalan dan kelembagaan pemasaran berpengaruh nyata terhadap pendapatan usahatani cabai berbasis model kemitraan closed loop. Dengan demikian perlu adanya penguatan di kelembagaan koperasi, peningkatan pelayanan kemudahan di lembaga permodalan dan diversifikasi lembaga pemasaran.
Optimalisasi Peluang Pasar Komoditas Padi Melalui Pendekatan Bussiness Model Canvas (BMC): Studi Kasus di Kecamatan Cikeusik Wulandari Wulandari; Zahra Nur Safa
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 1 No. 3 (2023): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (Agustus 2023)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v1i3.165

Abstract

Penelitian ini menganalisis model bisnis petani padi di Kecamatan Cikeusik menggunakan pendekatan Business Model Canvas (BMC). Metode deskriptif kualitatif diterapkan dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi pustaka. Analisis BMC mencakup sembilan elemen utama: segmen pelanggan, proposisi nilai, saluran distribusi, hubungan pelanggan, arus pendapatan, sumber daya kunci, aktivitas kunci, kemitraan kunci, dan struktur biaya. Hasil menunjukkan bahwa petani memiliki proposisi nilai berupa kualitas padi yang baik dan harga kompetitif, namun mereka menghadapi kendala dalam akses pasar karena bergantung pada tengkulak serta inovasi model bisnis yang terbatas. Analisis lebih lanjut menemukan bahwa fluktuasi harga gabah memengaruhi stabilitas pendapatan petani secara signifikan. Selain itu, potensi penggunaan teknologi digital sebagai saluran distribusi alternatif belum dimaksimalkan oleh petani di Cikeusik. Strategi optimalisasi model bisnis diusulkan untuk meningkatkan peluang pasar dan kesejahteraan petani padi di Kecamatan Cikeusik melalui diversifikasi produk serta peningkatan akses pasar langsung ke konsumen akhir atau distributor besar.
Pengaruh Bauran Pemasaran Dan Kepuasan Konsumen Terhadap Loyalitas Konsumen Manisan Kelapa (Nata De Coco) H. Agus Cianjur Fajarwati Fajarwati
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 1 No. 3 (2023): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (Agustus 2023)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v1i3.166

Abstract

Structural Equation Modeling (SEM) adalah suatu teknik pemodelen statistik yang memiliki sifat cross-sectinal, linier serta kompleks. SEM merupakan gabungan dari teknik multivariat yaitu Analisis faktor konfirmatori dan Analisis jalur. Pada penelitian ini akan diterapkan Structural Equation Modeling untuk menganalisa pengaruh pelaksanaan bauran pemasaran terhadap kepuasan konsumen dan loyalitas konsumen, juga pengaruh kepuasan konsumen terhadap loyalitas konsumen dan bagaimana tingkat pengaruhnya. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dengan menggunakan kuisioner terhadap konsumen Nata De Coco H. Abas Cianjur dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa model yang disusun telah cocok digunakan untuk mengidentifikasi dan memenuhi kriteria. Dari hasil Analisa terhadap model tersebut diperoleh nilai p value serta path coefficient 0,000 dan 0,826 untuk pengaruh bauran pemasaran terhadap kepuasan konsumen, 0,001 dan 0,387 untuk pengaruh bauran pemasaran terhadap loyalitas konsumen serta 0,000 dan 0,438 untuk pengaruh kepuasan konsumen terhadap loyalitas konsumen. Dengan nilai f square untuk masing-masing adalah 2,140, 0,126, 0,161 menunjukkan pengaruh pada setiap variabel.