cover
Contact Name
Muhammad Rizky
Contact Email
penyimpananrizky99@gmail.com
Phone
+6281274887803
Journal Mail Official
admin@jurnalpustakacendekia.com
Editorial Address
Jl. Sungai Sahang, RT/RW 47/14, No.5296, Kode Pos 31037
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Cendekia
ISSN : -     EISSN : 30896312     DOI : https://doi.org/10.71417/JPC
Fokus Jurnal Menghasilkan dan mempublikasikan artikel ilmiah yang mendeskripsikan: Implementasi praktis ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni Solusi inovatif untuk permasalahan masyarakat Program pengabdian dengan dampak positif dan terukur Ruang Lingkup Mencakup berbagai hasil penelitian pada berbagai disiplin ilmu seperti: Kesehatan Pendidikan Ekonomi Sosial Budaya Lingkungan Bidang lintas sektor yang relevan dengan pemberdayaan masyarakat Karakteristik Artikel Berbahasa Indonesia atau Inggris Melalui proses penelaahan sejawat (peer-review) Berfokus pada dampak nyata pengabdian Mengutamakan inovasi dan kontribusi praktis Hasil penelitian pengabdian Kontributor Potensial Akademisi Praktisi Peneliti Pemangku kepentingan di bidang pengabdian masyarakat Mahasiswa KKN yang melaksanakan program pengabdian
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 112 Documents
Pengembangan Desa Panurangan sebagai Desa Wisata di Mengwi, Badung 2021-2024 Anak Agung Ayu Sarah Devina; Ida Ayu Wirasmini Sidemen; Anak Agung Ayu Dewi Girindrawardani
Jurnal Pengabdian Cendekia Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Cendekia
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/jpc.v2i2.169

Abstract

Penelitian ini mengkaji proses historis pengembangan Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, menjadi desa wisata pada rentang tahun 2021–2024. Tiga pertanyaan penelitian diajukan: (1) mengapa Desa Penarungan berkembang menjadi desa wisata dan potensi apa yang dimilikinya; (2) bagaimana strategi serta tantangan pengembangannya; dan (3) apa implikasinya bagi masyarakat setempat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode sejarah yang mencakup heuristik, kritik intern dan ekstern, interpretasi, serta historiografi, ditopang analisis data model Miles dan Huberman. Data primer dihimpun melalui wawancara mendalam dengan Perbekel, Ketua Pokdarwis, pengelola Taman Beji Paluh dan Taman Anyar, observasi non-partisipan pada objek wisata, serta dokumen resmi berupa SK Perbekel No. 54 Tahun 2017, SK Perbekel No. 47 Tahun 2018, dan Peraturan Bupati Badung tentang penetapan kawasan desa wisata tahun 2021. Kerangka analisis yang digunakan adalah teori eksplanasi historis (historical explanation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi Desa Penarungan merupakan akumulasi rantai kausal sejak 2017–2018, yaitu gerakan lingkungan komunitas Gadgad Organik, pembentukan Pokdarwis, serta hibah penataan kawasan senilai empat belas miliar rupiah yang menghasilkan restorasi Pancoran Solas Taman Beji Paluh dan jalur jogging track persawahan sepanjang 1,6 km. Setelah penetapan formal tahun 2021, kunjungan wisatawan tumbuh dari 6.110 orang (2022) menjadi 8.507 orang (2023) dan 9.383 orang (2024), disertai pergeseran struktur pasar: proporsi wisatawan domestik turun dari 70% menjadi 49%, sementara pasar Jepang naik menjadi 13% (2023) dan 12% (2024). Rata-rata lama menginap berfluktuasi dari 4,4 hari (2022) ke 2 hari (2023) dan kembali naik menjadi 3,7 hari (2024). Implikasi yang terjadi bersifat asimetris: signifikan pada dimensi sosial-budaya melalui pemberdayaan perempuan, generasi muda, dan lansia, namun belum masif secara ekonomi makro karena desa masih berstatus desa wisata berkembang dan kepengurusan aktif menyusut hingga lima orang.
Implementasi Pemanfaatan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Sebagai Sumber Pembelajaran Bagi Pelajar Amalia Damayanti; Margareta
Jurnal Pengabdian Cendekia Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Cendekia
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/jpc.v2i2.170

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II sebagai sumber pembelajaran kontekstual bagi pelajar. Museum tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelestarian benda bersejarah, tetapi juga sebagai media edukasi yang mampu menghadirkan pengalaman belajar secara langsung dan bermakna. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui kegiatan pendampingan edukasi museum yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, observasi, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, dokumentasi, serta pencatatan selama kegiatan berlangsung, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan museum sebagai sumber pembelajaran mampu meningkatkan pemahaman pelajar terhadap sejarah dan budaya lokal, menumbuhkan minat belajar, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, serta menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik. Keterlibatan petugas museum sebagai fasilitator turut mendukung terciptanya interaksi edukatif antara pelajar dan sumber sejarah yang tersedia. Selain memberikan manfaat dalam proses pembelajaran, kegiatan ini juga berkontribusi dalam menumbuhkan kesadaran generasi muda untuk mencintai, menjaga, dan melestarikan warisan budaya daerah. Dengan demikian, Museum Sultan Mahmud Badaruddin II memiliki potensi strategis sebagai sumber pembelajaran berbasis pengalaman yang dapat memperkuat pendidikan sejarah dan budaya bagi pelajar.

Page 12 of 12 | Total Record : 112