cover
Contact Name
Satria Lintang Rachmadan
Contact Email
remb.unimuda@gmail.com
Phone
+6282143665628
Journal Mail Official
remb.unimuda@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kh. Ahmad Dahlan No.01, Mariyat Pantai, Aimas, Kab. Sorong, Provinsi Papua Barat, 98418
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Research Economics Management and Business
ISSN : 30631556     EISSN : 30631556     DOI : -
Core Subject : Economy,
REMB : Research Economics Management and Business fokus pada ilmu manajemen bisnis, akuntansi, dan ekonomi digital.
Articles 47 Documents
Analisis Efektivitas Pengelolaan Persediaan dalam Meningkatkan Perputaran Modal Kerja pada Toko Era Prima Sorong Ferdinant Nuru; Hanock Marsyom; Ruth OP Wermasubun; Zulfina Marpaung; Rahma K Lakamundi
REMB : Research Economics Management and Business Vol 5 No 1 (2026): REMB : Research Economics Management and Business
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/remb.v5i1.6310

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengelolaan persediaan dalam meningkatkan perputaran modal kerja pada usaha ritel. Persediaan merupakan komponen utama dalam aset lancar yang berperan penting dalam menjaga kelangsungan operasional dan efisiensi keuangan perusahaan. Toko Era Prima menghadapi berbagai kendala seperti ketidakseimbangan stok, ketidakakuratan pencatatan persediaan, serta belum optimalnya pemanfaatan modal kerja, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana efektivitas pengelolaan persediaan mempengaruhi perputaran modal kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan dukungan data kualitatif. Data diperoleh melalui dokumentasi, wawancara, dan observasi, serta dianalisis menggunakan rasio Inventory Turnover, Days Inventory Outstanding (DIO), dan Working Capital Turnover. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan persediaan yang belum optimal menyebabkan terjadinya penumpukan stok dan memperlambat perputaran modal. Namun, perbaikan dalam sistem pengendalian persediaan mampu meningkatkan efisiensi perputaran modal kerja. Efektivitas pengelolaan persediaan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan perputaran modal kerja. Implementasi sistem pengelolaan yang lebih terstruktur diperlukan untuk meningkatkan kinerja keuangan perusahaan
Peran Sistem Informasi Manajemen dalam Meningkatkan Efisiensi Operasional Pada Pengelolaan Manajemen Energi Ara Aprianti Iriana; Ainun Waimalaka; Kalosina Kladit
REMB : Research Economics Management and Business Vol 4 No 1 (2026): REMB : Research Economics Management and Business
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran Sistem Informasi Manajemen (SIM) dalam meningkatkan efisiensi operasional pada pengelolaan energi. Topik ini menjadi penting mengingat tantangan global terhadap efisiensi energi dan kebutuhan organisasi untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya secara berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif yang memfokuskan pada kajian teori dan hasil penelitian terdahulu. Hasil studi menunjukkan bahwa penerapan SIM mampu meningkatkan efisiensi operasional melalui integrasi data, percepatan proses pengambilan keputusan, dan pengurangan pemborosan energi. Dalam pengelolaan energi, SIM berperan penting dalam sistem monitoring berbasis teknologi, seperti Internet of Things (IoT), yang memungkinkan pengendalian beban secara real-time. Kesimpulannya, SIM merupakan alat strategis yang berkontribusi besar terhadap penghematan energi dan efektivitas operasional, khususnya di era digital saat ini.
Niat Beli Ulang Makanan Organik pada Generasi Z di Kawasan Perkotaan Indonesia anita kusumawati
REMB : Research Economics Management and Business Vol 4 No 1 (2026): REMB : Research Economics Management and Business
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/remb.v4i1.4056

Abstract

Kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat semakin meningkat, terutama di kalangan Generasi Z di kawasan perkotaan Indonesia. Produk makanan organik menjadi pilihan karena dianggap lebih sehat, aman, dan ramah lingkungan, namun niat beli ulang masih menghadapi tantangan seperti harga premium, keterbatasan akses, dan pemahaman konsumen yang terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi niat beli ulang makanan organik pada Generasi Z di perkotaan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei terhadap 210 responden Generasi Z yang pernah membeli makanan organik. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kualitas dan persepsi nilai berpengaruh positif signifikan terhadap niat beli ulang, sementara persepsi keadilan harga berpengaruh positif namun tidak signifikan. Persepsi tanggung jawab sosial konsumen juga berkontribusi meskipun dengan pengaruh yang lebih kecil. Temuan ini menegaskan bahwa Generasi Z lebih menekankan kualitas dan manfaat produk dalam mempertahankan konsistensi pembelian. Penelitian ini penting untuk memberikan dasar strategis bagi produsen dan pemasar dalam mengembangkan strategi komunikasi, meningkatkan transparansi nilai produk, serta memperkuat edukasi konsumen guna mendorong pertumbuhan pasar makanan organik di Indonesia.
Strategi Sosial Media Marketing di Platform Instagram: Studi Kasus Toko Aimas Bouquet NUR AFNI KHAIRUNISA; Fhawujiah Ika Nur Aisyah Putri; Virgie Dimitria Teresa Sekewael; Melati Silva Lestari Manuputty; Abigael Sriyani Ranteangin; Madina Ayu Athifa A. Kadir
REMB : Research Economics Management and Business Vol 4 No 1 (2026): REMB : Research Economics Management and Business
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/remb.v4i1.4099

Abstract

Social media marketing is now widely used by various groups, including MSMEs, such as Aimas Bouquet Shop. This study aims to explore the challenges and opportunities faced by Aimas Bouquet Shop, which implements social media marketing strategies on the Instagram platform, specifically the use of Instagram Stories and Instagram Reels to increase audience engagement. This study used qualitative methods through observation and in-depth interviews with the owner of Aimas Bouquet Shop, who uses Instagram as a primary marketing platform. The results show that Aimas Bouquet Shop consistently maintains its promotional strategies, increases followers, maintains positive interactions with consumers, reaches non-followers, and expands its market segment.
Pengaruh Good Corporate Governance terhadap Kualitas Audit pada Kantor BPKP Provinsi Papua Barat Daya James Kastanya; Yuliet F Syam; Fredy Tibiola; Johana Kamesrar; Wisnu Wardoyo
REMB : Research Economics Management and Business Vol 4 No 1 (2026): REMB : Research Economics Management and Business
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/remb.v4i1.5362

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan Good Corporate Governance (GCG) terhadap kualitas audit pada Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Papua Barat Daya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel jenuh, melibatkan seluruh populasi sebanyak 44 pegawai sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GCG berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit, ditunjukkan dengan nilai signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,504 mengindikasikan bahwa 50,4% variasi kualitas audit dapat dijelaskan oleh penerapan GCG, sementara 49,6% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Kesimpulannya, semakin baik penerapan prinsip GCG yang mencakup transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran, maka semakin tinggi kualitas audit yang dihasilkan oleh instansi.
ANTARA TEKANAN TEMAN SEBAYA DAN KONDISI EKONOMI KELUARGA PENGARUHNYA TERHADAP POLA KONSUMSI REMAJA Lili Sapari; Meyta Longkutoy; Nety Torano; Yammes Jonas Batkunde
REMB : Research Economics Management and Business Vol 4 No 1 (2026): REMB : Research Economics Management and Business
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/remb.v4i1.5385

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan, tekanan teman sebaya (peer pressure) sering memotivasi remaja untuk menyesuaikan diri dengan perilaku konsumtif tertentu—mulai dari tren fashion, gadget, hingga pilihan makanan dan hiburan—demi diterima atau diakui dalam kelompok sosialnya. Struktur ekonomi lokal yang sering bergantung pada mata pencaharian tradisional (seperti perikanan, dan perdagangan kecil), serta keterbatasan akses layanan dan infrastruktur, memengaruhi kehidupan keluarga dan remaja di sana. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh tekanan teman sebaya dan kondisi ekonomi keluarga terhadap pola konsumsi remaja di Pulau Soop. Sampel penelitian sebanyak 144 responden dan teknik analisis data yang digunana adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian uji T; variabel X1 (teman sebaya) adalah 0.020 < 0.05 dan nilai t-hitung (3.071) > t-tabel (2.042). Hal ini menunjukkan bahwa variabel teman sebaya (X1) memiliki pengaruh signifikan secara parsial terhadap pola konsumsi (Y); variabel X2 (kondisi ekonomi keluarga) adalah 0.025 < 0.05 dan nilai t-hitung (3.682) > t-tabel (2.042). Hal ini menunjukkan bahwa variabel kondisi keuangan keluarga (X2) memiliki pengaruh signifikan secara parsial terhadap pola konsumsi (Y), dan hasil uji F menunjukkan bahwa variabel X1 (teman sebaya) dan X2 (kondisi keuangan keluarga) secara simultan (bersama-sama) berpengaruh signifikan terhadap variabel pola konsumsi (Y).
Evaluasi Sistem Pengendalian Persediaan dalam Meningkatkan Perputaran Modal pada Toko Tiga Jaya Sorong harum prawitaningrum; Ferdinant Nuru; Ester Trivona Nauw; Enis Krisnawati
REMB : Research Economics Management and Business Vol 5 No 1 (2026): REMB : Research Economics Management and Business
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/remb.v5i1.6356

Abstract

Pengendalian persediaan merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kelancaran operasional dan meningkatkan efisiensi penggunaan modal kerja pada usaha ritel. Toko Tiga Jaya Sorong sebagai usaha ritel dengan konsep one stop shopping masih menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan persediaan, seperti pencatatan yang masih manual, belum diterapkannya perhitungan safety stock dan reorder point, pelaksanaan stock opname yang belum optimal, serta pengambilan keputusan pembelian yang masih bersifat intuitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem pengendalian persediaan dalam meningkatkan perputaran modal pada Toko Tiga Jaya Sorong. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif dan kuantitatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta analisis laporan keuangan dan data persediaan periode 2024–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian persediaan yang diterapkan masih belum optimal. Meskipun rasio perputaran persediaan meningkat dari 52,67 kali menjadi 74,20 kali dan Days Inventory Outstanding menurun menjadi 4,92 hari, kondisi tersebut lebih disebabkan oleh understocking daripada peningkatan efisiensi. Di sisi lain, rasio perputaran modal kerja menurun akibat adanya modal yang menganggur (idle cash). Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbaikan sistem pengendalian persediaan melalui digitalisasi pencatatan, penerapan Economic Order Quantity (EOQ), Reorder Point (ROP), dan Safety Stock diperlukan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan persediaan dan mempercepat perputaran modal kerja.