cover
Contact Name
Asrul
Contact Email
asrulidrus18@gmail.com
Phone
+6285343704372
Journal Mail Official
asrulidrus18@gmail.com
Editorial Address
Jln. K.H. Ahmad Dahlan No. 1 Kelurahan Mariat Pantai Distrik Aimas Sorong Papua Barat
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
ISSN : -     EISSN : 27155110     DOI : 10.36232
Core Subject : Education,
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong. Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian dan studi tentang Ruang Lingkup Pendidikan Dasar meliputi 5 bidang (pendidikan bahasa indonesia, pendidikan IPA, pendidikan Matematika, Pendidikan IPS, dan PJOK), Literasi, Proses Berpikir, Pengembangan Pembelajaran serta Pengembangan Kurikulum. Artikel yang dimuat dalam jurnal adalah hasil penelitian atau pemikiran bidang pendidikan dasar yang dilakukan oleh peneliti, guru, dan praktisi pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 219 Documents
Pengembangan Monopoli Pintar sebagai Media Interaktif pada Pembelajaran IPAS Kelas V SD Negeri 64 Lubuklinggau Putra Arjuna; Andri Valen; Yuni Krisnawati
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikandasar.v8i2.5625

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan monopoli pintar sebagai media interaktif pada pembelajaran IPAS siswa kelas V SD Negeri 64 Lubuklinggau yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian ini adalah 32 siswa kelas V SD Negeri 64 Lubuklinggau. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket, wawancara, tes, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil validasi yang dilakukan oleh tiga orang ahli, yaitu ahli bahasa 0,95, ahli materi 0,88 dan ahli media 0,87 dengan kategori sangat tinggi, sehingga media dinyatakan sangat valid dan layak digunakan. Hasil uji kepraktisan yang diperoleh melalui uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil dan penilaian guru menunjukkan skor rata-rata sebesar 85% dengan kategori sangat praktis, yang berarti media mudah digunakan dan membantu proses pembelajaran. Selanjutnya, hasil uji efektivitas melalui perhitungan N-gain dari nilai pretest dan posttest menunjukkan skor sebesar 0,78 dengan klasifikasi tinggi, yang menandakan bahwa penggunaan monopoli pintar sebagai media interaktif efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS di kelas V SD Negeri 64 Lubuklinggau. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa monopoli pintar sebagai media interaktif terbukti valid, praktis, dan efektif dalam pembelajaran IPAS siswa kelas V SD Negeri 64 Lubuklinggau.
Pengaruh Model Learning Cycle 5E Berbantuan Media Smart Board Fun terhadap HOTS pada Materi KPK Siswa Sekolah Dasar Hanifah Raehana; Yulina Ismiyanti
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikandasar.v8i2.5630

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak untuk mengembangkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi (HOTS) di kalangan siswa sekolah dasar dalam pembelajaran matematika, yang selama ini didominasi oleh pendekatan pembelajaran hafalan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan model Siklus Pembelajaran 5E, yang didukung oleh media Smart Board Fun, terhadap kemampuan HOTS siswa terkait topik Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK). Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari 24 siswa kelas 5 dari Kelas 5A. Pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi, dengan instrumen utama berupa tes esai berbasis HOTS. Analisis data mengandalkan statistik deskriptif dan Uji t Sampel Berpasangan setelah uji normalitas terpenuhi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada nilai rata-rata siswa dari 57,33 menjadi 86,17, dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Selain itu, penurunan simpangan baku mencerminkan peningkatan konsistensi kemampuan siswa. Oleh karena itu, model Siklus Pembelajaran 5E yang didukung oleh media Smart Board Fun terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan HOTS siswa dan layak diadopsi sebagai alternatif untuk pembelajaran matematika yang lebih aktif, interaktif, dan bermakna.
Penguatan Keterampilan Kolaborasi Siswa SD/MI Melalui Project Based Learning: Studi Literatur dalam Perspektif Vygotsky dan Pembelajaran Abad-21 Denera Mahyabella; Muhamad Khansa Maulana; Nafilatul Khusna; Hana Syaifa Azzahra; Nurlaila Ana
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikandasar.v8i2.5644

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan keterampilan kolaborasi siswa SD/MI sebagai bagian dari kompetensi abad ke-21, sementara praktik pembelajaran di sekolah dasar masih cenderung berpusat pada guru dan kurang memberikan ruang bagi interaksi sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis hasil penelitian terkait penguatan keterampilan kolaborasi siswa melalui Project Based Learning (PjBL) dalam perspektif teori Lev Vygotsky. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif melalui analisis berbagai artikel ilmiah yang relevan. Teknik analisis data menggunakan content analysis dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa PjBL secara konsisten mampu meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa, yang ditandai dengan peningkatan komunikasi, partisipasi aktif dalam diskusi, pembagian peran yang terstruktur, kemampuan pengambilan keputusan bersama, serta sikap saling membantu dalam kelompok. Temuan ini diperkuat oleh perspektif Vygotsky melalui konsep Zone of Proximal Development (ZPD) dan scaffolding, yang menekankan pentingnya interaksi sosial dalam pembelajaran. Dengan demikian, PjBL menjadi model pembelajaran yang efektif dan relevan dalam mengembangkan keterampilan kolaborasi siswa SD/MI.
Persepsi Siswa Kelas III SD terhadap Penggunaan Media Manipulatif dalam Pembelajaran Matematika pada Operasi Penjumlahan Geby Chrilda Putri Abdi; Kartika Meilani; Ayatullah Muhammadin Al Fath; Erwin Efendi Hutagalung
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikandasar.v8i2.5651

Abstract

Tingkat pemahaman siswa terhadap matematika khususnya pada materi operasi penjumlahan, masih tergolong rendah akibat pendekatan pembelajaran cenderung abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa terhadap penggunaan media manipulatif balok hitung dalam pembelajaran matematika pada operasi penjumlahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan dilakukan di kelas III SDN 187/I Teratai, muara bulian. Jumlah siswa kelas III sebanyak 25 siswa, Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur terhadap siswa kelas III, dalam pengambilan sampel menggunalan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa memiliki persepsi positif terhadap media manipulatif balok hitung yang di anggap mudah digunakan, menarik secara visual, serta membantu memahami konsep secara konkret. Media ini juga dinilai mampu meningkatkan pemahaman siswa, kreatifitas dan hasil.
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap Keterampilan Kolaborasi Peserta Didik Kelas III Mata Pelajaran IPAS Sofi Nur Laily; Hawwin Fitra Raharja
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikandasar.v8i2.5654

Abstract

Perkembangan kemampuan sosial peserta didik sering kali mengalami hambatan akibat minimnya interaksi antar peserta didik dalam aktivitas belajar yang masih bersifat konvensional. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui keterampilan kolaborasi peserta didik kelas III SDN Kepanjen 1 Jombang melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan seluruh peserta didik kelas III sebagai sampel penelitian. Angket digunakan sebagai instrumen pengumpulan data dengan mencakup lima indikator keterampilan kolaborasi. Dalam temuannya dilapangan mengkonfirmasi adanya peningkatan kemampuan bekerja sama siswa secara progesif pada setiap pertemuan. Hasil dari penelitian diperkuat dengan hasil Uji Wilcoxon yang menunjukan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (<0,05), yang menunjukan adanya perbedaan yang signifikan antara keterampilan kolaborasi peserta didik sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw sangat direkomendasikan untuk guru sebagai solusi guna meningkatkan keterampilan kolaborasi peserta didik.
Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition Berbantuan Aplikasi Lets Read terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Sekolah Dasar Dini Mulyani; Eti Sunarsih; Wahyuni Oktavia
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikandasar.v8i2.5664

Abstract

Kemampuan membaca pemahaman siswa sekolah dasar masih memerlukan penguatan melalui pembelajaran yang mendorong keterlibatan aktif dan penggunaan media yang relevan dengan perkembangan teknologi. Penelitian sebelumnya cenderung mengkaji model pembelajaran dan media digital secara terpisah, sehingga integrasi keduanya belum banyak dieksplorasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) berbantuan aplikasi Let’s Read terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimental melalui desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 19 siswa kelas V SDN 31 Singkawang. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan membaca pemahaman dan angket minat baca yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji paired sample t-test, dan uji effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan kemampuan membaca pemahaman siswa setelah penerapan model CIRC berbantuan aplikasi Let’s Read (Sig. < 0,05). Nilai effect size sebesar 0,961 termasuk kategori tinggi, yang menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh yang kuat. Selain itu, minat baca siswa berada pada kategori tinggi setelah pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi model pembelajaran kooperatif CIRC dengan media digital Let’s Read efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman dan minat baca siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan pembelajaran berbasis kolaboratif dan teknologi di sekolah dasar.
Peningkatan Minat dan Prestasi Belajar IPAS melalui Model Student Teams Achievement Division berbantuan Media Kotak Sifat Cahaya Kelas V Abiyyu Yumna Daffa; Aji Heru Muslim
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikandasar.v8i2.5700

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar masih cenderung berpusat pada guru sehingga minat dan prestasi belajar siswa pada materi sifat cahaya tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) berbantuan media Kotak Sifat Cahaya pada siswa kelas V SD Negeri 1 Cikadu. Rancangan yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas dua pertemuan dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 11 orang. Data dikumpulkan melalui tes prestasi belajar, lembar observasi, angket minat belajar, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa meningkat dari rata-rata skor 78,3 pada Siklus I menjadi 91,02 pada Siklus II, sedangkan prestasi belajar meningkat dari rata-rata 55,76 pada Siklus I menjadi 83,64 pada Siklus II dengan persentase ketuntasan mencapai 81,82%. Berdasarkan hasil tersebut, penerapan model STAD berbantuan media Kotak Sifat Cahaya terbukti dapat meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa pada pembelajaran IPAS materi sifat cahaya.
Pengaruh Faktor Keluarga, Prestasi Akademik, dan Lingkungan Sosial terhadap Self-esteem Mahasiswa PGSD UNESA di Kampus 5 Adit Nartika Stefan; Maratus Sholikah; Astrid Syafira Dewi; Dhika Febriansyah; Ika Febriana Wati
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikandasar.v8i2.5709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor keluarga, prestasi akademik, dan lingkungan sosial terhadap self-esteem mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di Kampus UNESA 5. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto untuk menguji hubungan dan pengaruh antarvariabel yang diteliti. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi faktor keluarga, prestasi akademik, dan lingkungan sosial, sedangkan variabel dependen adalah self-esteem mahasiswa. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Kampus UNESA 5, dengan jumlah sampel sebanyak 112 mahasiswa yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Rosenberg Self-esteem Scale (RSES) serta skala psikologi tambahan untuk mengukur faktor keluarga dan lingkungan sosial melalui kuesioner tertutup berbasis Google Form. Variabel prestasi akademik diukur menggunakan hasil belajar mahasiswa. Teknik analisis data yang digunakan meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 25.0. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa secara parsial faktor keluarga berpengaruh terhadap self-esteem mahasiswa, sedangkan prestasi akademik dan lingkungan sosial tidak berpengaruh. Secara simultan, faktor keluarga, prestasi akademik, dan lingkungan sosial memberikan pengaruh terhadap self-esteem mahasiswa PGSD.
Enhancing Scientific Literacy Through Ethnoscience Based Pop-Up Books: A Pre-Experimental Study in Elementary Education Supriyati Fatma Rabia; Yakub Taba; Nurbaiti Elita Genc
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikandasar.v8i2.5738

Abstract

Scientific literacy is a foundational competency for 21st-century learners, yet Indonesia consistently ranks among the lowest performers in international assessments such as PISA. This study aimed to examine the effect of ethnoscience-based pop-up books on the scientific literacy of Grade 4 students at SDN 37, Kabupaten Sorong, Southwest Papua. Employing a one-group pretest-posttest design with total sampling (n = 8), the study used an existing pop-up book integrating local Papuan ethnoscience knowledge, specifically traditional medicinal plants (Piper betle, Curcuma longa, and Zingiber officinale var. rubrum), into science content aligned with the national curriculum. Data were collected through a 20-item multiple-choice scientific literacy test based on three PISA indicators: (1) explaining phenomena scientifically, (2) evaluating and designing scientific inquiry, and (3) interpreting data and evidence. Instrument validity was confirmed by two science education experts, and data normality was verified using the Shapiro-Wilk test. Results demonstrated an increase in mean scores from 47.50 (pretest) to 78.13 (posttest), yielding an average N-gain of 0.58 (moderate category). A paired-sample t-test confirmed statistical significance (t = 10.32, df = 7, p < 0.001). These findings indicate that ethnoscience-based pop-up books demonstrated a moderate improvement in students' scientific literacy by bridging local cultural knowledge with formal scientific concepts, offering a non-digital pedagogical strategy for remote elementary schools in eastern Indonesia.