Journal of Islamic Guidance and Counseling
Jurnal Istisyfa spesialisasi dalam Bimbingan dan Konseling Islam, dimaksudkan untuk memberikan sarana diskusi dan mengkomunikasikan penelitian orisinal dan isu-isu relevan. Jurnal ini menerbitkan artikel penelitian yang mencakup seluruh aspek konseling, Psikologi, Bimbingan, Kesehatan Mental, Psikoterapi yang masuk dalam konteks Islam.
Articles
11 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 3: Desember 2023"
:
11 Documents
clear
Kesehatan Mental Remaja: Analisis Keterkaitan Kontrol Diri dan Interaksi Sosial
Riyansyah, Robi;
Puspitadewi, Lidiana;
Ramadani, Issabela
ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 2, No 3: Desember 2023
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/istisyfa.v2i3.2449
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk melihat apakah ada pengaruh kontrol diri dan interaksi sosial terhadap kesehatan mental pada remaja di Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kuantitafif jenis regresional. Jumlah sampel sebanyak 100 orang yang diambil secara random sampling. Pengambilan data dengan menyebarkan angket yang berjumlah 30 item. Data dianalisis dengan menggunakan SPSS 20 dengan menguji regresi, normalitas, uji reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang sedang dan berarah positif antara kontrol diri dan interaksi sosial terhadap kesehatan mental remaja sebesar R (0,515), sig 0,000 < 0,05 serta sumbangsih kedua variabel tersebut sebesar R2 (0,265) atau 26,5% pengaruhnya terhadap kesehatan mental.
Konsep Pertemanan yang Baik Menurut Teori Psikologi Keislaman
Siska, Betry Afrin;
Kastina, Herlya;
Reka, Reka;
Jayadi, Yopi Azhari
ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 2, No 3: Desember 2023
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/istisyfa.v2i3.2440
Pertemanan yang baik membantu individu menjalankan proses kehidupannya dan dapat memberikan kepercayaan diri serta memberikan dukungan dan bimbingan. Pertemanan yang baik adalah pertemanan yang memberikan energi positif, memberikan sikap yang hangat, sikap jujur dan dapat dipercaya. Pertemanan yang baik merupakan pertemanan yang dimana di dalamnya menimbulkan suatu perasaan yang nyaman. Penelitian ini mempunyai manfaat agar memahami bagaimanana pertemanan yang baik menurut psikologi keislaman yang dapat memberikan interaksi yang positif bagi setiap individu yang terikat di dalam hubungan pertemanan tersebut. Metode yang digunakan yaitu studi pustaka atau studi kepustakaan (library research) yang menggunakan data serta memperjelas teori-teori dari berbagai literatur yang mempunyai hubungan dengan artikel ini. Simpulan dari artikel ini adalah teman baik dapat tercipta dari lingkungan yang sehat, jika berada di lingkungan yang tidak sehat dapat terjerumus ke dalam hubungan pertemanan yang tidak sehat atau biasa disebut pertemanan toxic.
Seksualitas dan Kenakalan Remaja di Kota Bengkulu
Salsabila, Rahma Qonita;
Sunata, Aliya;
Anggraini, Anisa
ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 2, No 3: Desember 2023
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/istisyfa.v2i3.2445
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan persepsi seksual dan kenakalan remaja, yang dimana akan dicari antara pengaruh kedua variabel tersebut. Sampel yang di teliti adalah remaja dan pengambilan angket berjumlah 104 remaja. Penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif dengan software SPSS. Berdasarkan hasil penelitian setelah diteliti ternyata pengaruhnya sangat kecil yaitu 5,4%, sedangkan hubungan antara keduanya mendapatkan nilai yaitu 0,223 artinya lemah. Jadi bisa disimpulkan bahwa penelitian yang kami teliti mendapatkan nilai yang lemah antara keduanya, selanjutnya saran buat remaja jagalah diri dengan baik dan berkembanglah dalam lingkungan yang baik juga agar menumbuhkan pribadi yang baik dan juga. Namun, jika kita dibesarkan dalam suasana yang kurang baik, maka hal tersebut juga akan memberikan dampak buruk dan meresahkan kita sehingga berujung pada kenakalan remaja.
Cinta dan Kasih Sayang Menurut Pemikiran Hierarki Kebutuhan Abraham Maslow
Putri, Anggel Pames Lader;
Fernando, Ikhsan;
Jenira, Jenira;
Yulandari, Riska
ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 2, No 3: Desember 2023
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/istisyfa.v2i3.2441
Cinta dan kasih sayang seseorang menurut pemikiran hierarki kebutuhan Abraham maslow merupakan cinta yang wajar untuk didapatkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang banyak menemukan masalah-masalah pada orang tua yang mengizinkan anaknya pacaran. Cinta dan kasih sayang ini dalam teori Abraham Maslow terletak pada tahapan ketiga. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa cinta itu bisa didapatkan melalui perjalanan yang mengalir saja yang bisa didapatkan dari keluarga, cinta itu dicari karena sebuah kebutuhan. Kebutuhan itu didapatkan dan didorang oleh keinginaan untuk merasakaan cinta dan kasih sayang dari seorang. Ada faktor orang tua yang mana orang tua bisa memberikan cinta dan kasih sayang serta bisa meyalurkan cinta itu tanpa menunjukan kearah zina seperti cinta didalam pertemanan. Pacaran menjadi tema utama dalam membahas masalah penelitian ini. maka dapat disimpulkan bahwa cinta dan kasih sayang tidak hanya di dapatkan dengan cara berpacaran Namun bisa dengan lingkungan pertemanan dan keluarga yang harmonis.
Mengubah Insecure Menjadi Bersyukur
Melinsi, Ami Kurnia;
Lestari, Lidia;
Dzikra, Olyvia Chairunnisa;
Hadikusuma, Revandi
ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 2, No 3: Desember 2023
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/istisyfa.v2i3.2446
Insecure dapat diartikan sebagai rasa tidak aman atau rasa takut akan terjadinya sesuatu yang di mana hal ini dipicu dengan rasa ketidakpuasan bahkan tidak yakin akan sebuah kapasitas yang terdapat pada diri sendiri. Maka dari itu hal ini akan menjadi sebuah problematika pada diri seseorang, yang di mana akan mengganggu kehidupan seseorang. Beberapa tahun belakangan ini, banyak fenomena Insecure yang muncul pada beberapa individu, tidak terkecuali anak remaja maupun orang dewasa, sehingga seseorang lebih suka berpikir negatif terhadap dirinya sendiri dan menyebabkan dirinya kehilangan rasa percaya diri karena ada sesuatu yang membuat dirinya terancam dan Insecure. Oleh karena itu, perlu adanya penanganan terhadap individu yang memiliki tingkat insecurity yang tinggi, agar seseorang dapat lebih percaya diri dalam mengembangkan potensi dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk membuat seseorang yang Insecure menjadi lebih bersyukur. Fokus utama dari penelitian ini terdiri dari faktor Insecure, dampak Insecure, dan cara mengatasi Insecure agar lebih bersyukur.
Analisis Tingkat Perilaku Bullying Remaja di Kota Bengkulu
Jannah, Miftahul;
Pratama, Andika;
Fitria, Tasya Regina
ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 2, No 3: Desember 2023
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/istisyfa.v2i3.2442
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat perilaku bullying pada remaja di Kota Bengkulu. Perilaku bullying merupakan kekerasan yang dilakukan dalam bentuk ucapan maupun tindakan yang berdampak negatif yang berpengaruh pada pribadi pelaku maupun korban kekerasan bullying. Jenis penelitian yang digunakkan kuantitatif dengan metode deskriptif. Instrumen yang digunakan berupa angket skala likert sebanyak 10 item serta mendapati banyaknya responden sebanyak 100 orang remaja di Kota Bengkulu. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat perilaku remaja yang mengalami perilaku bullying di Kota Bengkulu sebesar 72%. Dalam mengurangi dampak yang lebih buruk lagi kedepannya, keterlibatan bimbingan kelompok sangat dibutuhkan sebagai layanan informasi sebagai bentuk edukasi bagi perkembangan remaja di Kota Bengkulu.
Kesehatan Mental : Analisis Regresional Antara Spiritualitas dan Empati
Setiawan, Frans;
Erlaili, Juliva;
Bintang, Muhammad
ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 2, No 3: Desember 2023
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/istisyfa.v2i3.2447
Penelitian ini bertujuan untuk melihat suatu fenomena pengaruh yang dilatarbelakangi oleh Spiritualitas dan Empati terhadap Kesehatan Mental Remaja di Kecamatan Talang Empat Kabupaten Bengkulu Tengah. Spritualitas merupakan percaya akan adanya tuhan untuk menjalankan sesuatu dan membantu individu satu sama lainya. Akibat keyakinan Spiritualitas dan Empati juga di dalam kehidupan sangat berpengaruh terhadap kesehatan mental seseorang terutama kesehatan mental remaja. Sampel yang diteliti adalah remaja berjumlah 104 remaja dan diambil secara random sampling. Data diambil dengan menggunakan angket dan dianalisis dengan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang sedang dan berarah positif antara spiritualitas dan empati terhadap kesehatan mental remaja sebesar R (0,527), sig 0,000 < 0,05 serta sumbangsih kedua variabel tersebut sebesar R2 (0,278) atau 27,8% pengaruhnya terhadap kesehatan mental.
Pengaruh Pola Asuh dan Altruisme terhadap Kesehatan Mental Remaja di Club Voli Kota Bengkulu
Putra, Adji Wahyu;
Fadhillah, Riska;
Aisyah, Rahmatul Noperita
ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 2, No 3: Desember 2023
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/istisyfa.v2i3.2443
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari pola asuh orang tua dan altruisme terhadap kesehatan mental pada remaja club voli di Kota Bengkulu. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitafif regresi, teknik yang digunakan dalam pengumpulan sampel yaitu dengan menyebarkan angket sebanyak 30 item serta pengambilan data secara langsung totalnya sebanyak 100 responden remaja club voli di Kota Bengkulu. Analisis menggunakan SPSS menguji data normalitas, reliabilitas serta korelasi regresi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengaruh pola asuh dengan altruisme lebih kuat dengan nilai sebesar 0,564 serta pengaruh gabungan dari pola asuh dan altruisme terhadap kesehatan mental sebesar 31,8%.
Motivasi Belajar, Stress Akademik dan Kesehatan Mental Remaja
Santoni, Roni;
Lestari, Puput Indah;
Febiara, Cylen
ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 2, No 3: Desember 2023
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/istisyfa.v2i3.2448
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh motivasi belajar dan stress akademik terhadap kesehatan mental pada remaja di Bengkulu selatan. Secara teori motivasi belajar seorang siswa dapat mempengaruhi kesehatan mental dan stress akademik dapat mempengaruhi kesehatan mental seorang siswa. Jenis penelitian ini kuantitatif regresional, dengan jumlah sampel 102 remaja di SMAN 8 Bengkulu Selatan. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara random sampling. Pengambilan data dengan menyebarkan angket dan dianalisis menggunakan SPSS 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai R (0,340) berkekuatan lemah dan berarah positif serta nilai dengan Sig. 0,000<0,05. Artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara variable motivasi belajar dan stres akademik terhafap kesehatan mental. Nilai R2(0,115) atau sebesar 11,5% pengaruh kedua variable terhadap kesehatan mental remaja.
Tingkat Penerimaan Sosial Masyarakat pada Mantan Pengguna Narkoba di Kota Bengkulu
Sejati, Sugeng;
Badriyah, Lailatul;
Bayhaqi, Muhammad Nur
ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 2, No 3: Desember 2023
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/istisyfa.v2i3.2439
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penerimaan sosial terhadap mantan pengguna narkoba di Kota Bengkulu. Metode kuantitatif diterapkan dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebar kepada penduduk tiga kelurahan di Kota Bengkulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat Kota Bengkulu menunjukkan tingkat penerimaan sosial yang positif terhadap mantan pengguna narkoba. Dari sampel 100 responden, 61 dikategorikan sebagai memiliki tingkat penerimaan sosial "tinggi," sementara 39 termasuk dalam kategori "rendah." Temuan ini mencerminkan adanya kecenderungan masyarakat Kota Bengkulu untuk menerima mantan pengguna narkoba dengan positif, meskipun sebagian kecil masyarakat masih menunjukkan tingkat penerimaan sosial yang rendah. Ini menunjukkan bahwa upaya untuk mengurangi stigma dan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang isu narkoba masih perlu ditingkatkan.