cover
Contact Name
Monica Widyaswari
Contact Email
monicawidyaswari@unesa.ac.id
Phone
+6282231135605
Journal Mail Official
jplus@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Lidah Wetan: Terletak di Jl. Lidah Wetan, Lidah Wetan, Kec. Lakarsantri, Kota Surabaya, Jawa Timur 60213
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
J+Plus: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah
  • jurnal-pendidikan-luar-sekolah
  • Website
ISSN : 23379286     EISSN : -     DOI : -
Strategi, metode, dan model pembelajaran dalam Pendidikan Nonformal Teknologi dan media pembelajaran untuk Pendidikan Nonformal Pelatihan berbasis komunitas dan pengembangan keterampilan Inovasi dalam pendidikan masyarakat dan pendidikan seumur hidup Pendidikan vokasional dan pelatihan kerja Program pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan Kebijakan dan manajemen Pendidikan Nonformal Studi kasus implementasi Pendidikan Nonformal di berbagai wilayah Kolaborasi antar lembaga dalam mendukung Pendidikan Nonformal Evaluasi program dan dampak Pendidikan Nonformal
Articles 660 Documents
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Produksi Kerajinan Eceng Gondok Dalam Meningkatkan Pendapatan Keluarga Di UKM Karang Pilang Bersatu Surabaya ENIK AMALIA
J+PLUS UNESA Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan upaya untuk meningkatkan harkat dan martabat masyarakat yang didalamnya ada pendidikan nonformal sebagai proses pemberdayaan yang meliputi peningkatan dan perubahan sumber daya manusia sehingga mampu membangun masyarakat dan lingkunganya. Tujuan penelitian ini berdasarkan fokus penelitian adalah mengetahui pelaksanaan kegiatan pemberdayaan dan pemasaran hasil kerajinan enceng gondok Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian yakni pengelola dan keluarga pengrajin. Metode penelitian yang digunakan adalah metode wawancara, metode observasi, dan metode dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan langkah reduksi, display data, dan verifikasi data. Setelah itu data diuji nilai kebenaranya dengan kreabilitas, dependability dan konfirmability. Hasil penelitian yang didapatkan pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat yang diberikan arahan- arahan atau bimbingan, pendampingan yang dilakukan 2 hari sekali oleh pengelola meliputi pemberian alat, bahan baku dan praktek secara langsung dan pemasaran hasil kerajinan enceng gondok menggunakan strategi promosi melalui pameran, mou , dan sesama paguyuban UKM bertaraf nasional sampai internasional dalam meningkatan pendapatan keluarga Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, kerajinan enceng gondok, pendapatan keluarga.
Pemberdayaan Pengerajin Gerabah Melalui Inovasi Desain Untuk Meningkatkan Pendapatan di Dusun Kebondalem Desa Kedamangen Mojoagung Jombang ZANUARIZKY PUTRI DYASTITI
J+PLUS UNESA Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pemberdayaan merupakan suatu usaha atau upaya untuk memandirikan dan mensejahterakan masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalalah melalui pelatihan dan pendampingan inovasi desain gerabah di Dusun Kebondalem Desa Kedamangen Kecamatan Mojoagung Jombang. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif, pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi partisipan dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik penyajian data, dan verifikasi data. Penelitian ini memiliki tujuan menjelaskan bagaimana pelaksanaan program pemberdayaan pengerajin gerabah melalui inovasi dan desain dan bagaimana pendapatan pengerajin gerabah setelah ada kegiatan pemberdayaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan program sudah berjalan dengan baik, dimana dengan adanya pemberdayaan para pengerajin dapat membuat gerabah dengan berbagai macam bentuk yang unik dengan begitu gerabah yang dihasilkan memiliki nilai jual yang tiggi. Dampak dari pemberdayaan sendiri yaitu para pengerajin dapat memenuhi kebutuhan pokok, memiliki penghasilan yang bisa menopang kebutuhan pengerajin, dan memiliki ketersediaan cadangan uang atau tabungan. Hal ini terbukti bahwa pendapatan pengerajin bertamabah dan pengerajin mempunyai banyak link untuk menjual hasil produksinya. Skill yang dimiliki pengerajin memberikan dampak positif bagi kesejahteraan pengerajin gerabah di Dusun Kebondalem. Kata kunci : Pemberdayaan Pengerajin Gerabah, Inovasi Desain, dan pendapatan
PERAN PEKERJA SOSIAL MENGELOLA PERILAKU MENYIMPANG MELALUI POLA KOMUNIKASI ANTARPRIBADI DI UPT PPSPA BIMA SAKTI BATU CAHYA NUR WAHYU IMANI
J+PLUS UNESA Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan Peran Pekerja Sosial dalam mengelola Perilaku Menyimpang melalui Pola Komunikasi Antarpribadi di UPT PPSPA Bima Sakti Batu. Pendekatan penelitian yang digunakan peneliti adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode obsevarsi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah koleksi data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sedangkan dalam uji keabsahan data peneliti menggunakan kreadibilitas (creadibility), keterahlian (transferability),kebergantungan (dependability) dan kepastian (confrimability). Hasil dalam penelitian ini menunjukkan peran pekerja sosial dalam mengelola perilaku menyimpang melalui pola komunikasi antarpribadi dengan dilakukannya beberapa peranan penting dalam memberikan pelayanan sosial kepada anak tetirah yakni peran sebagai pendamping, peran sebagai pembimbing, dan peran sebagai pelatih. Beberapa model pola komunikasi antarpribadi yang digunakan oleh peran pekerja sosial dalam mengelola perilaku menyimpang adalah model transaksional, model linier dan model interaktif.
PERAN ORANG TUA DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI CHOIRUL ISLAMIYAH
J+PLUS UNESA Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia merupakan makhluk yang mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan. Perkembangan dimulai dari lingkungan keluarga yang melibatkan orang tua. Sifat dasar anak yang egosentris hendaknya diikuti dengan sikap orang tua yang dapat mengubah sifat egosentris tersebut membentuk jati diri anak yang positif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam mengembangkan kemampuan sosial emosional anak usia dini serta mengetahui perkembangan kemampuan sosial emosional anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran orang tua dalam mengembangkan kemampuan sosial emosional anak usia dini adalah sebagai pendidik pertama dan utama, sebagai model, dan sebagai teman bagi anak.
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERILAKU SOSIAL ANAK USIA DINI DI KABUPATEN NGANJUK SEVANA PUSPA RINANDA
J+PLUS UNESA Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PERAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) DALAM MELAKUKAN PENDAMPINGAN USAHA KERAJINAN TANGAN GUNA MEMBERDAYAKAN WARGA TUNAGRAHITA DI DESA KARANGPATIHAN KECAMATAN BALONG KABUPATEN PONOROGO DESSY INNIE SYAFITRI
J+PLUS UNESA Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena banyaknya penyandang disabilitas (tunagrahita) di Desa Karangpatihan yang dipandang sebelah mata. Akibatnya mereka menjadi semakin terpuruk dengan anggapan masyarakat yang seperti itu. Dalam rangka memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut, pemerintah desa memanfaatkan lembaga Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam memberdayakan dan mengembangkan produksi kerajinan tangan warga tunagrahita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pendampingan usaha kerajinan tangan yang dilakukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) pada warga tunagrahita serta keberdayaan warga tunagrahita setelah mendapatkan pendampingan usaha kerajinan tangan. Pendekatan penelitian yang dipilih oleh peneliti adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian menunjukan bentuk pendampingan usaha kerajinan yang diberikan oleh BUMDes yaitu (1) Fasilitasi, (2) Penguatan, (3) Perlindungan dan (4) Dukungan. Keberdayaan warga tunagrahita dapat dilihat dari memiliki kemampuan menyiapkan dan menggunakan pranata dan sumber-sumber yang ada di masyarakat, memiliki aktivitas ekonomi dan kemampuan menyiapkan hari depan keluarga.
PELATIHAN KREASI ANYAMAN PANDAN UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN KELUARGA DI DESA DIWEK KECAMATAN DIWEK KABUPATEN JOMBANG FATIHAHTUL NUR AINI
J+PLUS UNESA Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan merupakan salah satu program pendidikan luar sekolah yang memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat. Tujuan penelitian ini berdasarkan fokus penelitian yakni untuk mengetahui penyelenggaraan program dan hasil pelatihan kreasi anyaman pandan terhadap pendapatan keluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode wawancara,observasi dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan langkah reduksi, display data dan verifikaasi, kemudian diuji dengan kredibilitas, dependability dan konfirmability. Hasil penelitian didapat tiga kesimpulan. Pertama program Pelatihan telah menggunakan pendekatan Pendidikan Luar Sekolah dengan pemberian pelatihan kreasi anyaman pandan secara terstruktur dan terorganisir. Kedua telah diketahui hasil dari adanya pelatihan kreasi anyaman pandan yaitu adanya peningkatan pendapatan keluarga. Ketiga pemasaran produk kreasi anyaman panda dilakukan melalui promosi media sosial juga pameran serta dapat memberikan keuntungan bagi peserta pelatihan.
PERAN INSTRUKTUR DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA PELATIHAN TATA RIAS PENGANTIN DI BALAI LATIHAN KERJA (BLK) KABUPATEN JOMBANG LAILATUL RAMDHANA KURNIASTUTI
J+PLUS UNESA Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berawal dari permasalahan pokok yakni bagaimana peran instruktur dalam meningkatkan motivasi belajar peserta pelatihan tata rias pengantin, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai : (1) Peran instruktur dalam meningkatkan motivasi belajar peserta pelatihan tata rias pengantin; (2) Motivasi belajar peserta pada program pelatihan tata rias pengantin.Peneliti menggunakan metode kualitatif, dengan mendeskripsikan, menguraikan dan menggambarkan tentang peran instruktur. Subyek peneliti meliputi dua orang instruktur serta lima orang peserta pelatihan tata rias pengantin. Metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta menggunakan teknik analisis data dengan reduksi data , penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian di dapat dua kesimpulan. Pertama instruktur meningkatkan minat peserta pelatihan untuk belajar dengan memberikan motivasi sebelum dan di akhir pembelajaran mengenai pentingnya kebutuhan keterampilan dalam meningkatkan kualitas diri mereka serta memberi pujian ,seperti pemberian pujian berupa kata-kata yang sifatnya membangun pada peserta yang memiliki semangat yang tinggi . Kedua motivasi belajar peserta pelatihan yang tinggi terlihat dari antusias kehadiran peserta pelatihan yang aktif dalam mengikuti pembelajaran, serta para peserta yang berusaha menyelesaikan tugasnya secara tuntas tanpa menunda-nunda tugas yang telah diberikan oleh instruktur.
PELAKSANAAN KURSUS MENJAHIT UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BERWIRAUSAHA PADA PESERTA DIDIK DI LKP MODES ANIQ SIDOARJO HILDA FITRIA MAGHFIROH
J+PLUS UNESA Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan pada dasarnya merupakan suatu proses pemberdayaan individu agar ia mampu memenuhi kebutuhan perkembangannya dan sekaligus memenuhi tuntutan social dan cultural dalam lingkungan kehidupannya. Dengan kata lain pendidikan memiliki fungsi sebagai sarana pemberdaya manusia dalam menghadapi tantangan masa depan serta mampu bersaing dengan yang lain. Kursus menjahit dalam penelitian ini adalah kursus yang melibatkan proses belajar untuk menciptakan dan mengembangkan keahlian dalam hal menjahit yang dapat digunakan sebagai basis untuk membuka usaha mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kursus menjahit di LKP Modes Aniq dan untuk mengetahui pelaksanaan kursus menjahit dalam meningkatkan motivasi berwirausaha pada peserta didik di LKP Modes Aniq Sidoarjo. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Dengan fokus penelitian pelaksanaan kursus menjahit dalam meningkatkan motivasi berwirausaha pada peserta didik di LKP Modes Aniq Sidoarjo. Informan dalam penelitian ini adalah peserta didik dan tutor. Untuk meningkatkan kepercayaan hasil penelitian dan keabsahan data, maka digunakan uji kondensasi data yaitu uji kredibilitas, dependabilitas konfirmabilitas, dan transferabilitas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan kursus menjahit sudah berjalan sesuai dengan aspek-aspek kursus meliputi, pengorganisasian peserta didik dimana peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok besar, pengorganisasian tujuan dan bahan ajar yang tidak melibatkan peserta didik, metode pembelajaran yang menggunakan metode ceramah, Tanya jawab dan praktek, alokasi waktu 5 hari setiap minggunya dimulai dari hari senin hingga hari jumat, sumber dana dari masing-masing peserta didik, tempat belajar yang kondusif, alat dan media yang lengkap, sumber belajar yang terdiri dari 9 tutor yang profesional, dan evaluasi di akhir pelaksanaan kursus. Sedangkan untuk pelaksanaan kursus menjahit dalam meningkatkan motivasi berwirausaha pada peserta didik hal ini dibuktikan dengan tercapainya indikator adanya rasa percaya diri, mampu berorientasi pada tugas dan hasil, memiliki keberanian mengambil resiko, berjiwa kepemimpinan, keorisinilan dan berorientasi pada masa depan. Saran yang dapat disampaikan kepada lembaga LKP Modes Aniq alangkah baiknya apabila alokasi waktu dalam kursus lebih diperpanjang agar peserta didik bisa maksimal dalam penyelesaian tugas.Kata Kunci : Pendidikan, Kursus, Motivasi
PERAN PENGELOLA SKB SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KINERJA TUTOR DI SANGGAR KEGIATAN BELAJAR SYUAINUN MUNADIFAH
J+PLUS UNESA Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakProgram SKB Mojokerto yakni kursus dan pelatihan, kesetaraan, keaksaraan, KB dan TK. SKB Mojokerto dikelola oleh kepala lembaga, pamong dan satu orang tutor. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana peran pengelola SKB dalam meningkatkan kinerja tutor di UPT SKB Mojokerto. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di SKB Mojokerto. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis dengan koleksi data, reduksi data, display, verifikasi dan simpulan. Data diuji dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan (1)pengelola SKB terdiri dari Kepala, PB dan satu tutor (2)kinerja tutor belum meningkat diukur dari kualitas : disiplin dan tanggung jawab kurang, ketepatan waktu : tutor terlambat membagikan rapot, efektivitas : materi dari beberapa sumber, kemandirian : kinerja baik, komitmen kerja : tanggung jawab tugas dengan kepala (3) peran pengelola SKB yaitu penggerak, mengatur dan merencanakan program pada SKB kata kunci : Pengelola SKB, peran pengelola SKB, kinerja tutorAbstractPrograms in SKB Mojokerto is course and training program, equality program, literacy program, playgroups and kindergarten. SKB Mojokerto managed by head of the institution, tutor learning and one tutor. This research have a purpose for describe and analyze about how is the role of the SKB managers in improving performance of tutors at SKB Mojokerto. The research approach used is descriptive qualitative at SKB Mojokerto. Data collected with interview, observation, and documentation. Data will analyzed with collecting data, reduction, display, verification and take the conclusion. Then data will validity with use source triangulation. The results is(1) the manager of SKB Mojokerto is the leader, TL and one tutor (2) performances not increased, quality: not discipline, accuracy time : not ontime, effectiveness : use many source, independence : nice performances, work commitment : tutor have responsibility task with leader(3) Role of manager SKB as driving, organizing, and planning programs in SKB.keywords : SKB manager, role manager, tutor performance