cover
Contact Name
Monica Widyaswari
Contact Email
monicawidyaswari@unesa.ac.id
Phone
+6282231135605
Journal Mail Official
jplus@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Lidah Wetan: Terletak di Jl. Lidah Wetan, Lidah Wetan, Kec. Lakarsantri, Kota Surabaya, Jawa Timur 60213
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
J+Plus: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah
  • jurnal-pendidikan-luar-sekolah
  • Website
ISSN : 23379286     EISSN : -     DOI : -
Strategi, metode, dan model pembelajaran dalam Pendidikan Nonformal Teknologi dan media pembelajaran untuk Pendidikan Nonformal Pelatihan berbasis komunitas dan pengembangan keterampilan Inovasi dalam pendidikan masyarakat dan pendidikan seumur hidup Pendidikan vokasional dan pelatihan kerja Program pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan Kebijakan dan manajemen Pendidikan Nonformal Studi kasus implementasi Pendidikan Nonformal di berbagai wilayah Kolaborasi antar lembaga dalam mendukung Pendidikan Nonformal Evaluasi program dan dampak Pendidikan Nonformal
Articles 660 Documents
Peran Pengasuh dalam Menstimulasi Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 3-5 Tahun di Panti Asuhan Kasih Agape Pakis Kota Surabaya Kristin Hana Kezia; Lestari, Gunarti
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 2 (2025): J+PLUS, Desember 2025 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengasuh adalah orang yang mempunyai kewajiban memberikan perlindungan, kasih sayang, serta mengajarkan kepada anak-anak asuh untuk berinteraksi sosial agar nanti menjadi bekal untuk dirinya sendiri dan juga diharapkan mampu mengontrol perkembangan emosionalnya agar kelak menjadi anak yang memiliki empati, simpati, dan juga tentunya kepribadian yang baik. Salah satu lembaga non formal yang memberikan itu adalah panti asuhan kasih agape Pakis Kota Surabaya. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganilis peran pengasuh dan perkembangan sosial emosional anak di panti asuhan kasih agape pakis kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, informan penelitian ini ada pengasuh dan kepala yayasan. Data yang dikumpulkan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, display data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengasuh menjalankan perannya secara optimal melalui interaksi afektif, pendampingan kegiatan harian, dan pembiasaan sosial yang mendukung kesadaran diri, pengendalian emosi, dan keterampilan sosial anak. Perilaku pengasuh terbukti menjadi model penting dalam membentuk perkembangan sosial emosional anak usia dini di lingkungan panti. Peran perilaku dan komunikasi interaksi sosial menjadi faktor dominan dalam proses stimulasi tersebut. Penelitian ini menegaskan pentingnya pelatihan dan evaluasi rutin untuk meningkatkan kualitas pengasuhan di panti asuhan.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengelolaan Desa Wisata Batik Tulis di Desa Jetis Lemah Putro, Kabupaten Sidoarjo Ni'mah, Jannatun; Yulianingsih, Wiwin
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 2 (2025): J+PLUS, Desember 2025 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan desa wisata Batik Tulis sebagai bentuk pengembangan ekonomi berbasis budaya lokal di Desa Jetis Lemah Putro, Kabupaten Sidoarjo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi dan pelaksanaan pemberdayaan masyarakat serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam proses tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat dilakukan melalui pelatihan membatik, pembentukan kelembagaan seperti koperasi dan Pokdarwis, pemanfaatan teknologi digital, serta kolaborasi lintas sektor. Faktor pendukung meliputi partisipasi masyarakat, komitmen pemerintah, serta potensi budaya lokal yang kuat. Sementara itu, tantangan utama yang dihadapi adalah rendahnya minat generasi muda, keterbatasan modal dan akses pasar, serta kurangnya inovasi produk. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan desa wisata berbasis potensi lokal dapat menjadi instrumen efektif dalam pemberdayaan masyarakat jika didukung oleh strategi berkelanjutan dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Pengaruh Metode Sorogan Terhadap Peningkatan Kemampuan Membaca Kitab Kuning di Pondok Pesantren Putri Alfathimiyyah Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang Kivayatul Ursiyah; Widodo, Widodo
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 2 (2025): J+PLUS, Desember 2025 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode sorogan merupakan metode pembelajaran tradisional yang menekankan interaksi langsung antara pendidik dan peserta didik secara individual dalam membaca dan memahami kitab kuning. Kemampuan membaca kitab kuning dalam lingkup pesantren mencakup ketepatan membaca tanpa harakat, memahami isi teks, serta mampu menerjemahkan kandungan isi secara tepat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguasaan kitab kuning bagi peserta didik sebagai sumber belajar utama, serta tantangan pembelajaran akibat padatnya aktivitas santri yang juga mengikuti pendidikan formal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode sorogan terhadap peningkatan kemampuan membaca kitab kuning di Pondok Pesantren Putri Alfathimiyyah. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian korelasional, yang melibatkan 33 peserta didik kelas XI MAN sebagai sampel. Instrument penelitian terdiri dari angket untuk mengetahui penerapan metode sorogan dan tes lisan untuk menilai kemampuan membaca kitab kuning. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, reliabilitas, normalitas, linieritas, dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode sorogan memiliki pengaruh signifikan terhadap kemampuan membaca kitab kuning, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan koefisien regresi sebesar 0,553. Artinya pengaruh metode sorogan terhadap peningkatan kemampuan membaca kitab kuning meningkat sebesar 55,3%. Angka ini termasuk kategori kecil yang dapat disebabkan oleh kurangnya rasa percaya diri peserta didik saat menyetorkan kitab kuning di hadapan pendidik dan kurangnya motivasi peserta didik dalam mempelajari kitab kuning. Selain itu, kurangnya kedekatan antara peserta didik dan pendidik juga turut mempengaruhi hasil belajar peserta didik. Hal ini membuktikan bahwa semakin tinggi penerapan metode sorogan, semakin meningkat pula kemampuan membaca kitab kuning peserta didik. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pondok pesantren dalam mempertahankan metode sorogan sebagai pendekatan yang efektif dalam pembelajaran kitab kuning, meskipun ditengah perubahan dan tantangan pendidikan modern.
Implementasi Pelatihan Manajemen Dasar Wirausaha dalam Peningkatan Pendapatan UMKM di Desa Wisata Doudo Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik Rizani, Dewi; Mardliyah, Sjafiatul
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 2 (2025): J+PLUS, Desember 2025 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Doudo telah bertransformasi dari desa tertinggal menjadi desa mandiri dan desa wisata melalui program pemberdayaan masyarakat. Keberadaan desa wisata berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi UMKM. Meskipun UMKMnya berkembang, banyak pelaku usaha masih menghadapi kendala dalam hal manajemen usaha. Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah desa menyelenggarakan pelatihan manajemen dasar wirausaha guna meningkatkan kemampuan pengelolaan usaha dengan tujuan meningkatkan pendapatan pelaku UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi pelatihan manajemen dasar wirausaha dalam peningkatan pendapatan bagi UMKM di Desa Wisata Doudo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan/verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pelatihan manajemen dasar wirausaha di Desa Wisata Doudo berjalan melalui tiga tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan UMKM, yang terlihat dari bertambahnya tabungan, daya beli, serta aset pelaku usaha. Keberhasilan pelatihan ini didukung oleh keterlibatan aktif peserta dan dukungan pemerintah desa. Pelaksanaan pelatihan juga menghadapi kendala seperti terbatasnya waktu, perbedaan daya tangkap peserta, dan minimnya pendampingan pasca pelatihan.  
Peran Guru Melalui Pendidikan Karakter Islami dalam Meningkatkan Social Sensitivity Anak Usia Dini di Kelompok Bermain (KB) Durratul Yatimah Sidoarjo Ambarwati, Tyas; Yulianingsih, Wiwin
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 2 (2025): J+PLUS, Desember 2025 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru melalui pendidikan karakter Islami dalam meningkatkan social sensitivity pada anak usia dini di KB Durratul Yatimah Sidoarjo. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tiga metode utama, yaitu: (1) wawancara mendalam dengan kepala KB, guru, dan orang tua peserta didik; (2) observasi langsung terhadap lingkungan sekitar KB, sarana dan prasarana, peran guru, perilaku anak, serta kegiatan pembelajaran yang berlangsung; dan (3) dokumentasi, meliputi laporan kegiatan pembelajaran, catatan perkembangan anak, aktivitas interaksi anak, serta dokumen pendukung lainnya. Teknik analisis data dilakukan melalui tahap pengumpulan data, penyajian data, verifikasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran strategis dalam menumbuhkan social sensitivity pada anak usia dini. Selain berperan sebagai pendidik, guru juga berfungsi sebagai teladan, motivator, dan fasilitator. Penerapan nilai-nilai karakter Islami, seperti kejujuran, tanggung jawab, kasih sayang, kerja sama, dan saling menghormati, terbukti efektif dalam meningkatkan kepekaan sosial anak. Penelitian ini juga mengidentifikasi sejumlah faktor pendukung, antara lain: keteladanan guru dalam menerapkan nilai-nilai Islami, keterlibatan aktif orang tua, lingkungan yang kondusif dan religius, sarana pembelajaran yang memadai, serta program pembiasaan yang terstruktur. Meskipun demikian, penerapan nilai-nilai tersebut masih menghadapi tantangan berupa faktor penghambat internal (dalam diri anak) dan eksternal (lingkungan sekitar anak).
Pengaruh Program Pendidikan Pelatihan Membatik Terhadap Keterampilan Life Skills Pemuda di LKP Neutral Kabupaten Ponorogo Pradana Santoso, Wendy Satria; Widodo, Widodo
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 2 (2025): J+PLUS, Desember 2025 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pelatihan membatik merupakan salah satu bentuk kegiatan berbasis pendidikan non formal dan budaya yang  berkontribusi terhadap pembentukan keterampilan life skills pemuda. Dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan membatik mendorong pemuda untuk membentuk keterampilan berpikir kritis dan kreatif (critical and creative thinking skills), keterampilan sosial dan komunikasin (social and communication skills) serta keterampilan vokasi (vocational skills), yang termasuk dalam komponen penting dari life skills. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program pendidikan pelatihan membatik terhadap keterampilan life skills pemuda di LKP Neutral Kabupaten Ponorogo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Sampel melibatkan seluruh peserta pelatihan membatik sejumlah 69 orang. Teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan uji regresi linier sederhana dan uji t. Hasil penelitian menemukan bahwa program pendidikan pelatihan membatik memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keterampilan life skills pemuda. Berdasarkan hasil Uji-T menghasilkan nilai t hitung 39,992 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang menegaskan adanya pengaruh signifikan. Kesimpulanya, pelatihan membatik terbukti tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga mempengaruhi aspek life skills seperti keterampilan berpikir kreatif dan kritis, sosial komunikasi, dan vokasional.
Penerapan Empiris Model Kirkpatrick Empat Tingkat dalam Pendidikan Informal: Pelatihan Barista di PKBM Perkotaan Fadzilaturrahma, Intan; Nugroho, Rivo
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 2 (2025): J+PLUS, Desember 2025 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan vokasional barista yang diselenggarakan oleh Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di wilayah perkotaan Surabaya dengan menerapkan Model Evaluasi Empat Tingkat Kirkpatrick yang mencakup aspek reaksi, pembelajaran, perilaku, dan hasil. Menggunakan desain metode campuran, data dikumpulkan melalui survei, tes terstandar, observasi lapangan, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta menunjukkan tingkat kepuasan tinggi terhadap pelatihan, terjadi peningkatan signifikan dalam kompetensi teknis, serta transformasi perilaku yang bermakna, termasuk kemampuan menjadi mentor sebaya dan penerapan keterampilan secara nyata dalam konteks kerja. Sebanyak 65% peserta terlibat dalam aktivitas ekonomi berbasis kopi setelah pelatihan, baik sebagai pekerja, freelancer, maupun wirausaha mikro. Temuan ini memperkuat relevansi model Kirkpatrick dalam konteks pendidikan nonformal dan mengusulkan perluasan indikator hasil untuk mencakup partisipasi dalam jalur ekonomi informal. Studi ini memberikan kontribusi teoretis terhadap evaluasi pelatihan serta menyajikan implikasi praktis bagi pengelola program dan pembuat kebijakan dalam merancang strategi pelatihan yang berdampak dan kontekstual di lingkungan pembelajaran informal.
Motivasi Siswa dalam Mengikuti Program Platinum Camp di LBB Sang Juara School Surabaya sebagai Persiapan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes Indira, Nabila; Susilo, Heryanto
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 2 (2025): J+PLUS, Desember 2025 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis motivasi siswa dalam memilih Program Platinum Camp di Sang Juara School Surabaya sebagai persiapan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Program ini menawarkan pembelajaran terstruktur dan intensif melalui model karantina yang bebas gangguan eksternal. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, serta analisis data melalui pengumpulan, reduksi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi akademik, terutama keinginan diterima di fakultas kedokteran universitas negeri, menjadi faktor utama pemilihan program. Dukungan orang tua, lingkungan belajar disiplin, serta pendekatan pembelajaran intensif turut meningkatkan rasa percaya diri dan kesiapan siswa. Evaluasi selama satu bulan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman materi dan kemampuan mengerjakan soal melalui latihan harian dan try-out CBT mingguan. Kegiatan non-akademik juga memperkuat solidaritas antar peserta. Secara keseluruhan, Platinum Camp berdampak positif terhadap kesiapan akademik dan mental siswa dalam menghadapi UTBK.
Kolaborasi Antara Pimpinan dan Komite dalam Program Parenting di PKBM Kuttab Al-Fatih Gresik Safitri, Sarah Arifah; Rosyanafi, Rofik
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 2 (2025): J+PLUS, Desember 2025 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program parenting dalam lembaga pendidikan nonformal Islam memiliki peran strategis dalam memperkuat keterlibatan orang tua dalam pendidikan karakter anak. Di PKBM Kuttab Al-Fatih Gresik, program ini menjadi wujud konkret kolaborasi antara pimpinan dan komite, yang melibatkan ayah secara aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan. Pendekatan ini menjadi unik karena bertumpu pada nilai-nilai Islam serta prinsip Tri Pusat Pendidikan, yakni sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kolaborasi antara pimpinan dan komite dalam pelaksanaan program parenting di PKBM Kuttab Al-Fatih Gresik. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan dalam penelitian ini, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa kolaborasi terjalin melalui pembagian peran yang jelas, komunikasi intensif, serta kesamaan visi pendidikan. Faktor pendukungnya meliputi kepemimpinan partisipatif, struktur organisasi komite yang fungsional, dan keterlibatan aktif orang tua. Sedangkan hambatan utamanya adalah keterbatasan waktu orang tua serta minimnya pelatihan bagi pengurus komite. Penelitian ini merekomendasikan penguatan struktur kolaborasi, penggunaan pendekatan andragogis dalam parenting, serta evaluasi kolaboratif untuk meningkatkan efektivitas program.
Pengaruh Pelatihan Tata Rias terhadap Proses Internalisasi Keterampilan Peserta Didik di Beauty for a Better Life (BFBL) Surabaya Hunafa, Della Aldea; Rosyanafi, Rofik Jalal
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 2 (2025): J+PLUS, Desember 2025 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan tata rias merupakan salah satu bentuk pendidikan nonformal yang memiliki peran penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang profesional di bidang kecantikan. Keterampilan tata rias tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga menuntut proses internalisasi agar peserta dapat menguasai keahlian secara mendalam dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan tata rias terhadap proses internalisasi keterampilan peserta didik di Beauty for a Better Life (BFBL) Surabaya, sebuah program pelatihan yang digagas oleh L'Oréal Indonesia sebagai bentuk pemberdayaan perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Sebanyak 25 responden yang mengikuti program pelatihan dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan tata rias memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap internalisasi keterampilan, dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,68. Hal ini berarti 68% variasi internalisasi keterampilan peserta dijelaskan oleh kualitas pelatihan yang mereka ikuti. Temuan ini mempertegas pentingnya pelatihan vokasional dalam mengembangkan keterampilan sekaligus membangun kepercayaan diri dan kesiapan peserta untuk bekerja di industri kecantikan. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa lembaga pelatihan nonformal perlu terus mengembangkan kurikulum berbasis praktik langsung agar proses internalisasi dapat terjadi secara optimal. Selain itu, penelitian ini memberikan masukan kepada pemerintah dan lembaga terkait untuk memperluas program serupa sehingga dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya perempuan, guna meningkatkan keterampilan hidup dan kemandirian ekonomi.