cover
Contact Name
GANANG DWI PRASETYO
Contact Email
jurnalmegapterapkpkupang@gmail.com
Phone
+62380-8563066
Journal Mail Official
jurnalmegapterapkpkupang@gmail.com
Editorial Address
Politeknik Kelautan dan Perikanan Kupang Jl. Kampung Baru, Pelabuhan Ferry Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, 85351 Phone: 081284991205
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Megaptera
ISSN : 29862310     EISSN : 29860903     DOI : http://dx.doi.org/10.15578/jmtr.v1i1.11830
JURNAL MEGAPTERA merupakan media penerbitan artikel ilmiah yang dikelola oleh unit Pusat Penelitian dan Pengabdan kepada Masyarakat dibawah Politeknik Kelautan dan Perikanan Kupang. Naskah manuskrip yang dimuat dalam jurnal ini terutama berasal dari penelitian maupun kajian yang dilakukan Dosen/Akademisi dan Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, peneliti, serta pemerhati dibidang perikanan dan kelautan. Adapun Jadwal penerbitan artikel ilmiah sebanyak 2 (dua) kali dalam satu tahun yang direncanakan pada bulan November dan Mei. Ruang lingkup muatan artikel ilmiah antara lain bidang Perikanan Tangkap, Teknologi Kelautan, Inderaja Kelautan, Akustik dan Instrumentasi, Teknologi Kapal Perikanan, Manajemen dan Teknologi Budidaya Perikanan, Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan, Teknologi Mekanisasi Perikanan, Pengelolaan Sumberdaya Perairan, Manajemen Pelabuhan Perikanan dan Sosial Ekonomi Perikanan. Artikel yang dapat diterima untuk diproses penerbitannya merupakan hasil-hasil penelitian atau Teknik penelitian atau penelitian terapan serta kajian konseptual yang berkaitan dengan bidang kelautan dan perikanan. Artikel yang hendak dimuat berupa tulisan asli dalam kurun waktu 10 tahun terakhir berbahasa Indonesia atau Inggris yang belum pernah atau dalam proses dimuat di dalam junal ilmiah nasional maupun internasional.
Articles 35 Documents
Analisis Kegagalan dan Mitigasi Risiko pada Sistem Pendingin Kapal Penangkap Ikan Menggunakan Metode Failure Mode And Effects Analysis (FMEA) Yasmin Humaira Rahmad; Alek Topani Lubis; Tata Irfadinata
JURNAL MEGAPTERA Vol 4, No 2 (2025): Jurnal Megaptera (JMTR)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jmtr.v4i2.18172

Abstract

Sistem pendingin (refrigeration system) pada kapal penangkap ikan berperan vital dalam menjaga mutu hasil tangkapan selama pelayaran. Kegagalan sistem pendingin dapat menyebabkan kerusakan produk, penurunan kualitas ikan, serta kerugian ekonomi yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi mode kegagalan potensial dan menentukan prioritas risiko pada mesin pendingin kapal ikan menggunakan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Pendekatan penelitian bersifat deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara teknisi, dan telaah dokumen perawatan. Analisis dilakukan terhadap sepuluh komponen utama, yaitu kompresor, kondensor, evaporator, akumulator, oil separator, katup ekspansi, pipa refrigeran, sensor kontrol, pompa sirkulasi air laut, dan panel listrik. Hasil analisis menunjukkan empat komponen dengan nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi adalah pompa sirkulasi air laut (224), kompresor (189), akumulator (180), dan katup ekspansi (175). Komponen tersebut dikategorikan sebagai risiko tinggi yang memerlukan tindakan mitigasi prioritas berupa perawatan preventif, pemantauan kondisi, serta peningkatan pelatihan awak kapal. Penerapan FMEA terbukti efektif dalam membantu manajemen kapal menentukan strategi risk-based maintenance untuk meningkatkan keandalan sistem pendingin dan menjamin mutu hasil tangkapan selama operasi di laut.
Analisis Simulasi Kinerja Sistem Hybrid PV Diesel Berdasarkan Profil Beban Harian dan Batas Operasi Genset di Kapal Latih Languan Rivandi Muhammad Santanamihardja
JURNAL MEGAPTERA Vol 4, No 2 (2025): Jurnal Megaptera (JMTR)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jmtr.v4i2.18941

Abstract

Sistem pembangkit listrik hybrid yang mengintegrasikan solar panel (PV) dan genset diesel merupakan salah satu solusi penyediaan energi yang andal pada daerah dengan keterbatasan jaringan listrik. Penelitian ini menganalisis simulasi kinerja sistem hybrid PV-diesel berdasarkan profil beban harian dan batas operasi genset di kapal latih languan, meliputi minimum operating load dan ramp rate. Simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak MATLAB dengan skenario beban harian variatif 24 jam. Hasil simulasi menunjukkan bahwa genset diesel masih berperan sebagai sumber utama pembangkit daya, terutama pada saat beban puncak, sementara kontribrusi PV relatif kecil dan hanya signifikan pada periode siang hari. Operasi genset tidak selalu mengikuti profil beban secara presisi, sehingga pada beberapa interval waktu terjadi surplus daya ketika output genset melebihi beban. Kondisi ini berkaitan dengan penerapan batas miminum beban operasi yang bertujuan menjaga efisiensi dan keandalan mesin. Di sisi lain, pada saat beban meningkatkan signifikan, ramp rate genset membatasi kecepatan perubahan daya sehingga diperlukan dukungan dari PV untuk menjaga kontinuitas pasokan. Secara keseluruhan, hasil analisis menegaskan bahwa konfigurasi saat ini masih didominasi pembangkit diesel dan menyisakan peluang optimasi kapasitas PV serta strategi manajemen energi untuk meminimalkan konsumsi bahan bakar, meningkatkan pemanfaatan energi surya, dan mengurangi surplus daya yang berpotensi terbuang.
Pengaruh Tingkat Salinitas terhadap Kelangsungan Hidup dan Perkembangan Larva Udang Galah (Macrobrachium Rosenbergii) Joice Lidya Craceyani Araujo Berubu; Lukas Giovani Gonzales Serihollo; Sartika Tangguda; Zainal Usman
JURNAL MEGAPTERA Vol 5, No 1 (2026): Jurnal Megaptera (JMTR) Issue In Progress
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jmtr.v5i1.20057

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi salinitas terhadap tingkat kelangsungan hidup dan perkembangan larva udang galah (Macrobrachium rosenbergii). Penelitian menggunakan rancangan percobaan dengan tiga perlakuan salinitas, yaitu 8 ppt (A), 12 ppt (B), dan 16 ppt (C). Parameter yang diamati meliputi tingkat kelangsungan hidup (Survival rate) dan laju perkembangan larva (Larva Stage Indeks (LSI)). Data dianalisis menggunakan uji ANOVA satu arah dan dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan salinitas 12 ppt (B) menghasilkan tingkat kelangsungan hidup tertinggi dan berbeda nyata (P<0,05) dibandingkan perlakuan 8 ppt dan 16 ppt, sedangkan perlakuan 8 ppt dan 16 ppt tidak berbeda nyata. Nilai LSI akhir dan laju perkembangan larva juga tertinggi pada perlakuan 12 ppt dengan rata-rata laju perkembangan larva sebesar 8,4, diikuti 8 ppt (7,7) dan 16 ppt (7,5). Hasil ANOVA menunjukkan bahwa variasi salinitas berpengaruh signifikan terhadap perkembangan larva (F(2,8)=73,5; P<0,001). Perbedaan ini diduga berkaitan dengan beban osmotik dan kebutuhan energi untuk proses osmoregulasi. Dengan demikian, salinitas 12 ppt direkomendasikan sebagai kisaran optimal untuk pemeliharaan larva udang galah guna mendukung tingkat kelangsungan hidup dan perkembangan yang maksimal.
Pengaruh Perbedaan Hasil Tangkapan Berdasarkan Waktu Pengoperasian TRAWL pada KM BINAMA 03 Rasdam Rasdam; Resky Amalia Rajab; Yesaya Mau; Imer Baok; Aman Saputra
JURNAL MEGAPTERA Vol 4, No 2 (2025): Jurnal Megaptera (JMTR)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jmtr.v4i2.19742

Abstract

Perbedaan waktu penangkapan dapat mempengaruhi hasil tangkapan serta dampaknya terhadap ekosistem. Biasanya, udang memiliki pola aktivitas yang berbeda antara malam dan siang hari. Beberapa spesies udang lebih aktif di malam hari, sehingga pengoperasian trawl pada malam hari bisa menghasilkan tangkapan yang lebih banyak. Sebaliknya, udang tertentu mungkin lebih aktif selama siang hari, sehingga waktu pengoperasian trawl yang sesuai dengan pola aktivitasnya bisa meningkatkan hasil tangkapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan hasil tangkapan udang pada siang dan malam hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan mengikuti langsung kegiatan operasi penangkapan alat tangkap Trawl kapal KM. Binama 03. Jumlah hasil tangkapan yang diperoleh pada malam hari sebesar 62% dan pada siang hari sebesar 38%.
Efektivitas Transplantasi Terumbu Karang Menggunakan Metode Flat Blok di Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, Pasca Badai Seroja Putri Agil Lestari; Rolandsius Sareng
JURNAL MEGAPTERA Vol 4, No 2 (2025): Jurnal Megaptera (JMTR)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jmtr.v4i2.19555

Abstract

Badai Seroja menyebabkan kerusakan terumbu karang yang signifikan di wilayah pesisir Nusa Tenggara Timur, termasuk di Kawasan Konservasi Perairan Pantai Oesina, Desa Lifuleo. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keberhasilan transplantasi terumbu karang menggunakan metode flat block sebagai upaya rehabilitasi terumbu karang pascabencana alam. Transplantasi karang dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus 2025 dengan menggunakan 30 unit substrat flat block dan 150 fragmen karang dari jenis Acropora branching dan Acropora formosa. Monitoring dilakukan pada tanggal 25 November 2025 untuk mengamati kelangsungan hidup, pertumbuhan awal karang, serta kondisi kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelangsungan hidup fragmen karang mencapai 91,3%, dengan indikator pertumbuhan awal berupa munculnya tanda pembentukan polip. Kualitas perairan pada lokasi penelitian masih berada dalam kisaran toleransi pertumbuhan karang. Metode flat block dinilai efektif sebagai media transplantasi terumbu karang pada fase awal rehabilitasi dan berpotensi dikembangkan sebagai strategi pemulihan ekosistem terumbu karang di wilayah pesisir yang terdampak bencana alam.

Page 4 of 4 | Total Record : 35