cover
Contact Name
Muhammad Azmi
Contact Email
borneorec@gmail.com
Phone
+6282110908360
Journal Mail Official
borneorec@gmail.com
Editorial Address
Jl. Revolusi Gg. 11 No. 6B, Kel. Lok Bahu, Kec. Sungai Kunjang, Samarinda, Kalimantan Timur
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Gawi: Journal of Action Research
ISSN : -     EISSN : 28091108     DOI : https://doi.org/10.59329/gawi
Core Subject : Education,
Gawi: Journal of Action Research focused on scientific research with action in the educational environment. This journal is published twice a year. We have accepted any article with the scope of action research in any scientific knowledge.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2022)" : 5 Documents clear
Peningkatan Kemampuan Membaca Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Melalui Metode Struktur Analisis Sintesis Pada Siswa Kelas I Sekolah Dasar Negeri Pejambuan 1 Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar Yuliana, Yuliana
Gawi: Journal of Action Research Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Borneo Research and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59329/gawi.v2i2.77

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor penyebab belum meningkatnya kemampuan membaca mata pelajaran Bahasa Indonesia Pada siswa Kelas I SDN Pejambuan 1 Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar, belum adanya media buatan guru dan siswa dikelas, rendahnya hasil belajar siswa kelas I, Kurangnya kreativitas guru dalam melaksanakan proses pembelajaran dan kurangnya minat dan motivasi siswa dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil ini yang dilaksanakan dapat ditarik kesimpulan bahwa dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan metode Struktur Analisis Sintesis yang dilakukan oleh siswa mengalami peningkatan pada siklus I dan II. Pada siklus I terdapat 12 siswa yang berkategori sangat baik atau 42%, berkategori baik yaitu 6 siswa atau 22% sedangkan 8 siswa atau 29% yang memiliki kategori rendah dan yang hasil belajaranya berkategori rendah sekali terdapat 2 siswa atau 7%. Kemudian siklus II terjadi peningkatan siswa berkategori baik sekali 20 siswa atau 71% dan berkategori baik 8 siswa atau 29%. Dengan demikian, dari data tersebut menunjukan bahwa penerapan metode struktur analisis sintesis pada mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siswa SDN Pejambuan 1, tergolong sangat baik.
Pengembangan Kognitif Menggunakan Kombinasi Make A Match dan Media Kongkrit Hartini, Tuti; Maimunah, Maimunah
Gawi: Journal of Action Research Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Borneo Research and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59329/gawi.v2i2.150

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas guru, aktivitas anak, dan hasil Pengembangan Kognitif Dan Aktivitas Belajar Menggunakan Kombinasi Make a Match, Pembelajaran Langsung Dan Media Konkret Pada Anak Kelompok B Tk Hosiah Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Setting penelitian ini adalah anak kelompok B TK Hosiah Banjarmasin Banjarmasin dengan jumlah 11 orang anak. Teknik pengumpulan data yang dilakukan observasi dengan analisis data kualitatif. Indikator keberhasilan aktivitas guru dikatakan berhasil apabila keterlaksanaannya mencapai kategori sangat baik. Aktivitas anak dikatakan berhasil apabila mencapai kriteria sangat aktif, dan hasil capaian perkembangan anak minimal mencapai ≥ 80% atau Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Berdasarkan data yang diperoleh, dapat disimpulkan pada aktivitas guru, aktivitas anak dan hasil perkembangan kognitif pada anak kelompok B TK Hosiana Banjarmasin dapat dikembangkan dengan menggunakan model Make a Match dan metode pemberian.
Mengembangkan Motivasi, Aktivitas Belajar dan Aspek Kognitif Anak Menggunakan Model Rami Pada Kelompok B1 Ramadhaniah, Nur ‘Asyaro; Aslamiah, Aslamiah
Gawi: Journal of Action Research Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Borneo Research and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59329/gawi.v2i2.159

Abstract

Masalah penelitian adalah rendahnya motivasi, aktivitas, dan aspek kognitif anak (mencocokkan bilangan pada lambang bilangan). Tujuan penelitian menjelaskan aktivitas guru serta menganalisis motivasi belajar, aktivitas serta capaian kognitif anak, Penelitian menerapkan pendekatan kualitatif dalam jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 sesi pembelajaran. Target yang diteliti anak kelompok B1 yang berjumlah 12 anak. Teknik pengumpulan data observasi dan dokumentasi dengan teknik analisis data secara deskriptif, kualitatif, dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan: 1) aktivitas guru memperoleh skor 24 kategori “Sangat Baik”, 2) motivasi belajar anak mencapai 100% kategori “Seluruh Anak Termotivasi”, 3) aktivitas anak mendapat 100% kategori “Seluruh Anak Aktif”, dan 4) capaian perkembangan kognitif anak mencapai 100% “Berhasil Sangat Baik”. Dari hal ini, disimpulkan dengan model RAMI (demonstRasi, mAke a Match dan pemberIan tugas) bisa menumbuhkan motivasi, aktivitas serta hasil kompetensi aspek kognitif (mencocokkan bilangan dengan lambang bilangan).
Mengembangkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Melalui Model Direct Instruction, Numbered Head Together dan Media Puzzle Kusma, Indah Kartikasari; Purwanti , Ratna
Gawi: Journal of Action Research Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Borneo Research and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59329/gawi.v2i2.160

Abstract

Permasalahan dalam penelitianliniladalah hasil perkembangan kognitif anak padalkelompok B1 dalam mengenal lambang bilangan masih belum berkembang dengan baik. Tujuan penelitianlini adalahluntuk mendeskripsikanlaktivitas guru, laktivitas anakldanlmenganalisis hasillpengembangan kemampuan anak dalam mengenal lambang bilangan melalui model Direct Instruction, lNumbered Head Together, dan Media puzzle. Pendekatan penelitian menggunakanlkualitatif denganljenis penelitianltindakan kelas, lsetting penelitianlpadalanak kelompoklB1 TK NegerilPembina Banjarmasin Barat yang berjumlah 8 orang anak. Penelitian dilaksanakan dalam 3 kali pertemuan dengan hasil di akhir pertemuannya meningkatkan aktivitas guru dengan skor 31 dengan kriteria sangat baik. Aktivitas anak memperoleh persentase 100% kriteria sangat aktif. Dan hasil perkembangan kognitif mencapail100% anak yang berhasil dengan mendapatkan kriteria berkembang sangat baik (BSB). Saranlbagi kepalalsekolah, guruldan penelitillain dapatldijadikan sebagailmasukan, informasi dan salah satu alternatif dalam upaya meningkatkan perkembangan kognitif pada anak.
Mengembangkan Aspek Kognitif Mengenal Lambang Bilangan dengan Model Make A Match, Numbered Head Together, dan Media Papan Flanel Munawarah, Raudatul; Noorhafizah, Noorhafizah
Gawi: Journal of Action Research Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Borneo Research and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59329/gawi.v2i2.163

Abstract

Permasalahan yang diangkat dari studi ini adalah belum adanya perkembangan aspek kognitif pada anak dalam memahami lambang bilangan. Hal tersebut disebabkan anak belum bisa fokus, anak mudah bosan, anak tidak tertarik, anak lebih pendiam karena kurangnya stimulus, kegiatan pembelajaran yang dilakukan kurang beragam dan bervariatif, sehingga upaya pemecahan masalah menggunakan kombinasi model Make A Match, Numbered Head Together dan media papan flanel. Studi ini bertujuan untuk mengembangkan kegiatan guru dan anak dalam mencapai hasil perkembangan kognitif anak untuk mengenal lambang bilangan. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak 3 kali pertemuan. Adapun teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi penilaian perkembangan kognitif. Hasil studi ini mengindikasikan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 dikategorikan baik dengan skor 18, dan pada pertemuan 3 dikategorikan sangat baik dengan skor 24. Aktivitas anak pada pertemuan pertama dengan persentase 45% yang termasuk dalam kategori cukup aktif dan pada pertemuan ketiga aktivitas anak dinyatakan berkembang dengan persentse 99% yang termasuk dalam kategori sangat aktif.

Page 1 of 1 | Total Record : 5