cover
Contact Name
Widhi Kurniawan
Contact Email
kurniawan.widhi@uho.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jipho@uho.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo Kampus Hijau Bumi Tridharma Jl. H.E.A. Mokodompit, Anduonohu, Kendari, Sulawesi Tenggara, Indonesia 93232. Telp/fax: (+62-401-3190791)
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 25481908     DOI : https://doi.org/10.56625
JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo) is a scientific journal in the field of animal husbandry which includes; breeding and genetics, reproduction, physiology, nutrition, feed technology, forage, livestock production, biotechnology, behavior, health, livestock systems, socio-economics, policy, and livestock product technology.
Articles 114 Documents
Analisis Profitabilitas dan Efisiensi Usaha Penggemukan Sapi Potong di Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan: Analysis of Profitability and Efficiency of Beef Cattle Fattening Farming in Tanete Riaja District, Barru Regency, South Sulawesi Indrawirawan; Ilham Syarif; Aulia Uswa Noor Khasanah
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol. 7 No. 3 (2025): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v7i3.273

Abstract

Usaha penggemukan sapi potong di Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, merupakan memiliki kontribusi besar terhadap ekonomi daerah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan profitabilitas dan efisiensi usaha peternak sapi potong, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi efisiensi usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan Stochastic Profit Function Analysis dengan model fungsi keuntungan Cobb-Douglas untuk mengukur efisiensi usaha dan menganalisis pengaruh variabel-variabel produksi terhadap profitabilitas usaha penggemukan sapi potong. Data diperoleh melalui wawancara terstruktur dengan 46 peternak sapi potong yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha penggemukan sapi potong di Tanete Riaja menguntungkan dengan Gross Farm Income (GFI) rata-rata sebesar Rp 48.460.870 per periode usaha. Biaya variabel mendominasi total biaya dengan pembelian bakalan menjadi komponen terbesar. Biaya tenaga kerja dan biaya bakalan menunjukkan pengaruh negatif terhadap keuntungan, sedangkan jumlah ternak berpengaruh positif terhadap profitabilitas usaha. Dari sisi efisiensi, umur peternak dan jumlah tanggungan keluarga memiliki pengaruh signifikan terhadap efisiensi usaha. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa jumlah ternak dan faktor sosial-ekonomi, terutama umur peternak serta jumlah tanggungan keluarga, berperan penting dalam menentukan efisiensi profit usaha penggemukan sapi potong di Tanete Riaja. Peningkatan pengelolaan biaya dan aksesibilitas kredit bagi peternak dengan efisiensi rendah perlu dilakukan, sekaligus memperhatikan karakteristik sosial dalam merancang kebijakan yang mendukung perkembangan usaha penggemukan sapi potong.
Penggunaan Kulit Buah Naga Terfermentasi sebagai Feed Additive Terhadap Performa Burung Puyuh Umur 21-24 Minggu: Use of Fermented Dragon Fruit Peel as Feed Additive on Quail Performance Aged 21-24 Weeks I Kadek Yoga Kertiyasa; Ni Wayan Ayu Ningsih; Dewi Elfrida Sihombing; Prihutomo Suharto; Rahmat Gusri
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol. 7 No. 3 (2025): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v7i3.286

Abstract

Performa produksi  ternak puyuh dipengaruhi oleh pakan . Penggunaan Antibiotic Growth Promotor pada pakan saat ini sudah dilarang sehingga perlu dicari bahan alternative pengganti (AGP). Antibiotic Growth Promoter (AGP) menyebabkan penurunan produktivitas ternak sehingga perlu adanya penambahan  feed addtive  alami  dari tanaman ataupun hasil  ikutan  pertanian.Buah naga (Hylocereus polyrhizuz) menghasilkan limbah berupa kulit yang bisa dijadikan sebagai feed addtive alami pengganti AGP . Kulit buah naga difermentasi dan dihaluskan menjadi jus. Penambahan fermentasi jus kulit buah naga  melaui  air minum yang di berikan pada ternak burung puyuh. Penelitian bertujuan untuk menganalisa  potensi kulit buah naga sebagai feed adidtive. Penelitian menggunakan burung puyuh umur 21-24 minggu. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan dengan kontrol (P1), Penambahan jus kulit buah naga terfermentasi 4% (P2) dan penambahan jus kulit buah naga terfermentasi 6% (P3). Data penelitian dianalisis menggunakan Analisis of Variance (ANOVA) dan  uji lanjutan duncan. Hasil penelitian menunjukan pemberian jus kulit buah naga terfermentasi tidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap konsumsi air minum, konsumsi pakan, Feed Conversion Rasio (FCR), dan produksi telur harian tetapi berpengaruh nyata pada berat telur. Penambahan jus kulit buah naga terfermentasi pada air minum  4% dan 6% tidak dapat meningkatkan konsumsi air minum, konsumsi ransum, Feed Consersion Rasio (FCR), produksi telur harian tetapi dapat meningkatkan berat telur.
Analisis Kualitas Kimia Daging Itik Afkir pada Durasi Pemasakan yang Berbeda Menggunakan Metode Air Frying: Chemical Quality Analysis of Culled Duck Meat at Different Cooking Times Using the Air Frying Method Fery Dwi Riptianingsih; Sri Setyaningrum; Nur Azmi Hidayati; Safitri Safitri
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol. 7 No. 3 (2025): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v7i3.297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi durasi pemasakan dengan metode air frying terhadap kualitas kimia daging itik afkir. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah 20 potong dada itik afkir tanpa tulang dan kulit. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Sampel dimasak menggunakan metode air frying dengan suhu 180 0C pada durasi pemasakan yang berbeda yaitu I1: 10 menit, I2: 14 menit, I3: 18 menit, I4: 22 menit dan I5: 26 menit. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan ANOVA dan apabila terdapat pengaruh perlakuan yang nyata dilanjutkan dengan uji Duncan. Parameter yang dianalisis berupa kualitas kimia daging yang terdiri dari kadar air, kadar protein, kadar lemak, serta kadar kolesterol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi pemasakan yang berbeda menggunakan metode air frying pada daging itik afkir memberikan hasil yang berbeda nyata (P<0,05) terhadap kadar air, kadar protein, kadar lemak serta kadar kolesterol. Semakin lama durasi pemasakan dengan menggunakan metode air frying maka kadar air semakin menurun sedangkan kadar protein serta kadar lemak cenderung meningkat. Durasi pemasakan selama 18 menit pada suhu 1800C menghasilkan kandungan kolesterol terendah pada daging itik afkir. Kesimpulan penelitian ini yaitu perbedaan durasi pemasakan menggunakan metode air frying memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kualitas kimia daging itik afkir. Metode air frying pada penelitian ini terbukti mampu mengurangi kadar lemak dan kolesterol daging itik afkir. Penggunaan metode air frying pada durasi yang optimal dapat meningkatkan kualitas kimia daging itik afkir.
Pengaruh Pemasakan Menggunakan Air Fryer dengan Temperatur Berbeda Terhadap Kualitas Fisik Daging Ayam Afkir: The Effect of Cooking Using Air Fryer with Different Temperatures on the Physical Quality of Culled Laying Hens Meat Nur Azmi Hidayati; Safitri Safitri; Sri Setyaningrum; Fery Dwi Riptianingsih
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol. 7 No. 3 (2025): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v7i3.300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemasakan menggunakan air fryer dengan temperatur yang berbeda terhadap kualitas fisik daging ayam afkir. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah daging bagian dada dari ayam petelur afkir. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari A1: 160o, A2: 170o, A3: 180o, A4: 190o, dan A5: 200o. Masing-masing perlakuan dimasak menggunakan air fryer selama 18 menit. Data yang berbeda antar perlakuan diuji lanjut menggunakan Duncan Multiple Range Test (DMRT) berbasis nilai P<5%. Parameter yang diamati berupa kualitas fisik daging yang terdiri dari kadar pH, kadar susut masak, dan analisis profil warna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan temperatur pemasakan menggunakan metode air frying pada daging ayam afkir memberikan hasil berbeda nyata (p<0,05) terhadap kadar pH, kadar susut masak dan analisis profil warna. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlakuan waktu pemasakan menggunakan metode air frying cenderung meningkatkan pH, susut masak, nilai L*, dan nilai b*, namun menurunkan nilai a* daging ayam afkir.
Identifikasi Koksidiosis dan Faktor Resikonya pada Peternakan Kemitraan Ayam Broiler di Sulawesi Tenggara: Identification of Coccidiosis and Risk Factors in Kemitraan Broiler Farms in Southeast Sulawesi Syatriady Cs; Restu Libriani; Yamin Yaddi
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol. 7 No. 3 (2025): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v7i3.302

Abstract

Kejadian penyakit koksidiosis masih menjadi tantangan dalam penyelenggaraan peternakan unggas. Penyakit tersebut disebabkan oleh endoparasit Eimeria sp dengan kerugian ekonomi yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuai prevalensi koksidiosis pada 15 peternakan kemitraan ayam broiler, serta menentukan faktor resiko penyebab kejadian penyakit. Penetapan paparan ditentukan dengan identifikasi Eimeria sp. menggunakan preparat ulas feses sedangkan faktor resiko ditelusuri melalui pembobotan berbagai indikator predisposisi penyakit dengan menggunakan kuisioner. Data pevalensi dianalisis secara deskriptif sedangkan faktor resiko dianalisis dengan menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan prevalensi koksidiosis sebesar 34,66% (26/75). Kesimpulan dari penelitian bahwa koksidiosis masih menjadi ancaman bagi peternakan ayam broiler dengan predisposisi utama berupa kelembaban udara yang tinggi serta ventilasi udara yang buruk. Perbaikan sistem perkandangan menjadi alternatif untuk mengurangi resiko terjadinya koksidiosis.
Penggunaan suplementasi feed additive glyceryl tributyrin terhadap kualitas telur ayam Isa Brown periode akhir produksi: The use of glyceryl tributyrin supplementation on the quality of chicken eggs during the late production period Atik Winarti; Harya Bagus Sakha Nugraha; Irfan Djunaidi; Zainal Choiri; Yohana Nanita Nansy Ardilla; Muhammad Helmi; Hanum Muarifah
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol. 7 No. 3 (2025): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v7i3.312

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penggunaan gliceryl tributyrin sebagai aditif pakan pada ayam petelur untuk meningkatkan kualitas telur pada akhir periode produksinya. Penelitian ini menggunakan 160 ayam petelur strain Isa Brown berusia 75 minggu, yang diatur dalam 4 perlakuan dan 4 ulangan. Penelitian dilakukan selama dua belas minggu, dari 11 September 2024 hingga 04 Desember 2024. Metode percobaan terdiri dari 4 perlakuan berbeda, sebagai berikut: P0 (kontrol negatif), P1 (kontrol positif, Bacitracin 0,03%), P2 (tributyrin 0,03%), P3 (tributyrin 0,06%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tributyrin dalam pakan ayam petelur berpengaruh nyata terhadap berat telur (P<0,05). Namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kualitas eksternal lain seperti indeks telur, tebal kerabang, berat kerabang, warna kerabang dan kualitas internal seperti indeks albumen, indeks kuning telur, Haugh Unit, warna kuning telur, persentase albumen dan kuning telur. Hasil indeks bentuk telur dan indeks kuning telur lebih rendah pada perlakuan yang menggunakan tributyrin (P2 dan P3). Terdapat kecenderungan peningkatan ketebalan kerabang telur, berat kerabang, warna kerabang, indeks albumen, Haugh Unit, warna kuning telur pada perlakuan dengan menggunakan tributyrin, meskipun tidak signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan tributyrin mampu memberikan tren peningkatan pada kualitas telur dari ayam petelur periode akhir produksi. Tributyrin dapat menjadi alternatif pengganti antibiotik yang layak untuk meningkatkan kualitas telur ayam akhir masa produksi. Penggunaan tributyrin dalam pakan direkomendasikan pada tingkat 0,06% karena menghasilkan kualitas telur paling baik.
Evaluasi Kualitas Fisik Ampas Tahu yang Difermentasi Menggunakan Effective Microorganism (EM4) dengan Level Berbeda: Evaluation of Physical Quality of Fermented Tofu Dregs Using Effective Microorganism (EM4) at Different Levels Ririn Angriani; Anggi Derma Tungga Dewi
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol. 7 No. 3 (2025): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v7i3.315

Abstract

Ampas tahu berasal dari hasil sampingan pengolahan tahu sebagai bahan pangan. Produk tahu menghasilkan ampas tahu sebanyak 25-35%. Meskipun kategori limbah, ampas tahu masih memiliki kandungan protein kasar yang tinggi yaitu mencapai 27,55%. Selain itu, ampas tahu memiliki biaya yang relatif murah, sehingga penggunaan ampas tahu mampu menekan biaya produksi pakan. Ampas tahu sudah banyak dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Namun seiring dengan manfaat ampas tahu, penggunaan ampas tahu sebagai pakan ternak memiliki beberapa kendala seperti serat kasar yang tinggi dan adanya anti nutrisi, sehingga diperlukan adanya pengolahan untuk mengatasi kendala penggunaanya tersebut. Penelitian ampas tahu fermentasi bertujuan untuk menganalisis karakterisitik fisik ampas tahu yang difermentasi menggunakan Effective Microorganism (EM4), serta mengetahui level pemberian EM4 yang efektif digunakan pada proses fermentasi. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi dan menjadi bahan acuan dalam pemanfaatan ampas tahu. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap yang memiliki 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan pada penelitian ini terdiri atas P1: 0% EM4; P2: 5% EM4; P3: 10% EM4; P4: 15% EM4; dan P5: 20% EM4. Proses fermentasi dilakukan selama 5 hari. Selanjutnya dilakukan pengamatan kualitas fisik dengan uji organoleptik, suhu, dan pH. Variabel yang diamati yaitu warna, tekstur, aroma, kebersihan, homogenitas, suhu, dan pH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan EM4 berpengaruh nyata terhadap pH, semakin tinggi penambahan EM4 maka semakin rendah nilai pH. Perubahan warna, tekstur, aroma, kebersihan, homogenitas, dan suhu tidak berpengaruh nyata pada penambahan EM4. Hal tersebut menunjukkan bahwa kualitas ampas tahu dengan penambahan EM4 sama dengan ampas tahu segar. Secara keseluruhan hasil penelitian ampas tahu fermentasi memiliki kualitas yang baik dan level pemberian 10% EM4 pada ampas tahu memberikan hasil yang paling baik.
Keamanan Mikrobiologi Aneka Daging dan Olahan di Kota Kupang: Sebuah Review: Microbiological Safety of Various Meats and Products in Kupang City: A Review Dewi Elfrida Sihombing; I Kadek Yoga Kertiyasa; Rahmat Gusri; Prihutomo Suharto; Fitry M Manihuruk
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol. 7 No. 3 (2025): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v7i3.319

Abstract

Keamanan mikrobiologi dalam pengolahan dan penyimpanan daging sangat penting untuk mencegah risiko kesehatan yang mungkin disebabkan oleh kontaminasi mikroorganisme patogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas mikrobiologi daging dan produk olahan daging yang beredar di Kota Kupang. Metode penelitian yang digunakan adalah literatur review. Peubah yang diamati meliputi Total Plate Count, Escherichia coli, Salmonella spp., dan coliform. Penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas mikrobiologi daging dan olahannya tidak memenuhi syarat. Prevelensi kontaminasi bakteri Escherichia coli cukup tinggi pada daging dan olahannya. Keberadaan bakteri Escherichia coli berkaitan erat dengan penyakit diare yang menempati posisi pertama di Kota Kupang. Artikel ini juga menyoroti kondisi RPH, pasar dan kualitas air yang berkontribusi pada kualitas mikrobiologi daging dan olahannya di Kota Kupang.
Karakteristik dan Kadar Nutrien Silase Pakan Eceng Gondok (Eichornia crassipes) dengan Lama Fermentasi yang Berbeda: The Characteristics and Nutrient Content of Water Hyacinth (Eichhornia crassipes) Silage with Different Fermentation Durations Kadek Puja Astawo; Fuji Astuty Auza; Nurhayu Nurhayu
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol. 7 No. 3 (2025): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v7i3.323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik dan kadar nutrien silase pakan eceng gondok (Eichornia crassipes) dengan lama fermentasi yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober – November 2024 di Laboratorium Pabrikasi Pakan Ternak dan Laboratorium Unit Analisis Pakan Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Halu Oleo, Kendari. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan P1, P2, P3, P4 dan P5 dengan lama fermentasi yang berbeda dapat merubah kualitas fisik (warna, aroma, tekstur, pH) dan menunjukan pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap kadar nutrien PK dengan fermentasi terbaik 21 hari (13,09%), tetapi tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap kadar SK silase. Kesimpulan bahwa silase pakan eceng gondok dengan lama fermentasi yang berbeda dapat merubah kualitas fisik (warna, aroma, tekstur, pH) dan menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap kadar nutrien PK, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kadar SK. Perlakuan terbaik analisis PK pada P4 sebesar 13,09% dengan lama fermentasi 21 hari.
Pengaruh Suplementasi Tepung Daun Sambiloto (Andrographis paniculata) Sebagai Feed Additive Terhadap Performa Ayam Broiler: The Effect of Sambiloto Leaf Flour (Andrographis paniculata) Supplementation as a Feed Additive on Broiler Chicken Performance Fajar Faturrahman Putra; Catur Suci Purwati
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol. 7 No. 3 (2025): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v7i3.326

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi tepung daun sambiloto terhadap performa ayam broiler. Materi dalam penelitian sebanyak 48 ekor ayam broiler unsex dengan perlakuan 0%,1%,3%, dan 5% penambahan tepung daun sambiloto. Dengan 4 ulangan dan setiap ulangan berisi 3 ekor ayam broiler. Parameter yang diamati konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji ANOVA (Analysiss Of Variance). Selanjutnya perbedaan rerata dari masing-masing perlakuan diuji dengan Duncan’s New Multiple Range test. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tepung sambiloto tidak berpengaruh pada konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan.

Page 9 of 12 | Total Record : 114