cover
Contact Name
Astri Mutiar
Contact Email
jasppnijabar@gmail.com
Phone
+6285318687966
Journal Mail Official
admin@stikep-ppnijabar.ac.id
Editorial Address
Kampus STIKep PPNI Jawa Barat Jl. Muhammad No. 438/65 Bandung Telp./Fax. (022) 6121914
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Abdimas Sains
ISSN : 27762440     EISSN : 27762440     DOI : https://doi.org/10.33755/jas.v1i3.15
Core Subject : Health, Education,
Community service for public welfare; Community empowerment; Community partner development; Sustainable community project.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS SAINS" : 4 Documents clear
PENGUATAN SELF – MANAGEMENT SEBAGAI STRATEGI PREVENTIF PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA KEPERAWATAN STIKEP PPNI JAWA BARAT Agus Sudrajat, Diwa; Kumala, Tria Firza; Alghifari, Emil Abudzar; Saputra, Rizky Akbar
Jurnal Abdimas Sains Vol. 3 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS SAINS
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jas.v3i1.63

Abstract

Prokrastinasi akademik merupakan permasalahan yang umum terjadi pada mahasiswa keperawatan, khususnya pada mahasiswa yang memiliki beban akademik dan organisasi yang tinggi. Perilaku menunda penyelesaian tugas akademik dapat berdampak pada penurunan kualitas hasil belajar, peningkatan stres akademik, serta hambatan dalam pencapaian kompetensi profesional. Berbagai upaya akademik telah dilakukan untuk menurunkan prokrastinasi akademik, namun hasilnya belum optimal apabila tidak disertai dengan penguatan kemampuan pengelolaan diri mahasiswa. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan menerapkan self-management sebagai upaya menurunkan prokrastinasi akademik pada mahasiswa keperawatan. Kegiatan PKM ini dilaksanakan pada 50 mahasiswa pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIKep PPNI Jawa Barat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif dan aplikatif dengan desain pre dan post intervention tanpa kelompok kontrol. Kegiatan diawali dengan pengukuran tingkat prokrastinasi akademik menggunakan Tuckman Procrastination Scale (TPS), dilanjutkan dengan pelatihan dan penerapan self-management yang meliputi empat tahapan, yaitu self-monitoring, self-contracting, stimulus-control, dan self-reinforcement, dan juga diakhiri dengan Pengukuran ulang (post-test). Hasil pelaksanaan PKM menunjukkan adanya penurunan rata-rata skor prokrastinasi akademik dari 56,8 pada pre-test menjadi 44,2 pada post-test, dengan selisih penurunan sebesar 12,6 poin. Selain itu, terjadi penurunan proporsi mahasiswa dengan prokrastinasi akademik kategori tinggi dari 56% menjadi 16%. Penurunan skor ini menunjukkan bahwa mahasiswa semakin mampu mengelola waktu, mengurangi perilaku menunda, serta meningkatkan kontrol diri dan tanggung jawab akademik. Perubahan ini juga mencerminkan peningkatan kesadaran diri, komitmen terhadap target akademik, dan motivasi intrinsik mahasiswa dalam menyelesaikan tugas secara tepat waktu. Dapat disimpulkan bahwa penerapan self-management efektif dalam menurunkan prokrastinasi akademik mahasiswa keperawatan secara bermakna. Program ini memberikan manfaat praktis dalam membentuk perilaku belajar yang lebih disiplin dan adaptif. Disarankan agar pelatihan self-management diintegrasikan secara berkelanjutan dalam program pembinaan mahasiswa serta dikembangkan dengan durasi pendampingan yang lebih panjang untuk memperkuat keberlanjutan perubahan perilaku. Kata kunci: self-management, prokrastinasi akademik, mahasiswa keperawatan, pengabdian kepada masyarakat
HIV/AIDS AWARNESS PROJECT 2025 : PENDEKATAN EXPERIENTIAL LEARNING BERBASIS FILM EDUKATIF PADA MAHASISWA KEPERAWATAN Sh, Sugiharto; Sulastri , Sulastri; Rahayuningsih, Faizah Betty; Irdawati, Irdawati; Widodo, Arif
Jurnal Abdimas Sains Vol. 3 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS SAINS
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HIV dan AIDS masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang kompleks, tidak hanya dari aspek medis, tetapi juga sosial dan psikologis, terutama akibat stigma dan rendahnya literasi kesehatan. Mahasiswa keperawatan sebagai calon perawat, merupakan kelompok strategis yang perlu dibekali pengetahuan, sikap empatik, dan kompetensi profesional dalam menghadapi isu HIV/AIDS. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi HIV/AIDS Awareness Project 2025 dalam meningkatkan pengetahuan, menurunkan stigma, serta memperkuat kompetensi profesional mahasiswa keperawatan. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan dengan pendekatan experiential learning melalui pemutaran film edukatif “Nusa untuk Asa” yang dikombinasikan dengan diskusi pakar dan refleksi kelompok terarah. Analisis hasil difokuskan pada tiga aspek, yaitu peningkatan pengetahuan tentang HIV/AIDS, perubahan sikap dan empati terhadap Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA), serta penguatan peran mahasiswa sebagai edukator, komunikator, dan advokat kesehatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendekatan edukasi berbasis audio-visual dan diskusi interaktif dapat meningkatkan pemahaman komprehensif mahasiswa mengenai konsep dasar HIV/AIDS, pencegahan, dan kepatuhan terapi antiretroviral, serta membentuk sikap profesional yang empatik dan non-diskriminatif. Selain itu, kegiatan ini mendukung pengembangan kompetensi profesional mahasiswa keperawatan sesuai capaian pembelajaran lulusan. Edukasi HIV/AIDS berbasis film edukatif dan diskusi pakar merupakan metode yang efektif dan relevan dalam pendidikan keperawatan untuk meningkatkan literasi HIV/AIDS dan mengurangi stigma terhadap ODHA.
IMPLEMENTASI MODEL PREDIKSI TURNOVER DALAM MENINGKATKAN RETENSI PERAWAT MELALUI PROGRAM PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA Supriatin, Eva
Jurnal Abdimas Sains Vol. 3 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS SAINS
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jas.v3i1.69

Abstract

Turnover perawat merupakan permasalahan strategis dalam manajemen sumber daya manusia rumah sakit yang berdampak langsung pada mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien. Rumah Sakit SHBK Bandung menghadapi tingginya niat keluar (turnover intention) perawat yang dipengaruhi oleh faktor organisasi dan psikososial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan model prediksi turnover intention berbasis machine learning sebagai dasar penyusunan program pengembangan sumber daya manusia keperawatan. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan dan koordinasi dengan mitra, pengumpulan data melalui Focus Group Discussion (FGD), implementasi model prediksi turnover intention, serta penyusunan rencana program intervensi pengembangan SDM keperawatan. Kegiatan dilaksanakan pada Juli 2025 dengan melibatkan 50 perawat klinis RS SHBK Bandung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 50% perawat berada pada kategori risiko tinggi, 30% risiko sedang, dan 20% risiko rendah terhadap turnover intention. Faktor utama yang teridentifikasi meliputi kelelahan emosional, keterbatasan fleksibilitas jadwal kerja, rendahnya penghargaan organisasi, dan kurangnya dukungan psikososial. Berdasarkan hasil tersebut, disusun rencana program intervensi yang berfokus pada penguatan kepemimpinan manajer lini bawah, perbaikan sistem penghargaan, fleksibilitas kerja, serta dukungan keseimbangan kehidupan kerja. Kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi mitra berupa pemahaman berbasis data, pemetaan risiko turnover intention, dan rancangan program retensi perawat yang aplikatif dan berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN MELALUI PELATIHAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) BERBASIS APLIKASI LOVE YOUR BREAST DI KELURAHAN SETIAMANAH, KOTA CIMAHI Anggraini, Dian; Marfuah, Dewi; Utami, Salya; Ariansyah, Refly; Purbasari, Ressa
Jurnal Abdimas Sains Vol. 3 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS SAINS
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jas.v3i1.70

Abstract

Kanker payudara masih menjadi masalah kesehatan utama pada perempuan di Indonesia dengan angka kejadian dan mortalitas yang tinggi. Rendahnya praktik deteksi dini menjadi salah satu faktor penyebab keterlambatan diagnosis dan pengobatan. Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) merupakan metode sederhana yang dapat dilakukan secara mandiri untuk mendeteksi perubahan pada payudara sejak dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan peran kader kesehatan dalam melakukan serta mengedukasikan SADARI kepada masyarakat melalui pemanfaatan aplikasi digital Love Your Breast. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 17–18 September 2025 di Kelurahan Setiamanah, Kota Cimahi, dengan melibatkan 25 kader kesehatan aktif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA) melalui ceramah interaktif, demonstrasi, simulasi menggunakan model silikon payudara, diskusi kelompok, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan kader dari rata-rata 64,2% sebelum pelatihan menjadi 92,5% setelah pelatihan. Keterampilan praktik SADARI juga meningkat dengan tingkat ketepatan rata-rata 92%. Kader mampu memperagakan tujuh langkah SADARI sesuai pedoman dan berperan aktif sebagai edukator masyarakat. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan SADARI berbasis aplikasi digital efektif dalam meningkatkan kapasitas kader kesehatan dan berpotensi mendukung program promotif dan preventif kanker payudara di tingkat komunitas.

Page 1 of 1 | Total Record : 4