cover
Contact Name
Hari Iswoyo
Contact Email
hariiswoyo@unhas.ac.id
Phone
+6282162291985
Journal Mail Official
jurnal.julia.uh@gmail.com
Editorial Address
Departemen Budidaya Pertanian Kampus UNHAS Jl. Perintis Kemerdekaan KM. 10 Makassar Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Lanskap dan Lingkungan (JULIA)
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : -     EISSN : 2988232X     DOI : 10.20956
Jurnal Lanskap dan Lingkungan (JULIA) bertujuan untuk menyebarluaskan informasi, memberikan kontribusi yang membahas segala aspek dengan lanskap dan lingkungan. Lingkup kajian menyangkut perencanaan, desain, pembangunan dan pengelolaan lanskap dan lingkungan. JULIA juga menerima kajian metode penelitian khusus untuk bidang arsitektur lanskap. Jurnal ini menerima artikel baik berupa hasil penelitian maupun laporan kegiatan perencanaan, perancangan dan pengelolaan lanskap serta lingkungan yang terkait.
Articles 32 Documents
Evaluasi Pengelolaan Lanskap Taman Bunga New Celosia Bandungan Putri Hanifah, Athalia; Jansen Sutrisno, Alfred
Jurnal Lanskap dan Lingkungan (Julia) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Lanskap dan Lingkungan Volume 3 Nomor 2 Desember 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/julia.v3i2.46050

Abstract

Pengelolaan Taman Bunga New Celosia Bandungan menghadapi sejumlah tantangan yang berdampak pada kualitas dan keberlanjutan taman sebagai destinasi wisata seperti pengelolaan taman yang kurang optimal, hal ini dibuktikan adanya beberapa area taman yang kurang terawat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengelolaan lanskap taman bunga tersebut serta merumuskan strategi pengelolaan yang tepat dan berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, analisis SWOT, serta pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan kuesioner kepada pengelola dan pengunjung. Dari 5 variabel (Sumber daya manusia (SDM), alat dan bahan, struktur organisasi, metode, dan biaya) yang mempengaruhi pengelolaan taman, terdapat 1 variabel yang memiliki tingkat kepentingan rendah yaitu struktur organisasi karena nilai bobot yang ditetapkan 1 sedangkan variabel yang memiliki tingkat kepentingan tinggi adalah sumber daya manusia karena memiliki nilai bobot 5. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa pengelolaan lanskap Taman Bunga New Celosia berada pada kuadran I (strategi grow) yang menekankan pada penguatan sistem pengelolaan, optimalisasi sumber daya manusia, serta peningkatan pemeliharaan tanaman dan fasilitas. Strategi pengelolaan yang dapat ditawarkan adalah dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada, serta penekanan pada perbaikan kelemahan dan mitigasi ancaman untuk memastikan keberlanjutan taman bunga sebagai wisata taman bunga. The management of Bandungan's New Celosia Flower Park faces a number of challenges that impact on the quality and sustainability of the park as a tourist destination such as sub-optimal park management, as evidenced by several areas of the park that are poorly maintained. This study aims to evaluate the management of the flower garden landscape and formulate an appropriate and sustainable management strategy. The research method used is qualitative with a descriptive approach, SWOT analysis, and data collection through observation, interviews, and questionnaires to managers and visitors. Of the 5 variables (human resources (HR), tools and materials, organizational structure, methods, and costs) that affect park management, there is 1 variable that has a low level of importance, namely the organizational structure because the assigned weight value is 1 while the variable that has a high level of importance is human resources because it has a weight value of 5. The results of the SWOT analysis show that the landscape management of the New Celosia Flower Park is in quadrant I (grow strategy) which emphasizes strengthening the management system, optimizing human resources, and increasing plant and facility maintenance. The management strategy that can be offered is to take advantage of existing strengths and opportunities, as well as emphasis on improving weaknesses and mitigating threats to ensure the sustainability of the flower garden as a flower garden tour.
Strategi Pengelolaan Lanskap Kawasan Agrowisata Pango-Pango, Kabupaten Tana Toraja Pebriadi, Rangga; Yanti, Cri Wahyuni Brahmi; Nurfaida
Jurnal Lanskap dan Lingkungan (Julia) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Lanskap dan Lingkungan Volume 3 Nomor 2 Desember 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/julia.v3i2.49243

Abstract

Kawasan Agrowisata Pango-Pango adalah kawasan dengan perpaduan wisata alam dan agrowisata di Kelurahan Tosapan, Kecamatan Makale Selatan, Kabupaten Tana Toraja. Kondisi saat ini sebagian besar hard material dan soft material tidak terawat sehingga berkurang nilai estetika dan fungsionalnya. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi kegiatan pengelolaan untuk menghasilkan strategi pengelolaan lanskap yang berkelanjutan. Penelitian ini meliputi tahap persiapan, inventarisasi, analisis, dan sintesis. Inventarisasi dilakukan dengan survei lapang, wawancara, dan pengisian kuesioner. Analisis data yang dilakukan berupa analisis deskriptif dan analisis SWOT untuk menghasilkan rekomendasi. Hasil analisis menunjukkan perlu peningkatan pemeliharaan fisik dan ideal, kurangnya tenaga kerja serta kurang efektifnya melakukan kegiatan pemeliharaan. Analisis SWOT dilakukan dengan mengidentifikasi faktor internal dan faktor eksternal pada pengelolaan Kawasan Agrowisata Pango-Pango. Strategi SWOT yang paling tepat diterapkan yaitu strategi strength-opportunity denganĀ  mengoptimalkan kekuatan dan memanfaatkan peluang. Strategi S-O yang direkomendasikan Adalah mengoptimalkan kegiatan pemeliharaan pada tapak. Strategi kedua yaitu mengoptimalkan fasilitas sebagai daya tarik pengunjung. Strategi ketiga, mengoptimalkan penggunaan dan pemeliharaan alat pemeliharaan yang disediakan. Strategi terakhir yaitu mengoptimalkan kegiatan agrowisata dengan melibatkan pengunjung, membuka lapak yang menjual hasil pertanian, serta menambah atraksi.

Page 4 of 4 | Total Record : 32