cover
Contact Name
I Gusti Kadek Agus Dwi Putra
Contact Email
agusdwiputra212@gmail.com
Phone
+6281936090966
Journal Mail Official
lppm.advaita@gmail.com
Editorial Address
Jalan Perkutut No. 25 Pasekan Belodan, Tabanan, Bali
Location
Kab. tabanan,
Bali
INDONESIA
Jurnal Abdi Mahosada
ISSN : -     EISSN : 29853036     DOI : https://doi.org/10.54107/abdimahosada.v3i1
Core Subject : Health,
Jurnal Abdi Mahosada memuat artikel yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya yang berupa artikel kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berkaitan dengan perkembangan ilmu kesehatan masyarakat, kesehatan ibu dan anak, keperawatan, kesehatan reproduksi, promosi kesehatan, farmakologi dan terapi komplementer. Penulis artikel tidak dibatasi pada civitas akademika STIKES Advaita Medika Tabanan, tetapi terbuka juga bagi masyarakat umum yang memiliki artikel ilmiah di bidang tersebut. Informasi mengenai pedoman penulisan artikel dan prosedur pengiriman artikel terdapat pada setiap penerbitan.
Articles 51 Documents
EDUKASI NEUROPATI DIABETIK PADA LANSIA DENGAN DIABETES MELLITUS DI POLIKLINIK GERIATRI RUMAH SAKIT TK II UDAYANA Dewi, Triyana Puspa
Jurnal Abdi Mahosada Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2025
Publisher : STIKES Advaita Medika Tabanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54107/abdimahosada.v3i2.405

Abstract

Diabetic neuropathy is a common complication that may be experienced by diabetes patients, especially the elderly. Advancing age is one of the factors that can lead to an increased incidence if accompanied by inconsistent blood pressure and blood sugar control. The occurrence of diabetic neuropathy takes a considerable amount of time before symptoms appear. Symptoms such as tingling, cramps, and burning are often overlooked, even though they are early signs of peripheral neuropathy in the limbs that need to be watched out for. Elderly individuals with diabetes need to recognize neuropathy so they can prevent these complications. Community service activities were carried out by providing education on the definition, types of neuropathy, risk factors, signs and symptoms, detection, and management. The activity was attended by 34 elderly individuals who underwent examinations at the Geriatric Polyclinic of RS Tk II Udayana. The elderly were also taught how to recognize neuropathy with a simple examination, namely the Ipswich test technique. The evaluation was conducted by asking three questions related to neuropathy, and the elderly were able to provide the correct answers.
PENINGKATAN KUALITAS MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DI PUSKESMAS KUTA UTARA MELALUI PELATIHAN APLIKASI SOFTWARE WORKLOAD INDICATOR OF STAFFING NEED Wardani, Silvia Intan
Jurnal Abdi Mahosada Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2025
Publisher : STIKES Advaita Medika Tabanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54107/abdimahosada.v3i2.408

Abstract

Puskesmas as the vanguard of health services in Indonesia face complex human resource (HR) challenges, including quantity, quality, and distribution. Suboptimal human resource planning is one of the factors that cause the inadequacy of health human resources. Training and development of employees at the Puskesmas is crucial to increase the competence and potential of individuals as valuable assets of the organization. This community service activity aims to improve the quality of human resource management at the Puskesmas Kuta Utara, involving 25 participants. The methods used include pre-test, providing material on workload calculation and HR management, simulating the use of WSN software, training sessions with case studies from participating health centers, and interactive discussions. The evaluation was carried out through a post-test with the same questions as the pre-test to measure the improvement of participants' understanding. The results of the activity are expected to make a positive contribution to improving the quality of human resource management and the effectiveness of health services at the Puskesmas Kuta Utara.
Sosialisasi dan Penerapan Edinburgh Postnatal Depresion Scale (EPDS) oleh Tenaga Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Depresi Post Partum di Lingkungan Rumah Sakit Tk II Udayana Serinadi, Desak Made
Jurnal Abdi Mahosada Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2025
Publisher : STIKES Advaita Medika Tabanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54107/abdimahosada.v3i2.409

Abstract

Psychiatric disorders are common among pregnant women to postpartum, but they are often undiagnosed and untreated. One of the disorders is postpartum depression. The results of interviews with healthcare workers in the Obstetrics Polyclinic indicate that psychological assessments for postpartum patients have not yet been conducted. Based on this, a socialization and implementation activity was carried out for healthcare workers regarding the completion of the Edinburgh Postpartum Depression Scale (EPDS) with the aim of increasing healthcare workers' knowledge about the EPDS and preventing the occurrence of postpartum depression in mothers. The implementation of community service activities through health education on conducting assessments using the EPDS by healthcare workers. After the evaluation, it was found that there was an increase in the knowledge of healthcare workers about the use of EPDS, from a highest score of 73 on the pretest to 100 on the posttest. The socialization about EPDS has successfully increased the knowledge of healthcare workers in the working area of RS TK II Udayana. This is certainly beneficial for the prevention of further complications of depression. The assessment of postpartum depression is one form of positive support for healthcare workers who do not yet understand how to conduct an assessment of postpartum depression. After healthcare workers are able to conduct the assessment, this activity can be implemented regularly as a form of professionalism among healthcare workers to improve nursing services for postpartum mothers.
Analisis Literatur Terhadap Tantangan Kesehatan Mental Ibu dan Anak di Tabanan, Bali: Tinjauan untuk Strategi Pengabdian Berbasis Komunitas Gampur, Imelda Rismayani
Jurnal Abdi Mahosada Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2025
Publisher : STIKES Advaita Medika Tabanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54107/abdimahosada.v3i2.411

Abstract

Masalah kesehatan mental ibu dan anak menjadi isu yang semakin penting, khususnya di tingkat komunitas desa yang masih minim akses informasi dan layanan psikososial. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan mental ibu dan anak melalui pendekatan partisipatif di Desa Dajan Peken, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, Bali. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan ibu-ibu anggota Posyandu, kader kesehatan, dan perangkat desa dalam seluruh tahapan: pemetaan masalah, penyuluhan, pelatihan kader, hingga pembentukan kelompok pendukung ibu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman ibu tentang pentingnya pengelolaan emosi, munculnya kelompok dukungan berbasis komunitas, serta kader yang lebih aktif dalam melakukan edukasi dan pendampingan. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong tumbuhnya pemimpin lokal dan komitmen keberlanjutan program oleh pemerintah desa. Pengabdian ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis komunitas efektif dalam mendorong transformasi sosial dan mendekatkan layanan kesehatan mental ke tingkat yang lebih baik.
Peningkatan Literasi Kesehatan Mental Ibu Pasca Melahirkan Melalui Media Digital Berbasis Data Sekunder Gampur, Imelda Rismayani
Jurnal Abdi Mahosada Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2025
Publisher : STIKES Advaita Medika Tabanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54107/abdimahosada.v3i2.412

Abstract

Gangguan kesehatan mental pascamelahirkan, seperti depresi dan kecemasan, merupakan masalah serius yang berdampak pada kesejahteraan ibu dan perkembangan anak. Rendahnya literasi kesehatan mental pada ibu menjadi salah satu faktor penghambat deteksi dini dan penanganan yang tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan mental ibu pascamelahirkan melalui penyusunan media edukasi digital berbasis data sekunder. Metode yang digunakan meliputi kajian literatur terkini (2019–2024) dan analisis data sekunder dari sumber-sumber ilmiah serta laporan resmi. Hasil kegiatan ini adalah rancangan konseptual media edukasi berupa infografis, e-booklet, dan skenario video pendek yang dikembangkan berdasarkan prinsip literasi kesehatan dan konteks budaya lokal. Temuan juga menunjukkan adanya kesenjangan antara kebutuhan informasi ibu dan ketersediaan materi edukatif yang relevan. Kegiatan ini memberikan kontribusi awal dalam upaya penyediaan konten digital yang informatif dan berbasis bukti untuk promosi kesehatan mental ibu di Indonesia. Kata kunci : literasi kesehatan mental, ibu pascamelahirkan, data sekunder, media edukasi digital, pengabdian masyarakat.
Pemberdayaan Ibu Hamil Dalam Penggunaan Gym Ball Exercise Untuk Mengurangi Low Back Pain di Desa Dauh Puri Kaja Ekajayanti, Pande Putu Novi
Jurnal Abdi Mahosada Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2025
Publisher : STIKES Advaita Medika Tabanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54107/abdimahosada.v3i2.413

Abstract

Nyeri punggung bawah atau Low Back Pain merupakan gangguan umum yang sering dialami ibu hamil. Kehamilan merupakan faktor predisposisi terjadinya nyeri punggung bawah. Nyeri punggung pada ibu hamil disebabkan oleh peningkatan hormon estrogen dan progesteron yang menyebabkan pelonggaran sendi panggul dan ligamen, sehingga penting bagi ibu hamil untuk berdiri dengan posisi yang sesuai dengan kekuatan otot. Metode Gym ball exercise adalah salah satu teknik relaksasi dan tindakan nonfarmakologi dalam penanganan nyeri punggung pada kehamilan. Tujuan PKM ini untuk meningkatkan kognitif ibu hamil melalui edukasi tentang ketidaknyamanan selama kehamilan trimester III dan gym ball exercise serta meningkatkan keterampilan ibu dalam menerapkan gym ball untuk meminimlisir ketidaknyamanan pada punggung bagian bawah. Metode Pelaksanan dengan 3 tahapan yaitu persiapan materi, pelaksanaan dengan pemberian edukasi dan simulasi serta evaluasi pemberian post test dan praktek gym ball exercise. Hasil PKM menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu sebelum dan setelah diberikan edukasi terkait Low Back Pain dan gym ball serta sebagain besar ibu hamil dapat mengimplementasikan gym ball exercise dengan baik. Kesimpulan: Diharapkan kegiatan ini dapat dilakukan secara rutin, sehingga ibu hamil mendapatkan manfaat dari gym ball exercise yaitu mengatasi keluhan nyeri punggung atau Low Back Pain dengan lebih optimal.
Peningkatan Pengetahuan Remaja dan Calon Pengantin melalui Konsultasi dan Konseling Pra Nikah serta Edukasi Kesehatan Reproduksi di Kecamatan Tabanan Gampur, Imelda Rismayani
Jurnal Abdi Mahosada Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun 2026
Publisher : STIKES Advaita Medika Tabanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54107/abdimahosada.v4i1.440

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja dan calon pengantin melalui konsultasi dan konseling pra nikah serta edukasi kesehatan reproduksi. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Cabang BKKBN Kecamatan Tabanan dengan sasaran remaja dan calon pengantin. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif dengan desain pre dan post sosialisasi. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan sosialisasi, diskusi dan tanya jawab, serta evaluasi melalui pengisian kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan sosialisasi terkait kesiapan pra nikah dan kesehatan reproduksi. Kegiatan ini membuktikan bahwa sosialisasi dan edukasi kesehatan reproduksi yang terintegrasi dengan konsultasi pra nikah efektif sebagai upaya promotif dan preventif dalam mempersiapkan remaja dan calon pengantin menuju kehidupan pernikahan yang sehat dan bertanggung jawab. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat mendukung program BKKBN dalam pembangunan keluarga berkualitas di tingkat kecamatan.
Optimalisasi Pemeriksaan Kesehatan (TTV, Gula Darah, Pemberian Vitamin) melalui Pendekatan Manajemen Keperawatan di Desa Bongan, Tabanan Sukmayanti, Luh Putu; Suwandi, Cucuk; Ni Ketut Devy Kaspirayanthi; Satriawan, I Putu Ditha
Jurnal Abdi Mahosada Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun 2026
Publisher : STIKES Advaita Medika Tabanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54107/abdimahosada.v4i1.442

Abstract

Health check-ups in rural areas often face access constraints and poorly managed management, particularly in Bongan Village, Tabanan, where the prevalence of vital signs and blood sugar disorders is often overlooked. This community service activity aims to optimize services through a management approach that includes blood pressure-pulse-temperature (TTV) checks, blood sugar checks, and vitamin provision to village residents. The implementation method included participatory planning with the community health center, service implementation at Bongan 3 Elementary School for three days (July 4-6, 2025), and post-activity evaluation through brief interviews. The results showed that 80 participants were served, with abnormal TTV in 35 participants with hypertension (blood pressure results 150/70 mmHg-180/80 mmHg), blood sugar >126 mg/dL in 23 participants, and 100% of vitamin distribution, as well as education on hypertension and diabetes mellitus. This approach has proven effective in raising public health awareness about hypertension and diabetes mellitus.
A Positive Communication–Based Family Counseling to Prevent Mental and Reproductive Health Problems among Adolescents: Konseling Keluarga Berbasis Komunikasi Positif untuk Mencegah Masalah Kesehatan Mental dan Reproduksi pada Remaja KASPIRAYANTHI, NI KETUT DEVY
Jurnal Abdi Mahosada Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun 2026
Publisher : STIKES Advaita Medika Tabanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54107/abdimahosada.v4i1.444

Abstract

Abstract Remaja merupakan periode transisi yang rentan terhadap masalah kesehatan mental, perilaku berisiko seperti penyalahgunaan zat, seks pranikah, dan pernikahan dini, yang sangat dipengaruhi oleh kualitas dukungan dan komunikasi dalam keluarga. Berbagai studi terkini menunjukkan bahwa konseling keluarga dan komunikasi orang tua–remaja yang positif berperan penting dalam menurunkan kecemasan, depresi, perilaku adiktif digital, serta meningkatkan perilaku kesehatan reproduksi remaja. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan model konseling keluarga berbasis komunikasi positif untuk memperkuat peran keluarga dalam pencegahan masalah kesehatan mental dan reproduksi pada remaja. Metode yang diusulkan adalah pengabdian masyarakat berupa edukasi kesehatan, pelatihan komunikasi positif, dan sesi konseling keluarga berkala dengan melibatkan remaja dan orang tua. Diharapkan intervensi ini meningkatkan pengetahuan keluarga tentang kesehatan reproduksi remaja, memperbaiki kualitas komunikasi, dan menurunkan faktor risiko psikososial remaja. Kata kunci: konseling keluarga, remaja, komunikasi positif, kesehatan mental, kesehatan reproduksi. Abstract Adolescents are in a critical transitional phase and are highly vulnerable to mental health problems and risky behaviors, including substance abuse, premarital sexual activity, and early marriage. These issues are closely related to inadequate family support and ineffective communication between parents and adolescents. Recent evidence highlights the effectiveness of family counseling and positive parent–adolescent communication in reducing anxiety, depression, digital addictive behaviors, and in promoting healthy reproductive behaviors among adolescents.This grant proposal aims to develop and implement a family counseling model based on positive communication to strengthen family capacity in preventing mental and reproductive health problems among adolescents. The program will be conducted as a community-based intervention comprising reproductive health education, positive communication skills training for parents and adolescents, and structured family counseling sessions delivered periodically. The expected outcomes of this program include increased family knowledge of adolescent mental and reproductive health, improved quality of parent–adolescent communication, reduced psychosocial risk factors, and enhanced protective behaviors among adolescents. This program is expected to contribute to sustainable family-based prevention efforts and support national adolescent health promotion initiatives Keywords: family counseling, adolescents, positive communication, mental health, reproductive health.Top of Form
Optimalisasi Kualitas Hidup Lansia Melalui Skrining Kesehatan di Bank BPD Bali Cabang Tabanan Widari, Komang Laksmi
Jurnal Abdi Mahosada Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun 2026
Publisher : STIKES Advaita Medika Tabanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54107/abdimahosada.v4i1.445

Abstract

The increasing proportion of the elderly in Indonesia is accompanied by a high prevalence of non-communicable diseases such as hypertension and diabetes, necessitating early detection and ongoing education. The elderly are already a high-risk group due to sedentary lifestyles, prior work stress, and post-retirement socioeconomic changes. The purpose of this community service activity is to describe the implementation and results of health check-ups and health education for elderly bank customers. The community service was conducted using a descriptive design, involving blood pressure measurements, random blood glucose tests, cholesterol levels, and health education on healthy lifestyles for elderly customers present at the bank. The majority of participants had normal examination results, but some elderly individuals showed blood pressure and glucose levels above reference values and were referred for further evaluation. Health education enhanced the elderly's understanding of the importance of routine check-ups and adopting healthy lifestyles. Periodic health screenings and structured education in the Bank BPD Bali environment have the potential to improve awareness and quality of life among retired elderly, and this model can be replicated for other formal sector retirees. Keywords: Elderly, Health Education, Blood Pressure Screening, Blood Glucose, Cholesterol, Uric Acidtemplate-abdi-mahosada.doc​