cover
Contact Name
Cucuk Budiyanto
Contact Email
cbudiyanto@staff.uns.ac.id
Phone
+62271718419
Journal Mail Official
jiptek@fkip.uns.ac.id
Editorial Address
Pendidikan Teknik dan Kejuruan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta Kampus V UNS Pabelan Jl. Ahmad Yani 200 Pabelan Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia.
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
JIPTEK : Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan
ISSN : -     EISSN : 25986430     DOI : doi.org/10.20961/jiptek
JIPTEK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan is a scientific publication that intended to facilitate articles and scholarly writings of empirical research in the field of Vocational and Engineering Education. JIPTEK is open for academia, students, researchers, and practitioners who aim to contribute to the field of Vocational and Engineering Education. The main scope of JIPTEK is on the exploration of vocational education and training, civil engineering, mechanical engineering, and informatics. JIPTEK is also concern the development of contemporary media in vocational education in theoretical realm as well as a practical one, especially the scope of local, national, and global. The journal is published bi-annually in July and December.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 18, No 1 (2025): January" : 14 Documents clear
Strategi Menciptakan Generasi Beretika di Era Digital Aziz, Meutia Az Zahra; Hayuning, Novian; Fitrian, Nurul Izah; Anggraeni, Redita
JIPTEK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan Vol 18, No 1 (2025): January
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jiptek.v18i1.88336

Abstract

Seiring berkembangnya teknologi, generasi muda saat ini memerlukan pendekatan pendidikan yang sesuai dengan tren digital yang ada. Perlunya strategi yang efektif dalam menerapkan pendidikan karakter melalui pengintegrasian dalam pembelajaran, kolaborasi dan diskusi, pemberian ruang kreativitas, serta literasi digita dan etika online sesuai kemajuan teknologi saat ini. Oleh karena itu, pendidikan karakter generasi muda di era digital haruslah berfokus pada pengembangan keterampilan yang diperlukan untuk berperilaku baik di lingkungan digital. Tujuan dari pendekatan ini agar generasi muda dapat dibantu untuk tumbuh menjadi individu yang beretika dan berperilaku baik di era digital yang semakin kompleks dan dinamis. Metode penelitian yang peneliti gunakan adalah metode penelitian kualitatif, data dikumpulkan dengan cara berupa kuisioner, dengan responden adalah mahasiswa di Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang dapat dilakukan untuk membentuk karakter generasi muda di era digital antara lain: penerapan pendidikan karakter, ikut serta dalam kegiatan seminar, penerapan kode etik, mengadakan program pengembangan diri, mengamalkan sila pancasila, melakukan pembinaan dan sosialisasi, menyediakan fasilitas untuk peningkatan literasi media, saling menghormati, pemberian batasan penggunaan smartphone dan saring sebelum sharing.
Pengembangan Media Pembelajaran dengan E-module Shielded Metal Arc Welding (SMAW) Siswa Kelas 11 SMK Ganesha Tama Boyolali Pratama, Dadang; Perdana Sutrisno, Valiant Lukad; Harjanto, Budi
JIPTEK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan Vol 18, No 1 (2025): January
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jiptek.v18i1.89779

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan e-module yang layak untuk mata pelajaran pengelasan di jurusan Teknik Pemesinan dan Teknik Mekanik Industri SMK Ganesha Tama Boyolali. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model 4D, meliputi tahap Define, Design, Development, dan Dissemination. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar validasi untuk menguji kelayakan e-module. Penilaian kelayakan dilakukan oleh ahli media, ahli materi, ahli bahasa, serta siswa jurusan terkait. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif untuk mendeskripsikan hasil penelitian secara sistematis, terukur, dan objektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-module yang dikembangkan dinyatakan sangat layak digunakan dalam pembelajaran. Nilai kelayakan diberikan oleh ahli media dengan skor rata-rata 3,8, ahli materi 3,9, ahli bahasa 3,3, dan siswa 3,3. Berdasarkan hasil tersebut, e-module ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran pengelasan. Pengembangan e-module ini diharapkan mampu mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif, efisien, fleksibel, dan interaktif di jurusan Teknik Pemesinan dan Teknik Mekanik Industri.
Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Melalui Media Pembelajaran Nearpod pada Siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Sawit Tahun Pelajaran 2022/2023 Maghfur, Bagus Romadhoni; Wijayanto, Danar Susilo; Towip, Towip
JIPTEK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan Vol 18, No 1 (2025): January
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jiptek.v18i1.78301

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui keaktifan siswa di kelas saat memanfaatkan aplikasi Nearpod pada siswa SMK Negeri 1 Sawit, serta (2) mengidentifikasi pengaruh penggunaan aplikasi Nearpod terhadap hasil belajar mereka. Penelitian menggunakan metode kuantitatif Kuasi-Eksperimen dengan subjek kelas XI TKRO 2 tahun ajaran 2022/2023, yang terdiri dari 18 siswa di kelas kontrol dan 18 siswa di kelas eksperimen, dipilih menggunakan simple random sampling. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dokumentasi, dan wawancara, dengan validasi instrumen dilakukan oleh dosen, guru pengampu, dan software Microsoft Excel 2019. Analisis data menggunakan software statistik. Hasil penelitian menunjukkan, pertama, terdapat perbedaan keaktifan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen, dengan kelas eksperimen lebih aktif dalam kategori keaktifan sedang. Kedua, hasil uji T menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000, yang lebih kecil dari 0,05. Hal ini membuktikan adanya perbedaan signifikan dalam peningkatan hasil belajar siswa antara pembelajaran konvensional dan penggunaan media Nearpod, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima.
Analisis Implementasi Kecerdasan Buatan pada Pembelajaran di Prodi Pendidikan Teknik Mesin UNS Adhiluhung, Mursid; Perdana Sutrisno, Valiant Lukad; Saputra, Taufik Wisnu
JIPTEK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan Vol 18, No 1 (2025): January
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jiptek.v18i1.88644

Abstract

Perkembangan zaman membuat kemajuan teknologi meningkat sangat pesat. Terutama dibidang Pendidikan, muncul teknologi yang disebut AI. Adanya AI sangat membantu mahasiswa dalam pembelajaran.  Penelitian ini memiliki tujuan (1)   Untuk memperoleh gambaran penggunaan kecerdasan buatan dalam pembelajaran di prodi Pendidikan Teknik Mesin UNS; (2) Untuk mengetahui dampak penggunaan kecerdasan buatan terhadap pembelajaran di prodi Pendidikan Teknik Mesin UNS. Penelitian ini menggunakan mix method explanatory yaitu merupakan gabungan dengan pengumpulan data kuantitatif terlebih dahulu. Teknik penggambilan data angket dengan proportionate stratified random sampling dan wawancara dengan purposive sampling. Teknik validasi instrumen menggunakan uji validasi isi dan uji validasi konstruk serta triangulasi data untuk menjamin keabsahan data. Teknik analisis menggunakan kriteria penilaian dan reduksi data. Hasil penelitian ini menunjukkan implementasi kecerdasan buatan pada pembelajaran di Prodi PTM UNS berdasarkan 9 indikator. Dari 9 indikator tersebut 2 indikator pada kriteria sangat tinggi, 4 indikator pada kriteria tinggi dan 2 indikator pada kriteria normal. Hasil wawancara menunjukkan bahwa implementasi kecerdasan buatan memberikan dampak positif bagi pembelajaran. Tapi ada beberapa dosen yang kurang mengerti penggunaan AI oleh mahasiswa.

Page 2 of 2 | Total Record : 14