cover
Contact Name
Nurlailiyah Aidatus Sholihah
Contact Email
jurnaldaku@gmail.com
Phone
+6282115011510
Journal Mail Official
jurnaldaku@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kunir RT.024/RW.009 Desa Simpar Kecamatan Cipunagara , Kab. Subang, Provinsi Jawa Barat, 41257
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
Tartib: Jurnal of Educational Management
ISSN : -     EISSN : 29648017     DOI : https://doi.org/10.62824
Core Subject : Religion, Economy,
TARTIB: Jurnal of Educational Management adalah jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Prodi Manajemen Pendidikan Islam Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam Kunir. Jurnal ini memfokuskan diri pada kajian ilmu manajemen pendidikan Islam
Articles 63 Documents
Strategi Manajemen Pengelolaan Keuangan Di Lembaga Pendidikan Islam Madrasah Diniyah Saepulah AM; Imam Mujahid; Usman Abu Bakar
Tartib: Jurnal of Educational Management Vol. 5 No. 1 (2026): Tartib: Jurnal of Educational Management
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam Kunir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62824/npwkb795

Abstract

Pengelolaan keuangan merupakan salah satu aspek fundamental dalam penyelenggaraan pendidikan yang berperan penting dalam menjamin keberlangsungan, efektivitas, dan peningkatan mutu lembaga pendidikan. Pada lembaga pendidikan Islam, khususnya Madrasah Diniyah, pengelolaan keuangan tidak hanya berfungsi sebagai instrumen administratif, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola lembaga yang profesional, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Namun demikian, sebagian besar Madrasah Diniyah masih menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan keuangan, seperti keterbatasan sumber pendanaan, ketergantungan pada iuran santri dan donasi masyarakat, rendahnya kompetensi pengelola dalam bidang administrasi keuangan, serta belum optimalnya penerapan sistem pelaporan dan pengawasan keuangan yang terstandar. Kondisi tersebut berpotensi menghambat pengembangan program pendidikan dan peningkatan kualitas layanan kepada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen pengelolaan keuangan yang efektif dalam mendukung keberlanjutan dan peningkatan mutu layanan pendidikan pada Madrasah Diniyah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), yaitu melalui pengumpulan dan analisis berbagai sumber literatur yang relevan, meliputi buku, jurnal ilmiah, hasil penelitian, regulasi pemerintah, serta dokumen terkait manajemen keuangan pendidikan Islam. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis untuk mengidentifikasi konsep, prinsip, dan strategi pengelolaan keuangan yang dapat diterapkan pada Madrasah Diniyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen pengelolaan keuangan Madrasah Diniyah yang efektif dapat diwujudkan melalui beberapa langkah utama. Pertama, penyusunan perencanaan anggaran berbasis kebutuhan dan prioritas program yang disusun secara partisipatif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Kedua, diversifikasi sumber pendanaan melalui optimalisasi iuran pendidikan, infak, sedekah, zakat, wakaf produktif, bantuan pemerintah, serta pengembangan unit usaha lembaga. Ketiga, penerapan sistem pengendalian internal yang meliputi pemisahan fungsi, pencatatan transaksi yang tertib, serta evaluasi dan audit berkala. Keempat, penguatan transparansi dan akuntabilitas melalui penyusunan laporan keuangan yang terbuka, mudah dipahami, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Kelima, pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan administrasi keuangan guna meningkatkan efisiensi, akurasi, dan kemudahan akses informasi keuangan. Penelitian ini juga menghasilkan sebuah model konseptual berupa Strategi Manajemen Keuangan Madrasah Diniyah Berkelanjutan (SMK-MDB) yang mengintegrasikan lima dimensi utama, yaitu perencanaan, pendanaan, pengendalian, akuntabilitas, dan digitalisasi dengan nilai amanah sebagai fondasi utama. Model ini menjadi kebaruan (novelty) penelitian yang dapat dijadikan acuan dalam pengembangan tata kelola keuangan Madrasah Diniyah yang profesional, modern, dan sesuai dengan nilai-nilai pendidikan Islam. Implementasi strategi tersebut diyakini mampu meningkatkan efektivitas penggunaan dana, memperkuat kepercayaan masyarakat, memperluas dukungan stakeholder, serta mendukung keberlangsungan dan peningkatan mutu lembaga pendidikan Islam secara berkelanjutan.
Peran Guru Aqidah Akhlak Dalam Pembentukan Karakter Siswa Di Madrasah Aliyah Islamiyah Ciputat Helnafri Ankesa; Muhammad Taufik Hidayatulloh
Tartib: Jurnal of Educational Management Vol. 5 No. 1 (2026): Tartib: Jurnal of Educational Management
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam Kunir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62824/mk03sm34

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru Aqidah Akhlak dalam membentuk karakter siswa serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya di Madrasah Aliyah Islamiyah Ciputat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Aqidah Akhlak menjalankan peran kunci sebagai pendidik, keteladanan, pembimbing, pemberi motivasi, dan penilai dalam menanamkan nilai‑nilai moral. Karakter yang dikembangkan meliputi kedisiplinan, kesadaran beragama, akhlak mulia, dan tanggung jawab, meskipun pelanggaran tata tertib seperti keterlambatan, perundungan, dan rendahnya kesadaran beribadah masih ditemukan. Faktor pendukungnya meliputi kurikulum yang relevan, lingkungan madrasah bernuansa Islam, serta komitmen lembaga yang kuat. Sementara itu, faktor penghambat berupa keterbatasan alokasi waktu pembelajaran, kurangnya dukungan lingkungan keluarga, serta dampak negatif globalisasi dan media sosial. Penelitian menyimpulkan bahwa peran guru sangat menentukan keberhasilan, namun harus didukung sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat agar pembentukan karakter berjalan optimal.
Strategi Manajemen SDM Lembaga Pendidikan Islam dalam Menghadapi Tantangan Aksesibilitas Pendidikan Pesantren di Desa Neglasari, Cidaun Anita Pancawati; Cici Kusnadi
Tartib: Jurnal of Educational Management Vol. 5 No. 1 (2026): Tartib: Jurnal of Educational Management
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam Kunir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62824/e98tda06

Abstract

Tantangan aksesibilitas pendidikan di wilayah rural-terpencil sering kali menjadi faktor utama rendahnya mutu dan tingginya angka keluar-masuk (turnover) tenaga pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam strategi Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) yang diterapkan oleh lembaga pendidikan Islam dalam merespons isolasi geografis ekstrem di Desa Neglasari, Kecamatan Cidaun. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif-analitis, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Penentuan informan dilakukan secara purposive sampling yang melibatkan kepala madrasah, guru, komite sekolah, dan tokoh masyarakat. Analisis data menerapkan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga pendidikan Islam di lokasi tersebut berhasil mempertahankan keberlanjutan akademiknya melalui formulasi Model MSDM Berbasis Resiliensi Kultural-Spiritual. Model ini bertumpu pada tiga strategi taktis: (1) penerapan rekrutmen berbasis kedekatan wilayah (indigenous recruitment) untuk mengunci loyalitas sosiologis staf; (2) pembinaan internal berbasis nilai-nilai transendental Islam (ikhlas, barakah, khidmah) yang dikonversi menjadi komitmen kerja organisasi; dan (3) strategi retensi melalui rekayasa beban kerja fleksibel (flexible workload engineering) yang didukung oleh skema kompensasi sosial non-material dari komunitas pedesaan setempat. Secara teoretis, studi ini mendekonstruksi teori MSDM konvensional yang bias urban dengan membuktikan bahwa modal spiritual dan sosial dapat berfungsi sebagai instrumen kompensatoris primer penyangga defisit material sekolah di wilayah marginal.