cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
sutia.budi@universitasbosowa.ac.id
Phone
085240309529
Journal Mail Official
jebe.jurnal@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Jl. Urip Sumoharjo Km. 5 Makassar Gedung II Lt. 6 Ruang KPS Prodi Teknik Lingkungan Kampus A Universitas Bosowa
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal of Environment Behavior and Engineering
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 30255376     EISSN : 30255422     DOI : https://doi.org/10.56326/jebe.v1i1.2138
Journal of Environment Behavior and Engineering merupakan jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian dan hasil pemikiran termasuk pengembangan dan review bidang Teknik Lingkungan yang mencakup antara lain Pengendalian Pencemaran, Pengelolaan Lingkungan dan Sanitasi, Keberlanjutan, Rekayasa dan Permodelan Lingkungan, Konservasi Sumber Daya Alam dan Energi Baru Terbarukan, AMDAL & KLHS, K3, Etika, Kebijakan dan Hukum Lingkungan.
Articles 36 Documents
Pertanggungjawaban Pidana Korporasi Dalam Kasus Pencemaran Lingkungan Akibat Dumping Limbah B3 Ade Venny Darma Putri; Syahrin, Alvi; Affila
JEBE: Journal of Environment Behavior and Engineering Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Environmental Behavior and Engineering
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebe.v3i2.6445

Abstract

The illegal dumping of B3 waste into the environment can cause serious negative impacts. However, in principle, the dumping of B3 waste is permitted as long as it complies with the established terms and procedures. In reality, there are still many cases of B3 waste dumping without permits, which may lead to criminal liability, both for corporations and individuals. This research focuses on the legal framework regulating B3 waste disposal in Indonesia, the forms of corporate criminal liability in environmental pollution cases caused by B3 waste dumping, and the application of such liability in court decisions. The study applies normative juridical research methods using secondary data, including primary, secondary, and tertiary legal materials. Data were collected through literature review techniques and analyzed qualitatively. The results show that the regulation of B3 waste dumping in Indonesia is governed by Law No. 32 of 2009, Law No. 6 of 2023, Government Regulation No. 22 of 2021, and Minister of Environment and Forestry Regulation No. 6 of 2021. The forms of corporate criminal liability are regulated in the 2023 Criminal Code, which allows for criminal sanctions to be imposed on corporations, their executives, or both. Furthermore, Article 116 of the Environmental Protection and Management Law and Supreme Court Regulation No. 1 of 2023 also regulate corporate criminal liability in environmental cases. The application of corporate criminal liability to PT Synergy Oil Nusantara in Batam District Court Decision No. 491/Pid.Sus/2023/PN Btm was found to contain legal errors. However, the application of criminal liability to PT Datonglightway International Technology in Serang District Court Decision Number 89/Pid.Sus/2024/PN Srg was appropriate.
MULTIFUNCTIONAL PYROLYSIS: SIMPLE TECHNOLOGY WITH REAL IMPACT Lolang, Laura Octavia; Danil; Awaluddin
JEBE: Journal of Environment Behavior and Engineering Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Environmental Behavior and Engineering
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebe.v3i2.7331

Abstract

Meningkatnya kebutuhan energi dan krisis lingkungan yang sedang berlangsung mendorong perlunya teknologi alternatif yang bersih dan rendah emisi. Salah satu inovasi tersebut adalah pengembangan alat pirolisis multifungsi yang mampu mengolah limbah biomassa menjadi produk bernilai tinggi. Studi ini memperkenalkan alat pirolisis sederhana namun berdampak besar, yang dirancang untuk beroperasi dalam tiga mode berbeda dalam satu alat: pirolisis penuh, semi pirolisis, dan pembakaran terbuka. Tiga metode ini menghasilkan kualitas berbeda-beda pada setiap produk. Alat ini terutama menggunakan limbah biomassa yang melimpah di daerah pedesaan seperti tempurung kelapa, cangkang sawit, tongkoljagung, dan sekam padi yang bisa dijadikan arang sebagai bahan bakar biomassa disektor perindustrian. Metode pirolisis penuh menghasilkan arang dengan kadar karbon tinggi dan abu yang minim, sedangkan semi-pirolisis dan pembakaran terbuka menghasilkan proses yang lebih cepat namun dengan kompromi pada kualitas produk. Selain menghasilkan arang, asap dari proses pembakaran yang berlangsung akan dialirkan ke pipa penyambung pada alatini, dan akan menghasilkan beberapa produk sampingan seperti asap cair (wood vinegar) yang dapat dimanfaatkan sebagai pestisida alami, pengawet organik dan deodoran limbah, dan telur asap yang kaya akan manfaat. Desain alat ini menekankan aspek keterjangkauan, kemudahan penggunaan, dan pengurangan dampak lingkungan. Inovasi ini mendukung transisi menuju energi berkelanjutan dengan mengubah limbah biomassa menjadi sumber energi bersih sekaligus mengurangi limbah pertanian. Alat pirolisis multifungsi ini merupakan solusi yang layak dan skalabel untuk transisi energi di wilayah pedesaan dan semi-perkotaan. Oleh karena itu, studi ini memberikan kontribusi tidak hanya pada inovasi energi bersih, tetapi juga pada ekonomi sirkular dan pemberdayaan masyarakat melalui teknologi berkelanjuta.
MODELING THE DISTRIBUTION OF HEAVY METAL CONCENTRATIONS OF Cu (COPPER) IN THE JENEBERANG RIVER, MAKASSAR CITY : PEMODELAN SEBARAN KONSENTRASI LOGAM BERAT Cu (TEMBAGA) DI SUNGAI JENEBERANG, KOTA MAKASSAR A.Aprilya Musfirah Tul Azizah; Fikruddin, Muhammad; Akrim, Djusdil; Anggraini, Nani; Jumadil
JEBE: Journal of Environment Behavior and Engineering Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Environmental Behavior and Engineering
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebe.v3i2.7909

Abstract

Pencemaran logam berat dapat menimbulkan pengaruh negatif terhadap lingkungan perairan terutama organisme yang hidup di dalamnya dan manusia yang mengonsumsi organisme tercemar. Logam Cu (Tembaga) merupakan logam esensial yang keberadaanya dalam jumlah tertentu sangat dibutuhkan oleh organisme hidup, namun dalam jumlah yang berlebihan akan menimbulkan efek racun. Dalam penelitian ini dilakukan pengolahan dan analisis data secara kuantitatif deskriptif. Metode ini digunakan untuk menguraikan konsentrasi Cu (Tembaga) dan memproyeksikan sebaran Cu (Tembaga) pada Sungai Jeneberang. Hasil pengukuran yang memiliki konsentrasi tinggi terjadi pada titik yang letaknya paling dekat dengan muara karena merupakan daerah pertemuan antara sungai dan laut yang dimana hampir semua zat pencemar mengalir pada muara. Sedangkan dari hasil analisis dengan aplikasi MIKE 21 ECOLab memproyeksikan penyebaran Cu (Tembaga) berdasarkan angin, kecepatan arus, debit, kondisi fisik-kimia dan lain-lain.
Sebaran Total Suspended Particulate (Tsp) Dan Particulate Matter 10 (Pm10) Menggunakan Software Aermod Pada Area Sekitar Industri (Studi Kasus: Desa Baruga Kec. Bantimurung Kab. Maros): Distribution Of Total Suspended Particulate (Tsp) And Particulate Matter 10 (Pm10) Using Aermod Software In Areas Surrounding Industrial Areas (Case Study: Baruga Village, Bantimurung District, Maros Regency) Nur Afifah Shynta Fajriyani Amirullah
JEBE: Journal of Environment Behavior and Engineering Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Environmental Behavior and Engineering
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebe.v3i2.7997

Abstract

Air pollution in today's technological era has reached alarming levels. The cement industry is one of the world's largest contributors to particulate matter. Total Suspended Particulate (TSP) is largely produced by industrial activities, while Particulate Matter 10 (PM10) generally comes from motor vehicle activities. In this study, a descriptive quantitative analysis method was used to determine the distribution of TSP and PM10. The measurement results showed that the lowest particle concentration was found at the PM10 measurement point on holidays, due to reduced vehicle activity. Meanwhile, the distribution patterns of TSP and PM10 were analyzed using AERMOD modeling. The modeling results showed that the closer a location was to the emission source, the higher the concentration of TSP and PM10 pollutants.
MODELING OF WATER QUALITY IN THE PAMPANG RIVER, MAKASSAR CITY, USING THE QUAL2KW APPLICATION: PEMODELAN KUALITAS AIR SUNGAI PAMPANG KOTA MAKASSAR DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI QUAL2Kw Muh Syawal; Akrim, Djusdil; Jumadil; Anggraini, Nani
JEBE: Journal of Environment Behavior and Engineering Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Environmental Behavior and Engineering
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebe.v3i2.8024

Abstract

The Pampang River is a tributary of the Tallo River that plays an important role as a source of clean water, irrigation, and support for community activities in Makassar City and its surroundings. However, increased industrial and residential activities around the river have caused a decline in water quality. This study aims to determine the water quality conditions of the Pampang River and analyze the distribution pattern of pollutants using the QUAL2Kw application. The research method involved collecting water samples at several points, followed by analysis of water quality parameters, including Total Suspended Solids (TSS), Dissolved Oxygen (DO), Biological Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), pH, Total Coliform, and E. Coli. The results of the study show that several water quality parameters still meet quality standards, such as TSS, pH, Total Coliform, and E. Coli. However, the DO, BOD, and COD parameters exceed the established quality standards, indicating a fairly high organic pollutant load in the Pampang River. Modeling results using QUAL2Kw show that water quality fluctuations are influenced by daily changes in conditions, such as temperature and sunlight intensity, which affect dissolved oxygen concentrations and the decomposition of organic matter. This study is expected to serve as a reference for the government and the community in their efforts to manage and control pollution in the Pampang River, as well as to support strategic planning to maintain the sustainability of water quality.
REVIEW FASILITAS INFRASTRUKTUR PANSIMAS DI DESA BONTO BAHARI, KECAMATAN BONTOA, KABUPATEN MAROS: REVIEW OF PANSIMAS INFRASTRUCTURE FACILITIES IN BONTO BAHARI VILLAGE, BONTOA DISTRICT, MAROS REGENCY Akrim, Djusdil; Swandi, Ahmad; Amiruddin, Ahmad; Yusuf, Andi Rumpang
JEBE: Journal of Environment Behavior and Engineering Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Environmental Behavior and Engineering
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebe.v3i2.8104

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mereview fasilitas infrastruktur PANSIMAS di Wilayah Pesisir Bonto Bahari, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros. Metode penelitian yang digunakan adalah Identifikasi Masalah dan Analisis Potensi (IMAP). Temuan berupa sarana dan prasarana air bersih di Desa Bontobahri tergolong kurang baik. Hal ini disebabkan oleh fasilitas PAMSIMAS yang tidak beroperasi dan dan carut-marutnya kontrak kerjasama pengelolaan air bersama mitra PANSIMAS Desa lain. Selanjutnya masalah sanitasi lebih banyak dialami kelompok masyarakat rentan di Dusun Baji Areng dan Dusun Cambayya. Rendahnya kesadaran Masyarakat dan terbatasnya infrastruktur sanitasi. Termasuk persoalan sampah menjadi perhatian khusus dimana ada indikasi minimnya kesadaran masyarakat dan kebiasaan buruk warga dalam membuang sampah. Kondisi ini menunjukkan perlunya meningkatkan kesadaran tentang kesehatan dan sanitasi yang baik. Sekaligus urgensi penyediaan akses air bersih yang aman dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Bonto Bahari.

Page 4 of 4 | Total Record : 36