cover
Contact Name
Kharisma Kusumaningtyas
Contact Email
gebindo@poltekkes-surabaya.ac.id
Phone
081332225503
Journal Mail Official
gebindo@poltekkes-surabaya.ac.id
Editorial Address
Jalan Karangmenjangan no 12 Surabaya Jawa Timur Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Gema Bidan Indonesia (e-Journal)
ISSN : 24078980     EISSN : 24078980     DOI : https://doi.org/10.36568/gebindo.v12i1
Core Subject : Health, Education,
Gema Bidan Indonesia (e-Journal) is a health scientific journal in the field of midwifery. This scientific journal publishes original research, literature reviews, perspectives, editorials, and case reports. We accept articles in the areas of midwifery such as: Pregnancy; Childbirth; Postpartum; Family planning program; Neonatus, baby, toddler, and child health; Heatlh reproduction in teenager and women; Menopause; Midwifery service management; Midwifery education management.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "vol. 12 no. 2 (2023): september" : 10 Documents clear
Hubungan Pola Pemberian MP-ASI dan Pengetahuan Gizi Ibu Dengan Status Gizi Balita Usia 6-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Kalitidu Kabupaten Bojonegoro: The Relationship Between MP-Breastfeeding Patterns and Maternal Nutrition Knowledge with The Nutritional Status of Toddlers Aged 6-59 Months in the Working Area of The Kalitidu Health Center, Bojonegoro Regency Lilik Inayati; Abdul Latip; Indrayanti
Gema Bidan Indonesia Vol. 12 No. 2 (2023): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v11i4.97

Abstract

Masalah gizi adalah keadaan gizi seseorang yang ditunjukkan oleh keadaan antropometri, klinis, dan laboratorium. Sampai saat ini Indonesia masih memiliki beberapa masalah gizi, yaitu dalam bentuk masalah kekurangan gizi makro dan kekurangan gizi mikro. Berdasarkan laporan hasil SSGI 2021, angka prevalensi balita wasting di Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2021 mencapai 9,5 persen, menempati urutan tertinggi ke-5 di Jawa Timur (3). Pada tahun 2020 jumlah kasus malnutrisi di Puskesmas Kalitidu mencapai 10,96 % . Namun pada tahun 2021 kasus malnutrisi mengalami peningkatan mencapai 13,38 %.(PSG Bojonegoro, 2021). Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui hubungan antara Pola pemberian MP-ASI dan Pengetahuan gizi ibu dengan Status Gizi Balita usia 6-59 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Kalitidu Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini bersifat cross-sectional. Sampel penelitian ini adalah ibu dan balita usia 6-59 bulan yang terpilih dengan teknik proportional random sampling sejumlah 155 responden. Variabel independen adalah pola pemberian MP-ASI dan pengetahuan gizi ibu, sedangkan variabel dependen adalah Status Gizi balita usia 6-59 bulan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil analisis menggunakan uji chi square didapatkan bahwa sebagian besar balita dengan pola pemberian MP-ASI yang baik memiliki status gizi yang baik pula yaitu sejumlah 91,8 %, sebagian besar responden yang memiliki pengetahuan gizi baik memiliki balita dengan status gizi yang baik yaitu sejumlah 87,1 %. Hasil analisis hubungan pola pemberian MP-ASI p=0,000, pengetahuan p=0,000, yang mana p=0,000 < α (0,05). Kata Kunci: MP-ASI, Pengetahuan, Status Gizi, dan Balita
Hubungan Antara Riwayat Pemberian ASI Eksklusif dengan Perkembangan Anak Usia 6-36 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Buduran: The Relationship Between the History of Exclusive Breastfeeding and the Development of Children Aged 6-36 Months in the Working Area of the Buduran Health Center Renanda Ayu; Ani Media Harumi; Ahdatul Islamiah; Astuti Setiyani
Gema Bidan Indonesia Vol. 12 No. 2 (2023): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v12i3.103

Abstract

Exclusive breastfeeding is an important factor for child development which includes gross movements, fine movements, socialization of speech and language independence. The achievement of breastfeeding in Sidoarjo Regency is far below the target, only 2 Puskesmas namely Wonoayu and Sedati have to achieve the target. The purpose of the study was to determine the relationship between a history of exclusive breastfeeding and the development of children aged 6-36 months in the working area of ​​the Buduran Health Center. This research is an analytic study with a cross sectional approach. Samples were taken with a total sampling technique of 40 respondents. The independent variable is exclusive breastfeeding, the dependent variable is the development of children aged 6-36 months. Collecting data using questionnaires and KPSP (Pre-screening Development Questionnaire) sheets. To analyze this relationship, the Chi-Squere test was used with a significance level of 0.05. The results showed that almost all children aged 6-36 months, 95% of children were exclusively breastfed. Then, almost all of the development of children aged 6-36 months, 97.5% of children in Wadung Asih Village, the working area of ​​the Buduran Health Center, are included in the Appropriate Development Category (S). Then the results of the analysis obtained a P Value of 0.000 so it can be concluded that there is a significant relationship between a history of exclusive breastfeeding and the development of children aged 6-36 months in Wadung Asih Village, the working area of ​​the Buduran Health Center.
Hubungan Pola Makan dan Status Sosial Ekonomi Keluarga dengan Gizi Kurang pada Balita Usia 6-23 Bulan di Puskesmas Wisma Indah Bojonegoro: The Relationship between Diet and Family Socioeconomic Status with Malnutrition in Toddlers Aged 6-23 Months at the Wisma Indah Bojonegoro Health Center Atik Kusumawati; Sutio Rahardjo; Masfu'ah Ernawati
Gema Bidan Indonesia Vol. 12 No. 2 (2023): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v11i4.106

Abstract

Gizi kurang merupakan kekurangan bahan-bahan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Gizi kurang disebabkan karena konsumsi gizi yang tidak mencukupi kebutuhannya dalam waktu tertentu. Tujuan dalam penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara pola makan dan status sosial ekonomi keluarga dengan gizi kurang pada balita usia 6-23 bulan di Puskesmas Wisma Indah Bojonegoro. Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelasional yang bersifat cross sectional. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling sejumlah 81 responden. Variabel independent adalah pola makan dan status sosial ekonomi keluarga, variabel dependent adalah gizi kurang pada balita usia 6-23 bulan. Untuk menganalisis adanya hubungan digunakan uji chi square dengan tingkat koefisien ρ=0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola makan balita usia 6-23 bulan sebagian besar pola makannya tepat sebanyak 71 (87,7%), pendapatan keluarga kurang dari sebagian berpendapatan tinggi sebanyak 38 (46,9%), pendidikan ibu balita sebagian besar berpendidikan menengah yaitu sebanyak 63 responden (77,8%), pekerjaan ibu balita lebih dari sebagian tidak bekerja yaitu sebanyak 51 responden (63,0%), mayoritas balita usia 6-23 bulan tidak mengalami gizi kurang yaitu sebanyak 74 responden (91,4%). Dari hasil analisis menggunakan chi square disimpulkan ada hubungan antara pola makan dengan gizi kurang pada balita usia 6-23 bulan diperoleh nilai p=0,000, dan ada hubungan antara status sosial ekonomi dengan gizi kurang pada balita usia 6-23 bulan. Hasil pengujian chi square diperoleh nilai p=0,000. Berdasarkan uraian diatas disimpulkan bahwa Ada hubungan antara pola makan dan status sosial ekonomi dengan gizi kurang pada balita usia 6-23 bulan. Kata Kunci : pola makan, status sosial ekonomi, gizi kurang
Pengaruh Umur Pekerjaan Dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Terhadap Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Trimester III Di Puskesmas Wisma Indah Kabupaten Bojonegoro: The Effect of Working Age and Compliance with Fe Tablet Consumption on the Incidence of Anemia in Pregnant Women in the Third Trimester at the Wisma Indah Health Center, Bojonegoro Regency Nur Azizah; Masfuah Ernawati; Lilik Triyawati
Gema Bidan Indonesia Vol. 12 No. 2 (2023): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v12i1.110

Abstract

Anemia sebagai salah satu masalah gizi di Indonesia yang harus ditangani secara serius. Anemia merupakan masalah kesehatan yang berperan dalam penyebab kematian ibu dan angka kematian bayi. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh umur, pekerjaan dan kepatuhan konsumsi tablet Fe terhadap kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Wisma Indah Kabupaten Bojonegoro. Jenis penelitian ini analitik kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional . Populasi 113 orang dengan sampel 88, menggunakan teknik simple random sampling . Variabel independen penelitian ini adalah umur, pekerjaan, dan kepatuhan konsumsi tablet Fe, sedangkan variabel dependen adalah kejadian anemia.Analisis data menggunakan Uji Spearman Rho . Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar (62,5%) ibu hamil yang lama mengalami anemia ringan, hampir seluruhnya (92,1%) ibu hamil yang bekerja tidak mengalami anemia, dan sebagian besar atau 69,9% ibu hamil yang sesuai konsumsi tablet Fe rendah tidak mengalami anemia (normal) dan seluruh atau 100,0% ibu hamil yang mematuhi konsumsi tablet Fe sedang juga tidak mengalami anemia (normal). Berdasarkan uji statistik Spearman Rho mendapatkan hasil, ada pengaruh umur dengan kejadian anemia ( p value = 0,012 dengan nilai r = 0,246), ada pengaruh pekerjaan dengan kejadian anemia ( p value= 0,000 dengan nilai r = 0,571), tidak ada kepatuhan kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia ( p value = 0,014 dengan nilai r = -0,261). Kesimpulannya kejadian anemia pada ibu hamil ditentukan umur dan pekerjaan sesuai dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe tidak berpengaruh dengan kejadian anemia.
Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Suami dengan Kepatuhan Pemeriksaan Kehamilan pada Masa Pandemic Covid-19 di Puskesmas Balen Bojonegoro: The Relationship Between Husband's Knowledge and Support with Pregnancy Examination Compliance during The Covid-19 Pandemic at the Balen Bojonegoro Health Center Suhartatik; Abdul Latip; Esti Yuliani; Lilik Triyawati
Gema Bidan Indonesia Vol. 12 No. 2 (2023): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v12i3.119

Abstract

Antenatal care merupakan pelayanan kesehatan oleh tenaga kesehatan untuk ibu selama hamil. Pembatasan akses pelayanan kesehatan selama pandemi Covid-19 termasuk pelayanan antenatal menyebabkan penurunan ibu hamil memanfaatkan dan mendapatkan pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan pengetahuan dan dukungan suami dengan kepatuhan pemeriksaan kehamilan pada masa pandemi Covid-19 di Puskesmas Margomulyo Kabupaten Bojonegoro. Jenis penelitian ini analitik kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi 110 orang dengan sampel 86, menggunakan tehnik simple random sampling. Variabel independent penelitian ini adalah pengetahuan dan dukungan suami, sedangkan variable dependent adalah kepatuhan pemeriksaan kehamilan. Analisis data menggunakan Uji Coefisient Contingency. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar ibu hamil yaitu sebanyak 4 orang (66,7%) yang mempunyai pengetahuan kurang, tidak patuh melakukan ANC pada masa pandemi Covid-19, dan sebagian besar ibu hamil yaitu sebanyak 20 ibu hamil (66,7%) yang tidak mendapat dukungan suami tidak patuh dalam melakukan ANC pada masa pandemi Covid-19. Berdasarkan uji statistik Coefisient Contingency didapatkan hasil, ada hubungan pengetahuan dengan kepatuhan pemeriksaan kehamilan (p value = 0,000), dan ada hubungan dukungan suami dengan kepatuhan pemeriksaan kehamilan (p value = 0,000). Kesimpulannya kepatuhan pemeriksaan kehamilan ibu hamil dipengaruhi pengetahuan dan dukungan suami. Diharapkan ibu hamil mempertahankan perilaku sehatnya selama kehamilan maupun pada kehamilan selanjutnya dan suami mempertahankan dukungannya sehingga ibu hamil mempunyai motivasi untuk melakukan pemeriksaan kehamilan
Faktor Predisposisi Ibu Nifas yang Berhubungan dengan Perilaku Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) di Puskesmas Pungpungan Kabupaten Bojonegoro: Predisposing Factors of Postpartum Mothers Related to Congenital Hypothyroid (SHK) Screening Behavior at The Pungpungan Health Center, Bojonegoro Regency Ngasriyatun; Fitriah; Sri Anggraeni; Aris Handayani
Gema Bidan Indonesia Vol. 12 No. 2 (2023): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v12i2.120

Abstract

Capaian skrining hipotiroid kongenital yang masih sangat rendah bisa mengakibatkan terjadinya lonjakan kasus hipotiroid kongenital yang tidak terdeteksi sejak awal sehingga bisa mengakibatkan keterlambatan dalam penanganan sehingga bisa menimbulkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada bayi serta bisa mengakibatkan terjadinya kecacatan pada bayi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor predisposisi ibu nifas yang berhubungan dengan perilaku skrining hipotiroid kongenital. Metode penelitian ini menggunakan analitik cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah ibu nifas yang memiliki bayi usia 48-72 jam di Puskesmas Pungpungan Kabupaten Bojonegoro sejumlah 34 responden. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah dengan accidental sampling. Analisa data yang digunakan bivariat dan dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian dalam penelitian sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang kurang tentang skrining hipotiroid kongenital sebesar 55,9% . Sebagian besar responden memiliki sikap yang negatif terhadap skrining hipotiroid kongenital sebesar 58,8%. Sebagian besar responden memiliki kepercayaan yang tidak sesuai tentang skrining hipotiroid kongenital sebesar 55,9%. Diperoleh hasil korelasi hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan perilaku skrining hipotiroid kongenital p=0,006< ɑ = 0,05. Diperoleh hasil korelasi hubungan sikap ibu dengan perilaku skrining hipotiroid kongenital p=0,000< ɑ = 0,05. Diperoleh hasil korelasi hubungan kepercayaan ibu dengan perilaku skrining hipotiroid kongenital p=0,001< ɑ = 0,05. Ada hubungan antara pengetahuan, sikap, dan kepercayaan ibu nifas terhadap perilaku skrining hipotiroid kongenital.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Dengan Kejadian Kurang Energi Kronik (KEK) di Puskesmas Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro: The Relationship between Knowledge and Attitudes of Pregnant Women and the Incidence of Chronic Energy Deficiency (SEZ) at the Tambakrejo Health Center, Bojonegoro Regency Siti Aniatul Aliyah; Aris Handayani; Sutio Rahardjo
Gema Bidan Indonesia Vol. 12 No. 2 (2023): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data WHO prevalensi anemia dan KEK pada kehamilan secara global 35-75%.Di Indonesia banyaknya terjadi kasus KEK (Kekurangan Energi Kronik) terutama disebabkan karena adanya ketidak seimbangan asupan gizi, sehingga zat gizi yang dibutuhkan tubuh tidak tercukupi. Pengetahuan akan sangat berpengaruh terhadap prilaku ibu hamil. Faktor prilaku ini lah yang membuat ibu hamil kurang memahami manfaat asupan makanan terutama gizi selama kehamilan, karena kurangnya pengetahuan berakibat terhadap prilaku seorang ibu hamil mengabaikan pemenuhan asupan makanan selama kehamilan. Faktor lain yang berpengaruh adalah sikap seorang ibu hamil.Begitu juga dengan seorang wanita dalam hal sikap terhadap kurangnya asupan nutrisi selama kehamilan.Mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil resiko kurang energi kronik (KEK) di wilayah kerja Puskesmas Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro.Jenis penelitiaan Analitik dengan rancangan Cross Sectional.Metode pengambilan sampel dengan tehnik Propostional Random Sampling yang berjumlah 181 responden. Proses pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan Uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%.Ada hubungan pengetahuan dengan kejadian KEK dengan nilai ρ=0,002. Ada hubungan sikap ibu hamil dengan kejadian KEK dengan nilai ρ=0,000.Terdapat hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan kejadian KEK pada ibu hamil.
Hubungan Tayangan Pornografi Di Sosial Media Dengan Perilaku Seksual Remaja: Hubungan Tayangan Pornografi Di Sosial Media Dengan Perilaku Seksual Remaja Cahyaning Dianti Kartika Dewi; Hery Sumasto; Dwi Wahyu Wulan; Titi Maharrani
Gema Bidan Indonesia Vol. 12 No. 2 (2023): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v12i3.149

Abstract

Latar Belakang dan Tujuan: Tayangan pornografi melalui sosial media merupakan salah satu faktor yang dapat memicu remaja untuk melakukan perbuatan seksual yang buruk. Studi literatur review ini bertujuan untuk menganalisa hubungan tayangan pornografi di sosial media terhadap perilaku seksual remaja.Metode: Jenis penelitian ini Literature Review. Dengan pencarian di empat database (Google Scholar, PubMed, ProQuest, Science Direct). Di temukan 324 artikel yang sesuai dengan kata kunci, kemudian dilakukan skringing judul, abstrak, dan dinilia kelayakan melalui full tex sehingga menyisakan 14 artikel dari empat database yang meliputi Google Scholar (n=10), PubMed (n=1), ProQuest (n=1), Science Direct (n=2). Hasil: Kami menemukan empat belas studi yang memenuhi kriteria inklusi dalam tinjauan literatur. Studi yang disertakan adalah hubungan tayangan pornografi di sosial media dengan perilaku seksual remaja,sebagian besar merupakan penelitian cross-sectional.Simpulan dan Saran: Hasil review ini menyatakan bahwa adanya hubungan tayangan pornografi di sosial media dengan perilaku seksual remaja, semakin tinggi paparan tayangan pornografi di sosial media akan berdampak pula pada perilaku seksual remaja. Perlu adanya perhatian khusus dan edukasi tentang tayangan pornografi dari tenaga kesehatan, masyarakat dan pihak-pihak terkait mengingat remaja masih sangat rentan terhadap pengaruh negatif internet tanpa melihat dampaknya.
Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Trimester III: The Relationship Between Nutritional Status and the Incidence of Anemia in Pregnant Women in the Third Trimester Khomsa Etik Romdani; Ani Media Harumi; Titi Maharrani
Gema Bidan Indonesia Vol. 12 No. 2 (2023): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v12i3.183

Abstract

Status gizi ibu sangatlah penting untuk tercapainya kesejahteraan ibu dan janin. Hal tersebut perlu diperhatikan untuk menghindari resiko seperti anemia pada ibu hamil yang dikarenakan konsumsi nutrisi yang kurang atau kehilangan banyak darah pada persalinan sebelumnya. Status gizi dan nutrisi ibu hamil wajib dipenuhi selama kehamilan berlangsung. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan status gizi dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Tanah Kali Kedinding Surabaya. Jenis penelitian survei analitik, dengan desain penelitian cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Tanah Kali Kedinding kota Surabaya pada bulan Maret 2023. Populasi pada penelitian ini adalah Semua Ibu Hamil trimester III di Puskesmas Tanah Kali Kedinding periode 1 Januari sampai dengan 30 September 2022 sejumlah 164 dengan sampel 116 Ibu hamil dengan cara purposive sampling. Variabel independen status gizi (IMT) dan dependen kejadian anemia. Instrumen yang digunakan berdasarkan data sekunder adalah rekam medis. Analisa data menggunakan uji spearman rank dengan a = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan status gizi (IMT) ibu hamil trimester III hampir setengahnya Obesitas sejumlah 41 (35.3%). Kejadian anemia ibu hamil trimester III sebagian besar menunjukkan tidak anemia sejumlah 87 (75%). Dari Hasil analisis statistik menggunakan uji spearman rank menunjukkan nilai p = 0,000 < α = 0,05 artinya terdapat hubungan antara status gizi dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III. Disarankan ibu hamil trimester III tetap menjaga kondisi tubuh dengan mengkonsumsi makanan yang bernutrisi untuk mencukupi kebutuhan tubuh dan menghindari kurangnya status gizi dan terjadinya anemia yang bisa berakibat fatal hingga kematian
Pengaruh Edukasi Media Buku Saku Terhadap Pengetahuan dan Sikap Anemia Pada Siswi SMK Islam (Tikung Kabupaten Lamongan): The Effect of Pocket Book Media Education on Anemia Knowledge and Attitudes in Islamic Vocational School Students (Tikung, Lamongan Regency) Hidayati Wijaya; Rekawati Susilaningrum; Fitria Nurwulansari; Mamik
Gema Bidan Indonesia Vol. 12 No. 2 (2023): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v12i1.185

Abstract

Anemia adalah suatu kondisi dimana kadar hemoglobin kurang dari normal. Kadar Hb normal pada remaja putri >12 g/dl. Remaja putri dikatakan anemia jika Hb <12 gr/dl. Anemia remaja putri berdampak negatif menurunkan fokus belajar di sekolah, mempengaruhi pertumbuhan fisik remaja, mempengaruhi imunitas tubuh, dan meningkatkan kejadian infeksi pada remaja. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi media buku saku terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang anemia. Penelitian ini menggunakan design Pre Eksperimenal dengan one group pretest-posttest. Penelitian dilakukan di SMK Islam Tikung Kabupaten Lamongan pada bulan Januari–April 2023 dengan jumlah sampel 89 remaja putri. Responden dipilih menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuisioner yang sudah di uji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data akhir pada penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon dengan signifikansi p value < 0,005. Tingkat pengetahuan sebelum dilakukan edukasi kesehatan dengan media buku saku menunjukkan 52,8% remaja memiliki pengetahuan cukup, 30,3% memiliki pengetahuan baik dan 16,9% remaja memiliki pengetahuan kurang. Terkait data sikap sebelum intervensi 51.7% remaja memiliki sikap negative terhadap anemia dan 48.3% sisanya memiliki sikap positif. Setelah dilakukan dilakukan edukasi kesehatan dengan media buku saku, pengetahuan dan sikap remaja menunjukkan peningkatan. Sebagian besar remaja atau 88.8% memiliki pengetahuan yang baik dan 11.2% sisanya memiliki pengetahuan yang cukup. Sedangkan data sikap sebagian remaja memiliki sikap positif 77.5% dan sebagian kecil sebesar 22.5 % meliliki sikap negatif. Berdasarkan uji statistik didapatkan р value 0,000 < 0,05, ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan pada remaja tentang anemia dengan media buku saku terbukti meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja terhadap anemia.

Page 1 of 1 | Total Record : 10