cover
Contact Name
Andita Nataria Fitri Ganda
Contact Email
anditaganda@unesa.ac.id
Phone
62 877-3683-6399
Journal Mail Official
terapan-manufaktur@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Ketintang Gedung K4, Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya, Jalan Raya ketintang, Kec Gayungan, Kota Surabaya (60231)
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Mesin
ISSN : 2337828X     EISSN : 29887429     DOI : https://doi.org/10.26740/jrm.v9i03
The Journal of Mechanical Engineering (JRM) is published three times a year, in April, August, and December, by the Applied Bachelor Degree Program (D4) in Mechanical Engineering, Faculty of Vocational Studies, Universitas Negeri Surabaya (UNESA). It serves as a medium of information and a forum for Development of Technology, Numerical Studies, Experimental Studies, and Applied Research in the field of Mechanical Engineering. The journal contains scientific papers, summaries of research results, literature reviews, and original critical ideas. The editorial team invites researchers, practitioners, and anyone interested in contributing articles that have not been published elsewhere. The themes of the articles include Machining Materials and Metallurgy Manufacturing Processes Mechanical Design Control Systems
Articles 310 Documents
PERENCANAAN SISTEM ALIRAN FLUIDA PADA RANCANG BANGUN TRAINER PERPINDAHAN PANAS PADA KULKAS CHOIRUR ROZIKIN, ACHMAD; MADE ARSANA, I
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v5i2.29206

Abstract

a
PERENCANAAN SISTEM INSTRUMENTASI PADA RANCANG BANGUN TRAINER PERPINDAHAN PANAS PADA KULKAS PRIMA SAPUTRA, DIMAS; MADE ARSANA, I
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v5i2.29209

Abstract

Perkembangan teknologi yang diterapkan pada alat kulkas bertujuan mengetahui desain sistem instrumentasi pada rancang bangun trainer kulkas , mengetahui peforma sistem instrumentasi perpindahan panas. sistem instrumentasi memerlukan berapa alat ukur yang digunakan untuk mengetahui laju aliran dan suhu yang terdapat pada aliran sistim pendingin yaitu 2 buah thermocouple digital untuk mengukur suhu panas dan dingin, 1 buah flowmeter untuk mengetahui aliran material dari freon dan 3 buah pressure guage untuk mengetahui berapa tekanan dari fluida. Hasil yang diharapkan dari proses rancang bangun ini adalah sebuah trainer pembelajaran perpindahan panas pada kulkas yang dilengkapi instrumentasi sehingga dapat mendukung pembelajaran secara lebih lengkap, Percobaan thermostat 1 menghasilkan temperatur Tin = 22.99 ?C dari evaporator, sedangkan Tout dari kondensor 50.4 ?C variabel dari tekanan freon kompresor 140 Psi, kondensor 140 Psi, evaporator 100 Psi. Percobaan thermostat 2 menghasilkan temperatur Tin = 23.7 ?C dari evaporator, sedangkan Tout dari kondensor 49.7 ?C variabel dari tekanan freon kompresor 140 Psi, kondensor 140 Psi, evaporator 100 Psi. Percobaan thermostat 3 menghasilkan temperatur Tin = 24.0 ?C dari evaporator, sedangkan dari kondensor Tout 50.2 ?C variabel dari tekanan freon kempresor 140 Psi, kondensor 140 Psi, evaporator 100 Psi.
RANCANG BANGUN ALAT BLEEDING REM SISTEM TERTUTUP PADA MOBIL YUDHA PRATAMA, RAHMAD; MADE ARSANA, I
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v5i2.29223

Abstract

ANALISA WAKTU PENGGANTIAN BUCKET PADA BUCKET ELEVATOR M2202 MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY DI PT. PETROKIMIA GRESIK ZAKARIA ACHMAD, CAESARIO; YASA UTAMA, FIRMAN
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v5i2.29281

Abstract

Abstrak PT. Petrokimia Gresik merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi pupuk. Salah satu mesin produksi pupuk adalah Bucket Elevator M2202 yang berada di pabrik asam fosfat, fungsi dari mesin ini sendiri adalah pembawa batu fosfat yang tidak lolos screen untuk di proses ke bagian selanjutnya. Pada mesin ini sering terjadi kerusakan terutama pada komponen bucket, sehingga mesin tersebut merupakan salah satu critical equipment yang ada pabrik asam fosfat. Kerusakan yang terjadi menyebabkan terhentinya proses produksi karena perawatan bersifat corrective yaitu dengan penggantian bucket. Penggantian yang terlalu sering mengakibatkan terganggunya proses produksi sehingga biaya perawatan juga tinggi. Maka perlu adanya metode untuk mengetahui waktu penggantian komponen bucket dengan reliability, dimana probabilitas kinerja suatu sistem sesuai dengan fungsi yang dibutuhkan dalam periode waktu tertentu. Tujuan penelitian ini adalah menentukan model waktu dan biaya penggantian komponen bucket. Jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif dimana pengambilan data menggunakan teknik observasi serta dukungan data dari arsip atau dokumen perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode age replacement. Dari hasil penelitian yang dilakukan di PT. Petrokimia Gresik didapatkan waktu penggantian 173 hari (4.152 jam) dan biaya penggantian Rp. 750.300 dengan nilai keandalan sebesar 0,750, terjadi penurunan downtime sebanyak 0,34 jam atau terjadi penurunan downtime sebesar 25,7 %. dan penghematan biaya sebesar 75,61 %. Kata Kunci: Bucket Elevator M2202, Reliability, Biaya Penggantian, Age replacement, Downtime.
RANCANG BANGUN MESIN ROLL PLAT SEMI OTOMATIS PANJI DWI LAKSONO, ERWIEN; DEWANTO
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v5i2.29400

Abstract

Abstrak Pada Laboratorium Fabrikasi Teknik Mesin Unesa terdapat pengerol plat konvensional yang penggunaanya masih menggunakan sumber tenaga manusia. Untuk memperbaiki kinerja alat roll plat ini, penulis ingin membuat atau merancang sistem kerja yang manual menjadi sistem elektrik. Metode yang digunakan adalah R&D (Research and Development) yaitu perancangan berbasis eksperimen yang mengacu pada spesifikasi komponen dan jenis komponen yang akan digunakan. Berdasarkan perancangan yang telah dilakukan yaitu dengan spesifikasi mesin panjang 1000 mm x lebar 510 mm x tinggi 950 mm, motor penggerak 1 PK 3 fase dengan kecepatan 1400 rpm. Sistem transmisi menggunakan reducer perbandingan 1:60 dan ukuran sprocket diameter 125 mm dan diameter 250 mm, serta roda gigi berukuran diameter 50 mm dan diameter 150 mm. Roller mesin berukuran panjang 600 m dan diameter 85 mm, serta poros berukuran panjang 800 mm dan diameter 35 mm. Kapasitas mesin yaitu tebal plat 0,5 mm sampai 5 mm dengan lebar plat 550 mm dan panjang plat sesuai kebutuhan. Kata Kunci: Rancang Bangun, Mesin Otomatis, Mesin Pengeroll
ANALISA HASIL MESIN ROLL PLAT SEMI OTOMATIS MAJID FATKHURRACHMAN, MUHAMMAD; DEWANTO
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v5i2.29459

Abstract

Jurusan Teknik Mesin Unesa merupakan salah satu jurusan yang ada di Fakultas Teknik. Jurusan teknik mesin mempunyai beberapa lab yang digunakan untuk mahasiswa teknik mesin praktikum. Ada 15 lab yang ada dijurusan teknik mesin salah satunya lab fabrikasi. Pada lab fabrikasi banyak peralatan fabrikasi yang tersedia dan dapat digunakan, namun masih banyak yang menggunakan tenaga konvensional. Salah satunya mesin pengeroll plat yang digunakan untuk membuat lengkung pada plat., namun penggunannya masih menggunakan tenaga manusia. Disini penulis mempunyai ide untuk membuat mesin pengeroll plat namun menggunakan motor sehingga mengubahnya menjadi semi otomatis Metode rancang bangun yang digunakan dalam analisa hasil mesin pengeroll plat ini berupa rancangan hasil uji coba dengan memanfaatkan berbagai macam sampel. Sampel pada analisa hasil mesin pengeroll plat semi otomatis ini berupa perbedaan ketebalan, perbedaan waktu dan perbedaan beban yang diterima. Hasil analisa mesin pengeroll plat semi otomatis yang sempurna ditentukan dari segi bahan sampel plat, waktu pengerollan dan ketebalan sampel plat yaitu menghasilkan sampel plat dengan ketebalan 0.5 berbahan dasar galvalum dapat diuji coba namun setelah diuji coba sampel kembali seperti semula karena bahan sampel plat terlalu tipis. Sampel plat dengan ketebalan 0.7 mm menghasilkan sudut kelengkungan 180derajat, 235 derajat, 330 derajat masing masing membutuhkan waktu 30detik, 40detik dan 50 detik, ketebalan plat 1 mm menghasilkan sudut kelengkungan 200derajat, 255 derajat, dan 360 derajat, masing masing membutuhkan waktu 30 detik, 40 detik, 50 detik. Kata Kunci : mesin pengeroll plat semi otomatis, analisis teknik, tujuan analisis, metode rancang bangun.
Penerapan Sistem Otomatis Mesin Pemecah Kedelai Berbasis Arduino Nano ARDIN BAIQUNI, MOHAMMAD; SUWITO, DJOKO
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v5i2.29999

Abstract

Desain Rangka Bosch Pump Tipe In-Line 4 Silinder CAHYONO, HARI; ISKANDAR
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v5i2.30011

Abstract

AbstrakPompa injeksi ( injection pump ) atau lebih dikenal sebagai bosch pump memiliki berbagai jenis tipe, namun tipe yang akan digunakan salah satunya adalah tipe in-line ( segaris ) pada mesin diesel putaran tinggi. Sistem kerjanya bahan bakar yang telah dikirim oleh feed pump diinjeksikan ke dalam ruang bahan bakar oleh pompa injeksi dan nozzle dengan cara ditekan oleh plunger yang bergerak ke atas. Pergerakan naik turunnya plunger tersebut diatur oleh camshaft. Camshaft yang terdapat pada pompa injeksi bahan bakar dihubungkan ke timing gear. Sehingga penyemprotan bahan bakarnya dapat diatur waktunya. Control rack yang dihubungkan dengan governor berfungsi untuk memutar plunger guna mengatur jumlah bahan bakar yang diinjeksikan. Dikarenakan bosch pump tipe in-line memiliki mesin diesel putaran tinggi, maka akan di desain sebuah rangka sebagai tempat bosch pump tipe in-line. Tujuan dalam tugas akhir ini untuk mengetahui kekuatan rangka yang akan digunakan pada bosch pump tipe in-line, agar bisa menompang kinerja bosch pump yang akan dijalankan. Pengerjaan dilaksankan di bengkel dalm pembuatan rangka dan perakitan komponen dilakukan di laboratorium motor diesel Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya, waktu pengerjaan 3 bulan, dengan menggunakan metode eksperimen dan proses pengerjaan meliputi : 1) rumusan masalah dan tujuan penelitian, 2) mendesain rangka, 3) analisa dan perhitungan desain rangka, 4) membuat rangka, 5) uji coba, 6) hasil uji coba, 7) analisa kekuatan rangka dan 8) kesimpulan.Hasil desain rangka didapatkan spesifikasi alat menggunakan rangka besi siku L ukuran 20mm x 20 mm x 3mm, bosch pump tipe In-Line, motor penggerak gerinda sebagai media engine bosch pump tipe In-line. Berdasarkan perhitungan kekuatan dari desain rangka bosch pump tipe In-line di dapat sebagai berikut : beban yang diterima 5,62 N/mm sedangkan kekuatan rangka 62,5 N/mm, maka rangka dinyatakan cukup kuat untuk menahan beban bosch pump . Dan perhitungan kekuatan rangka pada motor penggerak di dapat sebagai berikut : beban yang di terima 1,86 N/mm sedangkan kekuatan rangka 62,5 N/mm, maka rangka dinyatakan cukup kuat untuk menahan beban motor penggerak.Kata kunci :bosch pump tipe in-line , desain rangka, tegangan rangka.
APLIKASI PENDINGIN ELEKTRIK TEC1-12706 DAN TEC1-12715 DENGAN HEATSINK PADA COOLER BOX SEMI KONDUKTOR UZIA BRAMANTYO, KUKUH; MADE ARSANA, I
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v5i2.30046

Abstract

Cooler box ini dirancang bertujuan untuk membantu manusia dalam mendapatkan minuman dingin karena minuman dingin dapat mempercepat menghilangkan dahaga dan dehidrasi manusia. Cooler box semi konduktor ini lebih efisien dibandingkan kulkas dan cooler box konvensional karena pengguna alat dapat memperoleh minuman dingin pada saat berpergian jauh menggunakan mobil. Rancang bangun Cooler Box Semi Konduktor ini diharapkan dapat membuat minuman menjadi dingin sehingga menjadi alternatif masyarakat untuk mendinginkan minuman pada saat bepergian jauh. Selain itu, dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan umum serta pengetahuan dalam bidang teknik pendinginan. Dalam perancangan ini menggunakan jenis penelitian yang berbentuk rancang bangun berbasis eksperimen. Perencangan ini bertujuan untuk mengetahui perancangan sistem analisis perfoma pendingin elektrik pada rancang bangun cooler box semi konduktor dan untuk meningkatkan performa analisis perfoma pendingin elektrik pada cooler box semi konduktor. Tahap perancangan rangka pada cooler box semi konduktor yang berarti setelah penentuan ide kemudian dilanjutkan pembuatan proses perancangan sesuai dengan bagian-bagiannya. Dalam pembuatan cooler box semikonduktor ini dapat menghasilkan pembuatan dokumen produk berupa desain gambar kerja, dan langkah terakhir adalah pengujian kinerja alat kemudian menyimpulkan hasil dari alat tersebut. Spesifikasi cooler box semikonduktor dapat mencapai suhu terendah 24 oC dalam waktu 60 menit. Ukuran box yaitu 53x31x43 cm, menggunakan TEC jenis TEC1-12706 dan TEC1-12715 dengan pendingin cairan, memiliki tegangan DC 12V.
PERENCANAAN SISTEM PENGGERAK PADA RANCANG BANGUN TRAINER TRANSMISI OTOMATIS HONDA JAZZ ADI SUSILO, DIKI; MADE ARSANA, I
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v5i2.30079

Abstract

Transmisi yang umum digunakan pada mobil masa kini adalah transmisi manual dan transmisi otomatis. Dengan berkembangnya dunia otomitif dibuatlah transmisi otomatis tipe CVT atau yang di kenal dengan sebutan (Continous Variable Transmision) untuk membuat kenyamanan berkemudi tanpa menganti berulang-ulang transmisi. Menanggapi hal tersebut laboratorium chassis UNESA memerlukan suatu media pembelajaran transmisi otomatis tipe CVT jenis mobil yang bisa memperlihatkan secara nyata tentang mekanisme dan prinsip kerja transmisi otomatis tipe CVT, salah satunnya yaitu pembuatan media pembelajaran desain cutting transmisi otomatis honda jazz. Perancangan ini dilaksanakan di laboratorium chasis Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya, waktu pengerjaan 2 bulan, dengan menggunakan metode eksperimen dan proses pengerjaan meliputi:1) menentukan transmisi yang dipakai, 2) mendesain rangka, 3) perhitungan pulley dan sabuk / V-Belt, 4) menentukan motor listrik yang akan dipakai, 5) uji coba trial & error, 6) penggunaan alat. Dari trainer transmisi otomatis cvt honda jazz membutuhkan daya rencana minimal 0,427 HP, maka daya mesin penggerak (motor listrik) yang dipilih adalah 0,5 HP dengan daya 0,319 Kw. Rasio transmisi yang digunakan adalah 1:2 untuk transmisi sabuk V dengan rpm penggerak 1400 rpm dan yang digerakkan sebesar 700 rpm. Transmisi sabuk yang terpasang tipe sabuk C-33, diameter puli penggerak 75 mm dan puli yang digerakkan 150 mm. untuk jarak kedua puli yang digunakan adalah 240 mm dan panjang keliling sabuk sebesar 838 mm. Dari performa sistem penggerak pada rancang bangun trainer transmisi otomatis honda jazz, pada saat trainer di uji coba tidak mengalami kendala apapun. Dari puley penggerak dan yang digerakkan proses berjalannya berputar baik sehingga pada saat poros porsneleng di pindahkan dari gigi P,R,N,D,D1, dan D2 gigi tidak mengalami kendala apapun, sehingga trainer bisa diamati berputarnnya trainer secara langsung Kata kunci: transmisi, engine cutting,motor listrik