cover
Contact Name
Alfrida Semuel Ra’bung
Contact Email
alfridarabung@gmail.com
Phone
081342471820
Journal Mail Official
salandohealthjournal.81@gmail.com
Editorial Address
Jl. Vetran 5 Kelurahan Baru Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Salando Health Journal
ISSN : -     EISSN : 30261821     DOI : https://doi.org/10.33860/shj
Core Subject : Health,
Salando Health Journal aims to disseminate research results in the health sector to academics, practitioners, students and individuals who have competence in these fields, including: 1. Nursing 2. Midwifery 3. Environmental Health 4. Nutrition 5. Public Health 6. Reproductive Health 7. Health Education and Promotion.
Articles 31 Documents
Evaluasi Tekanan Darah dan Daya Ingat di Posbindu Wilayah Puskesmas Kota Managaisaki Tolitoli Sahrul; Saman, Saman; Evie, Sova
Salando Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v2i1.2827

Abstract

Daya tahan fisik lansia akan mengalami kemunduran fungsi sehingga mudah terserang beragam jenis penyakit. Selain penyakit-penyakit degeneratif, masa lansia sering juga dimaknai sebagai masa kemunduran yang berupa fungsi fisik, psiko, kognitif, intelektual, dan memori. Kemunduran kognitif berupa berkurangnya daya fikir atau daya ingat pada lansia. Tujuan penelitian ini yaitu diketahuinya gambaran tekanan darah dan daya ingat pada Lansia di Posbindu Wilayah Puskesmas Kota Managaisaki Tolitoli. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan Sampel yaitu lansia yang berkunjung ke Posbindu Wilayah Kerja Puskesmas Kota Managaisaki Tolitoli sebanyak 36 lansia. Variabel penelitian ini yaitu tekanan darah dan daya ingat. Alat yang digunakan adalah stetoskop, sphygmomanometer dan Instrumen SPMSQ. Data dianalisis menggunakan analisis univariat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa lansia yang berada di Posbindu Wilayah Kerja Puskesmas Kota Managaisaki Tolitoli mengalami hipertensi sebanyak 80,6%, dan data daya ingat lansia intelektual utuh sebanyak 75,0%. Kesimpulan sebagian besar lansia mengalami hipertensi dan tingkat intelektual utuh. Disarankan pada lansia agar rajin melakukan pemeriksaan tekanan darah dan daya ingat di fasilitas kesehatan, melaksanakan diet sehat seperti rendah garam dan mengurangi makanan yang dapat menyebabakan timbulnya penyakit hipertensi untuk mengontrol dan mencegah dampak dari hipertensi dan kerusakan intelektual lansia.
Analisis Tekanan Darah, Kemandirian, dan Status Kesehatan Lansia di Posbindu Wilayah Puskesmas Kota Managaisaki Tolitoli Madani, Al Audi; Evie, Sova; Saman, Saman
Salando Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v2i1.2829

Abstract

Proses penuaan adalah siklus kehidupan yang ditandai dengan penurunan fungsi dan struktur jaringan organ tubuh. Akibat dari penurunan fungsi tersebut akan menyebabkan masalah pada tekanan darah, kadar gula darah, kadar asam urat, dan kadar kolesterol serta tingkat kemandirian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran status kesehatan pada lansia di Posbindu Wilayah Puskesmas Kota Managaisaki Tolitoli. Jenis penelitian ini adalah Deskriptif dengan Sampel yaitu lansia yang datang memeriksakan kesehatannya di Posbindu, sebanyak 36 orang. Instrumen yang digunakan adalah stetoskop, sphygmomanometer, easy touch GCU, dan kuesioner Indeks Katz. Pengolahan data menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan responden dengan tekanan darah tinggi (63,9%), tekanan darah normal (36,1%), dan responden dengan gula darah normal (69,4%), gula darah tinggi (25,0%), gula darah rendah (5,6%), responden dengan asam urat normal (61,1%), asam urat tinggi (36,1%), asam urat rendah (2,8%), terdapat responden dengan kolesterol normal (72,2%) dan responden dengan kolesterol tinggi (27,8%), responden dengan tingkat kemandirian mandiri (86,1%) dan responden dengan tingkat kemandirian tergantung (13,9%), responden dengan status kesehatan tidak sehat (88,9%) dan responden dengan status kesehatan sehat (11,1%). Kesimpulan sebagian besar lansia memiliki tekanan darah tinggi, dan tingkat kemandirian mandiri, dan sebagian besar lansia memiliki status kesehatan tidak sehat. Saran diharapkan pada lansia untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan di fasilitas kesehatan/posbindu untuk mengontrol dan mencegah dampak dari peningkatan tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol serta resiko penurunan tingkat kemandirian.
GAMBARAN DEPRESI PADA LANSIA DI POSBINDU PUSKESMAS KOTA MANAGAISAKI KABUPATEN TOLITOLI Saleng, Sri Rahayu; Ra'bung, Alfrida Semuel; Hasni, Hasni
Salando Health Journal Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v1i2.2830

Abstract

Lansia di Indonesia setiap tahunya terus mengalami peningkatan. Seiring bertambahnya usia maka akan terjadi perubahan fisik, kognitif, dan psikososial yang merupakan dampak negatif yang terjadi pada lansia. Perubahan psikososial yang terjadi salah satunya adalah tingkat depresi pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk diketahuinya depresi pada lansia di Posbindu Masjid Nur Puskesmas Kota Managaisaki Kab.Tolitoli. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Jumlah sampel sebanyak 34 lansia. Menggunakan kuesioner GDS. Analisa yang digunakan adalah univariat, Bivariat. Hasil penelitian menunjukkan jenis kelamin perempuan 12 orang (42,86%) depresi, 16 orang (57,14%) tidak depresi, laki-laki 1 orang (3,57%) depresi, 5 orang (83,33%) tidak depresi. Berdasarkan umur 45-59 tahun 4 orang (26,67%) depresi 11 orang (73,33%) tidak depresi, 60-69 tahun 4 orang (40%) depresi, 6 orang (60%) tidak depresi, ≥70 tahun 5 orang (55,55%) depresi, 4 orang (44,44%) tidak depresi . Berdasarkan pendidikan SD, 7 orang (38,89%) depresi, 11 orang (61,11) tidak depresi, SMP 4 orang (44,44%) depresi, 5 orang (55,56%) tidak depresi, dan SMA 2 orang (28,57%) deprsi, 5 orang (71,43%) tidak depresi. Berdasarkan pekerjaan, IRT 12 orang (42,86%) depresi, 16 orang (57,14%) tidak depresi, PNS dan petani 3 orang (100%) tidak depresi, Wiraswasta 1 orang (33,33%) depresi, 2 orang (66,67%) tidak depresi. Berdasarkan status pernikahan, menikah 14 orang (66,67%) tidak depesi, 7 orang (33,33%) depresi. Janda/duda 7 orang (53,85%) tidak depresi, 6 orang (46,15%) depresi. Kesimpulan sebagian besar lansia di Posbindu Masjid Nur tidak mengalami depresi sebanyak 21 orang (61,76%). Saran bagi Puskesmas Kota Managaisaki Kab.Tolitoli agar melakukan program pemeriksaan depresi setiap bulannya menggunakan GDS.
Studi Deskriptif tentang Tingkat Pengetahuan Hipertensi di Dusun Kinapasan, Wilayah Kerja Puskesmas Galang, Kabupaten Tolitoli Zainuddin, Musdalifah; Suswinarto, Dwi Yogyo; Azwar, Azwar
Salando Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v2i1.2874

Abstract

Hipertensi dapat didefinisikan sebagai tekanan darah dengan tekanan sistoliknya 140 ≥ mmHg dan tekanan diastoliknya ≥ 90 mmHg. Kompikasi yang bisa terjadi apabila tekanan darah tidak segera diobati mengakibatkan gagal gijal, stroke, kebutaan dan sampai kematian, untuk mencegah terjadinya kompikasi – koplikasi tersebut maka pengetahuan keluarga tentang penyakit hipertensi sangatlah perlu. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya gambaran pengetahuan keluarga tentang hipertensi di Dusun kinapasan di Wilayah Kerja Puskesmas Galang Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif.variabel dalam penelitian yaitu pengetahuan keluarga tentang hipertensi dan sampel penelitian sebanyak 30 responden yang diambil dengan menggunakan teknik non probability sampling dengan pendekatan total sampling. Data dianalisa menggunakan analisa univariat. Hasil dari penelitian ini yaitu sebagian responden di dusun kinapasan wilayah kerja puskesmas galang kabupaten tolitoli memiliki pengetahuan baik (53%), pengetahuan cukup (40%), pengetahuan kurang (7%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah lebih banyak responden yang memiliki pengetahuan baik tetang penyakit hipertensi. Saran bagi keluarga diharapakan lebih memperluas informasi tentang hal – hal yang berhubungan dengan penyakit hipertensi.
GAMBARAN FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA HIPERTENSI DI DUSUN KINOPASAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS GALANG KABUPATEN TOLITOLI Usman, Sopia; Saman, Saman; Evie, Sova
Salando Health Journal Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v1i2.2916

Abstract

Hipertensi sering disebut sebagai the silent killer atau pembunuh diam-diam karena penyakit ini tidak memiliki gejala yang spesifik, dapat menyerang siapa saja dan kapan saja, serta dapat menyebabkan kematian. Hipertensi disebabkan oleh bebrapa faktor antara lain, genetik, usia, jenis kelamin, stress, geografi, lingkungan, gaya atau pola hidup, garam dapur, dan merokok. Tujuan penelitian diketahuinya gambaran faktor penyebab terjadinya hipertensi di Dusun Kinopasan Wilayah Kerja Peskesmas Galang Kabupaten Tolitoli. Metode dalam penelitian ini metode deskriptif, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan wawancara secara langsung kepada penderita hipertensi dengan menggunakan lembar kuisioner. Populasi dalam penelitian berjumlah 30 orang dan sampel penelitian berjumlah 30 responden, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini total sampling. Hasil penelitian faktor penyebab terjadinya hipertensi di Dusun Kinopasan banyak ditemui pada usia ≥ 56 tahun (40%), jenis kelamin terbanyak yaitu perempuan (83%), hipertensi banyak dialami oleh responden yang memiliki riwayat keluarga/keturunan (90), banyak ditemukan pada responden yang tidak melakukan aktivitas fisik (80%), banyak dialami oleh responden yang mengonsumsi garam berlebih (60%), banyak dialami oleh responden yang tidak merokok (83%), banyak ditemui pada responden yang tidak mengonsumsi alkohol (97%), banyak dialami oleh responden yang mengonsumsi kopi (60%), banyak ditemui pada responden yang mengalami stress (73%). Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan faktor penyebab terjadinya hipertensi tertinggi riwayat keluarga/keturunan dan yang terendah mengonsumsi alkohol. Saran bagi putugas kesehatan puskesmas galang diharapkan untuk meberikan penyuluhan kepada masyarakat mengenai hipertensi yang difokuskan pada penjelasan faktor penyebab terjadinya hipertensi.
Analisis Status Gizi di TK Tunas Harapan, Desa Lalos, Kabupaten Tolitoli Hasni, Hasni; Evie, Sova; Ra'bung, Alfrida Semuel; Safitri, Zahra
Salando Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v2i1.3378

Abstract

Masalah gizi merupakan masalah kompleks yang saat ini terjadi dinegera maju maupun berkembang, Angka gizi buruk sampai saat ini masih tinggi dan menjadi fokus perhatian dunia. Berdasarkan data dari Food and Agriculture Organization sekitar 870 juta orang dari 1,7 miliar penduduk dunia atau satu dari delapan orang penduduk dunia menderita gizi buruk. Sebagian besar (sebanyak 852 juta) diantaranya tinggal di negara berkembang dimana masalah kelebihan dan kekurangan gizi merupakan masalah yang sangat penting di Indonesia khususnya pada usia 4-6 tahun (usia emas) yang dapat menjadi penentu keberhasilan pertumbuhan dan perkembangan otak anak dimasa yang akan datang. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran status gizi berdasarkan BB/U, TB/U, dan IMT/U pada anak pra sekolah di Tk Tunas Harapan Desa Lalos Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode survey, jumlah sampel sebanyak 39, teknik pengumpulan data dengan teknik wawancara dan mengukur berat dan tinggi badan. Penelitian ini dilakukan di Tk Tunas Harapan Desa Lalos selama 3 hari. Hasil penelitian menunjukkan status gizi berdasarkan BB/U kategori normal 88% dan resiko berat badan lebih 11,1%. Berdasarkan TB/U kategori normal 88,9% dan pendek 11,1%. Kategori berdasarkan IMT/U status gizi baik 92,3%, kategori gizi kurang 2,6%, dan kategori gizi lebih 5,1%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagian besar status gizi adalah normal. Diharapkan bagi puskesmas galang dapat melakukan tindak lanjut untuk beberapa anak yang masuk dalam kategori status gizi kurang baik
Compliance with Vulva Hygiene During Menstruation at Ibnu Mas'ud Puteri Islamic Boarding School, South Hulu Sungai Regency: A Descriptive Analysis: Kepatuhan Vulva Hygiene Selama Menstruasi di Pondok Pesantren Ibnu Mas’ud Puteri Kabupaten Hulu Sungai Selatan: Sebuah Analisis Deskriptif Pertiwi, Melinda Restu; Sofei, Aulia; Hardiyanti, Diana
Salando Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v3i1.3783

Abstract

Vulva hygiene care during menstruation should change pads regularly, which is 3-4 Background: Vulva hygiene care during menstruation is essential to prevent reproductive tract infections. However, poor hygiene behavior is still often found in adolescents, especially in Islamic boarding schools. This study aims to evaluate the level of vulva hygiene compliance during menstruation at the Ibnu Mas'ud Puteri Islamic Boarding School, South Hulu Sungai Regency. This descriptive study involved 170 students as a total sample. Data were collected using a validated questionnaire (Cronbach's Alpha = 0.85) and analyzed descriptively. Most respondents (91.6%) were moderately compliant, while 8.4% were less compliant. Influencing factors include knowledge, attitudes, and family support. The majority of students are quite obedient in maintaining vulva hygiene during menstruation, but additional education programs are still needed to increase compliance in groups that are less compliant.
The Impact of Mother's Knowledge, Attitudes, and Age During Pregnancy on the Incidence of Stunting in Families: A Cross-Sectional Study: Dampak Pengetahuan, Sikap, dan Usia Ibu Saat Hamil terhadap Kejadian Stunting di Keluarga: Studi Cross-Sectional Widniah, Any Zahrotul; Rahmi, Aulia
Salando Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v3i1.3784

Abstract

Stunting is a global issue faced by communities worldwide due to its chronic impact on child health and development. This study aims to analyze the relationship between maternal knowledge, attitude, and age during pregnancy with stunting incidence in families in the Astambul Health Center work area in 2023. A descriptive-analytic study with a cross-sectional design was conducted. Using accidental sampling, 100 respondents were selected from a population of 448 mothers with toddlers. Data were collected via questionnaires and analyzed using univariate and bivariate methods with chi-square tests. Results indicated a significant relationship between maternal knowledge, attitude, and age during pregnancy and stunting incidence (p-value = 0.001). Health workers should provide nutrition education programs to enhance maternal knowledge and prevent stunting.
Pengaruh Kompres Bawang Merah Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Pada Anak Dengan Masalah Demam Thypoid Di Ruang Anyelir RSUD Mokopido Tolitoli Anjelina Buangsampuhi, Nogita; Rahayu, Sri
Salando Health Journal Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v2i2.4010

Abstract

Demam thypoid merupakan infeksi yang di tandai dengan peningkatan suhu tubuh >37,5º. Apabila suhu tubuh tidak segera di atasi akan mengakibatkan dehidrasi dan bila suhu tubuh >41℃ akan mengakibatkan kerusakan jaringan otak. Kerusakan tersebut dapat menyebabkan kerusakan batang otak, terjadinya kejang, koma sampai kelumpuhan. Upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan suhu tubuh yaitu dengan pemberian kompres bawang merah. Tujuan penelitian ini adalah untuk diketahuinya penurunan suhu tubuh setelah kompres bawang merah pada rsepondem pertama dan dan responden kedua dengan kasus demam Thypoid di Ruangan Anyelir RSUD Mokopido Tolitoli tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancanagan pre-test and post-test without control, yang dilakukan di Ruangan Anyelir RSUD Mokopido Tolitoli pada bulan Maret sampai Juni 2024. Sebanyak 20 anak dengan demam thypoid diajadikan sampel dalam penelitian ini. Tenik pengambilan sampel yaitu acidental sampling. Analisa data menggunakan uji paired t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata suhu tubuh sebelum intervensi adalah 38,5°C, sedangkan setelah pemberian kompres bawang merah menurun menjadi 37,4°C. Selisih rata-rata (mean difference) adalah -1,0°C, yang berarti terjadi penurunan suhu sebesar 1°C setelah intervensi. Sedangkan nilai p-value sebesar 0,001 lebih kecil dari 0,05 yang artinya kompres bawang merah memiliki pengaruh nyata dalam menurunkan suhu tubuh. Kesimpulan hasil penelitian menunjukkan kompres bawang merah efektif dalam menurunkan suhu tubuh secara signifikan pada individu yang mengalami demam. Hal ini mendukung penggunaan bawang merah sebagai metode alami yang aman dan terjangkau untuk membantu menurunkan demam, terutama di masyarakat dengan akses terbatas pada obat-obatan modern.
Pengaruh Edukasi tentang BBLR terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil di Desa Malangga Wilayah Kerja Puskesmas Galang Suswinarto, Dwi Yogyo; Rahmawati, Rahmawati
Salando Health Journal Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v2i2.4011

Abstract

Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) adalah berat badan lahir kurang dari 2500 gram. BBLR merupakan penyebab utama kematian pada masa prenatal. Di desa Malangga tiap tahun terdapat kasus BBLR dikarenakan kurangnya pengetahuan ibu tentang pencegahan BBLR. Sehingga, peningkatan pengetahuan tentang BBLR melalui edukasi sangat penting untuk ibu hamil agar mereka dapat mencegah terjadinya BBLR. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang BBLR terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil di Desa Malangga Wilayah Kerja Puskesmas Galang. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancanagan pre-test and post-test without control. Penelitian dilakukan di Desa Malangga Wilayah Kerja Puskesmas Galang pada bulan Oktober 2023 sampai Maret 2024. Variabel independen yaitu edukasi tentang BBLR dan variabel dependen yaitu peningkatan pengetahuan. Sampel penelitian yaitu seluruh ibu hamil yang ada di Desa Malangga yang diperoleh dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner pengetahuan yang terdiri dari 15 item pernyataan yang dibuat sendiri oleh peneliti dan telah di uji validitas dan reliabilitasnya. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner oleh responden. Data yang terkumpul kemudian dianalisa menggunakan analisa univariat dan bivariat menggunakan uji paired t test. Hasil penelitian menunjukkan sebelum diberikan edukasi tingkat pengetahuan ibu hamil sebagian besar berada pada kategori kurang dan setelah diberikan edukasi sebagian besar pengetahuan berada pada kategori baik. Hasil uji bivariat menunjukkan p value 0,001 < 0,05 yang artinya edukasi tentang BBLR berpengaruh secara statistik terhadap pengetahuan ibu hamil. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu ada pengaruh edukasi tentang BBLR terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil.

Page 2 of 4 | Total Record : 31