cover
Contact Name
Dhian Riskiana Putri
Contact Email
dhianrp@gmail.com
Phone
085647483734
Journal Mail Official
psikologi@usahidsolo.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.usahidsolo.ac.id/index.php/JTL/about/editorialTeam
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Talenta Psikologi
ISSN : 2089905X     EISSN : 28303946     DOI : https://doi.org/10.47942/talenta.v13i1
Core Subject : Humanities, Social,
JURNAL TALENTA PSIKOLOGI merupakan Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Psikologi Universitas Sahid Surakarta, menerima dan mempublikasikan artikel ilmiah dengan Ruang Lingkup Psikologi: pendidikan, sosial, perkembangan, komunitas, serta industri organisasi.
Articles 199 Documents
Pengaruh Bimbingan Belajar Terhadap Kecemasan Siswa Dalam Menghadapi Ujian Nasional Millatina, Amila
JURNAL TALENTA PSIKOLOGI Vol. 3 No. 2 (2014): Jurnal Talenta Psikologi Vol. III no 2 Agustus 2014
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan siswa dalam menghadapi Ujian Nasional merupakan perasaan takut mengalami kegagalan apabila tidak dapat mengerjakan Ujian Nasional dengan baik. Perasaan tersebut dapat terjadi karena kurang adanya persiapan yang optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh bimbingan belajar terhadap kecemasan siswa dalam menghadapi Ujian Nasional dan untuk mengetahui tingkat kecemasan siswa dalam menghadapi Ujian Nasional. Subjek yang digunakan dalma penelitian ini adalah siswa dan siswi MTsN Tinawas Nogosari Boyolali kelas IX. Pengelompokan partisipan dilakukan dengan screening. Kelompok eksperimen 1 adalah kelompok bimbingan belajar privat, kelompok eksperimen 2 adalah kelompok bimbingan belajar regular (kelompok), sedangkan kelompok kontrol adalah kelompok yang tidak mengikuti bimbingan belajar. Tekhnik pengambilan partisipan dengan menggunakan tekhnik purposive non random sampling yakni tekhnik pengambilan sampel tanpa memberikan peluang yang sama pada subjek yang menjadi anggota populasi. Pengumpulan data menggunakan skala kecemasan menghadapi Ujian Nasional. Berdasarkan hasil analisis Anava K-W antar kelompok eksperimen 1, kelompok eksperimen 2 dan kelompok kontrol sebesar H = 12,817; p = 0,002 (p < 0,01). Hal tersebut juga ditunjukkan dengan rerata kelompok eksperimen 1 sebesar 15,563, sebesar 33,281. Hasil tersebut membuktikan adanya perbedaan antara kelompok eksperimen 1, eksperimen 2, dan kelomppok kontrol, yang artinya terdapat perbedaan tingkat kecemasan antara siswa yang mengikuti kelas bimbingan belajar privat, kelas kelompok dan tidak mengikuti bimbingan belajar.
Perilaku Menyontek Pada Siswa Ditinjau Dari Kepercayaan Diri Dan Strategi Coping Ningsih, Nur Wigati
JURNAL TALENTA PSIKOLOGI Vol. 3 No. 2 (2014): Jurnal Talenta Psikologi Vol. III no 2 Agustus 2014
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku menyontek merupakan salah satu fenomena pendidikan yang sering muncul dalam proses belajar mengajar. Namun para guru dan pendidik hingga kini masih terus bingung karena belum berhasil menemukan metode tercanggih untuk menghentikan kebiasaan menyontek anak – anak didik. Salah satu faktor penyebab anak didik melakukan perilaku menyontek adalah adanya tekanan untuk mendapatkan nilai yang baik dalam ujian dan mencapai prestasi yang terbaik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dengan perilaku menyontek pada siswa dalam menghadapi ujian dan untuk mengetahui hubungan antara strategi coping dengan perilaku menyontek pada siswa dalam menghadapi ujian. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Perilaku Menyontek, Skala Kepercayaan Diri dan Skala Strategi Coping. Populasi adalah siswa – siswi SMA Kristen 1 Surakarta dengan jumlah sampel sebanyak 60 orang, yang diperoleh melalui teknik cluster random sampling. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier ganda dengan bantuan SPSS for Windows Relase 16,0. Hasil analisis data menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara kepercayaan diri dengan perilaku menyontek pada siswa dalam menghadapi ujian dengan diperoleh p value sebesar 0,459 > 0,05. Analisis data berikutnya menunjukkan bahwa ada hubungan yang sangat signifikan antara strategi coping dengan perilaku menyontek pada siswa dalam menghadapi ujian, dibuktikan dengan p value sebesar 0,000 < 0,05. Hasil tersebut menunjukkan bahwa variabel srategi coping mencakup aspek – aspek yang ada di dalamnya dapat dijadikan sebagai prediktor untuk memprediksi atau mengukur perilaku menyontek
Prokratinasi Akademik Pada Mahasiswa Musslifah, Anniez Rachmawati
JURNAL TALENTA PSIKOLOGI Vol. 3 No. 2 (2014): Jurnal Talenta Psikologi Vol. III no 2 Agustus 2014
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prokrastinasi atau menunda – nunda dalam mengerjakan dan menyelesaikan tugas – tugas akademik merupakan hal biasa dilakukan oleh sebagian besar mahasiswa, termasuk dalam mengerjakan dan menyelesaikan skripsi. Skripsi merupakan tugas yang harus diselesaikan oleh setiap mahasiswa sebagai syarat kelulusan. Banyak faktor yang menyebabkan mahasiswa melakukan prokratinasi, mulai dari menunda memulai atau menyelesaikan tugas, terlambat mengerjakan tugas, dan kesenjangan antara rencana dan kinerja aktual. Penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat prokrastinasi akademik pada mahasiswa fakultas psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Subjek penelitian merupakan mahasiswa tingkat akhir dengan masa kuliah lebih dari 10 semester atau 5 tahun dan telah mengambil mata kuliah skripsi lebih dari 2 semester atau 1 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat prokrastinasi pada mahasiswa fakultas psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta tergolong sedang
Hubungan Antara Penyesuaian Perkawinan Dengan Keharmonisan Keluarga Pada Awal Perkawinan Pasangan Berstatus Mahasiswa Rachmawati, Susi
JURNAL TALENTA PSIKOLOGI Vol. 3 No. 2 (2014): Jurnal Talenta Psikologi Vol. III no 2 Agustus 2014
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Begitu pentingnya keharmonisan keluarga bagi pembangunan generasi muda yakni anak sebagai anggota keluarga, sehingga diharapkan setiap pasangan suami istri mengupayakan terjadinya keharmonisan dan keselarasan dalam keluarganya. Populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa perempuan yang sudah berstatus menikah di UMS yang ada di fakultas Hukum 3 subjek, fakultas Psikologi 13 subjek, FKIP 11 subjek, fakultas Hukum 3 subjek, fakultas Ekonomi 4 subjek, dan kesemuanya berjumlah 40 subjek. Teknik pengambilan sampel dengan studi populasi. Alat ukur yang digunakan mengungkap variabel – variabel penelitian ada 2 macam alat ukur, yaitu : (1) skala keharmonisan keluarga, dan (2) skala penyesuaian perkawinan. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis maka diperoleh korelasi yang sangat signifikan antara penyesuaian perkawinan dengan keharmonisan keluarga atau rxy sebesar 0,439 dengan p<0,01, yang berarti ada hubungan positif yang sangat signifikan antara penyesuaian perkawinan dengan keharmonisan keluarga. Semakin baik penyesuaian perkawinan individu maka semakin tinggi pula keharmonisan keluarga, dan begitu juga sebaliknya. Rerata empirik variabel penyesuaian perkawinan sebesar 123, 750 dengan rerata hipotetik sebesar 105. Jadi rerata empirik > rerata hipotetik yang berarti pada umumnya subjek penyesuaian perkawinan pasangan berstatus mahasiswa di UMS kategorisasinya tinggi, sedangkan empirik variabel keharmonisan keluarga besar 137, 425 dengan rerata hipotetik sebesar 110. Jadi rerata empirik > rerata hipotetik yang berarti pada umumnya subjek mempunyai keharmonisan keluarga yang tinggi. Peranan penyesuaian perkawinan terhadap keharmonisan keluarga (SE) sebesar 19,3%. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan positif yang sangat signifikan antara penyesuaian perkawinan dengan keharmonisan keluarga
Pengaruh Pemantauan Diri Terhadap Aliensi Diri Paramitha, Metta
JURNAL TALENTA PSIKOLOGI Vol. 1 No. 1 (2012): Jurnal Talenta Psikologi Vol. I no 1 Februari 2012
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karyawan merupakan aset perubahan yang sangat berharga, tanpa mereka apa yang dimiliki perusahaan tidak akan dapat dimanfaatkan dan dikembangkan secara maksimal. Semangat kerja pada karyawan merupakan salah satu masalah yang sering dialami oleh perusahaan. Salah satu faktor yang sangat berpengaruh adalah penerimaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara penerimaan diri dengan semangat kerja karyawan. Populasi pada penelitian ini adalah karyawan berjumlah 40 orang dan dianalisis dengan korelasi product moment. Uji normalitas sebaran Skala Penerimaan Diri diperoleh kai kuadrat = 7,314 dengan p> 0,05 yang berarti korelasinya linier. Hasil analisis data diperoleh rxy = 0,495 dengan p < 0,01 yang berarti ada hubungan yang signifikan antara penerimaan diri dengan semangat kerja pada karyawan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerimaan diri berpengaruh pada semangat kerja karyawan, dimana pengaruhnya sebesar 24,5%. Sedangkan yang 75,5% dipengaruhi oleh faktor lain
Intensi Komplain Konsumen Ditinjau dari Sikap Asertifitasnya Ernawati, Sri
JURNAL TALENTA PSIKOLOGI Vol. 1 No. 1 (2012): Jurnal Talenta Psikologi Vol. I no 1 Februari 2012
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komplain konsumen merupakan pengekspresian kekecewaan dan rasa tidak puas konsumen yang disampaikan pada pelaku usaha sebagai akibat dari tidak sesuainya harapan dengan kenyataan yang diterima. Usaha untuk memperjuangkan hak-hak konsumen terutama dilakukan dengan jalan komplain. Pribadi yang asertif tidak mempunyai hambatan dari dalam dirinya untuk melakukan komplain demi menegak kan hak-hak nya sebagai konsumen dibandingkan dengan pribadi yang kurang asertif. Penelitian iini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asertivitasnya dengan intensi komplain konsumen. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang tinggal atau kuliah di Yogyakarta. Tehnik pengambilan sampling dalam penelitian ini adalah random sampling. Alat ukur yang diguanakan adalah adalah skala intensi komplain konsumen dan skala asertifitasnya. Berdasarkan perhitungan diperoleh hasil analis data menunjukan ada koefisien korelasi (r) sebesar 0,734 dengan p=0,000 (p<0,01) yang artinya terdapat hubungan yang positif yang sangat signifikan antara intensi komplain konsumen dengan asertifitas. Kesimpulan dari hasil penelitian adalah bahwa semakin tinggi asertivitasnya, maka semakin tinggi pula intensi komplain konsumen. Hal ini berarti bahwa variable asertivitas dengan segala aspek di dalamnya dapat digunakan sebagai prediktor untuk mengukur intensi komplain konsumen.
Semangat Kerja Karyawan Ditinjau dari Konsep Penerimaan Diri Ernawati, Sri
JURNAL TALENTA PSIKOLOGI Vol. 1 No. 1 (2012): Jurnal Talenta Psikologi Vol. I no 1 Februari 2012
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

karyawan merupakan aset perusahaan yang sangat berharga, tanpa mereka apa yang dimiliki perusahaan tidak akan dapat dimanfaatkan dan dikembangkan secara maksimal. semangat kerja pada karyawan merupakan salah satu masalah yang sering dialami oleh perusahaan. Salah satu faktor yang sangat berpengaruh adalah penerimaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara penerimaan diri dengan semangat kerja karyawan. Populasi pada penelitian ini adalah karyawan yang berjumlah 40 orang dan dianalisis dengan korelasi product moment. Uji normalitas sebaran skala sebaran Skala Penerimaan Diri diperoleh kai kuadrat = 7,314 dengan p > 0,05 yang berarti sebarannya normal dan uji normalitas sebaran skala semangat kerja diperoleh kai kuadrat = 9,496 dengan p > 0,05 yang berarti sebarannya normal. Hasil uji linieritas kedua variable diperoleh faktor F beda = 0,001 dengan p > 0,05 yang berati korelasinya linier. Hasil analisis data diperoleh rxy = 0,495 dengan p < 0,01 yang berarti ada hubungan yang signifikan anatra penerimaan diri dengan semangat kerja pada karyawan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerimaan diri berpengaruh pada semangat kerja karyawan, dimana pengaruhnya sebesar 24,5%, sedangkan yang 75,5% dipengaruhi oleh faktor lain.
Pendekatan Perilaku Kognitif dalam Pelatihan Ketrampilan Mengelola Kecemasan Berbicara di Depan Umum Fatma, Anne
JURNAL TALENTA PSIKOLOGI Vol. 1 No. 1 (2012): Jurnal Talenta Psikologi Vol. I no 1 Februari 2012
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitain ini bertujuan untuk memahami efektivitas pelatihan dalam nmengurangi level kecemasan berbicara di depan umum melalui pendekatan perilaku kognitif. Desain eksperimen menggunakan Non Random Pre-Test dan Post-test terhadap kelompok control, dengan jumlah subjek sebanyak 20 orang mahasiswa Universitas Sahid Surakarta yang memiliki pengalaman berbicara di depan umum. Hasil dari Mann-Whitney's test yaitu adanya signifikasi perbedaan antara kelompok control pada pre-test, dengan nilai Z = -2,374 (p< 0,01). Sedangkan phi kuadrat sebesar 0,5388. artinya bahwa melalui pelatihan 53,88% mampu mengurangi tingkat kecemasan seseorang saat berbicara di depan umum. Model yang digunakan dalam pelatijan adalah pendekatan perilaku kognitif sehingga nyata dampaknya bagi pengurangan tingkat kecemasan. Dimana hal ini juga sesuai dengan hipotesa yang disajikan.
Bournout pada Pesawat Ditinjau dari Efikasi Diri dan Dukungan Sosial Lailani, Fereshti
JURNAL TALENTA PSIKOLOGI Vol. 1 No. 1 (2012): Jurnal Talenta Psikologi Vol. I no 1 Februari 2012
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara efikasi diri dan dukungan sosial dengan burnout pada pesawat. Hipotesis yang di ajukan adalah : 1) burnout berkolerasi dengan efikasi diri dan dukungan sosial; 2) efikasi diri berkolerasi negatif dengan burnout, semakin rendah efikasi diri, maka semakin tinggi burnout; 3) dukungan sosial berkolerasi negatif dengan burnout, semakin tinggi dukungan sosial, maka akan semakin rendah burnout. Subjek penelitian berjumlah 97 perawat yang bertugas di RSU PKU Muhammadiyah Jogjakarta. Pengumpulann data dilakukan dengan metode angket yang berupa skala burnout, skala efikasi diri, dan skala dukungan sosial. Metode statistik yang digunakan adalah analisis regresi dengan bantuan komputer progam SPPSS for windows dan SPSS-2000 edisi Sutrisno Hadi. Hasil penelitian menunjukan: 1) terdapat korelasi yang signifikan antara efikasi diri dan dukungan sosial dengan burnout (R= 0,784, F= 75,005, p <0.01) dan sumbangannya sebesar 61,5 %;2) efikasi diri berkolerasi negatif secara signifikan dengan burnout (r= - 0,289, t= - 2,933, p < 0.01 ) dengan sumbangan sebesar 22,307 %; 3 ) dukugan sosial berkolerasi negatif secara signifikan dengan burnout (r= 0,448, t= - 4,852, p <0.01) dengan sembangan terhadap burnout sebesar 39,169%. Kata kunci : , ,
Kecemasan Memperoleh Pasangan Hidup pada Penyandang Cacat Tubuh Rifayani, Hastuti
JURNAL TALENTA PSIKOLOGI Vol. 1 No. 1 (2012): Jurnal Talenta Psikologi Vol. I no 1 Februari 2012
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kecemasan penyandang cacat dalam memperoleh pasangan hidup, gejala kecemasan apa saja yang dialami, faktor apa saja yang mempengaruhi dan bagaimana strategi coping yang digunakan. Subjek penelitian ini berjumalah tida orang yang memiliki ciri-ciri penyandang cacat tubuh, laki-laki dan perempuan, usia 20-30 tahun, lokasi penelitian ini berada di Surakarta. Merode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah analisis deskrptif. Hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa penyandang cacat mengalami kecamasan akan penolakan keluarga dan lingkungan pasangannya, usia yang ssemakin bertambah dan belum memiliki gambaran yang jelas mengenai pasangan, cemas akan ditinggalkan oleh pasangannya, tidak dapat memiliki keturunan, cemas jika tidak memperoleh pasangan hidup yang kondisi fisiknya lebih baik daripada kondisinya. Gejala fisik yang dialami yaitu : mudah marah, sulit tidur, tidur tidak nyenyak, tidak nafsu makan, jantung berdebar-debar, kaget, badan terasa panas dingin, tidak enak badan, pusing, masuk angin, kondisi kesehatan menurun. Sedangkan gejala psikologis yang dialami oleh penyandang cacat yaitu : gelisa, kurang konsentrasi, murung, sensitif, kurang bersemangat, malah beraktivitas, bersikap dingin paa lawaan jenis, dan ketakutan. faktor yang mempengaruhi kecemasan dalam memperoleh pasangan hidup pada penyandang cacat yaitu kondisi fisik, trauma, conditioning, dan lingkungan. Cara mengatasi masalah yang dilakukan yaitu Escapismatai penolakan, minimazitarion atau pengurangan beban masalah, self blame atau penyalahan diri sendiri, seeking meaning atau pencarian makna dan intrumental action.

Page 9 of 20 | Total Record : 199


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Talenta Psikologi Vol XIV No. 2 Tahun 2025 Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Talenta Psikologi Vol. XIV No. 1 Tahun 2025 Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Talenta Psikologi Vol. XIII No. 2 Tahun 2024 Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Talenta Psikologi Vol. XIII No. 1 Tahun 2024 Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Talenta Psikologi Vol XII No 2 Tahun 2023 Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Talenta Psikologi Vol. XII No. 1 Tahun 2023 Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Talenta Psikologi Vol. XI No. 2 Agustus 2022 Vol. 11 No. 1 (2022): Jurnal Talenta Psikologi Vol. XI No.1 Februari 2022 Vol. 10 No. 1 (2021): Jurnal Talenta Psikologi Vol. 10 No. 1 Februari 2021 Vol. 10 No. 2 (2021): Jurnal Talenta Psikologi Vol. X No. 2 Agustus 2021 Vol. 9 No. 2 (2020): Jurnal Talenta Psikologi Vol. IX no 2 Agustus 2020 Vol. 9 No. 1 (2020): Jurnal Talenta Psikologi Vol. IX No 1 Februari 2020 Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal Talenta Psikologi Vol. VIII No 2 Agustus 2019 Vol. 8 No. 1 (2019): Jurnal Talenta Psikologi Vol. VIII no 1 Februari 2019 Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Talenta Psikologi Vol. VII No 2 Agustus 2018 Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal Talenta Psikologi Vol. VII no 1 Februari 2018 Vol. 6 No. 2 (2017): Jurnal Talenta Psikologi Vol. VI No. 2 Agustus 2017 Vol. 6 No. 1 (2017): Jurnal Talenta Psikologi vol. VI no. 1 Februari 2017 Vol. 5 No. 2 (2016): Jurnal Talenta Psikologi vol. V no 2 Agustus 2016 Vol. 5 No. 1 (2016): Jurnal Talenta Psikologi, Vol. V No. 1 Februari 2016 Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Talenta Psikologi Vol. IV no 2 Agustus 2015 Vol. 3 No. 2 (2014): Jurnal Talenta Psikologi Vol. III no 2 Agustus 2014 Vol. 3 No. 1 (2014): Jurnal Talenta Psikologi Vol. III no 1 Februari 2014 Vol. 2 No. 2 (2013): Jurnal Talenta Psikologi Vol. II no 2 Agustus 2013 Vol. 2 No. 1 (2013): Jurnal Talenta Psikologi Vol. II no 1 Februari 2013 Vol. 1 No. 2 (2012): Jurnal Talenta Psikologi Vol. I no 2 Agustus 2012 Vol. 1 No. 1 (2012): Jurnal Talenta Psikologi Vol. I no 1 Februari 2012 More Issue