cover
Contact Name
Endro Wibisono
Contact Email
endrowibisono@unesa.ac.id
Phone
085791231992
Journal Mail Official
mitrans@unesa.ac.id
Editorial Address
Program Studi D4 Transportasi Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi
ISSN : -     EISSN : 30258774     DOI : https://doi.org/10.26740/mitrans.v2n3.p230-242
Core Subject : Engineering,
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi (MITRANS) ditujukan untuk seluruh akademisi dan praktisi di bidang Transportasi, khususnya Manajemen Transportasi. Ruang lingkup Jurnal Manajemen Transportasi meliputi hasil penelitian lapangan, studi literatur, dan penelitian kebijakan publik yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan membangun inovasi terhadap perkembangan dunia di bidang Transportasi. Jurnal ini terbit 3 (tiga) kali setahun dan min. 12 artikel per terbitan. Penelitian dilihat melalui perspektif transportasi makro atau mikro dari berbagai aspek, seperti: operasional, produksi, sumber daya manusia, pemasaran, layanan konsumen, keuangan, dan manajemen strategis. Manajemen Transportasi Manajemen Logistik Manajemen Transportasi Pelabuhan Manajemen Kelautan Manajemen Transportasi Multimoda Manajemen Rantai Pasokan Keselamatan dan Lingkungan Logistik Keselamatan dan Lingkungan Transportasi
Articles 91 Documents
Analisis Kapasitas Saluran Drainase Dukuh Kupang Dengan Optimalisasi Kolam Penampungan (Bozem) Pada Catchment Area Gunung Sari Surabaya Widianto, Gagas Lucky; Wibisono, R. Endro
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 3 No. 1 (April) (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v3n1.p23-35

Abstract

Dukuh Kupang termasuk salah satu dalam wilayah Kecamatan Sawahan. Laporan Akhir SDMP Tahun 2018-2038, genangan di daerah Dukuh Kupang telah mencapai ketinggian 30 cm yang berlangsung selam 2 jam. Salah satu dalam menangani genangan ini yaitu pembuatan penampungan air sementara berupa bozem Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa besar kapasitas saluran drainase Dukuh Kupang dengan menggunakan metode analisis hidrologi dan hidrolika, serta menganalisis kapasitas tampungan bozem dengan menghitung volume air masuk dari saluran drainase serta menganalisis garis energi yang ada pada saluran. Hasil penelitian ini apabila dicari kapasitas saluran, maka akan didapat kesimpulan bahwa pada saluran sekunder Jalan Simo Gunung 1, saluran sekunder Jalan Simo Gunung 2 saluran sekunder Jalan Simo Gunung 3 diketahui terjadi meluapnya air untuk periode 2 tahun maupun periode 5 tahun. Kapasitas bozem diperkirakan dapat meluap, maka dari itu diperlukan perencanaan pintu air dengan dimensi sebesar lebar 3,5 m, tinggi 2 m, dan bukaan pintu 0,5 m. Pada saluran tersier Jalan Dukuh Kupang Barat I menuju ke saluran sekunder Jalan Simo Gunung 3 dengan garis energi yang cukup menurun dari serta pada saluran tersier Jalan Dukuh Kupang Barat II menuju sekunder Jalan Simo Gunung 2 dengan garis energi menurun, maka dengan hasil seperti itu dapat dinyatakan aman.
Analisis Kerusakan Jalan dan Penentuan Penanganannya dengan Aplikasi Pada Link 166 Di Kabupaten Jombang Wicakrani, Dhyva Choirunnisa; Widayanti, Ari
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 3 No. 1 (April) (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v3n1.p36-45

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerusakan jalan dan menentukan penanganannya pada dua ruas jalan, yaitu Link 166 yang terletak di Kabupaten Jombang. Kerusakan jalan di Indonesia menjadi isu penting yang mempengaruhi keselamatan, kenyamanan, dan efisiensi transportasi. Dalam penelitian ini, data kerusakan jalan diperoleh melalui inspeksi visual serta pengukuran kondisi permukaan jalan menggunakan metode survei. Jenis-jenis kerusakan yang teridentifikasi meliputi retak, lubang, pergeseran permukaan, dan deformasi lainnya. Analisis kerusakan dilakukan dengan menggunakan indeks kerusakan jalan, yang kemudian dihubungkan dengan tingkat prioritas penanganan berdasarkan tingkat kerusakannya. Berdasarkan hasil analisis, disarankan beberapa metode penanganan, seperti perbaikan menggunakan aspal panas untuk kerusakan ringan hingga penggantian lapisan permukaan jalan untuk kerusakan yang lebih parah. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi teknis yang berguna untuk perencanaan dan pelaksanaan pemeliharaan serta rehabilitasi jalan di Kabupaten Jombang, guna meningkatkan kualitas infrastruktur transportasi dan mengurangi dampak negatif akibat kerusakan jalan.
Karakteristik Limbah Keramik dan Material Agregat Alam Untuk Campuran Perkerasan Lapis Antara Asphalt Concrete - Binder Course(AC-BC) Andriansyah, Mahendra Ade; Widayanti, Ari
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 3 No. 1 (April) (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v3n1.p46-52

Abstract

Pertumbuhan industri dan konstruksi yang pesat akibat peningkatan jumlah penduduk dan kebutuhan infrastruktur telah menyebabkan keterbatasan agregat alam. Di sisi lain, meningkatnya produksi keramik menghasilkan limbah keramik yang signifikan dan berpotensi mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi karakteristik limbah keramik dan agregat alam dalam berbagai fraksi sebagai percampuran Asphalt Concrete-Binder Course(AC-BC), untuk menggantikan sebagian material alam menggunakan limbah. Metode yang digunakan merujuk pada Spesifikasi Bina Marga 2018. Hasil uji terhadap limbah keramik menunjukkan nilai penyerapan 1,2%, berat jenis curah kering 2,129 gr/cm³, berat jenis pada curah jenuh kering permukaan (SSD) sebesar 2,155 gr/cm³, dan berat jenis semu sebesar 2,186 gr/cm³. Sementara itu, penyerapan agregat alam pada fraksi 15-20 mm tercatat 2%, penyerapan agregat alam pada fraksi 10-15 mm (agregat kasar) sebesar 2,8%, penyerapan agregat alam pada fraksi 5-10 mm (agregat medium) 2,6%, dan penyerapan agregat alam pada fraksi 0-5 mm (agregat halus) 2,9%. Hasil pengujian limbah keramik dan agregat alam dari setiap fraksi dinyatakan memenuhi spesifikasi yang disyaratkan dan dapat digunakan dalam pencampuran perkerasan Asphalt Concrete-Binder Course(AC-BC).
Karakteristik Recycled Concrete Aggregates (RCA) dan Material Lainnya Pada Lapisan Concrete Base Course (AC-Base) Sukaryo, Bagas Adzan Putra; Widayanti, Ari
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 3 No. 1 (April) (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v3n1.p70-77

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi karakteristik Recycled Concrete Aggregates (RCA) dan material lainnya pada campuran Asphalt Concrete Base Course (AC-BASE). Pengujian dilakukan untuk menentukan berat jenis dan penyerapan air. RCA memiliki berat jenis bulk 2,055 gr/cm³ dan penyerapan air 4,60%. Agregat kasar (15-20mm) memiliki berat jenis bulk 2,383 gr/cm³ dan penyerapan air 2,83%, agregat kasar (10-15mm) memiliki berat jenis bulk 2,552 gr/cm³ dan penyerapan air 1,96%, agregat sedang (5-10mm) memiliki berat jenis bulk 2,727 gr/cm³ dan penyerapan air 0,2%, agregat halus (0-5mm) memiliki berat jenis bulk 2,329 gr/cm³ dan penyerapan air 0,8%. Fly Ash memiliki berat jenis 1,871 gr/cm³ dan aspal memiliki penetrasi 65 pada 25°C. RCA memiliki penyerapan air yang besar, diperlukan penggunaan bahan pengikat tambahan untuk mengurangi efek dari penyerapan air. Penggunaan RCA dapat memberikan daya ikat aspal, meningkatkan kekuatan dan stabilitas dalam perkerasan jalan. RCA layak digunakan dalam campuran AC-BASE karena memberikan dampak yang ramah lingkungan dan mengurangi ketergantungan pada agregat alam.
Karakteristik Limbah Keramik, Agregat Alam, dan Filler Fly Ash untuk campuran Lapis Aus Asphalt Concrete – Wearing Course (AC-WC) Rosida, Annisa; Widayanti, Ari
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 3 No. 1 (April) (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v3n1.p61-69

Abstract

Pembangunan bidang infrastruktur jalan raya semakin berkembang. Penggunaan agregat alam sebagai material utama semakin masif namun keberadaannya juga semakin menipis. Disamping itu, pembangunan di bidang lain khususnya pembangunan rumah tinggal menghasilkan banyak limbah seperti limbah keramik yang mengganggu ekosistem lingkungan. Ditambah, terdapat bahan sisa peleburan batu bara yakni fly ash yang masih kurang upaya pemanfaatannya sehingga turut menyumbang polusi. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui karakteristik limbah keramik, material agregat alam, dan filler fly ash untuk campuran perkerasan pada Lapis Aus Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC). Hal ini dapat menjadi langkah awal usaha mengurangi penggunaan agregat alam dan upaya daur ulang limbah. Metode yang dipakai untuk penelitian ini berdasarkan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018. Agregat yang diteliti antara lain limbah keramik, agregat alam fraksi 0-5, agregat medium fraksi 5-10, agregat kasar fraksi 10-15 dan fly ash. Hasil yang diperoleh adalah limbah keramik yang digunakan memiliki kadar penyerapan 1,21%, berat jenis curah kering 2,131 gr/cm3, berat jenis SSD 2,157 gr/cm3; dan berat jenis semu 2,188 gr/cm3. Hasil pegujian absorpsi agregat alam fraksi 10-15 mm yaitu sebesar 2,8%, agregat alam fraksi 5-10 mm sebesar 2,6%, dan agregat alam fraksi 0-5 mm sebesar 2,9%. Lalu hasil uji berat jenis fly ash yakni 1,854 gr/cm³ dan dinyatakan memenuhi untuk digunakan sebagai filler campuran benda uji lapis aspal beton AC-WC.
Karakteristik Material RCA, Fly Ash, dan Agregat Alam sebagai Alternatif Material pada Campuran Perkerasan AC-BC Resiana, Nisa Husna; Widayanti, Ari
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 3 No. 1 (April) (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v3n1.p53-60

Abstract

Material perkerasan aspal berperan penting dalam menentukan kualitas dan daya tahan infrastruktur jalan. Lapisan AC-BC berfungsi sebagai lapisan antara untuk menyalurkan beban lalu lintas ke lapisan di bawahnya. Namun, maraknya penggunaan agregat alam secara berlebihan dalam konstruksi menyebabkan berkurangnya ketersediaan agregat alam, sehingga diperlukan alternatif material yang lebih berkelanjutan. Limbah beton atau Recycled Concrete Aggregate (RCA) dapat dijadikan pilihan solusi sebagai alternatif pengganti agregat kasar pada campuran perkerasan AC-BC. RCA berasal dari limbah konstruksi yang memiliki karakteristik menyerupai batu alam dengan kuat tekan tinggi. Limbah beton (RCA) dapat dijadikan opsi untuk pengganti sebagian dari agregat alam dikarenakan memiliki sifat yang mirip dengan agregat alam. Selain itu, fly ash dihasilkan dari pembakaran batu bara di PLTU, dapat dimanfaatkan sebagai alternatif filler yang ekonomis dan ramah lingkungan. Fly ash memiliki kehalusan yang mampu mengisi celah dalam campuran sehingga meningkatkan kepadatan, kekedapan dan stabilitas pada perkerasan jalan. Oleh karena itu, diperlukan penelitian tentang karakteristik material RCA, fly ash, dan agregat alam sebagai alternatif material pada campuran perkerasan AC-BC. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa karakteristik material RCA dan fly ash serta agregat alam sebagai bahan alternatif dalam campuran AC-BC. Penulis menerapkan metode eksperimen dilakukan di laboraturium. Dari penelitian ini diperoleh hasil pengujian berat jenis dan penyerapan air pada RCA, fly ash, agregat alami serta aspal.
Penilaian Kerusakan Jalan Menggunakan Pavement Condition Index (PCI) Pada Ruas Jalan Raya Mastrip – Joyoboyo Fitriani, Kresna Dini; Widayanti, Ari
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 3 No. 1 (April) (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v3n1.p78-89

Abstract

Penurunan kondisi permukaan perkerasan jalan terjadi seiring dengan pengaruh beban kendaraan yang berlebih. Kendaraan yang melalui ruas Jalan Raya Mastrip – Joyoboyo didominasi oleh kendaraan berat sehingga memicu penurunan kondisi permukaan perkerasan jalan. Penurunan kondisi perkerasan pada ruas Jalan Raya Mastrip – Joyoboyo apabila tidak diperhatikan secara serius, dikhawatirkan dapat menyebabkan kerusakan yang lebih besar sehingga menghambat aktivitas perjalanan serta berakibat pada terjadinya kecelakaan. Berpijak mengenai permasalahan tersebut, tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis dan tingkatan kerusakan pada ruas Jalan Mastrip – Joyoboyo, sehingga diperoleh nilai yang diharapkan dapat menjadi informasi mengenai kondisi jalan yang dapat menjadi acuan dalam menentukan alternatif perbaikan terhadap kerusakan yang ada. Penilaian kerusakan jalan pada ruas Jalan Raya Mastrip – Joyoboyo dilakukan dengan menerapkan metode Pavement Condition Index (PCI). Metode pengumpulan data dilaksanakan melalui survei kerusakan secara langsung meliputi jenis, tingkatan dan luasan kerusakan pada setiap segmen sepanjang 8,3 Km. Berdasarkan identifikasi kerusakan pada ruas jalan Raya Mastrip – Joyoboyo, diperoleh hasil penilaian kondisi kerusakan jalan yaitu sejumlah 63 segmen dengan kondisi excellent, sedangkan 14 segmen kondisi very good dengan nilai PCI paling rendah 76 yaitu segmen 22, 77, dan 79, serta terdapat 6 segmen yang tidak mengalami kerusakan. Rata – rata nilai PCI yang didapatkan yaitu sebesar 90,34 dengan kondisi excellent, sehingga penanganan yang direkomendasikan yaitu pemeliharaan rutin.
Identifikasi Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Pavement Condition Index (PCI) Beserta Penanganannya Pada Ruas Jalan Cangkir – Mastrip Provinsi Jawa Timur Fitriana, Kresna Dina; Widayanti, Ari
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 3 No. 1 (April) (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v3n1.p90-99

Abstract

Mobilitas kendaraan berat pada sektor industri padat kawasan Gresik khususnya ruas Jalan Cangkir - Mastrip, berpengaruh pada kondisi prasana jalan yang semakin lama akhirnya mengalami kerusakan. Perlu adanya pembahasan mengenai identifikasi dan perhitungan nilai kondisi kerusakan jalan pada Ruas Jalan Cangkir - Mastrip (STA 0+000 – STA 8+600). Penelitian ini menghasilkan alternatif penanganan jalan berdasarkan nilai kondisi perkerasan jalan. Metode pengumpulan data yang digunakan peneliti ialah melalui observasi survei kerusakan di lapangan serta perhitungan nilai kondisi kerusakan menggunakan dengan Metode PCI (Pavement Condition Index). Hasil nilai rata – rata kondisi kerusakan pada Jalan Cangkir Kab. Gresik – Jalan Mastrip Kota Surabaya ialah 83,12 dengan kondisi Very Good. Jenis penanganan paling dominan digunakan adalah dengan metode P6 (Perataan jalan) yaitu pada kondisi kerusakan di 63 Segmen.
Perencanaan Infrastruktur Penyeberangan Pejalan Kaki Untuk Meningkatkan Keselamatan Penumpang di Grab Lounge Bungurasih Sidoarjo Siswanto, Selly Adiza; Haratama, Kusuma Refa
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 3 No. 1 (April) (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v3n1.p100-109

Abstract

Pejalan kaki di lapangan seringkali kesulitan menyeberang karena tingginya volume kendaraan. Tidak adanya fasilitas penyeberangan pejalan kaki yang baik dapat membahayakan pejalan kaki maupun pengguna jalan, dan meningkatkan persentase terjadi kecelakaan. Selaras dengan hal ini, diperlukan penyesuaian guna meningkatkan keselamatan pejalan kaki dengan menyediakan infrastruktur fasilitas penyeberangan yang memadai berupa Pelican Crossing. Tujuan dari penelitian ini yaitu menjelaskan kebutuhan atau demand terhadap fasilitas dan jenis penyeberangan pejalan kaki, menjelaskan rancangan fasilitas penyeberangan pejalan kaki, serta menunjukkan simulasi fasilitas penyeberangan pejalan kaki akibat pembangunan Grab Lounge. Berdasarkan hasil penelitian serta pembahasan diperoleh durasi waktu sinyal 28 detik dalam 1 kali periode dari hasil analisis volume penyeberang, yang terdiri atas: durasi waktu sinyal lampu hijau bagi pejalan kaki selama 3 detik, durasi waktu sinyal lampu kuning bagi pejalan kaki selama 10 detik, durasi waktu sinyal lampu merah bagi pejalan kaki selama 15 detik, durasi waktu sinyal lampu hijau bagi kendaraan selama 12 detik, durasi waktu sinyal lampu kuning bagi kendaraan selama 3 detik, durasi waktu sinyal lampu merah bagi kendaraan selama 10 detik, dan durasi waktu sinyal lampu hijau bagi kendaraan selama 3 detik yang berjalan bersamaan dengan lampu merah bagi pejalan kaki.
Kajian dan Analisa Material Limbah Keramik dan Agregat Alam dalam Campuran Perkerasan Asphalt Concrete Base (AC-BASE) Al Akbar, Muhammad Faiz; Widayanti, Ari
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 3 No. 2 (Agustus) (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v3n2.p110-118

Abstract

Pembangunan jalan di Indonesia telah mengalami kemajuan signifikan, berperan penting dalam mendukung perekonomian nasional dan regional. Dengan peningkatan beban lalu lintas, diperlukan pelapisan ulang menggunakan perkerasan baru, seperti lapis aspal beton (laston). Eksploitasi agregat alam yang berlebihan dapat mengakibatkan penipisan sumber daya. Oleh karena itu, inovasi material alternatif menjadi sangat mendesak untuk menjaga keberlanjutan pembangunan infrastruktur.Penelitian ini mengkaji karakteristik limbah keramik sebagai substitusi agregat halus dengan variasi 20% 30%, dan 40% dan material lainya. Penelitian ini dilakukan secara langsung dengan menguji agregat alam, filler flyash, aspal dan substitusi keramik sebagai agregat halus.Penelitian ini menghasilkan limbah keramik yang digunakan sebagai subtitusi agregat halus dapat dimanfaatkan dalamcampuran Asphalt Concrete Base (AC-BASE). Limbah keramik memiliki nilai bulk 2,128 gr/cm³, semu 2,187 gr/cm³, dan penyerapan 1,3%, Fraksi agregat alam (15–20 mm) memiliki nilai bulk 2,47 gr/cm³, semu 2,58 gr/cm³, dan penyerapan air 1,8%. Fraksi agregat alam (10–15 mm) memiliki nilai bulk 2,58 gr/cm³, semu 2,68 gr/cm³, dan penyerapan air 1,54%. Fraksi agregat medium (5–10 mm) memiliki nilai bulk 2,38 gr/cm³, semu 2,53 gr/cm³, dan penyerapan air 2,51%. Fraksi agregat halus (0–5 mm) memiliki nilai bulk 2,33 gr/cm³, semu 2,36 gr/cm³, dan penyerapan air 2,7%. Semua memenuhi spesifikasi. Filler flyash memiliki nilai 1,854 gr/cm³. Aspal memiliki penetrasi 64 mm, nilai titik nyala 274°C, Nilai titik bakar 276°C, dan nilai daktilitas 100 cm; menunjukkan kualitas baik sebagai bahan pengikat.

Page 8 of 10 | Total Record : 91