Articles
1,052 Documents
Hubungan antara Kepribadian Hardiness dengan Burnout pada Perawat
Arida Rizka Suryani;
Olievia Prabandini Mulyana
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 1 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v10i1.53587
Besarnya beban kerja yang dirasakan oleh perawat secara terus menerus serta harus diselesaikan dengan cepat, tepat, dan juga cermat dapat menimbulkan kejenuhan, kelelahan fisik, dan kelelahan psikis sehingga dapat mengalami yang namanya burnout. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara kepribadian hardiness dengan burnout pada perawat. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan menggunakan subjek penelitian sebanyak 55 orang perawat. Pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu menggunakan sampling jenuh. Terdapat dua instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu skala kepribadian hardiness dan skala burnout sebagai pengumpulan data. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu korelasi product moment dengan menggunakan bantuan SPSS 25.0 yang menghasilkan koefisien korelasi sebesar -0,504 (r=-0,504) dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05). Hal tersebut memiliki makna bahwa terdapat hubungan berbalik arah antara kepribadian hardiness dengan burnout pada perawat. Artinya, semakin tinggi burnout maka akan semakin rendah kepribadian hardiness yang dimiliki. Begitupun sebaliknya, apabila burnout rendah maka akan semakin tinggi pula kepribadian hardiness.yang dimiliki.
The The Relationship Between Self-Concept and Assertive Behavior in Adolescents at Ar-Rudho Junior High School, East Jakarta
Aldha Dhamarani;
Riza Noviana Khoirunnisa
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 1 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v10i1.53599
This study aims to determine the relationship between self-concept and assertive behavior in adolescents at Ar-Rudho Junior High School, East Jakarta. This study used a quantitative correlational method. The sample used in this study was all students in grades 7 to 9 totaling 156 people. The sampling technique used is random sampling. The data collection technique used in this study was a questionnaire using self-concept scale instruments and assertive behavior scales. The data analysis used in this study used the Pearson product-moment correlation test with the help of SPSS 25.0 software for Windows. The results of data analysis in this study showed a significance of 0.000 (p < 0.05), which is a relationship between self-concept and assertive behavior in adolescents. The value of the correlation coefficient that has been obtained of 0.704 (r = 0.704) can be interpreted as a relationship between self-concept and assertive behavior in adolescents, which has a potent category. That is, the higher the self-concept in adolescents, the higher the assertive behavior, and vice versa.
Hubungan Antara Job Embeddedness Dengan Organizational Citizenship Behavior Pada Karyawan Pt. X
Shelma Ayu Desearsa;
Umi Anugerah Izzati
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 1 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v10i1.53602
Job embeddedness dan organizational citizenship behavior pada karyawan memiliki potensi untuk saling mempengaruhi. Karyawan yang merasa terikat dengan organisasi cenderung lebih menunjukkan perilaku organizational citizenship behavior yang dapat memberikan manfaat bagi perusahaan seperti peningkatan produktivitas, kolaborasi, dan lingkungan kerja yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara job embeddedness dengan organizational citizenship behavior pada karyawan PT. X. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan analisis korelasional dengan subjek yaitu karyawan tetap berjumlah 112 karyawan. Teknik analisis data dengan korelasi pearson product moment dan penghitungan dilakukan menggunakan SPSS 25.0 for windows. Hasil analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa taraf signifikan yaitu sebesar 0.006 (P<0.05), artinya terdapat hubungan yang signifikan antara job embeddedness dengan organizational citizenship behavior. Nilai koefisien korelasi product moment yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu sebesar 0.762 (r=0.762), Hasil koefisien korelasi menunjukkan nilai yang positif dan kuat artinya hubungan antara kedua variabel searah sehingga apabila variabel job embeddedness memiliki nilai yang tinggi maka variabel organizational citizenship behavior juga akan semakin tinggi.
Indigo Adult Adjustment
Hafidzah Rahmah Adi Setia Putri;
Riza Noviana Khoirunnisa
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 1 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v10i1.53608
This study aims to describe the process of adjustment in indigo adults and the factors that influence the adjustment in indigo adults. This research uses a qualitative approach with a case study method. The participants in this study were three indigo individuals who reached middle adulthood. Data collection was carried out through semi-structured interviews using data analysis from Miles and Hubarman. Test the validity of the data using member checking. The results of the study showed that the three participants had different descriptions of the adjustment process. In the adjustment of indigo adults, two indigo adults were able to achieve adjustment because they could achieve the process of self-acceptance and one other indigo was unable to achieve adjustment because they could not achieve the process of self-acceptance, felt disturbed by their sixth sense abilities, and were unable to control emotions. The process of adjustment to indigo adults is jointly influenced by factors which include physical conditions, development and maturity, psychological conditions, and environmental conditions. Key word : Adjustment, Indigo, Maturity
Hubungan antara Kepuasan Kerja dengan Intensi Turnover pada Karyawan Produksi Unit Mesin PT. X
Elok Ari Puspitaningrum;
Umi Anugerah Izzati
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 1 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v10i1.53610
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepuasan kerja dengan intensi turnover pada karyawan produksi unit mesin PT. X yang bergerak dibidang manufaktur. Metode penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan rancangan korelasi. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel jenuh. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan tetap produksi unit mesin yang berjumlah 90 karyawan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala intensi turnover dan skala kepuasan kerja dengan jenis skala likert. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pearson product moment. Hasil analisis data menunjukkan taraf signifikansi sebesar 0,035 (p<0,05) yang artinya terdapat hubungan antara kepuasan kerja dengan intensi turnover. Nilai koefisien korelasi sebesar -0,487 (r=-0,487) menunjukkan bahwa hubungan kedua variabel berlawanan artinya semakin tinggi kepuasan kerja maka akan semakin rendah intensi turnover begitu pula sebaliknya semakin rendah skor kepuasan kerja maka akan semakin tinggi intensi turnover.
Hubungan antara Kepuasan Kerja dengan Loyalitas pada Karyawan Bagian Produksi PT.X
Ayu Regita Cahyani;
Umi Anugerah Izzati
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 1 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v10i1.53611
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara kepuasan kerja dengan loyalitas pada karyawan bagian produksi di PT.X yang merupakan perusahaan dibidang makanan dan minuman. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan subjek penelitian sebanyak 100 karyawan di PT.X. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa skala psikologis variabel kepuasan kerja dan variabel loyalitas. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik sampling jenuh. Analisis data yang digunakan yaitu korelasi pearson product moment dan penghitungan dilakukan menggunakan bantuan program aplikasi SPSS versi 26.0 for windows. Hasil analisis data menunjukkan adanya taraf signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05) yang dapat diartikan adanya hubungan signifikan antara kepuasan kerja dengan loyalitas. Nilai koefisien korelasi yang diperoleh yaitu sebesar 0,728 (r=0,728) sehingga dapat diartikan terdapat hubungan positif atau searah dan kuat. Semakin tinggi nilai kepuasan kerja, maka semakin tinggi juga loyalitas pada karyawan bagian produksi. Sebaliknya, semakin rendah kepuasan kerja yang dimiliki, semakin rendah pula loyalitas pada karyawan produk.
Hubungan antara Work Life Balance dengan Work Engagement pada Guru di Yayasan X
Shinta Nuriana Salsabilla;
Umi Anugerah Izzati
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 1 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v10i1.53612
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara work life balance dengan work engagement pada guru di yayasan X. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan analisis korelasional. Penelitian ini dilakukan pada salah satu institusi pendidikan yaitu yayasan X. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian yaitu purposive sampling, dengan karakteristik guru pendidik tetap yayasan dan memiliki masa kerja minimal 2 tahun. Subjek yang digunakan dalam penelitian yaitu guru di yayasan X berjumlah 57 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu skala work life balance dan work engagement. Analisis data yang digunakan yaitu korelasi pearson product moment. Hasil analisis data menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05) yang artinya terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara work life balance dengan work engagement. Nilai koefisien korelasi yang didapatkan sebesar 0,733 (r=0,733), yang menunjukkan adanya hubungan yang tergolong kuat dan positif antara work life balance dengan work engagement. Adanya hubungan positif tersebut menunjukkan semakin tinggi work life balance, maka semakin tinggi juga work engagement pada guru di yayasan X
Hubungan antara Komitmen Organisasi dengan Perilaku Inovatif pada Guru di Lembaga Pendidikan
Febriana Dwi Miranka;
Umi Anugerah Izzati
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 1 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v10i1.53613
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komitmen organisasi dengan perilaku inovatif pada guru di institusi pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif. Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik purposive sampling dengan kriteria merupakan tenaga didik, guru tetap yayasan dan minimal masa kerja 2 tahun. Subjek dalam penelitian sebanyak 51 guru. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan skala psikologis komitmen organisasi dan perilaku inovatif yang merupakan skala Likert. Teknik analisis data menggunakan analisis korelasi pearson product moment untuk mengetahui hubungan antara variabel dan dilakukan dengan bantuan SPSS 25.0 for windows. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara komitmen organisasi dengan perilaku inovatif pada guru di lembaga pendidikan. Nilai signifikansi yang dihasilkan yaitu 0,000 (p<0,05) dan nilai korelasi pearson yaitu 0,611 yang menunjukkan bahwa hubungan antara komitmen organisasi dengan perilaku inovatif pada guru termasuk dalam kategori kuat dan positif. Semakin tinggi komitmen organisasi maka akan semakin tinggi perilaku inovatif yang dihasilkan.
HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN KERJA DENGAN DISIPLIN KERJA PADA KARYAWAN BAGIAN WORKSHOP PT X
Rahma Aurora Sasmita;
Ni Wayan Sukmawati Puspitadewi
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 1 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v10i1.53615
Disiplin kerja merupakan sikap patuh karyawan terhadap peraturan yang ada dalam perusahaan, baik dalam menyelesaikan tanggung jawab serta tugasnya di perusahaan guna untuk mencapai tujuan perusahaan. Salah satu faktor internal yang dapat mempengaruhi disiplin kerja adalah kepuasan kerja (Steers, 2013). Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan antara kepuasan kerja dengan disiplin kerja pada karyawan bagian workshop PT.X. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dalam penelitian ini terdapat sampel penelitian sebanyak 90 orang karyawan dimana 30 karyawan sebagai try out dan 60 karyawan sebagai partisipan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan r = 0, 917 dengan nilai p = 0,000 ( p < 0, 05). Hal ini menunjukkan adanya hubungan yang sangat signifikan antara variabel kepuasan kerja dengan disiplin kerja karyawan bagian workshop PT. X hal tersebut menunjukkan arti bahwa semakin tinggi kepuasan yang dimiliki karyawan maka semakin tinggi pula disiplin kerja karyawan begitupun sebaliknya jika kepuasan kerja karyawan rendah maka semakin rendah pula tingkat disiplin karyawan.