cover
Contact Name
Marlina
Contact Email
marlina@unuha.ac.id
Phone
+6281373533135
Journal Mail Official
alitibar@unuha.ac.id
Editorial Address
Editorial address: Jl. Kotabaru Sukaraja, Buay Madang, OKU Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan 32161.
Location
Kab. ogan komering ulu timur,
Sumatera selatan
INDONESIA
Al I'tibar Jurnal Pendidikan Islam
Published by Universitas Nurul Huda
ISSN : 25274546     EISSN : 2581222X     DOI : https://doi.org/10.30599/jpia.v11i1
Al I`tibar Jurnal Pendidikan Islam is a Islamic education journal published with a view to facilitating academics and researchers to publish their research results in the field of Islamic Education Innovation and Research.
Articles 181 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Visual (SMART SPINNER) Triyanto, Erfan; Suhartono, Suhartono; Ikhsanudin, Muhamad
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v7i2.850

Abstract

Pengembangan media pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis visual (Smart Spinner) ini didasarkan pada kenyataan bahwa mayoritas guru Pendidikan Agama Islam masih cenderung menggunakan media gambar yang terdapat di buku maupun gambar yang berbentuk lukisan. Permasalahan hadir tatkala siswa mulai jenuh dan merasa monoton jika hanya terfokus pada gambar yang ada di buku dikarenakan sifatnya hanya satu arah. Hasil penelitian dan pengembangan media pembelajaran ini berupa media berbasis visual yaitu smart spinner yang terbuat dari bahan sederhana berupa triplek, kertas warna dan beberapa gambar yang ditujukan sebagai penguat materi. Adapun hasil uji coba media pembelajaran oleh ahli media pembelajaran dengan tingkat kelayakan media pembelajaran sebesar 75,7 %, dengan kualifikasi cukup. Uji coba perorangan ada peningkatan sebesar 15% setelah menggunakan produk media pembelajaran, uji coba kelompok kecil sebesar 13,8% dan uji coba lapangan sebesar sebesar 17%. Jadi dapat diambil kesimpulan akhir bahwa media pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis visual bagi kelas X SMK Istiqlal Sidomulyo, dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Upaya Guru Akidah Akhlak Dalam Membina Akhlak Peserta Didik MAN 1 Oku Timur Dianto, Ardi Sulis; Marlina, Marlina
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v7i2.878

Abstract

Di era zaman modern begitu banyak budaya luar yang masuk dan rawannya pergaulan bebas remaja. Oleh karena itu perlunya pemupukan pembentukan akhlak terhadap peserta didik,dalam upaya pembinaan akhlak untuk membentengi atau menghindari peserta didik agar tidak terjerumus dalam hal-hal yang negatif lebih cenderung positif. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui kondisi akhlak peserta didik MAN 1 OKU Timur. (2) Mengetahui upaya/strategi apakah yang di gunakan Guru akidah akhlak dalam pembinaan akhlak peserta didik MAN 1 OKU Timur. (3) Mengetahui faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi akhlak peserta didik MAN 1 OKU Timur. Hasil dari penelitian menunjukan.(1) kondisi akhlak peserta didik MAN 1 OKU Timur mayoritas sebagian besar baik. (2) upaya / strategi apakah yang di gunakan Guru akidah akhlak dalam pembinaan akhlak peserta didik MAN 1 OKU Timur seperti: pendekatan, nasehat, pengarahan. (3) faktor yang mempengaruhi akhlak peserta didik MAN 1 OKU Timur diantaranya Proses Pembelajaran Akidah Akhlak, Rohani Islam dan Sholawat.
Peningkatan Kualitas Hafalan Al-Qur’an Para Santri Melalui Metode Jet Tempur Di Pondok Pesantren Tahfidzil Qur’an Lilbanat, Sumbersari, Kencong, Kepung-Kediri. Mus tajib; Rabiatul Adawiyah
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v9i1.947

Abstract

Penelitian dengan judul “Peningkatan Kualitas Hafalan Al-Qur’an Para Santri Melalui Metode Jet Tempur Di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Lilbanat, Sumbersari Kencong Kepung Kediri. Penelitian ini dilatar belakangi oleh berkurangnya kesadaran masyarakat Islam akan pentingnya belajar terutama belajar Al-Qur’an. Selain itu, kurangnya pengetahuan mereka tentang Al-Qur’an yang menjadikan masyarakat enggan mempelajarinya, padahal Al-Qur’an menjadi pedoman utama umat Islam dalam menjalani kehidupan di dunia. Al-Qur’an menjadi sumber dari semua pengetahuan yang ada dunia baik kehidupan terdahulu maupun yang akan datang. Maka dari itu, tidak ada salahnya untuk mempelajari secara mendalam tentang isi Al-Qur’an karena Al-Qur’an tidak pernah menceritakan kebohongan untuk umat Islam. Rumusan masalah dalampenelitian ini adalah (1) bagaimana strategi peningkatan kualitas hafalansantri di Pondok Pesantren Tahfidzil Qur’an Lilbanat Sumbersari Kencong Kepung Kediri ?(2) bagaimana strategi setoran hafalansantri di Pondok Pesantren Tahfidzil Qur’anLilbanat Sumbersari Kencong Kepung Kediri?(3) Apakah faktor pendukung dan penghambat strategi sorogan dan setoran hafalan di Pondok Pesantren Tahfidzil Qur’anLilbanat Sumbersari Kencong Kepung Kediri?. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menjelaskan strategi hafalan Tahfidzil Qur’an Lilbanat Di Sumbersari Kencong Kepung Kediri, untukmenjelaskan strategi setoran dalam hafalan Qur’an santri di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Lilbanat dan untuk menjelaskan faktor pendukung dan penghambat strategi hafalan Qur’an di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Lilbanat Sumbersari Kencong Kepung Kediri. Penelitian ini menggunakan pola dan jenis penelitiankualitatif. pengumpulan data pada penelitian ini menggunkan teknik observasi partisipan, wawancara mendalam, serta tekhnik dokumentasi. Untuk analisa data digunakan tekhnik analisis deskriptif dalam upaya untuk membuat kesimpulan.Hasil penelitian menyebutkan,strategi sorogan yang diterapkan oleh guru merupakan salah satu strategi yang digunakan dalam membantu para santri dalam menghafal dan meningkatkan kualitas hafalan Qur’an di Pondok Pesantren Tahfidzil Qur’an. Para santri lebih mudah dalam mengahafal dan guru pun bisa membantu serta bisa langsung mengoreksi dan memperbaiki bacaan atau tajwid dalam Al-Qur’an yang masih kurang benar.Strategi setoran adalah suatu strategi yang bertujuan untuk meningkatkan kekuatan hafalan anak secara individu. Adapun dalam strategi setoran didukung oleh strategi lainnya anatara lain muroja’ah, talaqi, kompetisi dan program karantina. Faktor Pendukung ustadzah di Pondok Pesantren Tahfidzil Qur’an lilbanat dalam menerapkan sistem menghafal Al-Qur’an adalah faktor usia santri, faktor kecerdasan siswa, faktor tujuan dan minat menghafal Al-Qur’an, faktor waktu menghafal, dan faktor lingkungan. Sedangkan faktor-faktor yang dirasakan sering manghambat siswa dalam menghafal adalah munculnya sifat malas pada diri santri, kesulitan santri dalam menghafal, kelupaan santri terhadap ayat-ayat yang telah dihafal, masih kurangnya perhatian orang tua dalam mendampingi santri untuk takrir hafalan dirumah
Pengaruh Budaya Akademik Sekolah Terhadap Kedisiplinan Peserta Didik SMK PGRI 2 Belitang III Muhammad Said; Marlina Marlina; Tasdiq Tasdiq
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v8i1.1079

Abstract

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan bernegara.Banyak sekolah yang belum sepenuhnya optimal dalam pengembangan budaya akademik sekolah. Perhatian khusus diberikan kepada penciptaan dan pembinaan budaya akademik sekolah untuk warga sekolah guna meningkatkan mutu dan kualitas sekolah. Pentingnya penguatan nilai karakter kedisiplinan didasarkan pada alasan bahwa sekarang banyak terjadi perilaku menyimpang yang bertentangan dengan norma kedisiplinan. Tanggung jawab peserta didik sebagai pelajar untuk mentaati aturan sekolah sudah mulai memudar
Pengaruh Persepsi Manajerial Kepala Sekolah Dan Iklim Organisasi Terhadap Kinerja Guru SMK Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan Lampung Indonesia Wawan Saputra; M Ihsan Decholfany
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v8i1.1080

Abstract

Manajerial kepala sekolah dapat ditunjukkan dalam pelaksanaan pengelolaan atau manajerial yang diterapkan di sebuah lembaga pendidikan, yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) pengaruh persepsi manajerial kepala sekolah terhadap kinerja guru SMK Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, 2) pengaruh iklim organisasi sekolah terhadap kinerja guru SMK Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, 3) pengaruh persepsi manajerial kepala sekolah dan iklim organisasi secara bersama terhadap kinerja guru sekolah SMK Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode asosiatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 63 guru. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik proporsional random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara persepsi manajerial kepala sekolah dan iklim organisasi terhadap kinerja guru SMK Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung yaitu sebesar 57,0%.
Analisis Nilai – Nilai Wawasan Kebangsaan dalam Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 8 Sahrul Kamal; Tajuddin Noor; Taufik Mustofa
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v9i1.1081

Abstract

Wawasan kebangsaan adalah semangat cinta tanah air, menghargai perbedaan yang ada, dan selalu menjunjung persatuan dan kesatuan. Nilai – nilai kebangsaan dapat diupayakan dalam kehidupan sehari - hari peserta didik sebagai peningkatan sikap nasionalisme dalam menjunjung negara Indonesia. Wawasan kebangsaan didapatkan dalam pengetahuan di sekolah, buku ajar tentu menjadi hal utama sebagai jembatan antara guru dengan pesera didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep nilai – nilai wawasan kebangsaan yang terdapat pada buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 8. Penelitian ini menggunakan metode penelitan pustaka (library research) dan menggunakan pendekatan analisis isi (content analysis). Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini adalah dalam 14 bab di dalam buku pelajaran terdapat 10bab yang termasuk ke dalam 6 nilai – nilai wawasan kebangsaan, yaitu : 1) Penghargaan terhadap Harkat dan Martabat Manusia sebagai Makhluk Ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa terdapat pada bab 1. 2) Tekad Bersama untuk Berkehidupan Kebangsaan yang Bebas, Merdeka, dan Bersatu pada bab 3 dan bab 4. 3) Cinta tanah air dan bangsa pada bab 13 dan bab 14. 4) Demokasi atau Kedaulatan Rakyat pada bab 9. 5) Kesetiakawanan Sosial terdapat pada bab 8 dan bab 11. 6) Masyarakat adil dan makmur terdapat pada bab 6 dan bab 7. Kata kunci: Buku Ajar, Pendidikan Agama Islam, Wawasan Kebangsaan
Nilai-nilai Pendidikan Akhlak Yang Terkandung Pada Novel Dalam Mihrab Cinta (Karya) Habiburrahman El-Shirazy Sihwati, Anggar; Marlina, Marlina
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v7i1.1082

Abstract

Akhlak merupakan refleksi dari kebersihan jiwa dan budi pekerti seorang manusia, cermin dari pemahaman dan implementasi ketaatan manusia terhadap nilai-nilai agama, sehingga dibutuhkan pendidikan akhlak bagi anak sejak usia dini. Dalam proses pendidikan, dibutuhkan strategi dan metode yang menarik dengan media yang variatif, agar peserta didik lebih tertarik untuk mempelajari ilmu akhlak secara mendalam, sehingga berdampak pada perubahan perilaku menjadi lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah penggunaan novel sebagai media pembelajaran dalam konteks pendidikan akhlak. Pendidikan akhlak yang terkandung dalam novel tersebut terbagi menjadi tiga, yaitu Akhlak Allah dan Rasul-Nya, Akhlak terhadap orang tua, Akhlak terhadap diri sendiri dan akhlak terhadap sesama. Akhlak Allah dan Rasul-Nya, yakni meliputi, Syukur, Memuliakan Rasul, Sabar, Taubat, Ikhlas, Upaya Meningkatkan Ketakwaan dan Tawakkal. Akhlak terhadap orang tua mencakup dua hal, yaitu: Berkata Sopan kepada Orang Tua dan Menaati Perintah Orang Tua. Akhlak terhadap diri sendiri mencakup lima hal, yaitu: Semangat Menuntut Ilmu, Kejujuran, Kemandirian, Tanggung Jawab dan Bersikap Optimis. Akhlak terhadap sesama mencakup delapan hal, yaitu : Tolong menolong, Menepati Janji, Tawadhu, Saling menghormati, Berprasangka baik, Dermawan, Menebarkan salam dan Musyawarah. Ekspresi pengungkapan nilai-nilai pendidikan akhlak dalam novel yaitu meliputi metode kisah, metode pembiasaan, dan metode memberi nasihat
Kompetensi Kepribadian Guru PAI dalam Membentuk Karakter Siswa MA Agustina Dwi Astuti; Sholeh Hasan; Ahmad Sodikin
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v8i1.1083

Abstract

Karakter merupakan nilai dasar yang membangun pribadi seseorang, terbentuk baik karena pengaruh hereditas maupun pengaruh lingkungan, yang membedakannya dengan orang lain, serta diwujudkan dalam sikap dan perilakunya dalam kehidupan sehari-hari. Guru yang berkualitas harus memenuhi beberapa syarat kompetensi. Dalam penelitian ini penulis tertarik untuk menggunakan kompetensi kepribadian diantara empat kompetensi tersebut. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui dan meningkatkan Bagaimana Kompetensi kepribadian guru yang dapat membentuk karaktersiswa. Berdasarkan penelitian di lapangan peneliti menemukan bahwa karakter siswa sudah sangat bagus saat ini, melihat peserta didik melaksanakan kegiatan dengan tertib, bahkan dengan tenang. Kompetensi kepribadian guru PAI ini sudah cukup baik. Kepribadian guru Pendidikan Agama Islam akan berpengaruh terhadap karakter siswa. Hal ini ditandai dengan adanya indikator kepribadian guru Pendidikan Agama Islam yang meliputi: Mantap dan stabil, arif, berwibawa, dan teladan. Selain itu melakukan MGMP atau biasanya di sebut dengan (Musyawarah guru mata pelajaran) yang dilakukan oleh sekolah
Inseminasi Buatan Pada Manusia Menurut Hukum Islam Elang Saepudin Bahtiar; H.Syahroni Ma’shum; Hinggil Permana
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v9i1.1084

Abstract

Abstrak Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library reseacrh) dengan menggunakan metode analisis deskriptif, yaitu dengan jalan mengumpulkan data, menyusun atau mengklarifikasi, menyusun dan menginterpretasinya (Surakhmad, 1980:147). Metode deskriptif yang dipilih karena penelitian yang dilakukan bertujuan untuk menggambarkan dengan jelas tentang objek yang diteliti secara alamiah (Djajasudarma 1993:8-9). Dalam inseminasi buatan ada dua cara untuk pengambilan sel telur, yaitu dengan Laparoskopi dan USG (Ultrasonografu). Dengan cara laparoskopi folikel akan tampak jelas pada lapang pandangan laparoskopi kemudian indung telur dipegang dengan penjepit dan dilakukan persiapan. Cairan folikel yang berisi sel telur ditampung dalam tabung. Cairan tersebut diperiksa di bawah mikroskop untuk meyakinkan apakah sel telur ini sudah ditemukan. Adapun cara USG, folikel yang tampak di layar ditusuk dengan jarum melalui vagina kemudian dilakukan pengisapan folikel yang berisi sel telur seperti cara pengisapan laparoskopi. Yang perlu dianalisis pada pengambilan ovum tersebut adalah persoalan melihat aurat sendiri. Syafi’iyah dan Hanabilah dalam satu riwayat menyatakan bahwa semua badan wanita merdeka adalah aurat sedang menurut Hanafiyah dan Malikiyah menyatakan bahwa semua bdan wanita adalah aurat kecuali wajah dan kedua telapak tangan. Aurat itu dilarang dibuka di hadapan laki-laki lain. Akan tetapi mereka sepakat kalau karena dharurat seperti berobat, boleh dibuka. Yusuf al-Qardhawy dalam kitabnya Al-Halal wa al-Haram fi al-Islam menyatakan bahwa dalam kondisi dharurat atau hajat, memandang atau memegang aurat diperbolehkan dengan syarat keamanan dan nafsu birahi terjaga. Kata Kunci: inseminasi buatan, kemanusiaan, hukum islam
Isu-isu Pendidikan Islam di Madrasah Usaleha, Anisa; Lestari, Dinda Mulya; Sari, Wulan; Marlina, Marlina
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v7i1.1085

Abstract

Madrasah merupakan suatu lembaga yang memiliki peran besar dalam pendidikan Islam salah satunya pembentukan kepribadian, karakter serta akhlakul kharimah. Keadaan madrasah saat ini masih memprihatinkan, banyak masyarakat yang belum memiliki minat untuk menyekolahkan anaknya di madrasah. Hal tersebut dikarenakan masih diragukannya pendidikan umum yang ada di madrasah serta kurangnya dukungan dari pemerintah. Semakin majunya bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, secara sadar mau tidak mau madrasah harus menghadapi globalisasi. Kita akan menyadari bahwa keberadaan madrasah sangat dibutuhkan dalam membentuk insan yang memiliki fitrah muslim baik jasmani maupun rohani. Untuk itu masyarakat sangat mengharapkan madrasah mampu mencetak generasi penerus bangsa yang memiliki pengetahuan agama maupun ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) yang tinggi.

Page 6 of 19 | Total Record : 181