Articles
168 Documents
Penerapan Model Pembelajaran Double Loop Problem Solving Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Fiqih
Murtoviana, Eka;
Romdloni, Romdloni;
Ikhsanudin, Muhamad
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30599/jpia.v7i1.1086
Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki proses serta hasil belajar pada mata pelajaran Fiqih di kelas VIII MTs Al Ikhlas Pemetung Basuki melalui penerapan Model Pembelajaran Double Loop Problem Solving. Penelitian menggunakan desain penelitian tindakan kelas dalam 3 siklus. Prosedur penelitian melalui empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Objek penelitian ini adalah proses pembelajaran Fiqih melalui penerapan model pembelajaran Double Loop Problem Solving. Subjek adalah siswa kelas VIII-3 berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes, teknik analisa data menggunakan teknik holberman yaitu reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan pertama; Hasil belajar mata pelajaran Fiqih siswa sebelum penerapan model pembelajaran Double Loop Problem Solving adalah rendah yaitu dari 28 peserta didik hanya terdapat 6 siswa atau 21,43% mencapai ketuntasan dengan nilai rata-rata siswa 51,07. Kedua; Hasil belajar mata pelajaran Fiqih siswa setelah penerapan model pembelajaran Double Loop Problem Solving adalah baik yaitu dari 28 siswa terdapat 14 siswa atau 50% yang mencapai ketuntasan dengan nilai rata-rata 62,86 pada siklus 1, terdapat 23 siswa atau 82,14% mencapai ketuntasan dengan nilai rata-rata 73,57 pada siklus 2, dan 27 siswa atau 96,43% dapat mencapai ketuntasan dengan nilai rata-rata 81,07 setelah tindakan siklus 3. Ketiga; Terjadi peningkatan hasil belajar mata pelajaran Fiqih siswa melalui penerapan model pembelajaran Double Loop Problem Solving setiap siklus sebesar 25%.
Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Pelaksanaan Tahlilan Pada Majlis Ta’lim Baitur Rohman
Neti Suprihatin;
Suhartono Suhartono;
Sholeh Hasan
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30599/jpia.v8i1.1087
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan penyelenggaraan tahlilan dan nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam pelaksaanaan tahlilan pada Majlis Ta’lim. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif lapangan dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, metode wawancara dan metode dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah Tokoh masyarakat, tokoh agama dan warga yang menetap didesa tersebut. Sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyusunan satuan dan kategorisasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan: Pertama, tahlilan dilaksanakan secara bersama-sama yang dipimpin oleh imam tahlil, diawali dengan membaca hadharah kepada Nabi, sahabat dan seterusnya. Kemudian pembacaan tahlil dan Al-Qur’an serta pembacaan do’a. Kedua, nilai-nilai pendidikan islam yang terkandung dalam pelaksanaan tahlilan terbagi menjadi tiga yaitu; 1. Nilai pendidikan aqidah dengan melakukan tahlilan, seseorang akan senantiasa mengingat dan menyebut ke-Esa-an Allah Subhanahu Wa Ta’ala serta shalawat kepada Rasul Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam, 2. Nilai pendidikan akhlaq dengan melaksanakan tahlilan maka akan memunculkan sikap-sikap akhlaqul karimah sebagai aspek dari pendidikan akhlaq, 3. Nilai pendidikan ibadah dengan melaksanakan tahlilan seseorang telah melakukan ibadah karena poin-poin dari pelaksanaan tahlilan tersebut merupakan ibadah yang disyariatkan dalam Islam
Hubungan Antara Kecerdasan Spiritual dengan Tingkat Kesopanan Siswa di SMK Terpadu Takwa Belitang
Ista Febriana;
Suhartono Suhartono;
Romdloni Romdloni
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30599/jpia.v8i1.1088
Kesopanan di artikan sebagai adat sopan santun, tingkah laku (tutur kata) yang baik yang ditampakan oleh seseorang. Tinggi rendahnya kecerdasan spiritual seseorang mempunyai peran yang sangat penting dalam mengembangkan kemampuan tingkat moral kesopanan siswa.. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana tingkat kecerdasan spiritual (SQ) dan kesopanan siswa di SMK Terpadu Takwa Belitang, (2) adakah hubungan antara kecerdasan spiritual (SQ) dengan tingkat kesipanan siswa di SMK Terpadu Takwa Belitang. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yaitu suatu proses menemukan pengetahuan data berupa angka sebagai alat menemukan keterangan mengenai apa yang ingin di ketahui, dalam menganalisis data menggunakan data-data numerikal atau angka yang di olah dengan statistik kemudian hasilnya dideskripsikan dengan menguraikan kesimpulan yang didasari oleh angka dengan metode statistic. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI berjumlah 60 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kecerdasan spiritual dengan kesopanan siswa di SMK Terpadu Takwa Belitang. Dimana nilai korelasinya r sebesar 0,681, Nilai koefisiensi korelasi tersebut termasuk dalam kategori tinggi. Taraf signifikansi p = 0.000 (signifikansi, jika p < 0.05). serta sumbangan efektif (R2) kecerdasan spiritual dalam kesopanan yaitu sebesar 0,463 artinya 46,3%. Sedangkan sisanya adalah ( 53.7%) dipengaruhi oleh variabel lain yang mempengaruhi kesopanan.
Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Novel Api Tauhid Karya Habiburrahman El-Shirazy dan Relevansinya terhadap Materi Pendidikan Islam
Muhammad Ali Masduki;
Marlina Marlina;
Muhamad Ikhsanudin
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30599/jpia.v8i1.1089
Pendidikan Islam adalah suatu komponen inti dalam dunia pendidikan. Pendidikan didapat tidak hanya melalui sekolah formal saja. Pendidikan didapat dari mana saja. Salah satunya melalui karya sastra yang bermutu dan berkualitas yaitu novel Api Tauhid karya Habiburrahman El-Shirazy. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Gambaran umum Novel Api Tauhid 2) Nilai-nilai pendidikan Islam dalam novel Api Tauhid. 3) Relevansi pendidikan Islam novel Api Tauhid terhadap Materi Pendidikan Islam. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif analisi (descriptif of analyze research), sedangkan dalam pengumpulan datanya menggunakan penelitian kepustakaan dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam skripsi ini adalah analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: 1) Novel Api Tauhid dapat memberikan inspirasi dalam banyak hal seperti menjawab dilemma hubungan agama dan negara, juga Islam dan modernitas. Novel yang dihasilkan oleh Habiburrahman El-Shirazy diakui sebagai novel pembangun jiwa yang syarat dengan pengajaran nilai-nilai pendidikan Islam 2) Nilai-nilai Pendidikan Islam yang terkandung dalam novel Api Tauhid, yaitu nilai pendidikan aqidah/keimanan, nilai pendidikan ibadah, nilai pendidikan akhlak. 3) Relevansi nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam novel Api Tauhid karya Habiburrahman El-Shirazy terhadap materi Pendidikan Agama Islam ternyata mampu dijadikan sebagai media pendukung dalam proses pembelajaran yang dikemas dalam bentuk visual.
Implementasi Metode Wafa pada Pembelajaran Tahsin Al- Qur’an Di SMAIT Harapan Umat Karawang
Winda Arum Singgarani;
Zaenal Arifin;
N Fathurrohman
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30599/jpia.v8i2.1090
Artikel ini mengkaji tentang penelitian terkait implementasi metode Wafa pada pembelajaran tahsin Al- Qur’an. Al-Qur'an adalah sumber hukum dan pedoman hidup bagi umat Islam. Sebagai umat Islam penting untuk mempelajari Al-Qur'an, salah satunya belajar membaca Al-Qur'an dengan sesuai kaidah tajwid. Salah satu upaya sekolah dalam membantu siswa belajar membaca Al-Qur'an adalah dengan mengadakan pembelajaran tahsin Al- Qur’an. SMAIT Harapan Umat Karawang menggunakan metode Wafa dalam pembelajaran tahsin Al-Qur'an siswa. Metode Wafa merupakan inovasi metode pembelajaran Al-Qur'an dengan memaksimalkan pendekatan otak kanan yang komprehensif, mudah, dan menyenangkan. Dalam proses pembelajarannya menggunakan metode 5P (Pembukaan, Pengalaman, Pengajaran, Penilaian dan Penutupan) serta menggunakan nada hijaz. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh ialah implementasi metode Wafa dalam pembelajaran tahsin Al-Qur'an di SMAIT Harapan Umat Karawang sudah terlakasana cukup baik sesuai standar prosedur Wafa, mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, hingga proses evaluasi. Kemampuan membaca Al-Qur'an siswa juga baik dengan nilai rata- rata >80 dan telah mencapai target tilawah di tiap semesternya. Faktor pendukungnya para pembimbing tahsin yang sudah tersertifikasi, sistem pembelajaran yang terprogram dengan baik, motivasi belajar siswa tinggi dan sarana prasarana pembelajaran yang lengkap. Faktor penghambatnya adalah guru sering mengalami kesulitan menjaga semangat belajar siswa.
Penerapan Metode Muraja’ah Dalam Menghafal Al-Qur’an Siswa
Rizka Nurbaiti;
Undang Ruslan Wahyudin;
Jaenal Abidin
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30599/jpia.v8i2.1091
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya sekolah dasar yang memperhatikan para penghafal Al-Qur’an yaitu SD Darussalam. Lulusan sekolah ini dapat menghafal juz 29 & 30. Dalam pembelajaran tahfidz disini menggunakan metode muraja’ah agar hafalan siswa tetap terjaga dan terpelihara dengan baik yakni dari segi tajwid maupun makhrajnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan metode muraja’ah dalam menghafal Al-Qur’an. Serta untuk mengetahui hasil dari penerapan metode muraja’ah dalam menghafal Al-Qur’an. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru tahfidz dan siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif.Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis datanya yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode muraja’ah dalam menghafal Al-Qur’an siswa di SD Darussalam yaitu: muraja’ah hafalan bersama-sama dan disimak guru, muraja’ah hafalan dengan teman, setoran muraja’ah hafalan yang lama dan baru kepada guru dan ujian hafalan Al-Qur’an. Hasil dari penerapan metode muraja’ah dalam menghafal Al-Qur’an siswa di SD Darussalam yaitu para siswa mampu menghafal Al-Qur’an dengan baik dan benar sesuai makhraj dan tajwid nya serta mampu untuk mengejar target hafalan yang diprogramkan di sekolah ini hingga hasilnya pun terus meningkat
Kontribusi Metode Muroja’ah Tahfidzul Quran dengan Model Simaan Estafet pada Peningkatan Prestasi Belajar Siswa
Mudah Nurnaningsih;
Khuriyah;
Andi Arif Rifa’i;
Supriyanto Supriyanto
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30599/jpia.v8i2.1092
Al-Qur’an adalah kitab suci umat Islam. Seorang yang beragama Islam wajib menjadikan Al Qur’an sebagai pedoman hidup. Salah satu bentuk pendalaman Al Qur’an adalah menghafalkannya melalui program tahfidz.Tujuan menghafal Al Qur’an tidak hanya memindahkan teks atau alqur’an ke dalam otak tetapi agar terjadi internalisasi isi Al Qur’an kepada penghafalnya sehingga tercipta generasi Qur’ani. Artikel ini merupakan literatur review. Metode muroja’ah tahfidzul Qur’an dengan model simaan estafet memberikan kontribusi pada peningkatan prestasi belajar siswa. Metode muroja’ah simaan estafet efektif untuk menjaga agar hafalan tidak hilang dan metode muroja’ah dapat mempercepat dan meningkatkan hafalan siswa/santri baik kualitas dan kuantitasnya. Al Qur’an berisi pondasi dan prinsip sehingga dengan Al Qur’an mampu membentuk karakter individu dan membantu individu untuk mengembangkan kecerdasan otak. Aktifitas menghafal Al Qur’an memicu otak untuk mengeluarkan gelombang otak. Frekuensi gelombang otak ini mengalami perubahan sesuai dengan ayat atau surah yang dibaca. Gelombang otak ini mempunyai fungsi untuk meningkatkan kekuatan otak. Siswa yang sering mendengarkan dan atau membaca Al Qur’an akan meningkatkan daya kreatifitas. Aktifitas menghafal Al Qur’an terbukti mempunyai pengaruh yang positif terhadap nilai akademik ujian nasional pada matapelajaran matematika, bahasa Inggris dan bahasa Indonesia
Pembelajaran PAI Melalui Pendekatan Humanistik Pada Anak Berkebutuhan Khusus Di Sekolah Inklusi
Iswati Iswati;
Chusnul Rohaningsih
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30599/jpia.v8i2.1093
Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana pembelajaran PAI melalui pendekatan humanistik pada ABK di SMK Negeri 3 Metro, Untuk mengetahui parameter keberhasilan Pembelajaran PAI pada ABK dengan pendekatan Humanistik serta untuk mengetahui Faktor pendukung dan penghambat pembelajaran PAI pada ABK dengan pendekatan humanistik. Jenis penelitian ini adalah Deskriptif Kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologis Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Pembelajaran PAI melalui pendekatan humanistik pada ABK berada dalam kategori cukup efektif hal ini dapat dilihat dari pemberian perhatian khusus oleh guru PAI kepada siswa ABK sehingga mereka dapat mengikuti dan memahami pembelajaran dengan baik. Keberhasilan PAI pada ABK dengan pendekatan Humanistik sudah ternilai cukup berhasil, hal ini dapat dilihat ketika dalam pembelajaran siswa merasa senang tidak dibedakan dengan siswa reguler, mereka dapat membaca iqro’, memahami huruf hijaiyah, dapat mengerjakan soal, progress siswa setelah pembelajaran lebih baik dibandingankan sebelumnya. Faktor Pendukung pembelajaran pendidikan agama Islam dengan pendekatan humanistik seperti: adanya guru khusus yang khusus dari SLB, tenaga pendidik yang sudah mengikuti pelatihan Inklusi, sarana dan prasarana yang sudah disesuaikan untuk ABK, dukungan sekolah, dan adanya pendekatan humanistik. Faktor penghambat seperti ABK mengalami kesulitan mendengarkan penjelasan saat pembelajaran, guru belum ahli menggunakan bahasa isyarat, tidak adanya KKM yang baku.
Pengelolaan Zakat Pada Badan Amil Zakat Infaq dan Sodaqoh (BAZIS) Nurul Huda
Ahmad Taufiq Yuliantoro;
Muhamad Ikhsanudin;
Nor Kholidin;
Ahmad Zulfa Khotmi;
Khatim All Fauzi
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30599/jpia.v8i2.1094
Pemahan tentang melaksanakan zakat dilingkungan Masyarakat secara umum telah mengetahui tentang hukum kewajibannya, namun tidak semua masyarakat memahami tentang takaran dan ukuran yang harus dikeluarkan dalam melaksanakan zakat pada harta yang dimilikinya terkhusus pada wilayah padi atau gabah. hal ini tidak lepas dari latar belakang pendidikan dari masyarakat itu sendiri dan peran dari para tokoh yang ada dilingkungan sangat dibutuhkan dalam rangka memberikan pemahaman dan penjelasan yang kaitannya dengan perzakatan. Berdasarkan hal tersebut diatas kemudian kami selaku tim peneliti mencoba memberikan pendampingan terkait dengan kewajiban untuk mengeluarkan zakat dari harta hasil panen padi yang dimilikinya dengan bentuk pemahaman bahwa ketika sebidang tanah yang berukuran 1 bahu saja sudah dipastikan mencapai hasil 1 ton padi bahkan lebih maka, ketika petani memiliki luas lahan 1 bahu (700 m2) harus memperhatikan hasil panen tanaman padinya karena tidak menutup kemungkinan ketika musim tanam raja (rojo istilah jawa) hasilnya melimpah, namun pada hasil tanam kedua dan ketiga memerlukan kejelian dalam penghitungannya.
Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Kondisi Mental Anak Dalam Pandangan Islam
Astuti, Heni Widia;
Hasan, Sholeh;
Marlina, Marlina
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30599/jpia.v7i2.1095
Tujuan Penelitian untuk mengetahui dampak perceraian orang tua terhadap kondisi mental anak dalam pandangan islam. Setiap terjadinya perceraian orang tua sudah jelas berdampak negatif terhadap pendidikan dan perkembangan jiwa anak, karena anak masih membutuhkan kasih sayang dan perhatian penuh dari kedua orang tua. Seorang anak ketika lahir tidak membawa potensi agama, tetapi dia akan menjadi religious karena proses belajar dari lingkungan. Dengan dasar kemampuan meniru (modeling) terhadap apa yang di dengar dan dilihat yang berkaitan dengan agama, maka anak akan menjadi religius. Penelitian ini menggunakan pendekatakan deskriptif kualitatif, dengan teknik analisis deskriptif pula, yaitu berupa pemaparan dan penggambaran secara menyeluruh tentang keadaan yang sebenar-benarnya mengenai data yang terkait, baik tertulis maupun lisan dari objek penelitian yang ada di lembaga tersebut. dalam pengumpulan data, penulis menggunakan beberapa metode, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa: dampak perceraian orang tua terhadap kondisi mental anak di desa rejosari menunjukkan dampak yang buruk dan cepat atau lambat anak mengalami perubahan pola pikir. Selain itu dengan kejadian perceraian orang tuanya ini otomatis mental anak akan terganggu dan akan berpengaruh pada kehidupannya di masa depan.