cover
Contact Name
Muhamad Rudi Wijaya
Contact Email
rudiwijaya68@gmail.com
Phone
+6285836632790
Journal Mail Official
rudiwijaya68@gmail.com
Editorial Address
Dusun Rejo Agung Desa Rejo Agung Kecamatan Batanghari, Kab. Lampung Timur, Provinsi Lampung, 34181
Location
Kab. lampung timur,
Lampung
INDONESIA
The Journal of Community Development
Published by CV Najah Bestari
ISSN : 29858526     EISSN : 29858178     DOI : -
Journal of Community Development (JCD) is an academic journal organized with the aim of publishing conceptual thoughts or ideas and research findings that have been achieved in the field of community development.
Articles 21 Documents
PEMBERDAYAAN REMAJA MELALUI EKONOMI KREATIF BERBASIS POTENSI DESA UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT DESA SIUHOM KECAMATAN ANGKOLA BARAT KABUPATEN TAPANULI SELATAN Anas Habibi Ritonga; Masrul Efendi Umar Harahap; Nur Halimah Nasution
Journal of Community Development Vol. 2 No. 2: Agustus 2023
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena yang saat ini sedang dijalani oleh Masyarakat Indonesia mengenai kemajuan tekhnologi informasi bergerak sangat masif terhadap perubahan yang ada di Masyarakat, tak terkecuali di Desa Siuhom Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan yang berdampak negative dalam perkembangan kehidupan para remaja didalamnya. Kurangnya bijaknya dalam pemanfaat perkembangan tekhnologi inilah yang menjadi tujuan dari penelitian ini untuk dapat mengoptimalkan pemanfaatan tersebut melalui pemberdayaan Masyarakat remaja melalui ekonomi kreatif berbasis potensi desa dalam peningkatan ekonomi Masyarakat. Adapun penelitian ini menggunakan metode PAR (Participatory Action Research) “penelitian oleh, dengan, dan untuk orang” bukan “penelitian terhadap orang” yang dilaksanakan LP2M UIN Syekh Ali Hasan ahmad Addary Padangsidimpuan di Desa Siuhom Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan dilaksanakan mulai bulan September sampai Oktober 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan penelitian PAR ini memberikan banyak pengetahuan dan manfaat bagi masyarakat, terutama remaja, karena ekonomi kreatif masih merupakan hal baru bagi mereka. Kegiatan penelitian ini disambut dengan baik oleh masyarakat desa Siuhom dan mendapatkan perhatian serta respon yang sangat positif. Meskipun menghadapi beberapa kendala, secara keseluruhan, rencana kegiatan dapat terealisasi dengan baik. Pelatihan dan pendampingan yang diberikan kepada masyarakat desa, khususnya remaja, memberikan pengetahuan dan keterampilan baru yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK Melalui Pelatihan Pembuatan Getuk Premium Untuk Meningkatkan Perekonomian Rumah Tangga Muhammad Ali Muhtarom; Rofi Kurnia Hakim; Khoiriyatus Sa’adah; Aldiva Merediana Arkharajma Putri; Umi Qoni'ah; Sri Muafifah; Afifah Nadilla; Ajeng Gayska Rahmanita; Ani Lutviana; Aprylia Yuvitasari; Julia Ambarwati; Nailul Izzah
Journal of Community Development Vol. 3 No. 1: April 2024
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community empowerment programs, especially for women, have become an important focus at the local level to reduce poverty levels and increase household economic independence. In this article, we will discuss the results of a project that aims to encourage Family Welfare Empowerment (PKK) women at the local level to take part in economic endeavors through training in making premium getuk as an alternative business. This research involved PKK women from Mataram Jaya village, Bandar Mataram subdistrict, Central Lampung district. This service uses the ABCD approach, or assets, potential, strengths, and maximum utilization. The basic concept for ABCD asset-based community development is as follows: Half-filled is more significant, each asset has potential, participation, collaboration, positive deviation, comes from society in general, and leads to energy sources. Ef orts such as this premium getuk making training show great potential to empower women at the local level and improve the overall economic welfare of the community in the context of inclusive and sustainable economic development. This study shows that investment in training and skills development is critical to fighting poverty and creating broader economic opportunities for communities.
Wisata Bahari Merusak Prilaku Sosial Budaya dalam Masyarakat Nelayan di Sungai Pisang Aldiyansyah; Muhamad Jamil
Journal of Community Development Vol. 3 No. 3: Desember 2024
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wisatawan memiliki banyak kegiatan yang bisa dilakukan untuk berwisata di Sungai Pisang dan pulau-pulau di sekitarnya. Aktivitas seperti memancing, berenang, snorkeling adalah daya tarik utama Sungai Pisang. Memahami interaksi antara wisatawan dan komunitas nelayan guna bagaimana perubahan sosial budaya yang terjadi dalam masyarakat nelayan di Sungai Pisang yang disebabkan oleh munculnya kegiatan wisata bahari yang ada di sungai pisang. Metode penelitian dalam penelitian ini akan disesuaikan dengan tujuan untuk menganalisis mengenai bagaimana Wisata Bahari Merusak Prilaku Sosial Budaya dalam Masyarakat Nelayan di Sungai Pisang. Metode penelitian kualitatif peneliti anggap tepat digunakan karena memungkinkan peneliti untuk mendapatkan sebuah data yang mendalam, suatu data yang mengandung makna dengan prosedur perolehan data dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Pada umumnya masyarakat merasakan dampak positif dari perkembangan sektor pariwisata, terutama dalam hal peningkatan perekonomian. Pariwisata menciptakan peluang tambahan bagi mereka, seperti menjual hasil tangkapan langsung kepada wisatawan atau bahkan menjadi pemandu wisata bahari, seperti penyewaan perahu atau jasa transportasi laut. Akan tetapi ada juga kekhawatiran bahwa semakin berkembangnya pariwisata bisa meminggirkan mata pencaharian nelayan tradisional dan mempengaruhi budaya yang ada dikehidupan masyarakat nelayan.
Ketimpangan dan Komunikasi sebagai Penyebab Terjadinya Konflik pada Masyarakat dan Pemerintah Terhadap Dampak Transportasi Angkutan Pertambangan Batu Bara di Kabupaten Indragiri Hulu Fajar Nurdi Sholikin; Muhamad Jamil
Journal of Community Development Vol. 3 No. 3: Desember 2024
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas ketimpangan dan komunikasi sebagai faktor utama penyebab konflik antara masyarakat dan pemerintah terkait dampak transportasi angkutan pertambangan batubara di Kabupaten Indragiri Hulu. Ketimpangan yang dimaksud meliputi distribusi manfaat ekonomi yang tidak merata, kerusakan infrastruktur, dan pencemaran lngkungan yang dirasakanlebih berat oleh masyarakat dibandingkan dengan keuntungan yang diterima. Selain itu, kurangnya komunikasi yang transparan antara pemerintah, perusahaan tambang, dan masyarakat memicu kesalahpahaman dan kecurigaan yang memperburuk situasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapanga, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minimnya partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan terkait kebijakan transportasi tambang memperbesar ketidakpuasan masyarakat. Konflik yang muncul berdampak pada hubungan sosia, menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerinta, dan menghambat upaya pembangunan daerah. Konflik adalah fenomena yang timbul sebagai bagian dari dinamika masyarakat. Ketimpangan dan komunikasi berperan penting dalam memicu serta menyelesaikan konflik. Ketimpangan, baik dalam bentuk sosial, ekonomi, maupun politik, sering kali menjadi sumber utama ketegangan antarkelompok atau individu. Ketidakadilan distribusi sumber daya dan kekuasaan memunculkan perasaan ketidakpuasan, yang berpotensi memicu konflik terbuka. Di sisi lain, komunikasi yang buruk, seperti kurangnya tranparansi atau kesalahpahaman, memperburuk situasi dan memperdalam konflik. Sebaliknya, komunikasi efektif memainkan peran penting dalam resolusi konflik. Dialog terbuka, mediasi, dan negosiasi menjadi kunci dalam menciptakan pemahaman bersama dan menemukan solusi yang dapat diterima semua pihak.
Peran Serta Masyarakat dalam Meningkatkan Kesejahteraan Desa di Kabupaten Tanah Datar ashriramadhan; Muhammad Zikri
Journal of Community Development Vol. 3 No. 3: Desember 2024
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran serta masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan desa di Kabupaten Tanah Datar melalui pendekatan pemberdayaan berbasis potensi lokal. Partisipasi masyarakat di setiap tahapan pembangunan menjadi kunci utama dalam mendorong kesejahteraan yang berkelanjutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan action research dengan tahapan perancangan konsep, pengumpulan data, implementasi program, evaluasi, dan diseminasi hasil. Data dikumpulkan melalui survei, wawancara, dan focus group discussion (FGD) dengan melibatkan pemangku kepentingan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pendapatan masyarakat sebesar 25% melalui diversifikasi usaha berbasis sumber daya lokal, seperti pengolahan produk pertanian dan pengembangan ekowisata. Selain itu, program ini mendorong pelestarian lingkungan melalui teknologi ramah lingkungan dan pemanfaatan kearifan lokal. Penelitian ini memberikan nilai baru berupa strategi integratif yang menggabungkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan untuk mencapai pembangunan desa yang berkelanjutan.
Rekonstruksi Sosial melalui Model Rekayasa Sosial dalam Pemberdayaan Ekonomi Difabel: Studi Kasus di Yayasan CIQAL Yogyakarta Rizka Anisa Rahman; Syamraeni
Journal of Community Development Vol. 3 No. 3: Desember 2024
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi model rekayasa sosial dalam memberdayakan difabel melalui pendekatan ekonomi inklusif di Yayasan CIQAL Yoguakarta. Dengan menggunakan kerangka teori kontruksi sosial dari Peter Berger dan Thomas Luckmann, penelitian ini mengungkap bagaimana pemberdayaan difabel tidak hanya melibatkan pengembangan keterampilan tetapi juga perubahan cara pandang masyarakat. Pengumpulan data dilakukan dengan Teknik observasi dan wawancara mendalam (in-depth interview), Adapun informan penelitian ini adalah pengurus Yayasan CIQAL dan Difabel yang sudah memiliki usaha sendiri. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif dalam bentuk deskriptif. Hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan oleh peneliti dapat dikesimpulan bahwa penerapan teori konstruksi sosial oleh Berger dan Luckman, dengan mengubah pandangan masyarakat yang menganggap difabel sebagai kelompok yang tidak dapat berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi. Melalui program pelatihan keterampilan, kewirausahaan, dan RBM, Yayasan CIQAL berhasil meningkatkan kemandirian, kepercayaan diri, serta mengurangi ketimpangan sosial di kalangan difabel. Perubahan ini mencerminkan pergeseran konstruksi sosial yang melihat difabel sebagai kontributor aktif, bukan individu yang bergantung. Advokasi kebijakan inklusif yang dilakukan Yayasan CIQAL juga turut berperan dalam merubah struktur sosial dan kebijakan publik untuk mendukung keberagaman dan inklusivitas.
Konstruksi Sosial Identitas Gender dalam Masyarakat: Studi Kasus Pengaruh Medai Sosial Terhadap Perspektif Gender di Kalangan Remaja Wahyuni, A. Indri
Journal of Community Development Vol. 3 No. 3: Desember 2024
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran platform media sosial dalam mengkonstruksi identitas gender dalam masyarakat terkhusus di kalangan remaja. Dengan mengamati fenomena yang terjadi dan Fokus kajian ini terhadap akun @WMNlyfe dan @Magdaleneid. Kedua akun tersebut merupakan akun yang terdapat di platform instagram yang banyak membahas dan mengkampanyekan isu-isu tentang gender dengan memberikan analogi yang sering dialami pada zaman sekarang. Dengan menggunakan pendekatan analisis konten untuk menganalisis peran sosial media dalam mengkonstruksi identitas gender di kalangan masyarakat khususna remaja. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran platform media sosial sekarang bukan lagi menjadi tempat komunikasi virtual saja melainkan sudah menjadi arena rekonstruksi sosial terkhusus isu mengenai identitas gender. Hal ini menciptakan pandangan baru mengenai identitas gender dan kesetaraan gender. Dengan adanya perubahan ini menjadikan remaja-remaja yang sedang dalam fase mencari jati diri menjadi sangat kolektif dalam memandang suatu kasus yang terjadi sehingga mengurangi timbulnya sistem stereotipe.
Economy Blue Sebagai Pilar Pembangunan Sosial Ekonomi di Kabupaten Bulukumba Nurqalbi, Andira
Journal of Community Development Vol. 3 No. 3: Desember 2024
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekonomi biru merupakan pendekatan pembangunan berkelanjutan yang memanfaatkan sumber daya laut untuk pertumbuhan ekonomi, pelestarian ekosistem, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, memiliki potensi besar untuk mengembangkan ekonomi biru melalui sektor perikanan, pariwisata bahari, pengolahan hasil laut, dan pelestarian budaya maritim seperti pembuatan perahu Pinisi. Strategi ekonomi biru di daerah ini mencakup perikanan berkelanjutan, diversifikasi pendapatan melalui produk bernilai tambah, konservasi ekosistem laut, dan pengembangan pariwisata berbasis edukasi. Kendati demikian, penerapan ekonomi biru menghadapi tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, modal, serta pengetahuan masyarakat. Melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat, ekonomi biru diharapkan dapat mewujudkan pembangunan yang inklusif dan ramah lingkungan, mendukung keberlanjutan ekosistem laut, dan menciptakan kesejahteraan bagi generasi mendatang.
Protes Sosial sebagai Panggung Depan: Perspektif Dramaturgi terhadap Aksi Pembuangan Susu oleh Peternak Sapi Perah Novinta Sari
Journal of Community Development Vol. 3 No. 3: Desember 2024
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aksi pembuangan susu oleh peternak sapi perah yang terjadi di Boyolali merupakan bentuk protes yang mengundang perhatian publik. Dalam konteks ini, aksi tersebut dapat dipahami melalui perspektif dramaturgi yang dikemukakan oleh Erving Goffman. Melalui perspektif dramaturgi, penulis bertujuan untuk menggali bagaimana peternak sapi perah membingkai aksi pembuangan susu sebagai pertunjukan sosial yang dimaksudkan untuk menarik perhatian masyarakat dan pihak berwenang. Data dikumpulkan dari berbagai sumber, seperti buku, jurnal dan artikel untuk memhami konsep dramturgi dalam aksi pembuangan susu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa dalam perspektif dramaturgi peternak memainkan peran sebagai aktor dalam panggung sosial, menggunakan pembuangan susu sebagai simbol penderitaan mereka, dengan masyarakat, media, dan pemerintah sebagai penontonnya. Perspektif dramaturgi memudahkan kita untuk memahami dinamika sosial dalam aksi protes ini dan bagaimana peternak mengelola citra diri serta memperjuangkan hak mereka dalam panggung sosial yang lebih luas.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI PENDIDIKAN AKHLAK SOSIAL DAN KETERAMPILAN PRODUKTIF BERBASIS NILAI ISLAM DI KALURAHAN TALISE VALANGGUNI KOTA PALU SULAWESI TENGAH Dr. Diana, M.Pd.I; Ir. Muhammad Rismanto, S.T, M.T
Journal of Community Development Vol. 4 No. 1: April 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perempuan desa memiliki peran penting dalam pembangunan keluarga dan masyarakat, namun keterlibatan mereka dalam bidang ekonomi dan sosial masih sering terhambat oleh rendahnya akses terhadap pendidikan nilai dan keterampilan produktif. Sebagian besar perempuan hanya terlibat dalam aktivitas domestik tanpa didukung pemahaman yang cukup tentang potensi peran sosial-keagamaan yang mereka miliki. Masalah ini menjadi semakin relevan mengingat masih minimnya model pemberdayaan perempuan yang secara terpadu mengintegrasikan dimensi spiritual, sosial, dan ekonomi berbasis nilai-nilai Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang menekankan keterlibatan aktif partisipan dalam seluruh proses: mulai dari identifikasi kebutuhan, penyusunan materi, pelaksanaan pelatihan, hingga refleksi dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan di kelurahan Talise valangguni kota palu Sulawesi Tengah dengan melibatkan 25 perempuan dari berbagai latar belakang seperti ibu rumah tangga, kader PKK, dan anggota majelis taklim. Program difokuskan pada pendidikan akhlak sosial Islam yang dikemas secara tematik serta pelatihan keterampilan rumah tangga produktif seperti pengolahan bahan lokal dan kerajinan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi kegiatan, dan refleksi kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi pendidikan akhlak dan pelatihan keterampilan secara signifikan meningkatkan motivasi, kepercayaan diri, dan partisipasi aktif perempuan dalam komunitas. Nilai-nilai akhlak seperti amanah, empati, dan tanggung jawab mampu memperkuat etika kerja dan relasi sosial. Selain itu, metode PAR terbukti efektif dalam membangun kemandirian dan kepemilikan terhadap proses perubahan. Program ini tidak hanya berdampak pada individu peserta, tetapi juga memunculkan inisiatif lokal yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di komunitas lain dengan karakteristik serupa.

Page 2 of 3 | Total Record : 21