cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
jurnal@indopublishing.or.id
Editorial Address
Jln. Malahayati KM. 9 Desa Kajhu No. 14 Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar, Indonesia 23373
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Published by Indo Publishing
ISSN : 30897742     EISSN : 30897734     DOI : https://doi.org/10.63822/jejakdigital
Jurnal Ilmiah Multidisiplin adalah jurnal elektronik dan cetak Open Access Journal yang diterbitkan oleh Indo Publishing setiap 6 kali dalam setahun menyediakan forum untuk mempublikasikan artikel penelitian asli, artikel review dari kontributor, dan berita teknologi baru mencangkup multidisiplin ilmu
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2025): MARET" : 5 Documents clear
Curriculum Development Needs Assessment for Islamic Religious Education in Junior High: A Focus on Generation Z Learners Nuril Ilmiyah; Kholifatus Syamsiah; Adina Haqi Amalia; M. Mahbubi
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): MARET
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan needs assessment (penilaian kebutuhan) guna mengidentifikasi kesenjangan dan peluang dalam kurikulum PAI saat ini, memastikan relevansi dan keefektifannya bagi pelajar masa kini. Dengan menggunakan pendekatan mixed-methods, penelitian ini menggabungkan survei kuantitatif terhadap 200 siswa dari tiga SMP/MTs di Kabupaten Probolinggo dengan wawancara kualitatif terhadap 10 guru PAI dan pengembang kurikulum. Data kuantitatif berfokus pada persepsi siswa terhadap konten kurikulum, metode pengajaran, dan integrasi teknologi, sedangkan data kualitatif mengeksplorasi tantangan yang dihadapi pendidik serta strategi inovatif dalam menyampaikan materi PAI.  Temuan penelitian mengungkap adanya kesenjangan signifikan antara struktur kurikulum tradisional dan preferensi belajar siswa Generasi Z. Lebih dari 70% responden mengungkapkan keinginan untuk lebih banyak alat pembelajaran berbasis teknologi dan interaktif, seperti kuis bergamifikasi, diskusi berbasis video, dan platform konten Islam digital. Selain itu, siswa menekankan pentingnya materi PAI yang membahas dilema etika kontemporer, seperti penggunaan media sosial, etika lingkungan dalam Islam, dan toleransi antarumat beragama—topik yang sering kali kurang terwakili dalam silabus saat ini. Sementara itu, guru mengidentifikasi tantangan dalam menyeimbangkan kedalaman doktrin agama dengan inovasi pedagogis, termasuk keterbatasan pelatihan dalam penggunaan alat digital dan kurangnya panduan standar untuk memodernisasi kurikulum PAI.  Penelitian ini mengusulkan kerangka kerja pengembangan kurikulum PAI yang mengintegrasikan empat dimensi kunci: (1) Integrasi Digital, mencakup modul e-learning dan sumber daya multimedia, (2) Relevansi Kontekstual, menghubungkan ajaran Islam dengan isu-isu dunia nyata seperti cyberethics dan kesehatan mental, (3) Pembelajaran Berpusat pada Siswa, menekankan project-based learning dan diskusi antar-teman sebaya,  (4) Peningkatan Kapasitas Guru, melalui pelatihan tentang pengajaran berbasis teknologi dan desain kurikulum. Rekomendasi ini sejalan dengan Kebijakan Merdeka Belajar Indonesia, yang menganjurkan pendidikan fleksibel dan disesuaikan dengan kebutuhan siswa.   Penelitian ini berkontribusi pada wacana reformasi pendidikan Islam dengan menyediakan bukti empiris tentang kebutuhan belajar Generasi Z serta menawarkan strategi yang dapat diimplementasikan untuk revitalisasi kurikulum. Temuan ini menegaskan urgensi untuk mengarahkan ulang kurikulum PAI guna memupuk literasi agama sekaligus keterampilan abad ke-21, memastikan bahwa pendidikan Islam tetap menjadi kekuatan transformatif dalam kehidupan siswa. Penelitian lanjutan dapat memperluas cakupan geografis dan mengeksplorasi dampak jangka panjang perubahan kurikulum terhadap hasil belajar siswa. 
Zakat hingga Dakwah: Membangun Karakter Islami Lewat Fikih di SMP Ali Romdani; Ahmad Agus Sholehuddin; M. Mahbubi
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): MARET
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran fikih kelas 9 semester 1 dan 2 di MTs Bustanul Faizin Desa Blimbing, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, serta mengevaluasi kontribusinya dalam membentuk karakter Islami peserta didik. Materi yang dikaji meliputi zakat, haji, dan umrah pada semester 1, serta jual beli, khutbah, tablig, dan dakwah pada semester 2. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan strategi pembelajaran yang cukup kontekstual dengan mengaitkan materi fikih pada kehidupan sehari-hari siswa. Siswa menunjukkan respon positif, terutama pada materi yang relevan dengan lingkungan mereka. Praktik dakwah dan simulasi jual beli terbukti efektif dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, serta keberanian dalam menyampaikan kebaikan. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, media pembelajaran, dan variasi tingkat pemahaman siswa. Meskipun demikian, pembelajaran fikih telah memberikan kontribusi nyata dalam membentuk karakter Islami siswa, terutama dalam aspek spiritual, sosial, dan etika. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan metode dan fasilitas pembelajaran agar nilai-nilai fikih dapat lebih maksimal diinternalisasi oleh peserta didik.
Pentingnya Menanamkan Etika Islam dalam Kehidupan Sehari-hari bagi Siswa MTS Kelas VII Uli Durrotin Nafi’ah; Ida Raudatuz Zahro; Zilfana Cindy N.A; M. Mahbubi
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): MARET
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/

Abstract

Pendidikan akhlak atau etika Islam merupakan bagian yang tak terpisahkan dari pembelajaran agama Islam, khususnya di tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTS). Salah satu tujuan utama dari pendidikan akhlak adalah membentuk karakter siswa yang tidak hanya memahami ajaran agama, tetapi juga dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Artikel ini membahas pentingnya menanamkan etika Islam pada siswa MTS Kelas VII, terutama dalam membentuk kepribadian yang baik dan berakhlak mulia. Pendidikan etika Islam diharapkan dapat membantu siswa memahami nilai-nilai seperti kejujuran, kedisiplinan, rasa hormat, dan tanggung jawab. Dengan demikian, mereka tidak hanya menjadi pribadi yang taat beragama, tetapi juga dapat berperilaku baik di masyarakat. Artikel ini juga mengkaji berbagai metode yang dapat digunakan dalam mengajarkan etika Islam, seperti pembelajaran melalui teladan, ceramah, dan diskusi interaktif. Pembentukan karakter melalui pendidikan etika Islam memiliki peran yang sangat penting dalam mencegah terjadinya perilaku menyimpang dan merusak moral di kalangan remaja. Oleh karena itu, penting bagi guru dan orang tua untuk bersama-sama menanamkan nilai-nilai etika Islam pada siswa sejak dini, agar mereka tumbuh menjadi generasi yang memiliki integritas tinggi dan bermanfaat bagi bangsa dan agama.  
Analisis Perbandingan Tindak Tutur Lokusi dan Perlokusi Antara Dokter Spesialis dan Dokter Umum dalam Interaksi dengan Pasien Febri Simamora; Grace Tampubolon; Hanna Sianturi; Hikmah Sidabutar; Nopita Silaban; Osmer Nadeak; Pintauli Silaban
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): MARET
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/

Abstract

Communication between healthcare providers and patients plays a crucial role in ensuring the quality of healthcare services. This article explores the importance of effective communication in medical interactions and highlights how communication failures can negatively impact diagnosis, treatment, and patient satisfaction. Using a pragmatic approach—specifically speech act theory as introduced by John L. Austin and further developed by John R. Searle—the article analyzes medical utterances as communicative acts with specific intentions and effects. The discussion includes classifications of locutionary, illocutionary, and perlocutionary acts, as well as types of speech acts such as representative, directive, commissive, expressive, and declarative. The study emphasizes that a deep understanding of speech acts can enhance the effectiveness of medical communication, especially in the context of cultural and social dynamics, and contribute to a more holistic approach to healthcare delivery.
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif Terhadap Pemahaman Konsep Matematika Siswa Nurul Aisyah; Misnah Sakinah Psb; Sofiyah, Khotna
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): MARET
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/

Abstract

The purpose of this study was to analyze the effect of using interactive learning media on students’ understanding of mathematical concepts. This study compiles literature that includes various studies examining the relationship between the use of interactive media, such as educational software, web-based applications, and visual aids, with improving students’ understanding of mathematical concepts at various levels of education. The methodology used in this study is a descriptive analysis of relevant academic journals, including meta-analysis and thematic synthesis of previous research results. The results of the study indicate that the use of interactive learning media significantly improves students’ understanding of mathematical concepts through increased motivation, active involvement, and opportunities for collaborative learning. In addition, interactive media provides faster and more relevant feedback, which helps students understand the material better. This study concludes that the integration of interactive learning media in mathematics teaching can be an effective strategy to improve students’ understanding of complex mathematical concepts.

Page 1 of 1 | Total Record : 5