cover
Contact Name
Vinus Zai
Contact Email
vinuszai281085@gmail.com
Phone
+6282245339767
Journal Mail Official
vinuszai281085@gmail.com
Editorial Address
Bukit Trawas II Kavling C-108, Ketapanrame, Kec. Trawas, Kab. Mojokerto, Jawa Timur 61375
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
GENEVA: Jurnal Teologi dan Misi
ISSN : 20888368     EISSN : 30900905     DOI : https://doi.org/10.71361/geneva.v6i2
Fokus dan Lingkup di dalam Jurnal ini adalah: Teologi Biblikal, Teologi Sistematika, Teologi Praktika, Teologi Misi, dengan bercorak tradisi Reformasi atau Reformed.
Articles 65 Documents
PERAN ANUGERAH DALAM DOKTRIN KESELAMATAN: PANDANGAN REFORMED TENTANG KARYA ALLAH Djara Lodu, Restiana; Pohan, Nasan
GENEVA: JURNAL TEOLOGI DAN MISI Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Geneva
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Abdi Allah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71361/gjtm.v15i1.138

Abstract

Keselamatan dalam pandangan kekristenan bukan hanya perlindungan secara fisik dari bahaya melainkan ada yang lebih penting dari itu yakni keselamatan dari masalah terbesar yang dialami oleh manusia yakni dosa. Dalam pandangan kekristenan mempunyai dua pandangan tentang anugerah yakni anugerah umum (common grace) dan anugerah khusus (special grace). Anugerah umum berkaitan dengan segala sesuatu yang telah diciptakan oleh Allah dan bisa dinikmati oleh seluruh umat manusia di dunia ini tanpa memandang kepercayaan yang lain. Sedangkan anugerah khusus adalah bagi mereka yang menerima kasih karunia dari Allah melalui kematian Yesus Kristus di kayu salib. Pandangan Reformed mengenai karya Allah berkaitan dengan anugerah yang diberikan kepada manusia secara cuma-cuma bukan usaha atau perbuatan baik manusia. Anugerah keselamatan ini dapat diterima melalui iman dan iman yang menyelamatkan adalah bukan tentang ritual keagamaan melainkan iman yang bertumbuh dan berakar di dalam hati setiap orang. Bukan karena hasil usaha dari manusia, tetapi pemberian dari Allah yang mengasihi umat-Nya.
THEOKRASI DALAM KITAB HOSEA SEBAGAI PRINSIP KESETIAAN PENDETA DI DALAM PELAYANAN GEREJAWI Padan, Stefanus
GENEVA: JURNAL TEOLOGI DAN MISI Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Geneva
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Abdi Allah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71361/gjtm.v15i1.139

Abstract

This research explores the concept of theocracy in the Book of Hosea as a principle of pastoral loyalty in ecclesiastical ministry. Using content analysis, it examines the relationship between God and His people under His direct rule. The study identifies three key aspects of theocracy in Hosea: warning, message, and restoration. The warning highlights the consequences of sin and deviation from theocracy, the message emphasizes God's unwavering love despite betrayal, and restoration reflects God's hope to restore broken relationships through repentance. The research also addresses the relevance of theocratic principles in modern ministry. Ideally, pastors should act as extensions of God, modeling faithfulness and integrity. However, challenges such as a lack of commitment and faithfulness under ministerial pressures are evident. Based on Hosea's theocratic principles, the study recommends that pastors strengthen their loyalty to God, focusing on integrity, obedience, and devotion to their congregation. The research confirms that ministry grounded in theocracy positively impacts the congregation's faith and glorifies God.
PROYEK PENYUSUNAN PAKET BANTUAN SEBAGAI IMPLEMENTASI GOTONG ROYONG: MENGUATKAN KARAKTER SALING MENOLONG MELALUI PENERAPAN P5 DAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DI SEKOLAH DASAR Gracenda, Sarah; Harumbaha, Arlon; Diva , Mikha Kurniawan; Yesarela, Elok
GENEVA: JURNAL TEOLOGI DAN MISI Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Geneva
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Abdi Allah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71361/gjtm.v15i1.142

Abstract

Di zaman modern kini, pendidikan tidak lagi hanya dituntut untuk memberikan pengetahuan akademis kepada siswa, namun juga dituntut untuk membentuk karakter, dengan tujuan supaya siswa dapat menjadi individu yang peduli, saling menolong, serta mampu bekerja sama. Pendidikan di Indonesia memiliki satu program unggulan, yaitu Profil Pelajar Pancasila (P5), dengan tujuan untuk membentuk karakter siswa yang berdasar pada nilai-nilai Pancasila, salah satunya gotong royong. Pendidikan Agama Kristen (PAK) juga mempunyai peran yang signifikan dalam menanamkan nilai-nilai moral serta kasih, sesuai dengan yang diajarkan Kristus, salah satunya yaitu mengenai pentingnya saling menolong satu sama lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana proyek penyusunan paket bantuan dapat menjadi sarana efektif dalam membentuk karakter saling menolong dan gotong royong pada siswa sekolah dasar. Dengan melibatkan siswa secara aktif dalam kegiatan kolaboratif untuk menyusun paket bantuan, penelitian ini akan mengkaji dampak langsung dari kegiatan tersebut terhadap pengembangan karakter siswa, khususnya dalam aspek kerjasama dan kepedulian sosial. Proyek ini memadukan aspek gotong royong dari Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan ajaran kasih dalam Pendidikan Agama Kristen, yang bertujuan memperkuat nilai kebersamaan dan empati. Melalui pendekatan penelitian kualitatif, dengan instrumen observasi, wawancara, dan kuesioner refleksi yang melibatkan siswa, pendidik, dan orangtua guna memperoleh wawasan yang lebih mendalam tentang pengaruh proyek ini. Diharapkan, hasil penelitian dapat memberikan pedoman praktis bagi sekolah-sekolah dalam merancang proyek serupa untuk mendidik generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga berkarakter kuat dan peduli terhadap sesama.
ANTROPOLOGI KESERUPAAN GAMBAR ALLAH DALAM DIRI MANUSIA MENURUT PANDANGAN; DARI ST. GREGORIUS DARI NYSSA Rahmat, Rahmat Daely
GENEVA: JURNAL TEOLOGI DAN MISI Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Geneva
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Abdi Allah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71361/gjtm.v15i1.145

Abstract

Dalam penelitian ini lebih berpandangan pada keilahian Allah atas dunia ini, Allah sebagai pencipta alam semesta serta segala yang ada di dunia ini, sehingga Allah menciptakan manusia yang segambar dan rupa Allah, yang memiliki kualitas yang lebih tinggi dari ciptaan yang lain, karena manusia memiliki natur yang sama dengan Allah. Dalam penelitian ini bertujuan untuk memberi pemahaman dan memberi keyakinan bagi orang yang masih memiliki keraguan tentang pandangan asal muasal manusia berada, karena banyak penelitian yang berpadangan manusia bukan yang diciptakan Allah, tetapi manusia ada karena evolusi dari hewan atau dari atom-atom yang berevolusi yang cukup lama sehingga menjadi manusia yang sempurna. Tetapi secara teologis banyak yang berpandangan bahwa, manusia ada karena Allah yang menciptakan-Nya bukan berovolusi dari benda ataupun dari makhluk hidup yang lain. Dalam penelitia menggunakan metode kualitatif, dengan mengumpulkan data atau sumber yang berkaitan dengan penelitian yang diteliti. Artikel ini menjadi tulisan sebuah yang bisa dibaca orang lain untuk mengetahui mana Allah menciptakan manusia, dan firman yang menjadi daging yang serupa dengan manusia, yaitu Yesus Kristus, yang memberi keselamatan bagi seluruh umat manusia, dengan Inkarnasi, sehingga Ia mati di kayu salib dengan tujuan untuk menyelamatkan umat manusia dalam dosa.
INKLUSI DAN ENTITAS ALLAH DALAM PERSPEKTIF KRISTEN PROGRESIF BERDASARKAN ANALISIS TEOLOGI REFORMED Zalukhu, Daniel
GENEVA: JURNAL TEOLOGI DAN MISI Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Geneva
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Abdi Allah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71361/gjtm.v15i1.146

Abstract

Inklusi dan Entitas Allah dari perspektif Kristen progresif melalui analisis teologi Reformed Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur untuk menganalisis berbagai jenis literatur yang relevan dengan topik yang sedang dibahas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman Kristen progresif tentang inklusi dan entitas Allah berisiko mengaburkan natur transenden dan kekudusan Allah, yang berpotensi mengarah pada relativisme teologis. Temuan-temuan utama menekankan perlunya mengintegrasikan perspektif Kristen progresif ke dalam teologi Reformed dan pentingnya menegakkan kebenaran teologis yang absolut untuk menghindari kesalahan dalam pengajaran dan pengamalan iman dalam komunitas Kristen. Kesimpulan dari studi ini menegaskan bahwa pemahaman yang inklusif dan entitas terhadap Kristen progresif dapat mengarah pada relativisme teologis dan mengaburkan otoritas Alkitab. Teologi Reformed menawarkan sebuah perspektif yang menekankan sifat transenden dan kebenaran absolut Allah. Oleh karena itu, penting untuk mengintegrasikan kedua perspektif ini untuk menjaga integritas doktrin dan praktik iman dalam komunitas Kristen.