cover
Contact Name
Zufri Hasrudy Siregar
Contact Email
rudysiregar7@gmail.com
Phone
+628116221919
Journal Mail Official
rudysiregar7@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pintu Air IV No.214, Kwala Bekala, Kec. Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara 20142
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal AGROFOLIUM
ISSN : 28080815     EISSN : 28080114     DOI : https://doi.org/10.54123/agrofolium.v5i1
Core Subject : Agriculture,
Jurnal AGROFOLIUM adalah wadah menerbitkan artikel penelitian yang asli dibidang Pertanian khususnya Agroteknologi. Jurnal ini dekelola oleh Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Al Azhar Medan terbit 2 kali setahun yaitu bulan Agustus dan Februari. Tim editorial bertujuan untuk mempublikasikan penelitian dan inovasi yang kreatif, berkualitas tinggi dengan mengangkat berbagai hasil riset atau penelitian maupun studi kasus yang terjadi dilapangan dari berbagai aspek dan perspektif yang berkembang dalam masyarakat.
Articles 53 Documents
Pemanfaatan Pupuk Kandang Sapi dan Pupuk Organik Cair Kulit Pisang Untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea mays L. saccharata Sturt) Daniel Steven Tumanggor; Nuraida Nuraida; Ahmad Sofian
Jurnal Agrofolium Vol. 4 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Al Azhar Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54123/agrofolium.v4i1.345

Abstract

Sweet corn (Zea mays L. saccharata Sturt) is one type of annual crop whose life cycle is only 80 - 150 days. This study aims to determine the growth and production of sweet corn (Zea mays L. saccharata Sturt) due to the application of cow manure and banana peel liquid organic fertilizer. This research was conducted from March to June 2023. This study used a Factorial Randomized Group Design with 2 factors studied and 3 replications where the first factor was cow manure (K) consisting of 3 levels, namely K0 = 0 tons ha-1 (control), K1 = 15 tons ha-1, K2 = 30 tons ha-1. The second factor is banana peel liquid organic fertilizer (P) which consists of 4 levels, namely P0 = 0% (control), P1 = 10% liter-1 of water, P2 = 20% liter-1 of water, P3 = 30% liter-1 of water. The results showed that the application of cow manure had a very significant effect on the parameters of plant height, leaf area, cob length, cob diameter and cob weight per sample and had a significant effect on the cob weight parameter per plot. The application of banana peel liquid organic fertilizer has a significant effect on the cob diameter parameter, but has no significant effect on the parameters of plant height, leaf area, cob length, cob weight per sample and cob weight per plot. While the interaction between cow manure and banana peel liquid organic fertilizer had no significant effect on all parameters observed.
Pemberian Pupuk Kandang Puyuh Dan Pupuk Organik Petroganik Terhadap Pertumbuhan Dan Pr Oduksi Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) Bintang Tri Pamuji; Ahmad Sofian; Iwan Hasrizart
Jurnal Agrofolium Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Al Azhar Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberian pupuk kandang puyuh dan pupuk organik petroganik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman pakcoy (Brassica rapa L) serta interaksinya. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 2 faktor yang diteliti dan 3 ulangan dimana faktor pertama adalah pemberian pupuk kandang puyuh (P) yang terdiri dari 4 taraf yaitu P0 = tanpa perlakuan (kontrol), P1 = 1 kg plot-1, T2 = 2 kg plot-1, dan T3 = 3 kg plot-1. Faktor kedua pupuk organik petrogenik (O) terdiri dari 3 taraf yaitu O0 = tanpa perlakuan (kontrol), O1 = 0.2 kg plot-1, dan O2 = 0.4 kg plot-1. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), luas daun (cm), bobot tanaman per sampel (g) dan bobot tanaman per plot (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang puyuh berpengaruh tidak nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, bobot tanaman per sampel dan bobot tanaman per plot. Pemberian pupuk organik petrogenik berpengaruh tidak nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot tanaman per sampel dan bobot tanaman per plot. Interaksi pemberian pupuk kandang puyuh dan pemberian pupuk organik petrogenik berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter yang diamati.
Pemberian Pupuk Kandang Sapi dan Eco Farming untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Aisyah Lubis; Farida Hariani; Khairunisa
Jurnal Agrofolium Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Al Azhar Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan nasional bawang merah semakin meningkat setiap tahun seiring dengan pertambahan penduduk Indonesia. Penurunan produksi bawang merah dapat mempengaruhi ketersediaan produksi bawang merah menjadi berkurang, sehingga perlu adanya peningkatan produksi bawang merah khususnya dengan memperbaiki teknik budidaya maupun pengoptimalan fungsi tanah Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang sapi dan pemberian eco farming serta interaksinya untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 2 faktor yang diteliti dan 3 ulangan dimana faktor pertama adalah Pupuk Kandang Sapi (S) yang terdiri dari 3 taraf yaitu S0 = tanpa perlakuan (kontrol), S1 = 1 kg plot-1, S2 = 2 kg plot-1. Faktor pemberian Eco Farming (E) terdiri dari 4 taraf yaitu E0 = tanpa perlakuan (kontrol), E1 = 1,5 ml L-1 air plot-1, E2 = 3 ml L-1 ter air plot-1 dan E2 = 4,5 ml L-1 air plot-1. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman , jumlah anakan per rumpun dan bobot umbi per plot .Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang sapi berpengaruh nyata terhadap parameter bobot umbi plot-1 tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap parameter tinggi tanaman dan jumlah anakan per rumpun. Pemberian eco farming berpengaruh nyata terhadap parameter bobot umbi per plot tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap parameter tinggi tanaman dan jumlah anakan per rumpun. Interaksi dari kedua perlakuan berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter yang diamati.
Tingkat Kerusakan Jagung oleh Hama Ulat Grayak (Spodoptera frugiperda J. E. Smith) pada Dua Ketinggian Tempat di Kabupaten Banyumas Asih Sekiana; Heru Adi Djatmiko; Ratna Dwi Hirma Windriyati
Jurnal Agrofolium Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Al Azhar Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hama utama yang menyerang tanaman jagung adalah ulat grayak (Spodoptera frugiperda). Kondisi geografis Kabupaten Banyumas yang berbeda menjadikan setiap daerah memiliki kondisi lahan serta cara budidaya yang berbeda. Oleh karena itu, perlu diketahui pengaruh ketinggian tempat terhadap besarnya kerusakan akibat serangan hama ulat grayak pada jagung. Tujuan penelitian untuk menghitung kerusakan tanaman jagung yang disebabkan oleh hama ulat grayak pada dua ketinggian berbeda. Metode penelitian menggunakan metode survei langsung pada lahan budidaya jagung yang terserang hama ulat grayak di Kabupaten Banyumas. Pengambilan sampel dilakukan secara stratified purposive random sampling, dengan dilanjutkan uji t. Lokasi yang disurvei adalah dataran dengan ketinggian 114 mdpl (kelurahan Karangwangkal) dan 335 mdpl (kelurahan Sikapat), dari dua ketinggian tersebut diambil dua lokasi. Pengambilan sampel dilakukan secara diagonal yaitu 5 plot, setiap plotnya diambil 10 sampel tanaman untuk mendapatkan data hama pertanaman jagung. Kerusakan jagung yang disebabkan oleh ulat grayak sebesar 78.75% di Kelurahan Karangwangkal dan 50.25% di Kelurahan Sikapat. Serangan ulat grayak pada jagung di Kelurahan Karangwangkal lebih tinggi dibandingkan dengan kelurahan Sikapat.
Pemberian Pupuk Kandang Ayam dan Pupuk Organik Eco Farming Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis gueneensis Jacq.) di Prenursery Rendi Septiansyah; Efi Said Ali; Dermawan Hutagaol
Jurnal Agrofolium Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Al Azhar Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) merupakan salah satu tanaman perkebunan penghasil minyak nabati yang telah menjadi komoditas pertanian utama dan unggulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari Pemberian Pupuk Kandang Ayam dan Pupuk Organik Eco Farming terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis gueneesis Jacq).di Prenursery. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai bulan Agustus 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 2 faktor yang diteliti dan 3 ulangan dimana faktor pertama adalah pupuk kandang ayam (A) yang terdiri dari 3 taraf yaitu A0 = 0 g kg-1 tanah (kontrol), A1 = 5 g kg-1 tanah, A2 = 10 g kg-1 tanah. Faktor kedua adalah pupuk organik Eco Farming (E) yang terdiri dari 4 taraf yaitu E0 = 0 ml L-1 air (kontrol), E1 = 1.5 ml L-1 air, E2 = 3 ml L-1 air, E3 = 4.5 ml L-1 air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang ayam berpengaruh tidak nyata terhadap parameter Tinggi Tanaman, Jumlah daun, Luas daun, Diameter Batang, Bobot Basah Tajuk, Bobot Basah Akar, Bobot Kering Tajuk dan Bobot Kering Akar. Pemberian Pupuk Organik Eco Farming Berpengaruh tidak nyata terhadap parameter Tinggi Tanaman, Jumlah daun, Luas daun, Diameter Batang, Bobot Basah Tajuk, Bobot Basah Akar, Bobot Kering Tajuk dan Bobot Kering Akar Sedangkan interaksi pupuk kandang ayam dan pupuk organik Eco Farming berpengaruh tidak nyata pada semua parameter pengamatan.
Pertumbuhan Dan Produksi Pakcoy (Brassica Rapa L. ) Akibat Pemberian Kompos Dan Pupuk Organik Cair Kulit Nenas Khairil Anwar Tanjung; Aisyah Lubis; Farida Hairani; Juliana
Jurnal Agrofolium Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Al Azhar Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompos dan pupuk organik cair kulit nanas serta interaksinya untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanamman pakcoy (brassica rapa l. ). Penelitian dilaksanakan di Jl. Setia Makmur Kelurahan Sunggal Kanan Kecamatan Sunggal Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai Oktober 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 2 faktor yang diteliti dan 3 ulangan dimana faktor pertama adalah pemberian pupuk kompos (K) yang terdiri dari 3 taraf yaitu K0 = tanpa perlakuan (kontrol), K1 = 1.5 kg plot-1, dan K2 = 3 kg plot-1. Faktor kedua pemberian pupuk organik cair kulit nanas (N) terdiri dari 4 taraf yaitu N0 = tanpa perlakuan (kontrol), N1 = 15 ml liter-1 air, N2 = 30 ml liter-1 air, dan N3 = 45 ml liter-1 air. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), berat segar tanaman per sampel (g), dan berat segar tanaman per plot (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kompos berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, dan berat segar tanaman per plot. Pemberian pupuk organik cair kulit nanas berpengaruh nyata terhadap parameter jumlah daun, dan berat segar tanaman per plot, berpegaruh tidak nyata terhadap parameter tinggi tanaman. Interaksi pemberian pemberian pupuk kompos dan pupuk organik cair kulit nanas berpengaruh tidak nyata pada semua parameter pengamatan.
Respon Pertumbuhan dan Produksi Stroberi (Fragaria ananassa) Varietas Mencir Terhadap Pemberian Pupuk NPK 32-10-10 dan Pupuk Organik Cair Kulit Pisang Pada Media Vertikultur Tiara Sinta Uli Panggabean; Ahmad Sofian; Nuraida
Jurnal Agrofolium Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Al Azhar Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu faktor yang menunjang tanaman stoberi untuk tumbuh dan berproduksi secara optimal adalah ketersediaan unsur hara dalam jumlah yang cukup di dalam tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk NPK 32-10-10 dan pupuk organik cair (POC) kulit pisang serta interaksinya terhadappertumbuhan dan produksi tanaman stroberi varietas mencir (Fragaria ananassa) pada Sistem vertikultur. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai bulan Agustus 2023. Menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan 2 faktor yang diteliti dengan 3 ulangan dimana faktor pertama yaitupemberian pupuk NPK 32-10-10 dan yang terdiri dari 4 taraf yaitu N0 = 0 g liter-1, N1 = 1 g liter-1, N2 = 2 g liter-1, N3 = 3g liter-1. Faktor kedua adalah pupuk organik cair kulit pisang terdiri 3 taraf yaitu P0 = 0 ml liter-1 air, P1 = 100 ml liter-1 air, P2=200 ml liter-1 air. Hasil peneltian menunjukkan bahwa perlakuan Pupuk NPK 32-10-10 berpengaruh sangat nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, dan bobot produksi tanaman perpipa. Pupuk organik cair kulit pisang berpengaruh sangat nyata terhadap parameter tinggi tanaman (cm) dan bobot produksi tanaman sampel (g), tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap parameter jumlah daun (helai), bobot produksi tanaman peripa (g), dan volume akar (ml). Interaksi pemberian pupuk NPK 32-10-10 dan pupuk organik cair kulit pisang berpengaruh tidak nyata terhadap seluruh parameter pengamatan
Pupuk Kandang Ayam dan Pupuk Organik Cair Kulit Nanas Dapat Meningkatkan Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L) Zaini Muhammad; Erlita Chaniago; Iwan Hasrizart
Jurnal Agrofolium Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Al Azhar Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan jenis tanaman hortikultura yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi sehingga sejak lama petani mengusahakannya secara intensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari Pemberian Pupuk Kandang Ayam dan Pupuk Organik Cair Kulit Nanas terhadap peningkatan Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium ascalomicum L.). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai bulan Oktober 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 2 faktor yang diteliti dan 3 ulangan dimana faktor pertama adalah pupuk kandang ayam (A) yang terdiri dari 3 taraf yaitu A0 = 0 kg ha-1 (kontrol), A1 = 2 kg ha-1, A2 = 4 kg ha-1. Faktor kedua adalah pupuk organik cair kulit nanas (N) yang terdiri dari 4 taraf yaitu N0 = 0 ml L-1 air (kontrol), N1 = 400 ml L-1 air, N2 = 600 ml L-1 air, N3 = 800 ml L-1 air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang ayam berpengaruh sangat nyata terhadap parameter jumlah anakan per rumpun dan berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman dan jumlah umbi per sampel, serta berpengaruh tidak nyata terhadap parameter berat umbi segar/sampel dan berat umbi segar/plot. Pemberian POC kulit nanas berpengaruh tidak nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah anakan per rumpun, jumlah umbi per sampel, berat umbi segar/sampel dan berat umbi segar/plot. Sedangkan interaksi pupuk kandang ayam dan POC kulit nanas berpengaruh tidak nyata pada semua parameter pengamatan.
PEMBERIAN PUPUK KANDANG SAPI DAN AIR REBUSAN KEDELAI UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays L saccharata sturt) Anita Sari; Farida Hariani; Aisyah Lubis
Jurnal Agrofolium Vol. 5 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Al Azhar Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54123/agrofolium.v5i1.418

Abstract

Jagung manis (Zea mays L saccharata) atau yang lebih dikenal dengan nama sweet corn mulai dikembangkan di Indonesia pada awal tahun 1980, diusahakan secara komersial dalam skala kecil untuk memenuhi kebutuhan hotel dan restoran. Jagung manis merupakan salah satu serealia sumber utama karbohidrat dan protein setelah beras. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mengetahui Pemberian Pupuk Kandang Sapi Dan Air Rebusan Kedelai Untuk Meningkatkan Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea mays L saccharata). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 2 faktor yang diteliti dan 3 ulangan dimana factor pertama adalah pemberian pupuk kandang sapi (S) yang terdiri dari 3 taraf yaitu S0 = kontrol, S1= 2 kg Plot-1 (10 ton ha-1), S2= 4 kg Plot-1 (20ton ha-1).Faktor kedua adalah pemberian air rebusan kedelai (A) terdiri dari 4 taraf yaitu A0 = kontrol, A1 = 75 ml 1 L-1, A2 = 150 ml 1 L-1, A3 = 225 ml 1 L-1. Parmeter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), luas daun (cm2), panjang tongkol berkelobot (cm), bobot tongkol berkelobot per sampel (g), dan bobot tongkol berkelobot per plot (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang sapi berpengaruh sangat nyata terhadap parameter tinggi tanaman, luas daun, panjang tongkol berkelobot, bobot tongkol berkelobot per sampel dan berpengaruh nyata terhadap parameter bobot tongkol berkelobot per plot. Pemberian air rebusan kedelai berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter yang diamati Interaksi pemberian pupuk kandang sapi dan pemberian air rebusan kedelai berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter pengamatan.
Pemberian Kompos Ampas Tahu Dan Dosis Pupuk KCl Untuk Meningkatkan Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.) Muhammad Rendy Prayoga; Ahmad Sofian; Erlita
Jurnal Agrofolium Vol. 5 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Al Azhar Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54123/agrofolium.v5i1.419

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompos ampas tahu dan dosis pupuk KCl serta interaksinya untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 2 faktor yang diteliti dan 3 ulangan dimana faktor pertama adalah Pupuk Kandang Sapi (A) yang terdiri dari 3 taraf yaitu A0 = tanpa perlakuan (kontrol), A1 = 1.5 kg plot-1, A2 = 3 kg plot-1. Faktor pemberian dosis pupuk KCl (K) terdiri dari 4 taraf yaitu K0 = tanpa perlakuan (kontrol), K1 = 7.5 kg plot-1 , K2 = 15 kg plot-1 dan K2 = 22.5 kg plot-1. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), jumlah umbi per rumpun (umbi), bobot basah umbi tanaman/sampel (g), bobot basah umbi tanaman/plot (g) dan bobot kering umbi tanaman (g). . Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos ampas tahu berpengaruh sangat nyata terhadap parameter bobot basah umbi tanaman per plot, tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi per rumpun, bobot basah umbi tanaman per sampel, dan bobot kering tanaman per sampel. Pemberian dosis pupuk KCl berpengaruh tidak nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi per rumpun, bobot basah umbi tanaman per sampel, bobot basah umbi tanaman per plot, dan bobot kering tanaman per sampel. Interaksi pemberian kompos ampas tahu dan dosis pupuk KCl berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter yang ada.