cover
Contact Name
-
Contact Email
jipk@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jipk@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Kec. Gn. Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia
ISSN : -     EISSN : 25031244     DOI : https://doi.org/10.15294/jipk
Core Subject : Science,
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia a scientific periodical published by the Department of Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang with the aim to promote creativity scholarly professors or academics from various institutions in general and the academic community intern Universitas Negeri Semarang in particular. The article published scientific literature contains research results, conceptually, as well as book reviews in the field of chemical technology.
Articles 20 Documents
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS REACT PADA MATERI SENYAWA HIDROKARBON UNTUK MENSTIMULUS KETERAMPILAN 4C Nurul Anisa, Restiwigati; Solfarina; Wijayanti, Imas Eva
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol. 19 No. 1 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/fx19nj72

Abstract

Perangkat pembelajaran seperti modul pembelajaran diperlukan untuk menstimulus keterampilan abad ke-21 salah satunya yaitu Critical Thinking, Communication, Collaboration, dan Creativity  (4C). Modul Pembelajaran berbasis Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, and Transferring (REACT) diharapkan dapat menstimulus keterampilan 4C yang diterapkan pada salah satu materi kimia yaitu senyawa hidrokarbon. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan modul berbasis REACT yang layak digunakan untuk menstimulus keterampilan 4C dan mengetahui respon siswa terhadap modul tersebut. Modul ini dikembangkan menggunakan model pengembangan  ADDIE yang terdiri dari tahap Analyze, Design, Develop, Implement dan Evaluate. Berdasarkan modul hasil validasi, nilai validitas pada beberapa aspek kelayakan dinyatakan valid. Berdasarkan hasil angket respon siswa, hasil rata-rata persentase penilaian sebesar 89% dengan kriteria “Sangat Baik”.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) Berbasis Komik Pada Materi Hidrokarbon Sagita, rafinasagita04; Fitriyah, Dina Fitriyah; Yulita, Inelda Yulita
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol. 18 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/s8v8v681

Abstract

Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) berbasis komik pada materi hidrokarbon dikembangkan agar memudahkan peserta didik pada saat mempelajari mata pelajaran kimia pada materi hidrokarbon. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui proses pengembangan E-LKPD berbasis komik pada materi hidrokarbon, mengetahui validitas, dan praktikalitas E-LKPD berbasis komik pada materi hidrokarbon. Penelitian ini merupakan  penelitian Research and Development (R&D), dengan model ADDIE yaitu Analysis (analisis), Design (desain), Development (pengembangan), Implementation (implementasi) dan Evaluation (evaluasi),  akan tetapi penelitian ini hanya dibatasi hingga pada tahap implementation (implementasi). Bahan ajar divalidasi oleh ahli bahan ajar dan ahli materi. Subjek pada penelitian  adalah 1 guru kimia dan 24 peserta didik kelas X TEI SMK Negeri 3 Tanjungpinang. Hasil validasi ahli materi dan ahli bahan ajar pada E-LKPD berbasis komik pada materi hidrokarbon yaitu 88,89% dan 87,27% dengan kriteria sangat valid. Hasil praktikalitas uji coba skala kecil dan skala besar pada E-LKPD berbasis komik pada materi hidrokarbon yaitu 90,00% dan 90,17% dengan kriteria sangat praktis dan hasil praktikalitas guru sebesar 95,56% dengan kriteria sangat praktis. Berdasarkan hasil penelitian bisa disimpulkan bahwa E-LKPD berbasis komik pada materi hidrokarbon sangat valid dan sangat praktis sehingga layak digunakan dalam proses pembelajaran.
Efektivitas Penggunaan Problem Based Learning Berbantuan E-modul Terintegrasi Etno-STEM untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Isro' Fajriatun A'yun
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol. 19 No. 1 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/10tnwr02

Abstract

Penelitian memiliki tujuan untuk menganalisis efektivitas peningkatan kemampuan berpikir kritis pada peserta didik dengan pembelajaran problem-based learning berbantuan E-modul terintegrasi etno-STEM. Penelitian meggunakan pre-test post-test control group design. Populasi penelitian terdiri dari 220 peserta didik dari 7 kelas peserta didik kelas XI MIA di sebuah SMA yang terletak di Jawa Tengah. Kelas kontrol dan kelas eksperimen sampel penelitian yang dipilih secara acak. Pada kelas eksperimen pembelajaran problem-based learning dengan E-modul terintegrasi etno-STEM, sedangkan pada kelas kontrol pembelajaran problem-based learning tanpa E-modul terintegrasi etno-STEM. Sebelum pembelajaran, kedua kelas menyelesaikan pre-test dan setelah pembelajaran dilakukan post-test. Post-test digunakan untuk mengetahui seberapa besar peningkatan kemampuan berpikir kritis kedua kelompok sampel. Setelah dilakukan uji t independen, ditemukan nilai signifikansi kurang dari 0,001. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kelas kontrol dan kelas eksperimen mempunyai nilai rata-rata yang berbeda secara signifikan. Hasil uji N-gain kelas kontrol lebih kecil dibandingkan kelas eksperimen; N-gain kelas eksperimen sebesar 0,7427 (kategori tinggi), namun N-gain kelas kontrol sebesar 0,5939 (kategori sedang). Hasil penelitian menunjukkan bagaimana pembelajaran problem-based learning dengan alat E-modul terintegrasi etno-STEM dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Stoikiometri Melalui Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Terintegrasi Problem Based Learning (PBL) Dalam Kurikulum Merdeka Safitri, Reyke First; Haryani, Sri
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol. 19 No. 1 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/574tkt21

Abstract

Penyelenggaraan pendidikan saat ini kurang memfasilitas kebutuhan belajar peserta didik. Diperlukan strategi yang sesuai untuk memetakan kebutuhan belajar siswa yaitu melalui pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi terintegrasi Problem Based Learning (PBL) dalam kurikulum merdeka. Penelitian ini menggunakan desain Quasi experimental dengan XI 2 SMAN 1 Tahunan jepara untuk kelas eksperimen dan XI 3 SMAN 1 Tahunan jepara sebagai kelas kontrol. Untuk kelas XI 2 diberi perlakuan pembelajaran berdiferensiasi terintegrasi PBL dan pada kelas XI 3 diberi perlakuan hanya menggunakan model PBL. Pemetaan kebutuhan belajar siswa dibagi menjadi 3 yaitu gaya belajar, minat, dan kesiapan belajar. Hasil analisis N-Gain diperoleh persentase 60,01%. Pada kelompok belajar 'perlu bimbingan' nilai persentase N-Gain sebesar 67,21% kategori cukup efektif, pada kelompok belajar 'cukup mahir' persentase N-gain sebesar 76,82% dengan kategori efektif dan kelompok belajar 'mahir' berada pada kategori cukup efektif dengan persentase 63,10%. Kelompok belajar cukup mahir memiliki peningkatan kemampuan berpikir kritis paling baik. Kemampuan berpikir kritis yang diukur menggunakan instrumen tes lebih baik dari instrumen non-tes. semakin sering siswa menerapkan gaya belajar uang dimilikinya maka semakin baik pula kemampuan berpikir kritis yang dimiliki. 
Pengaruh Penerapan PBL Bervisi SETS dengan Kerangka Kerja Paul-Elder Berbantuan Video Pembelajaran dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Ina Anggreani; Harjito, Harjito; Sumarni, Woro; Nurhayati, Sri
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol. 19 No. 1 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/6c4j4520

Abstract

Pendidikan abad ke-21 mencerminkan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang dan dinamis, didorong oleh kemajuan teknologi, perubahan ekonomi, dan tuntutan kemampuan baru yang diperlukan untuk berhasil di era ini. Penelitian ditujukan untuk dapat menyelidiki pengaruh dan besarnya pengaruh penerapan PBL bervisi SETS dengan kerangka kerja Paul-Elder berbantuan video pembelajaran terhadap peningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Metode penelitian yang diterapkan yakni eksperimen dengan desain penelitian nonequivalent pretest-posttest control group design. Kelompok yang melakukan eksperimen dan kelompok kontrol merupakan dua kelompok yang mengikuti penelitian. Kelompok eksperimen menerima pembelajaran melalui penerapan Problem Based Learning (PBL) Bervisi SETS dengan kerangka kerja paul-elder yang dilengkapi oleh video pembelajaran. Sedangkan untuk kelompok kontrol hanya diberikan perlakuan PBL. Instrumen penelitian melibatkan soal pre-test dan soal post-test. Data penelitian ini dianalisis kemudian diambil sebuah kesimpulan. Temuan dari penelitian menunjukkan adanya perbedaan antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Hasil analisis hipotesis menunjukkan bahwa penerapan PBL bervisi SETS dengan kerangka kerja Paul-Elder yang didukung oleh video memiliki pengaruh positif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dengan tingkat pengaruh sebesar 15%. Sebaliknya, sebanyak 85% dari faktor-faktor lain juga turut memengaruhi hasil tersebut
Pengaruh Kualitas Pembelajaran Kimia dan Keterlibatan Siswa terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Kurikulum Merdeka Setyaningrum, Rizka Indriani; Harjono, Harjono; Nurhayati, Sri
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol. 19 No. 1 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/c8f3nd41

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan berpikir kritis merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki generasi bangsa di abad 21. Namun, terdapat penurunan kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan berpikir kritis yang signifikan setelah pembelajaran dilakukan secara daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan berpikir kritis dengan faktor-faktor yang diduga dapat mempengaruhinya diantaranya adalah kualitas pembelajaran kimia dan keterlibatan siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Penelitian ini menggunakan sampel jenuh sebanyak 62 peserta didik kelas XI SMA Negeri 16 Semarang.. Pengumpulan data diperoleh dengan menggunakan tes, angket, dan dokumentasi dengan analisis Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM), berbantuan software SmartPLS 4.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata kualitas pembelajaran kimia siswa sebesar 79,11% dengan kategori sangat baik, keterlibatan siswa sebesar 93,15% dengan kategori sangat baik, kemampuan pemecahan masalah sebesar 84,07% dengan kategori sangat baik, dan kemampuan berpikir kritis 63,57% dengan kategori baik. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa : (1) keterlibatan siswa berkorelasi positif dan signfikan terhadap kemampuan pemecahan masalah (Tstatistik: 1,991, p-values 0,047), (2) kualitas pembelajaran kimia tidak berkorelasi positif dan tidak signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis (Tstatistik : 0,508, p-values : 0,614), (3) kualitas pembelajaran kimia berkorelasi positif dan signifikan terhadap keterlibatan siswa (Tstatistik : 12,891, p-values : 0,000), (4) kualitas pembelajaran kimia berkorelasi positif dan signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah (Tstatistik : 2,656, p-values : 0,008), (5) keterlibatan siswa tidak berkorelasi positif dan tidak signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis (Tstatistik : 1,278, p-values : 0,202), (6) kemampuan berpikir kritis berkorelasi positif dan signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah (Tstatistik : 19,648, p-values : 0,000), (7) kemampuan berpikir kritis tidak memediasi pengaruh secara positif dan signifikan antara kualitas pembelajaran kimia terhadap kemampuan pemecahan masalah (Tsatistik : 1,204, p-values : 0,229), (8) kemampuan berpikir kritis tidak memediasi pengaruh secara positif dan signifikan antara keterlibatan siswa terhadap kemampuan pemecahan masalah (Tsatistik : 1,249, p-values : 0,212). Sekolah dan pendidik diharapkan memperhatikan strategi pembelajaran untuk meningkatkan dan mengoptimalkan kemampuan berpikir kritis siswa. Perlu ditambahkan  lembar observasi untuk mendukung latar belakang permasalahan dan perlunya wawancara untuk mendukung angket keterlibatan siswa serta lembar observasi kinerja guru untuk mendukung angket kualitas pembelajaran kimia.
Implementasi Well-Structured dan Ill-Structured Problem untuk Analisis Keterampilan Berpikir Kritis dan Kolaboratif Peserta Didik Yohananingtyas, Nataliena; Harjito
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol. 18 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/n15xy367

Abstract

Keterampilan 4C perlu untuk dikembangkan pada pendidikan abad ke-21 ini, khususnya keterampilan berpikir kritis dan kolaboratif. Pembelajaran Collaborative Problem Solving menjadi model pembelajaran yang diterapkan dengan menyisipkan permasalahan untuk dapat diselesaikan oleh peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan well-structured dan ill-structured problem  pada pembelajaran collaborative problem solving untuk menganalisis keterampilan berpikir kritis dan kolaboratif peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dan desain penelitian menggunakan group comparison design. Penelitian bertempat di SMA Negeri 6 Semarang, dengan sampel pada setiap kelas sebanyak 36 peserta didik pada XI MIPA 7 dan XI MIPA 8. Instrumen penelitian yang digunakan instrumen tes pengetahuan dan lembar pengamatan yang telah divalidasi oleh ahli. Data penelitian yang diperoleh dianalasis dengan menggunakan Mann-Whitney untuk mengetahui pengaruh pembelajaran. Hasil uji hipotesis yang dilakukan menunjukkan bahwa nilai signifikansi keterampilan berpikir kritis sebesar 0,264 lebih besar dari 0,05. Sedangkan pada keterampilan kolaboratif sebesar 0,537 lebih besar dari 0,05,  dengan begitu hasil analsis Mann-Whitney menunjukkan penggunaan well-structured dan ill-structured problem pada pembelajaran collaborative problem solving tidak memiliki pengaruh pada peserta didik.
A Validity and Effectiveness PBL-Based Dilemma Story E-Module Colloid Topic to Improve Critical Thinking Ability Rima, Rima Yanti; Almubarak; Iriani, Rilia
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol. 18 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/mbs7e444

Abstract

The ability to think critically is one of the competencies needed in 21st-century education. In addition to the role of teachers in improving critical thinking skills, of course, the teaching materials used must also support in improving the critical thinking skills of students. This research is an R&D research with the development model used as a 4D model consisting of 4 phases 1) define, 2 ) design, 3) development, and 4) disseminate. Development in the form of teaching materials for PBL-based dilemma story e-modules on colloidal materials aims to produce valid, practical, and effective learning materials. The results showed that the developed e-modules met the feasible criteria with valid, practical, and effective indicators. The conclusion is that the teaching material for the PBL-based dilemma story e-module is a means for teachers and especially students to improve critical thinking skills.
Korelasi Minat Belajar, Motivasi Berprestasi, dan Kualitas Pembelajaran terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Laju Reaksi Rihmahwati, Melly; Harjono, Harjono; Susilogati Sumarti, Sri; Tri Prasetya, Agung
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol. 18 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/1864px56

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi minat belajar, motivasi berprestasi, dan kualitas pembelajaran terhadap kemampuan berpikir kritis. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode survei. Sampel sebanyak 97 siswa SMAN 1 Banyumas. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, tes, lembar observasi, dan lembar penilaian diri dengan teknik analisis PLS-SEM. Hasil analisis menunjukkan bahwa minat belajar, motivasi berprestasi, kualitas pembelajaran, dan kemampuan berpikir kritis termasuk dalam kategori tinggi dengan rata-rata persentase berturut-turut 74,89; 80,31; 79,53; dan 67,08%. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa: 1) minat belajar dan kualitas pembelajaran tidak berkorelasi signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis, 2) motivasi berprestasi berkorelasi signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis, 3) minat belajar dan motivasi berprestasi berkorelasi signifikan terhadap kualitas pembelajaran, 4) kualitas pembelajaran tidak memediasi korelasi minat belajar dan motivasi berprestasi terhadap kemampuan berpikir kritis, 5) minat belajar berkorelasi signifikan terhadap motivasi berprestasi, dan 6) motivasi berprestasi memediasi korelasi minat belajar terhadap kualitas pembelajaran dan kemampuan berpikir kritis.
Development of Hypercontent Module Based on Multiple Representation on Basic Law of Chemistry Material Mar'atus Solikhah
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol. 18 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/8sjp4r43

Abstract

Education in this digital era allows students to learn anytime and anywhere by accessing the internet, so technological advances demand changes in the role of teachers as managers of learning resources, not as learning resources. The lack of understanding of the concept of students on the material of the basic laws of chemistry, which is abstract, is one of the problems in learning chemistry. The development of hyper-content modules based on multiple representations of basic chemical law material is carried out to overcome the shortage of teaching materials. The research and Development (R&D) technique of the 4-D model was used to conduct research at SMAN 5 Semarang, which was undertaken only until the development stage. Data collection techniques were in the form of interviews and distributing questionnaire instruments for feasibility and practicality tests. The data from the media expert feasibility test was 89%, the material expert feasibility test was 90%, the practicality test by two chemistry teachers was 96%, and the practicality response by students was 81%. The data shows that this research is categorized as feasible and practical.

Page 1 of 2 | Total Record : 20