cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
jurnal@indopublishing.or.id
Editorial Address
Jln. Malahayati KM. 9 No. 14 Desa Kajhu Kabupaten Aceh Besar, Indonesia 23373
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Indo Publishing
ISSN : 30898145     EISSN : 30901294     DOI : https://doi.org/10.63822/aksikita
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, ekonomi, agama, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 507 Documents
Digitalisasi Pemasaran dan Pencatatan Keuangan sebagai Strategi Penguatan Daya Saing UMKM Uniadenk Lionie Ayu Anindhita; Resti Yunita Zyakaria; Leoni Yunita Rahman; Happy Mutiara Rahmawati; Jihan Malika As’syifa; Nayla Aura Cantika; Earlyanda Tiara Syavilla; Tri Siwi i Agustina
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/xbp71c93

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, khususnya pada subsektor kerajinan tangan yang memiliki nilai strategis karena mencerminkan keaslian budaya lokal sekaligus diminati di pasar domestik maupun oleh wisatawan internasional. Penelitian ini membahas hasil pendampingan terhadap Uniadenk, UMKM yang bergerak di bidang produksi tas, dompet, dan gantungan kunci handmade berbahan kanvas, kulit dan campuran batik khas nusantara. Meskipun memiliki potensi pasar yang besar, Uniadenk masih menghadapi kendala pada aspek pemasaran dan pengelolaan keuangan yang belum tersusun secara sistematis. Pendampingan dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi langsung dan wawancara dengan pemilik usaha untuk mengidentifikasi permasalahan dan merumuskan solusi yang aplikatif, meliputi pemotretan ulang foto produk, pembuatan Linktree dan katalog WhatsApp Business, pemberian rekomendasi pengembangan model produk sesuai tren pasar yang terangkum pada satu tautan Google Drive, serta penyusunan template pencatatan keuangan berbasis spreadsheet. Hasil pendampingan selama tiga bulan menunjukkan peningkatan kualitas branding produk, kemudahan akses informasi usaha bagi konsumen, serta pengelolaan keuangan yang lebih terstruktur. Dari sini, Uniadenk diharapkan dapat terus mengembangkan pemasaran digital dan konsisten terhadap pencatatan keuangan agar siap bersaing di pasar kerajinan lokal maupun global.  
Peningkatan Literasi dan Kesadaran Etika Penggunaan Artificial Intelligence untuk Memperkuat Integritas Akademik Siswa Ashri Putri Rahadi; Uruqul Nadhif Dzakiy; Faqih Ahmad Muzakky
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/j436w516

Abstract

Kehadiran Generative Artificial Intelligence (AI) seperti ChatGPT telah mengubah lanskap pendidikan secara drastis, menawarkan efisiensi tinggi namun sekaligus membawa risiko etika yang serius. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan kesadaran etika penggunaan AI pada siswa di Darul Hikam Integrated School, Bandung. Masalah utama yang diidentifikasi adalah potensi penggunaan AI sebagai "jalan pintas" yang merusak proses berpikir kritis dan integritas akademik. Kegiatan yang dilaksanakan pada 10 Juni 2026 ini melibatkan lebih dari 50 siswa SMP dan SMA. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan active learning melalui pemaparan materi interaktif dan diskusi kelompok berbasis studi kasus etika. Materi edukasi disusun berdasarkan prinsip-prinsip global dari UNESCO dan OECD serta literatur terkini mengenai penggunaan LLM dalam pendidikan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu mengidentifikasi batasan etis penggunaan AI, memahami pentingnya verifikasi informasi untuk menghindari "halusinasi" AI, serta berkomitmen menjaga integritas akademik dengan memposisikan AI sebagai asisten kognitif, bukan pengganti otoritas berpikir manusia.
Peningkatan Kesiapan Generasi Z melalui Pelatihan Dasar Teknologi dan Penerapan Artificial Intelligence Vivine Nurcahyawati
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/sb8t2j98

Abstract

Pesatnya perkembangan Artificial Intelligence dan transformasi digital menuntut peningkatan literasi digital siswa sebagai bekal menghadapi tantangan pendidikan dan dunia kerja abad ke-21. Namun, sebagian besar siswa sekolah menengah masih memanfaatkan teknologi sebatas untuk aktivitas sehari-hari dan belum memahami potensi AI sebagai pendukung pembelajaran maupun pengembangan karier. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai penerapan AI, Big Data, sistem informasi, dan bisnis digital melalui pelatihan berbasis praktik. Kebaruan kegiatan terletak pada integrasi berbagai topik teknologi digital dalam satu program pelatihan yang disampaikan menggunakan pendekatan Direct Instruction melalui ceramah interaktif, demonstrasi, diskusi, studi kasus, dan praktik langsung menggunakan perangkat peserta. Kegiatan dilaksanakan pada Oktober 2025 dengan melibatkan 60 siswa kelas XII SMA Negeri 1 Gedangan Sidoarjo. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test, post-test, dan kuesioner kepuasan peserta. Hasil menunjukkan rata-rata nilai peserta meningkat dari 65,12 menjadi 85,04, atau mengalami peningkatan sebesar 30,59% setelah mengikuti pelatihan. Hasil evaluasi kuesioner juga menunjukkan tingkat kepuasan yang sangat baik dengan rata-rata skor 3,82 dari skala 4, di mana 71,8% peserta menyatakan sangat setuju dan 25,6% menyatakan setuju terhadap manfaat kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan efektif dalam meningkatkan literasi digital sekaligus memperluas wawasan siswa mengenai pemanfaatan AI sebagai kompetensi penting di era transformasi digital.
Perencanaan Analisis Efektivitas Program Manajemen Inovasi PT Pupuk Sriwidjaja Palembang Dewa Rizki Rahmat Julianto; Suyanto Suyanto
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/7c99r043

Abstract

Penelitian ini menyajikan perencanaan analisis efektivitas Program Manajemen Inovasi di PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PT Pusri), sebuah perusahaan BUMN di sektor pupuk. Departemen Manajemen Inovasi menjalankan berbagai program seperti sosialisasi inovasi, seleksi, inkubasi, asesmen kinerja, pengembangan SDM, dan pemberian apresiasi. Namun, belum tersedia evaluasi sistematis berbasis data dari sisi penerima manfaat (karyawan). Populasi penelitian adalah karyawan yang menerima manfaat program Manajemen Inovasi PT Pusri, dengan penentuan responden menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini merancang instrumen evaluasi berupa kuesioner Likert 1–5 dengan 11 atribut program, prosedur pengumpulan data tujuh tahap, dan rancangan analisis menggunakan tiga metode terintegrasi: Importance Performance Analysis (IPA) untuk pemetaan kuadran prioritas, Gap Analysis untuk pengukuran kesenjangan kuantitatif, dan Customer Satisfaction Index (CSI) untuk menghasilkan indeks kepuasan agregat. Simulasi menggunakan 22 data tiruan menghasilkan: atribut Seleksi Inovasi (A3) berada pada Kuadran I sebagai prioritas utama perbaikan dengan gap terbesar (−1,18), empat atribut (A1, A7, A9, A10) berada pada Kuadran II, serta nilai CSI sebesar 71% berkategori Baik. Ketiga metode menunjukkan konsistensi temuan. Pengumpulan data riil direncanakan dilaksanakan pascamasa magang, sehingga rancangan ini siap diterapkan pada data riil untuk menghasilkan rekomendasi perbaikan program yang kredibel.
Pemberdayaan UMKM Coffee Stall dan Keripik Peyek Melalui Ragam Strategi Model Komunikasi Pembangunan Achmad Fadli Firmansyah; Ferdiansyah Ferdiansyah; Febrian Faris; Lucky Darmawan; Andra Ary Kristanto; Moch. Dey Prayogo
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/xdmt9213

Abstract

UMKM Coffee Stall dan Keripik Peyek merupakan usaha mikro rumahan yang jauh dari jangkauan pasar, dan literasi digital dalam memasarkan produknya. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan ragam strategi model komunikasi pembangunan dalam pemberdayaan kedua UMKM tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, dokumentasi, dan wawancara dengan pelaku usaha Coffee Stall dan Keripik Peyek di Sidoarjo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan UMKM berjalan melalui kombinasi model komunikasi linear seperti menu cetak di banner, model komunikasi konvergen melalui pendampingan mahasiswa dan dialog langsung dengan pelanggan, serta model komunikasi termediasi teknologi melalui kode QR pembayaran digital dan promosi media sosial. Kesimpulannya, pemberdayaan UMKM tidak cukup hanya bertumpu pada bantuan modal, tetapi memerlukan pendekatan komunikasi partisipatif yang melibatkan pelaku usaha sebagai subjek aktif perubahan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan literasi digital dan pendampingan komunikasi berkelanjutan bagi pelaku UMKM mikro.
Pengembangan Kapasitas Usaha Melalui Pelatihan Digital Marketing dan Branding dalam Meningkatkan Daya Saing UMKM di Kabupaten Cilacap Mutia Pamikatsih; Hakim Hakim; Muhamad Rijal Pamungkas; Hanum Fadilah Ismet
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/k6jd9z50

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian daerah, namun masih menghadapi berbagai kendala dalam meningkatkan daya saing usaha, terutama pada aspek pemasaran digital dan branding produk. Sebagian besar pelaku UMKM di Kabupaten Cilacap masih mengandalkan pemasaran konvensional, belum memanfaatkan media digital secara optimal, serta memiliki keterbatasan dalam membangun identitas merek yang kuat. Kondisi tersebut menyebabkan jangkauan pasar menjadi terbatas dan produk kurang mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas usaha pelaku UMKM melalui pelatihan digital marketing dan branding guna meningkatkan daya saing usaha. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi identifikasi kebutuhan mitra, sosialisasi program, pelatihan digital marketing, pelatihan branding, pendampingan implementasi, serta monitoring dan evaluasi. Materi pelatihan mencakup pengelolaan media sosial bisnis, pembuatan konten digital, fotografi produk, pemanfaatan marketplace, penyusunan identitas merek, desain logo, dan pengembangan kemasan produk. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif dengan pendekatan praktik langsung dan pendampingan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas pelaku UMKM dalam bidang pemasaran digital dan branding. Sebanyak 85% peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai digital marketing dan branding, 80% peserta mampu mengelola akun media sosial bisnis secara mandiri, 75% peserta berhasil membuat konten promosi digital yang lebih menarik, dan 70% peserta melakukan perbaikan terhadap logo, label, atau kemasan produk. Selain itu, seluruh peserta menunjukkan peningkatan motivasi untuk memanfaatkan teknologi digital dalam pengembangan usaha. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan kompetensi pelaku UMKM dalam pemasaran digital dan branding sehingga dapat mendukung peningkatan daya saing usaha di Kabupaten Cilacap.
Pelatihan Pemanfatan QRIS Bagi UMKM Untuk Meningkatkan Efisiensi Transaksi di Samarinda Kayla Aurelya Rizal Putri; Nur Awwaliyah Sabrina Putri; Ferlita Fauziah Mustika Riyanto; Rafa Julia Larasati; Annisa Maylinda Sari Panjaitan; Alexander Sampeliling
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/zt9g5625

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan dalam sistem pembayaran masyarakat, termasuk pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satu inovasi yang mendukung transformasi tersebut adalah QR Code Indonesian Standard (QRIS) yang dikembangkan oleh Bank Indonesia sebagai standar pembayaran digital nasional. Namun, masih terdapat pelaku UMKM yang belum memanfaatkan QRIS secara optimal karena keterbatasan pengetahuan dan pemahaman mengenai sistem pembayaran digital. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan QRIS sebagai metode pembayaran yang lebih modern dan efisien. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada Warung Sembako Kiano yang berlokasi di Komplek Asrama Kodim, Jalan Imam Bonjol, Samarinda. Metode yang digunakan meliputi observasi, sosialisasi, pelatihan penggunaan QRIS, pendampingan, dan evaluasi. Tahapan tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi usaha, memberikan pemahaman mengenai manfaat QRIS, serta membantu mitra menerapkan sistem pembayaran digital dalam kegiatan operasional sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemilik usaha mampu memahami dan menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran non tunai. Penerapan QRIS membantu mempercepat proses transaksi, meningkatkan kenyamanan pelanggan, serta mendukung efisiensi operasional usaha. Dengan demikian, penggunaan QRIS dapat menjadi salah satu solusi dalam mendukung transformasi digital UMKM dan meningkatkan kualitas layanan usaha di era digital.
Implementasi Komunikasi Budaya melalui Campaign Wastra Culture dalam Meningkatkan Kebanggaan Generasi Muda terhadap Wastra Indonesia Ayang Fitrianti; Rizma Nir Alam; Karina Nayla Arif; Ragil Indra S; Stevanus Geoffrey Y.W; Daniel Prasetya; Vanisya Sindiyana
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/qq6rt455

Abstract

Perkembangan tren fashion global dan budaya populer telah memengaruhi cara pandang generasi muda terhadap budaya lokal, termasuk batik dan tenun sebagai bagian dari wastra Indonesia. Batik masih sering dipersepsikan sebagai pakaian formal yang kurang sesuai dengan gaya hidup modern sehingga minat generasi muda terhadap penggunaannya cenderung menurun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi komunikasi budaya melalui Campaign Wastra Culture dalam meningkatkan kesadaran dan kebanggaan generasi muda terhadap wastra Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus pada Campaign Wastra Culture yang dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Semarang. Data diperoleh melalui observasi kegiatan, dokumentasi, analisis media sosial Instagram dan TikTok, serta evaluasi aktivitas kampanye yang dilakukan di Car Free Day Simpang Lima Semarang, Kota Lama Semarang, Grand Maerakaca, dan Dies Natalis ke-39 Universitas Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan komunikasi budaya yang dikombinasikan dengan media sosial, aktivitas ruang publik, dan kolaborasi bersama UMKM Ratimaya mampu meningkatkan perhatian, ketertarikan, pencarian informasi, partisipasi, serta penyebaran pesan budaya di kalangan generasi muda. Campaign Wastra Culture berhasil menjadikan batik sebagai simbol budaya yang relevan dengan gaya hidup modern tanpa menghilangkan nilai filosofis yang terkandung di dalamnya.
Business Innovation as the Key to Sustainability and Competitiveness at the PT Yamaha Music Manufacturing Asia Cooperative Santi Rimadias
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/rcfxh811

Abstract

Cooperatives face various challenges in maintaining sustainability and competitiveness due to technological developments, changing member needs, and increasing business competition. These conditions require cooperatives to be able to develop business innovation as a strategy to improve service quality and added value for members. This community service activity was packaged in the form of training, aimed at increasing the understanding of the management and members of the PT Yamaha Music Manufacturing Asia Cooperative regarding the concept of business innovation and encouraging their ability to identify and design innovations that suit the needs of the cooperative. The activity was carried out on November 15, 2025, through a participatory approach that combined lectures, interactive discussions, case studies, group simulations, reflections, and question-and-answer sessions. Evaluation was carried out through observations of participant participation, discussion results, and innovation ideas generated during the activity. The results of the community service showed an increase in participants' understanding of the concept of business innovation, the difference between invention and innovation, and various forms of innovation that can be applied to cooperatives. Participants were also able to identify factors that drive and hinder innovation and formulate various realistic innovative ideas, such as digitizing member services, developing cooperative products, and utilizing social media as a marketing tool. This activity had a positive impact on increasing knowledge, changing attitudes that are more open to innovation, and the ability of participants to develop alternative solutions for cooperative development. Therefore, business innovation training needs to be continued through mentoring programs so that the innovative ideas that have been formulated can be implemented sustainably.
Edukasi Pencatatan Transaksi dan Penyusunan Laporan Keuangan Sederhana Berbasis Aplikasi Digital pada UMKM Kue Gipang Tiga Bunda Fajri Nusa Bakti; Watini Watini; Ahmad Fauzi Ridwan; Fahru Rizki; Oktafiani Oktafiani; Mita Amelia; Siti Munifah Nazwa; Salwa Rasyidah; Nuria Syiqna Haq; Arfan Bakhtiar; Diva Riski Arifah
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/vv2p1m42

Abstract

UMKM berkontribusi besar untuk perekonomian indonesia.Selain menciptakan lapangan kerja, UMKM juga berperan sebagai penyangga ekonomi indonesia, terutama di masa krisis. Ada beberapa kendala dalam pengelolaan keuangan mitra yaitu, tidak pernah menyusun laporan keuangan dasar, seperti laporan laba rugi dan neraca dan masih kesulitan mengakses permodalan dari lembaga keuangan karena mereka tidak memiliki dokumen keuangan . Tujuan program ini yaitu memberikan pemahaman mitra tentang pencatatan transaksi keuangan dan melatih mitra menggunakan aplikasi MyBisnis. Dengan pencatatan transaksi yang baik akan mempengaruhi pengambilan keputusan yang tepat. Dalam upaya pengabdian ini, mitra diberikan pelatihan tentang cara membuat laporan keuangan sederhana menggunakan aplikasi MyBisnis, hal ini dilakukan untuk membatu mereka mengelola keuangan usaha mereka secara mandiri dan keberlanjutan. Melalui pelatihan ini mitra mampu mencatat transaksi dan membuat laporan keuangan sederhana. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman UMKM Kue Gipang Tiga Bunda dalam mengelola keuangan berbasis digital. UMKM diharapkan konsisten melakukan pencatatan keuangan agar usaha dapat berkembang dengan lebih baik.