cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 845 Documents
HUBUNGAN KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI ANGGOTA KOPERASI DENGAN PELAKSANAAN PRINSIP-PRINSIP KOPERASI (Studi Kasus : KSU Cahaya Baru, Kec.Medan Amplas, Kota Medan) Ria Mustika Sari; Menenth Ginting; Lily Fauzia
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 6 (2013): Vol 2 No. 6 Juni 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.693 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan koperasi, karakteristik sosial ekonomi anggota koperasi (umur, tingkat pendidikan, masa keanggotaan dan jumlah tanggungan), pelaksanaan prinsip-prinsip koperasi dan  hubungan karakteristik sosial ekonomi anggota koperasi dengan pelaksanaan prinsip-prinsip koperasi. Metode penentuan subjek penelitian ditentukan secara sensus dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 26 orang. Metode analisis data yang digunakan yaitu secara deskriptif dan analisis korelasi Rank Spearman dengan bantuan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KSU Cahaya Baru merupakan koperasi yang berkembang dilihat dari peningkatan jumlah anggota tahun 2009-2012 yaitu dari 14 orang menjadi 26 orang, bertambah 12 orang atau meningkat sebesar 88%, namun apabila dilihat dari perkembangan jenis usaha yang dilakukan pada tahun 2009-2012 KSU Cahaya Baru mengalami kemunduran, dari usaha produsen bakso, pembuatan sabun dan jasa leveransir hanya tinggal jasa leveransir saja yang masih tetap dilakukan. Karakteristik sosial ekonomi anggota koperasi berbeda-beda, umur anggota sebagian besar berada pada usia produktif dengan rata-rata 41 tahun dari rentang 23-67 tahun, tingkat pendidikan anggota rata-rata adalah 10 tahun (tamatan SMP) dari rentang 6-15 tahun (SD-D3), masa keanggotan rata-rata adalah 3 tahun dari rentang 1-4 tahun, jumlah tanggungan rata-rata adalah 3 orang dari rentang 0-6 orang. Pelaksanaan prinsip-prinsip koperasi memiliki kriteria cukup baik (50,17%). Tidak terdapat hubungan yang nyata antara umur, tingkat pendidikan, masa keanggotaan dan jumlah tanggungan anggota koperasi dengan pelaksanaan prinsip-prinsip koperasi. Kata Kunci: Koperasi, Prinsip-Prinsip Koperasi, Karakteristik Sosial Ekonomi
ANALISIS TINGKAT PENDAPATAN, POLA KONSUMSI DAN TINGKAT PENERIMAAN PETANI PADI SAWAH VARIETAS LOKAL DITINJAU DARI GARIS KEMISKINAN (Studi kasus : Desa Tangga Batu II, Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba Samosir) Xaverius Ginting; M. Jufri, Salimah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 6 (2013): Vol 2 No. 6 Juni 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.254 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian dilakukan untuk mengetahui apa saja komponen biaya usahatani padi sawah varietas lokal, mengetahui nilai penerimaan dan pendapatan petani dari usahatani padi sawah varietas lokal, mengetahui pola konsumsi keluarga petani padi sawah varietas lokal, mengetahui total pendapatan keluarga petani padi sawah varietas lokal ditinjau dari garis kemiskinan. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive dan metode pengambilan sampel adalah simple random sampling atas dasar luas lahan yang diusahakan pada lahan sawah yang dimiliki oleh 30 KK. Data dianalisis dengan menggunakan analisis total pendapatan dan analisis total pendapatan keluarga. Hasil penelitian pertama menunjukkan komponen biaya usahatani adalah adalah biaya tetap dan biaya variabel. Rata-rata biaya tetap per petani yang terdiri dari Pajak Bumi dan Bangunan sebesar Rp 13.266,67 , sewa lahan sebesar Rp 2.303.836,67, pengangkutan Rp. 152.200, dan penyusutan peralatan      Rp 397.523,33,dan rata-rata biaya variabel per petani yang terdiri dari bibit yaitu sebesar Rp 240.066,66, pupuk yaitu sebesar Rp 556.166,66, obat-obatan sebesar     Rp 62.900, dan tenaga kerja sebesar Rp 2.236.000.,  kedua penerimaan rata-rata petani adalah Rp 10.089.533,33 /tahun/KK, pendapatan rata-rata petani adalah        Rp 4.127.573,33 /tahun/KK, ketiga rata-rata total pendapatan keluarga petani adalah Rp 16.727.573,33 /tahun/KK. Dari rata-rata total pendapatan tersebut, maka didapat distribusi petani responden berdasarkan garis kemiskinan Sajogyo 1988 adalah Miskin Sekali sejumlah 4 KK, Miskin sejumlah 9 KK , Nyaris Miskin sejumlah 9 KK Tidak Miskin (Kecukupan) sejumlah 8 KK. Keempat pengeluaran konsumsi untuk pangan rata-rata Rp 10.266.533 /tahun/KK. Kata Kunci : tingkat pendapatan,pola konsumsi dan kemiskinan.  
SIKAP DAN PERILAKU NELAYAN TERHADAP KINERJA HIMPUNAN NELAYAN SELURUH INDONESIA (HNSI) (Kasus: Desa Bagan Serdang Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang) Yusak Maryunianta; Luhut Sihombing, Asni
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 6 (2013): Vol 2 No. 6 Juni 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.596 KB)

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kinerja Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Deli Serdang dari penilaian oleh pengurus HNSI dan dari penilaian oleh nelayan. Yang kedua, untuk menganalisis  perbedaan antara penilaian oleh pengurus HNSI dan dari penilaian oleh nelayan terhadap kinerja HNSI Deli Serdang. Yang ketiga, untuk menganalisis sikap nelayan terhadap kinerja HNSI Deli Serdang. Yang keempat, untuk menganalisis hubungan karakteristik sosial ekonomi nelayan (umur, pendidikan, pengalaman melaut, jumlah tanggungan keluarga dan tingkat pendapatan) dengan sikap nelayan terhadap kinerja HNSI Deli Serdang. Yang kelima, untuk menganalisis perilaku nelayan terhadap kinerja HNSI Deli Serdang. Yang keenam, untuk menganalisis hubungan karakteristik sosial ekonomi nelayan (umur, pendidikan, pengalaman melaut, jumlah tanggungan keluarga dan tingkat pendapatan) dengan perilaku nelayan terhadap kinerja HNSI Deli Serdang. Metode dalam penarikan sampel menggunakan Simple Random Sampling, yaitu sampel diambil secara acak sebanyak 37 sampel dari populasi nelayan sebesar 213 orang dengan menggunakan Metode Slovin dalam penentuan jumlah sampel. Daerah penelitian ditentukan secara sengaja (purposive) berdasarkan pertimbangan tertentu. Metode analisis yang digunakan adalah Metode CIPP (context, input, process, product), Uji t 2 Sampel tidak Berpasangan, Skala Likert, Skala Diferensi Semantik, dan Korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan kinerja HNSI Deli Serdang dari penilaian oleh pengurus HNSI berjalan baik dan dari penilaian oleh nelayan berjalan tidak baik. Terdapat perbedaan antara penilaian kinerja HNSI Deli Serdang oleh pengurus HNSI dengan penilaian kinerja HNSI Deli Serdang oleh nelayan. Sikap nelayan terhadap kinerja HNSI adalah negatif. Diantara karakteristik sosial ekonomi nelayan (umur, tingkat pendidikan, pengalaman melaut, jumlah tanggungan keluarga, dan tingkat pendapatan), hanya karakterisitk tingkat pendapatan nelayan yang berhubungan dengan sikap nelayan terhadap kinerja HNSI. Perilaku nelayan terhadap kinerja HNSI adalah tidak mendukung. Diantara karakteristik sosial ekonomi nelayan (umur, tingkat pendidikan, pengalaman melaut, jumlah tanggungan keluarga, dan tingkat pendapatan), tidak ada yang berhubungan dengan perilaku nelayan terhadap kinerja HNSI. Kata kunci : Kinerja, sikap nelayan, perilaku nelayan, karaketristik nelayan.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERSEDIAAN DAN KONSUMSI PANGAN STRATEGIS DI SUMATERA UTARA Lisa Lestari; Satia Negara Lubis; M. Jufri
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 6 (2013): Vol 2 No. 6 Juni 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.381 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi ketersediaan dan konsumsi pangan strategis (beras dan cabai) di Sumatera Utara. Daerah penelitian ditentukan secara purposive (sengaja). Metode penelitian yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan data tahunan periode 2001-2010. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan beras dipengaruhi oleh stok beras, produksi beras, impor beras dan ekspor beras di Sumatera Utara. Ketersediaan cabai dipengaruhi oleh stok cabai, produksi cabai, impor cabai dan ekspor cabai di Sumatera Utara. Konsumsi beras dipengaruhi oleh jumlah penduduk, harga beras dan PDRB di Sumatera Utara. Konsumsi cabai dipengaruhi oleh jumlah penduduk, harga cabai dan PDRB di Sumatera Utara. Kata Kunci : Ketersediaaan pangan (beras dan cabai), konsumsi pangan (beras dan cabai), dan pangan strategis.
ANALISIS TIME SERIES PRODUKSI DAN KONSUMSI PANGAN UBI KAYU DAN UBI JALAR DI SUMATERA UTARA Mimi Heri Karni; Satia Negara Lubis; Sri Fajar Ayu
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 6 (2013): Vol 2 No. 6 Juni 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.177 KB)

Abstract

ABSTRAK Pangan merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup setiap orang. Untuk dapat mempertahankan ketahanan pangan, pemerintah melakukan diversifikasi pangan dengan mengkonsumsi umbi-umbian yaitu ubi kayu dan ubi jalar. Penelitian bertujuan untuk menganalisis produksi dan konsumsi pangan ubi kayu dan ubi jalar di Sumatera Utara. Data yang digunakan adalah data sekunder. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode least square dengan trend yang linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 1996-2010 produksi serta produktivitas pangan ubi kayu dan ubi jalar mengalami keadaan yang fluktuatif namun mengarah kepada peningkatan yang dipengaruhi oleh luas panen. Konsumsi ubi kayu dan ubi  jalar disepanjang tahun tersebut juga mengalami keadaan fluktuatif karena dipengaruhi oleh jumlah penduduk dan konsumsi terhadap bahan pangan lain. Hasil peramalan untuk tahun 2015-2025 produksi dan konsumsi pangan ubi kayu mengalami trend yang menaik, sedangkan untuk produksi dan konsumsi pangan ubi jalar, hanya produksi ubi jalar yang mengalami trend yang menaik. Kata kunci : time series, produksi, konsumsi
HUBUNGAN ANTARA PARTISIPASI PETANI DALAM PROGRAM SEKOLAH LAPANG PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (SLPTT) DENGAN PRODUKTIVITAS DAN PENDAPATAN USAHATANI JAGUNG (Kasus: Nagori Pulo Bayu Kecamatan Hutabayuraja Kabupaten Simalungun) Maulidya Sari; Yusak Maryunianta; Sri Fajar Ayu
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 6 (2013): Vol 2 No. 6 Juni 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.378 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi petani dalam mengikuti SLPTT, tingkat produktivitas petani sebelum mengikuti SLPTT, tingkat produktivitas petani setelah mengikuti SLPTT, tingkat pendapatan petani sebelum mengikuti SLPTT, tingkat pendapatan petani setelah mengikuti SLPTT, dan mengetahui ada tidaknya hubungan SLPTT dengan pendapatan dan produktivitas petani jagung di daerah penelitian. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Metode analisis data yang digunakan adalah Metode Scoring, dan analisis Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan tingkat partisipasi petani jagung dalam program SLPTT tergolong tinggi dengan nilai yang diperoleh sebesar 27,05 dengan persentase 90,16%; tingkat produktivitas setelah mengikuti SLPTT mengalami kenaikan dari 6,47 ton/Ha menjadi 7,81 ton/Ha; tingkat pendapatan petani jagung mengalami kenaikan setelah mengikuti SLPTT dari rata-rata Rp. 7.837.120 menjadi Rp. 11.095.634; terdapat hubungan antara tingkat partisipasi petani dalam program SLPTT dengan produktivitas dan pendapatan. dimana untuk produktivitas nilai thit (33,686) > tα (1,701), maka H0 ditolak dan H1 diterima dan untuk pendapatan nilai thit (12,519) > tα (1,701), maka H0 ditolak dan H1 diterima. Kata kunci : Partisipasi, SLPTT, Produktivitas, Pendapatan
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA JUAL GABAH PETANI DI SERDANG BEDAGAI (Studi Kasus: Desa Melati II, Kecamatan Perbaungan) Theresia R. Damanik; Luhut Sihombing; Satia Negara Lubis
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 6 (2013): Vol 2 No. 6 Juni 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.34 KB)

Abstract

ABSTRAK Gabah merupakan komoditas strategis yang menentukan volume beras. Dalam perdagangan komoditas, gabah merupakan tahap yang penting dalam pengolahan padi sebelum dikonsumsi karena perdagangan padi dalam partai besar dilakukan dalam bentuk gabah. Pasar gabah sangat dipengaruhi oleh sifat produksi (panen) usaha tani padi, sifat produk gabah dan karakteristik petani. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis faktor-faktor teknis dan non teknis yang mempengaruhi harga gabah, mengetahui kecenderungan harga gabah dan upaya-upaya pemerintah memitigasi harga gabah. Data yang digunakan berasal dari data produksi dari 31 petani sampel yang ditentukan secara simple random sampling berdasarkan status kepemilikan dan luas lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor teknis dan non teknis yang mempengaruhi harga gabah adalah upah tenaga kerja, biaya benih dan kondisi cuaca, agen, waktu panen. Harga gabah cenderung fluktuatif dan meningkat. Kata Kunci:  gabah, harga gabah
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PENGGUNAAN TENAGA KERJA LUAR KELUARGA PADA USAHA TANI PADI SAWAH Farwah Inal Abdi; Hasman Hasyim; Sri Fajar Ayu
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 7 (2013): Vol 2 No. 7 Juli 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.278 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kecenderungan penggunaan tenaga kerja luar keluarga, mengetahui pengaruh karakteristik sosial ekonomi petani terhadap penggunaan tenaga kerja luar keluarga, dan mengetahui pengaruh penggunaan tenaga kerja luar keluarga terhadap produksi usahtani padi sawah. Daerah penelitian ditentukan secara sengaja (purposive) berdasarkan pertimbangan tertentu. Metode penarikan sampel dilakukan dengan Metode Simple Random Sampling, yaitu sampel diambil secara acak sejumlah 30 orang dari 1.304 jumlah populasi. Metode analisis yang digunakan adalah Analisis Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani didaerah penelititan cenderung lebih banyak menggunakan tenaga kerja luar keluarga dibandingkan dengan tenaga kerja dalam keluarga. Secara serempak variabel umur, tingkat pendidikan, lama berusahatani, luas lahan, jumlah tanggungan dan modal berpengaruh nyata terhadap variabel jumlah penggunaan tenaga kerja luar keluarga, namun secara parsial hanya variable tingkat pendidikan dan luas lahan  yang berpengaruh nyata terhadap variabel jumlah penggunaan tenaga kerja luar keluarga. Kata kunci : karakteristik, tenaga kerja luar keluarga, padi sawah
STRATEGI PENINGKATAN PRODUKSI KAKAO DI DESA KARANG REJO KEC. STABAT KAB. LANGKAT Nurchalis Farid; Lily Fauzia, Iskandarini
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 7 (2013): Vol 2 No. 7 Juli 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.6 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi peningkatan produksi Kakao di Desa Karang Rejo Kecamatan Stabat Kabupaten Langakat. Permintaan kakao di indonesia khususnya Sumatera Utara pada tahun 2012 masih tetap tinggi di tengah harga jual di pasar internasional yang tren melemah atau sekitar Rp21.000 per kilogram. Populasi di daerah penelitian sebanyak 75 KK. Metode penentuan sampel dilakukan dengan teknik Simple Random Sampling yaitu pemilihan sampel secara acak sebanyak 30 KK dikarenakan populasi yang terdapat di daerah penelitian homogen. Adapun metode analisis data yang saya gunakan adalah Analisis Regresi Linier Berganda dan Analisis SWOT serta di gunakannya Uji Asumsi Klasik. Kakao mulai menghasilkan buah ketika berumur 2 tahun. Umur  produktif dari tanaman ini adalah 2tahun sampai dengan 25 tahun. selama 5 tahun terkahir kakao mengalami tren menaik walaupun pada tahun 2010 mengalami penurunan. Hal ini disebabkan antara lain banyaknya serangan hama dan pengalihan tanaman dari bibit RCL ke bibit BCL karena bibit BCL lebih tahan terhadap hama dan penyakit tanaman yang dihadapi tanaman kakao yang diusahakan olah petani selain itu hasil panen yang lebih tinggi dari tanaman kakao jenis RCL. Untuk mengetahui hubungan antara penggunaan input terhadap produksi kakao secara serempak terhadap produksi, maka digunakan uji F. Dari hasil SPSS telah didapat bahwa Fhitung yang diperoleh sebesar 44,738 dan juga dilihat   Ftabel sebesar 2,34. Dari nilai tersebut diketahui bahwa nilai Fhitung (44,738) > Ftabel (2,34). Hal ini menunjukkan bahwa H1 diterima dan Ho dtolak yang artinya bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usahatani kakao (lahan, bibit RCL,bibit BCL, pupuk organik, pupuk non organik, pengalaman bertani, tenaga kerja) secara serempak berpengaruh nyata terhadap hasil produksi kakao diterima. Dengan demikian hipotesis 2 yang menyatakan bahwa variabel luas lahan,bibit BCL, bibit RCL, pupuk organik, pupuk non organik, biaya tenaga kerja, dan pengalaman petani berpengaruh nyata terhadap produksi kakao dapat diterima.   Kata kunci : Produksi kakao, Produktivitas, Strategi peningkatan
PARTISIPASI PETANI DALAM PENGGUNAAN AIR LIMBAH SEBAGAI AIR IRIGASI PADI SAWAH (Studi Kasus: Desa Pematang Johar Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deli Serdang) Marthin Aridona Saragih; Lily Fauzia; M. Jufri
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 7 (2013): Vol 2 No. 7 Juli 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.888 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tata cara pengaliran air limbah sebagai air irigasi sawah, mekanisme pengumpulan dan penggunaan Iuran Pelayanan Irigasi (IPAIR); tingkat partisipasi petani terhadap penggunaan air limbah sebagai air irigasi sawah. Daerah penelitian ditetapkan secara purposive dan sampel ditentukan dengan menggunakan metode simple ramdom sampling. Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan yaitu metode analisa dengan skoring dengan parameter. Dari hasil penelitian diperoleh tata cara pengaliran air limbah sebagai air irigasi padi sawah adalah dengan sistem pompanisasi; mekanisme pengumpulan dan penggunaan Iuran Pelayanan Irigasi (IPAIR) yaitu iuran wajib harus dibayar melalui pelaksana lapangan dan bendahara. Iuran wajib digunakan untuk imbalan pengurus sebesar 40%, untuk biaya perbaikan sebesar 60%; tingkat partisipasi petani dalam penggunaan air limbah sebagai air irigasi padi sawah adalah sedang. Kata Kunci: Partisipasi Petani, Air Limbah dan Air Irigasi

Page 11 of 85 | Total Record : 845


Filter by Year

2012 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2019): Vol. 10 No. 3 Maret 2019 Vol 10, No 2 (2019): Vol. 10 No. 2 Februari 2019 Vol 10, No 1 (2019): Volume 10 No. 1 Januari 2019 Vol 9, No 12 (2018): Volume 9 No.12 Desember 2018 Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018 Vol 9, No 10 (2018): Volume 9 No. 10 Oktober 2018 Vol 9, No 9 (2018): Volume 9 No. 9 September 2018 Vol 9, No 8 (2018): Volume 9 No. 8 Agustus 2018 Vol 9, No 7 (2018): Volume. 9 No. 7 Juli 2018 Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018 Vol 9, No 5 (2018): Volume 9 No. 5 Mei 2018 Vol 9, No 4 (2018): Volume 9 No. 4 April 2018 Vol 9, No 3 (2018): Volume 9 No. 3 Maret 2018 Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 No. 2 Februari 2018 Vol 9, No 1 (2018): Volume 9. No. 1 Januari 2018 Vol 8, No 6 (2017): Volume 8. No. 6 Desember 2017 Vol 8, No 5 (2017): Volume 8. No. 5 November 2017 Vol 8, No 4 (2017): Volume 8. No. 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Volume 8. No. 3 September 2017 Vol 8, No 2 (2017): Volume 8. No. 2 Agustus 2017 Vol 8, No 1 (2017): Volume 8. No. 1 Juli 2017 Vol 7, No 6 (2017): Volume 7. No. 6 Juni 2017 Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017 Vol 6, No 1 (2017): volume 6 no. 1 January 2017 Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016 Vol 5, No 11 (2016): volume 5 no. 11 November 2016 Vol 5, No 10 (2016): volume 5 no. 10 oktober 2016 Vol 5, No 9 (2016): volume 5 no. 9 september 2016 Vol 5, No 8 (2016): volume 5 no. 8 agustus 2016 Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016 Vol 5, No 6 (2016): volume 5 no. 6 juni 2016 Vol 5, No 5 (2016): volume 5 no. 5 Mei 2016 Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016 Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Januari 2016 Vol 5, No 2 (2016) Vol 4, No 12 (2015): Volume 4 No. 12 Desember 2015 Vol 4, No 11 (2015): Volume 4 No. 11 November 2015 Vol 4, No 10 (2015): Volume 4 No. 10 Oktober 2015 Vol 4, No 9 (2015): Volume 4 No. 9 September 2015 Vol 4, No 8 (2015): Volume 4 No. 8 Agustus 2015 Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015 Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015 Vol 4, No 5 (2015): Volume 4 No. 5 Mei 2015 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 No.4 April 2015 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 No.3 Maret 2015 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No. 2 Februari 2015 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015 Vol 3, No 11 (2014): Vol 3 No. 11 November 2014 Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014 Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014 Vol 3, No 8 (2014): Vol 3 No. 8 Agustus 2014 Vol 3, No 7 (2014): Vol 3 No. 7 Juli 2014 Vol 3, No 6 (2014): Vol 3 No. 6 Juni 2014 Vol 3, No 5 (2014): Vol 3 No. 5 Mei 2014 Vol 3, No 4 (2014): Vol 3 No. 4 April 2014 Vol 3, No 3 (2014): Vol 3 No. 3 Maret 2014 Vol 3, No 2 (2014): Vol 3 No. 2 Februari 2014 Vol 3, No 1 (2014): Vol 3 No. 1 Januari 2014 Vol 2, No 12 (2013): Vol 2 No. 12 Desember 2013 Vol 2, No 11 (2013): Vol 2 No 11 November 2013 Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013 Vol 2, No 9 (2013): Vol 2 No 9 September 2013 Vol 2, No 8 (2013): Vol 2 No 8 Agustus 2013 Vol 2, No 7 (2013): Vol 2 No. 7 Juli 2013 Vol 2, No 6 (2013): Vol 2 No. 6 Juni 2013 Vol 2, No 5 (2013): Vol 2 No. 5 Mei 2013 Vol 2, No 4 (2013): Vol 2 No. 4 April 2013 Vol 2, No 3 (2013): Vol 2 No. 3 Maret 2013 Vol. 2 No. 2 Februari 2013 Vol 2, No 1 (2013): JURNAL AGRIBISNIS Vol 1, No 1 (2012) More Issue