cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 845 Documents
ANALISIS TINGKAT KETIMPANGAN PENDAPATAN DAN KEMISKINAN PETANI PADI (Studi Kasus: Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang) Sri Rahayu; HM Mozart B Darus; Hasman Hasyim
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.798 KB)

Abstract

ABSTRAK Di Indonesia beras merupakan bahan makanan pokok dan secara tidak langsung dapat mempengaruhi makanan konsumsi lain. Masalah besar yang dihadapi negara sedang berkembang adalah disparitas (ketimpangan) distribusi pendapatan dan tingkat kemiskinan. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis tingkat ketimpangan pendapatan, untuk mengetahui keragaman sumber pendapatan, tingkat pendapatan dari usahatani padi sawah serta kontribusinya terhadap total pendapatan, serta untuk menganalisis tingkat kemiskinan petani padi sawah didaerah penelitian. Metode penelitian untuk penentuan daerah dilakukan dengan metode Purposive. Sedangkan untuk penarikan sampel dilakukan dengan metode Proportionate Stratified Random Sampling. Metode analisis data yaitu dengan Gini Ratio (dilengkapi dengan Kurva Lorenz), analisis pendapatan dan kriteria World Bank serta indikator tingkat kemiskinan menurut BPS (2011) dan Upah Minimum Regional (2012). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat ketimpangan petani padi sawah berdasarkan nilai Gini Ratio sebesar 0,32 berada dalam kategori rendah, dan menurut kriteria World Bank juga berada dalam kategori rendah. Sumber pendapatan petani padi sawah diluar usahatani padi sawah cukup beragam dimana pendapatan dari usahatani padi sawah memberikan kontribusi terbesar terhadap total pendapatan yaitu, sebesar 67,56%. Tingkat kemiskinan menurut kriteria BPS (2011) tidak terdapat petani padi sawah yang berada pada kategori miskin, dan petani padi sawah yang berada pada kategori miskin menurut UMR (2012) sebanyak 37,21%. Kata Kunci : Padi sawah, Gini Ratio, World Bank, Pendapatan, Ketimpangan
ANALISIS KETERKAITAN HARGA MINYAK NABATI DI PASAR INTERNASIONAL Triana Sri Indah M. Sibarani; Rahmanta Ginting; Diana Chalil
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.542 KB)

Abstract

ABSTRAK Indonesia merupakan negara produsen dan eksportir minyak sawit terbesar di pasar internasional. Minyak sawit merupakan salah satu minyak nabati utama disamping minyak kedelai, minyak kanola dan minyak bunga matahari. Perkembangan harga minyak nabati tersebut cukup fluktuatif dan dapat saling mempengaruhi. Untuk menganalisis hal tersebut digunakan data bulanan harga minyak sawit, minyak kedelai, minyak kanola dan minyak bunga matahari dari Januari 1980 sampai dengan Agustus 2013. Metode analisis yang digunakan adalah metode granger causality, kointegrasi dan error correction model. Hasil analisis menunjukkan bahwa harga minyak sawit tidak dipengaruhi oleh ketiga harga minyak nabati lain, sebaliknya harga minyak kedelai dipengaruhi oleh harga minyak sawit mdan minyak kanola, harga minyak kanola dipengaruhi oleh harga minyak sawit, minyak kedelai, dan minyak bunga matahari, dan harga minyak bunga matahari dipengaruhi oleh harga minyak sawit, minyak kedelai dan minyak kanola. Seluruh minyak nabati menunjukkan dinamika dalam jangka pendek tetapi terkoreksi dalam jangka panjang menuju suatu keseimbangan. Kata Kunci : minyak nabati, granger causality, kointegrasi, unit root, error correction model
ANALISIS KONTRIBUSI EKSPOR KOPI TERHADAP PDRB SEKTOR PERKEBUNAN DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI EKSPOR KOPI SUMATERA UTARA Wilda Kartika; HM Mozart B Darus; Sri Fajar Ayu
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.408 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perkembangan ekspor komoditi kopi Sumatera Utara, bagaimana  kontribusi ekspor kopi terhadap PDRB sektor perkebunan Sumatera Utara dan faktor-faktor yang mempengaruhi nilai ekspor kopi Sumatera Utara. Metode penelitian menggunakan alat bantu SPSS dengan menggunakan Model Analisis Regresi Linier Berganda (Multiple Linier Regression) dan dilakukan di Provinsi Sumatera Utara. Daerah penelitian ini dipilih secara purposive (sengaja) dengan mempertimbangakan bahwa Provinsi Sumatera Utara merupakan salah satu sentra produksi perkebunan kopi rakyat yang potensial. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data sekunder dari tahun 1989-2012 yang berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara, Dinas Perkebunan Sumatera Utara, Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) wilayah Sumatera Utara dan berbagai sumber lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan ekspor kopi berfluktuatif setiap tahunnya, ekspor kopi berkontribusi positif terhadap peningkatan PDRB sektor perkebunan Sumatera Utara dengan persentase terendah pada tahun 1992 sebesar 3,59% dan tertinggi pada tahun 2011 sebesar 43%. Variabel kurs nominal (nilai tukar Rupiah terhadap Dollar) memberikan pengaruh yang tidak signifikan terhadap nilai ekspor kopi Sumatera Utara, volume ekspor kopi dan nilai produksi kopi Sumatera Utara memberikan pengaruh yang signifikan terhadap nilai ekspor kopi Sumatera Utara. Kata Kunci: PDRB, Kurs, Ekspor, Nilai Produksi
KOINTEGRASI HARGA JAGUNG PIPIL IMPOR, HARGA JAGUNG PIPIL SUMATERA UTARA DAN KABUPATEN KARO Febry Tita Ekaputri; Thomson Sebayang; M. Jufri
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.052 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk menganalisis kointegrasi harga jagung pipil impor dengan harga jagung pipil Sumatera Utara, untuk menganalisis kointegrasi harga jagung pipil impor dengan harga jagung pipil Kabupaten Karo, dan untuk menganalisis kointegrasi harga jagung pipil Sumatera Utara dengan harga jagung pipil Kabupaten Karo. Alat analisis yang digunakan adalah uji kointegrasi Johansen dengan bantuan perangkat lunak Eviews, dengan melakukan 3 langkah uji yaitu uji akar unit, uji kointegrasi dan Error Correction Model (ECM). Data yang digunakan adalah data harga bulanan time series selama periode 4 tahun (2009-2012). Hasil analisis menyimpulkan bahwa ada kointegrasi antara harga jagung pipil impor, harga jagung pipil Sumatera Utara dan harga jagung pipil Kabupaten Karo. Perubahan harga jagung pipil yang terjadi di pasar internasional akan diikuti dengan perubahan harga jagung pipil di pasar domestik (Sumatera Utara dan Kabupaten Karo). Harga jagung pipil di pasar internasional berfluktuasi, maka harga jagung pipil di pasar domestik baik Sumatera Utara maupun Kabupaten Karo juga akan mengalami fluktuasi. Pasar internasional, Sumatera Utara dan Kabupaten Karo perlahan-lahan akan menuju pada titik keseimbangan, hal ini berarti pasar terintegrasi dalam jangka panjang. Ada hubungan positif antara harga jagung pipil internasional (harga ekspor) dan harga jagung pipil Sumatera Utara (harga domestik) dengan volume produksi jagung pipil Sumatera Utara. Kata kunci: Kointegrasi, Harga Jagung Pipil Impor, Volume Produksi Jagung Pipil.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PENYULUH PERTANIAN PNS TERHADAP KEBERHASILAN PENYULUHAN (Kasus: Kecamatan Sunggal dan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang) Inel Mawar Nababan; Lily Fauzia; Hasman Hasyim
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.972 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuipelaksanaan program penyuluhan di daerah penelitian, untuk menganalisis perkembangan program penyuluhan di daerah penelitian, untuk menganalisis hubungan karakteristik penyuluh terhadapkeberhasilan penyuluhan pertanian di daerah penelitian. Daerah penelitian ditentukan secara sengaja (purposive), yakni di Kecamatan Sunggal dan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang, dengan pertimbangan bahwa daerah tersebut terdapat penyuluh teladan seSumatera Utara. Metode penentuan objek penelitiandigunakan metode purposive samplingdengan metode sensusyaitu sebanyak 17 orang penyuluh PNS dan 17 orang kelompok petani.Metode analisis yang digunakan adalah metode pemberian skor dan metode analisis korelasi Spearman.Hasil penelitian menunjukkan:pelaksanaan program penyuluhan mencapai keberhasilan yangtergolong tinggi. Ada peningkatan program selama tiga tahun terakhir. Bahwa ada hubungan karakteristik umur penyuluh PNS dengan keberhasilan penyuluhan tetapi karakteristik pendidikan, lama bekerja, jumlah tanggungan,jarak bertugas, tingkat pendapatan penyuluh tidak memiliki hubungan dengan keberhasilan penyuluhan. Kata Kunci: penyuluh, pelaksanaan program penyuluhan.
STRATEGI PENGEMBANGAN SISTEM AGRIBISNIS BERAS ORGANIK (Studi Kasus : Desa Lubuk Bayas Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai) Sri Ariani Safitri; Diana Chalil, Emalisa
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.099 KB)

Abstract

ABSTRAK Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan bahaya dari residu penggunaan bahan-bahan kimia, terlihat kecenderungan permintaan akan produk-produk pertanian organik, khususnya beras organik semakin meningkat. Namun peningkatan produksi tidak sebanding dengan peningkatan permintaan. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan suatu strategi pengembangan sistem agribisnis beras organik yang tepat. Untuk menganalisis strategi tersebut dilakukan penelitian di Desa Lubuk Bayas, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai yang merupakan lokasi produsen beras organik terbesar di Sumatera Utara. Data dikumpulkan dari 20 responden yang terdapat pada seluruh subsistem agribisnis beras organik yang terdiri dari faktor-faktor ekstrnal dan internal. Selanjutnya faktor tersebut dianalisis dengan metode SWOT untuk mendapatkan formulasi strategi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara internal luas lahan padi organik, pengalaman bertani padi organik, produksi padi organik, pelaksanaan tahapan pertanian organik, pencatatan kegiatan usahatani, ketersediaan modal dan pendapatan merupakan faktor yang mempengaruhi sistem agribisnis beras organik. Secara eksternal faktor yang mempengaruhi adalah sarana produksi pertanian, ketersediaan mesin penggiling dan tempat penjemuran, mutu beras organik, jaringan pemasaran beras organik, permintaan beras organik, dukungan kelompok tani, dukungan pemerintah, dukungan lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan sarana irigasi. Dengan kondisi tersebut secara umum strategi pengembangan sistem agribisnis beras organik di Desa Lubuk Bayas yang dapat dilakukan adalah strategi Turn Around yaitu dengan mengatasi kelemahan yang dimiliki untuk memanfaatkan peluang yang ada. Secara rinci terdapat 15 alternatif strategi yang dapat dilakukan yang terdiri dari strategi SO, strategi WO, strategi ST dan strategi WT. Kata kunci: Beras Organik, Faktor Internal, Faktor Eksternal dan Strategi
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU KONSUMEN DALAM MENGKONSUMSI DAGING AYAM KAMPUNG DI KOTA MEDAN (Studi Kasus: Pasar Sambas, Medan) Bima Oskar S H; HM Mozart B. Darus, Iskandarini
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.568 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan permintaan konsumen terhadap daging ayam kampung dan harga ayam kampung; untuk mengetahui perilaku konsumen terhadap konsumsi daging ayam kampung di         Kota Medan dan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi daging ayam kampung di Pasar Sambas, Kota Medan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis regresi linier berganda menggunakan alat bantu SPSS 16. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive. Teknik pengambilan sampel dengan metode accidental sampling dengan jumlah sampel 30 konsumen. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei sampai Juli tahun 2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil estimasi dapat diperoleh nilai determinasi (R2) sebesar 0,707. Hal ini berarti 70,7% variasi yang terjadi pada variabel umur, tingkat pendidikan, jumlah tanggungan, pendapatan dan harga daging ayam kampung dapat menjelaskan jumlah konsumsi daging ayam kampung, sedangkan 29,3% lagi dipengaruhi oleh variabel lain. Secara serempak menunjukkan bahwa dari keseluruhan variabel bebas memberikan pengaruh yang nyata terhadap jumlah konsumsi daging ayam kampung. Secara parsial variabel jumlah tanggungan dan pendapatan berpengaruh nyata terhadap jumlah konsumsi daging ayam kampung, sedangkan pada umur, tingkat pendidikan dan harga daging ayam kampung tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah konsumsi daging ayam kampung. Kata Kunci : ayam kampung, perilaku konsumen, metode regresi linier berganda, konsumsi ayam kampung
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI TEMBAKAU RAKYAT (Studi Kasus: Desa Batukarang Kecamatan Payung Kabupaten Karo) Jahasiel Liasta Tarigan; Lily Fauzia, Salmiah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 11 (2013): Vol 2 No 11 November 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.63 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ketersediaan sarana produksi pada usaha tani tembakau di daerah penelitian; untuk mengetahui tingkat pendapatan usaha tani tembakau di daerah penelitian; untuk  mengetahui tingkat kelayakan usaha tani tembakau di daerah penelitian serta untuk mengetahui ketersediaan sarana produksi (luas lahan, benih, pupuk dan tenaga kerja) usaha tani tembakau di daerah penelitian. Penetuan daerah penelitian dilakukan secara purposive dan simple random sampling. Metode analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan, analisis R/C serta analisis deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan sarana produksi berupa luas lahan, bibit, garam, pupuk, pestisida, peralatan dan tenaga kerja pada usahatani tembakau rakyat di daerah penelitian cukup   tersedia; Tingkat produksi dan produktivitas tembakau rakyat di daerah penelitian tergolong rendah karena jika dibandingkan dengan Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Dairi, Kabupaten Karo, Kabupaten Humbang Hansundutan dan Kabupaten Phak-pahak Barat Produksi tembakau rakyat di Kabupaten Dairi masih lebih tinggi dari daerah penelitian yaitu Desa Batukarang; Pendapatan usahatani per luas lahan petani atau per hektar jika dibagi dengan jumlah tenaga kerja yang digunakan (HKO) di daerah penelitian masih lebih tinggi dari pada upah harian buruh lepas; Kegiatan usahatani tembakau rakyat di daerah penelitian layak untuk dilaksanakan   Kata Kunci : tembakau rakyat, usahatani, produksi,  pendapatan, kelayakan.
PENGARUH PEMBERLAKUAN PAJAK EKSPOR TERHADAP HARGA DOMESTIK BIJI KERING KAKAO SUMATERA UTARA Litna Nurjannah Ginting; Lily Fauzia, Salmiah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 11 (2013): Vol 2 No 11 November 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.701 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh pemberlakuan pajak ekspor terhadap harga domestik biji kering kakao Sumatera Utara dan menganalisis perubahan harga domestik biji kering kakao Sumatera Utara sebelum dan setelah pemberlakuan pajak ekspor. Lokasi penelitian dipilih secara purposive. Data yang digunakan adalah data sekunder dengan jenis data time series. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dan juga uji beda rata-rata (Paired Sample Test). Hasil analisis menunjukkan bahwa ternyata pajak ekspor tidak berpengaruh secara signifikan terhadap harga domestik biji kering kakao sumatera utara. Dan juga rata-rata harga biji kering kakao Sumatera Utara sebelum pemberlakuan pajak ekspor sama dengan rata-rata setelah pemberlakuan pajak ekspor. Kata Kunci : Ekspor, Pajak Ekspor, Biji Kering Kakao, Harga Domestik
ANALISIS PENDAPATAN PENGERAJIN SAPU IJUK DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENDAPATAN KELUARGAANALISIS PENDAPATAN PENGERAJIN SAPU IJUK DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA M. Jufri, Erwinsyah, Salmiah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 11 (2013): Vol 2 No 11 November 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.882 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan pengerajin sapu ijuk, menganalisis penyediaan input dan produksi, menganalisis pengolahan, persentase kontribusi pendapatan industri sapu ijuk terhadap total pendapatan keluarga. Sampel diambil dengan metode “Simple Random Sampling” dengan jumlah populasi 36 pengerajin sapu ijuk, sampel penelitian adalah sebanyak 30 pengerajin sapu ijuk. Metode analisis data yang digunakan yaitu metode analisis pendapatan dan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan komponen biaya produksi sapu ijuk terbesar di daerah penelitian ialah biaya bahan dengan persentase sebesar 88,95 %. Total pendapatan rata-rata pengerajin sebesar Rp 14.489.794,-/Musim produksi. Kontribusi pendapatan industri rumah tangga sapu ijuk dikatagorikan besar karena memiliki persentase rata-rata diatas 30 %. Segmentasi pasar sapu ijuk tersebar di dalam kota maupun di luar kota seperti ke Kisaran, Siantar dan Aceh.   Kata kunci: Analisis Pendapatan, Industri Sapu Ijuk, Pendapatan Keluarga.

Filter by Year

2012 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2019): Vol. 10 No. 3 Maret 2019 Vol 10, No 2 (2019): Vol. 10 No. 2 Februari 2019 Vol 10, No 1 (2019): Volume 10 No. 1 Januari 2019 Vol 9, No 12 (2018): Volume 9 No.12 Desember 2018 Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018 Vol 9, No 10 (2018): Volume 9 No. 10 Oktober 2018 Vol 9, No 9 (2018): Volume 9 No. 9 September 2018 Vol 9, No 8 (2018): Volume 9 No. 8 Agustus 2018 Vol 9, No 7 (2018): Volume. 9 No. 7 Juli 2018 Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018 Vol 9, No 5 (2018): Volume 9 No. 5 Mei 2018 Vol 9, No 4 (2018): Volume 9 No. 4 April 2018 Vol 9, No 3 (2018): Volume 9 No. 3 Maret 2018 Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 No. 2 Februari 2018 Vol 9, No 1 (2018): Volume 9. No. 1 Januari 2018 Vol 8, No 6 (2017): Volume 8. No. 6 Desember 2017 Vol 8, No 5 (2017): Volume 8. No. 5 November 2017 Vol 8, No 4 (2017): Volume 8. No. 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Volume 8. No. 3 September 2017 Vol 8, No 2 (2017): Volume 8. No. 2 Agustus 2017 Vol 8, No 1 (2017): Volume 8. No. 1 Juli 2017 Vol 7, No 6 (2017): Volume 7. No. 6 Juni 2017 Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017 Vol 6, No 1 (2017): volume 6 no. 1 January 2017 Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016 Vol 5, No 11 (2016): volume 5 no. 11 November 2016 Vol 5, No 10 (2016): volume 5 no. 10 oktober 2016 Vol 5, No 9 (2016): volume 5 no. 9 september 2016 Vol 5, No 8 (2016): volume 5 no. 8 agustus 2016 Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016 Vol 5, No 6 (2016): volume 5 no. 6 juni 2016 Vol 5, No 5 (2016): volume 5 no. 5 Mei 2016 Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016 Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Januari 2016 Vol 5, No 2 (2016) Vol 4, No 12 (2015): Volume 4 No. 12 Desember 2015 Vol 4, No 11 (2015): Volume 4 No. 11 November 2015 Vol 4, No 10 (2015): Volume 4 No. 10 Oktober 2015 Vol 4, No 9 (2015): Volume 4 No. 9 September 2015 Vol 4, No 8 (2015): Volume 4 No. 8 Agustus 2015 Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015 Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015 Vol 4, No 5 (2015): Volume 4 No. 5 Mei 2015 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 No.4 April 2015 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 No.3 Maret 2015 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No. 2 Februari 2015 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015 Vol 3, No 11 (2014): Vol 3 No. 11 November 2014 Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014 Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014 Vol 3, No 8 (2014): Vol 3 No. 8 Agustus 2014 Vol 3, No 7 (2014): Vol 3 No. 7 Juli 2014 Vol 3, No 6 (2014): Vol 3 No. 6 Juni 2014 Vol 3, No 5 (2014): Vol 3 No. 5 Mei 2014 Vol 3, No 4 (2014): Vol 3 No. 4 April 2014 Vol 3, No 3 (2014): Vol 3 No. 3 Maret 2014 Vol 3, No 2 (2014): Vol 3 No. 2 Februari 2014 Vol 3, No 1 (2014): Vol 3 No. 1 Januari 2014 Vol 2, No 12 (2013): Vol 2 No. 12 Desember 2013 Vol 2, No 11 (2013): Vol 2 No 11 November 2013 Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013 Vol 2, No 9 (2013): Vol 2 No 9 September 2013 Vol 2, No 8 (2013): Vol 2 No 8 Agustus 2013 Vol 2, No 7 (2013): Vol 2 No. 7 Juli 2013 Vol 2, No 6 (2013): Vol 2 No. 6 Juni 2013 Vol 2, No 5 (2013): Vol 2 No. 5 Mei 2013 Vol 2, No 4 (2013): Vol 2 No. 4 April 2013 Vol 2, No 3 (2013): Vol 2 No. 3 Maret 2013 Vol. 2 No. 2 Februari 2013 Vol 2, No 1 (2013): JURNAL AGRIBISNIS Vol 1, No 1 (2012) More Issue