cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 845 Documents
TINGKAT KONSUMSI DAN POLA KONSUMSI BERAS MASYARAKAT KOTA MEDAN Nora Elfrida Silalahi; M. Jufri, Salimah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 9 (2013): Vol 2 No 9 September 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.276 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat konsumsi dan pola konsumsi beras masyarakat Kota Medan. Dimana penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive (sengaja). Metode pengambilan sampel ditentukan dengan metode Sampling Kuota yaitu teknik pengambilan sampel dari populasi yang mempunyai ciri-ciri tertentu sampai jumlah (jatah) yang dikehendaki. Caranya menetapkan besar jumlahsampel yang diperlukan. Dimana peneliti menetapkan jumlah sampel sebanyak 45 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu rumah tangga yang tidak melakukan pekerjaan di luar rumah. Sistem pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling (secara acak). Hasil penelitian diperoleh bahwa Kebutuhan beras di masyarakat berpendapatan rendah lebih besar dibandingkan dengan kebutuhan beras masyarakat berpendapatan sedang dan tinggi; pola konsumsi beras responden pada masyarakat pendapatan tinggi lebih kecil baik itu pada waktu sarapan, makan siang maupun makan malam jika dibandingkan dengan pola makanan pada masyarakat pendapatan sedang dan rendah; dan faktor sosial ekonomi yang berhubungan pada masyarakat yang berpendapatan tinggi adalah tingkat pendidikan; pada masyarakat yang berpendapatan sedang adalah harga beras; dan pada masyarakat yang berpendapatan rendah adalah harga beras.   Kata Kunci :  Kebutuhan Beras, Tingkat dan Pola Konsumsi, Faktor Sosial Ekonomi
PENGARUH KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT TERHADAP KEBERHASILAN PELAKSANAAN PROGRAM PNPM MANDIRI PERKOTAAN (Studi Kasus: Kelurahan Tangkahan,Kecamatan Medan Labuhan ) Yossi Yulianggi Soselisa; Lily Fauzia, Salmiah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 9 (2013): Vol 2 No 9 September 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.143 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan program PNPM Mandiri, dan pengaruh karakteristik sosial ekonomi masyarakat (umur, tingkat pendidikan, pendapatan, jumlah tanggungan, dantingkatpartisipasi) terhadap keberhasilan  pelaksanaan program PNPM Mandiri Perkotaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif yang dibantu dengan skoring dan analisis regresi linear berganda dengan alat bantu SPSS 16. Metode penentuan sampel dilakukan secara Simple Random Sampling yaitu sampel diambil secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dengan jumlah sampel 30. Metode pengumpulan data terdiri dari data primer dan data sekunder. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa dasar penentuan lokasi penerima bantuan PNPM Mandiri berdasarkan beberapa tahap penyeleksian dari tingkat kelurahan hingga provinsi, adapun program program yang terlaksana dari tahun 2007-2012 adalah Betonisai,Santunan sosial, Perbaikan titi, Pengadaan kursus komputer, Kerajinan gabus, Bantuan terhadap penderita gizi buruk, Pelatihan pertanian, Pembuatan jembatan beton , Beasiswa pendidikan , Bantuan kesehatan, Drainase, Pembuatan jalan setapak, Pembuatan jembatan besi, Bazar / pasar murah. pengaruh karakteristik sosial ekonomi masyarakat terhadap keberhasilan pelaksanaan program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM ) mandiri perkotaan  adalah berhasil dengan skor ketercapaiannya 81,4 % dari total skor 60.SecaraserempakKarakteristik sosial ekonomi masyarakat umur, tingkat pendidikan, pendapatan,jumlah tanggungan, dantingkatpartisipasi tidakberpengaruh nyata terhadap keberhasilan pelaksanaan program PNPM Mandiri , secaraparsialtingkatpartisipasi yang berpengaruhsecaranyataterhadapkeberhasilanpelaksanaan program PNPM Mandiri.
STRATEGI PENGEMBANGAN EKSPOR KOPI ARABIKA (Coffea arabica) SUMATERA UTARA (Studi Kasus: Kota Medan) Pascaria Dewi Lorent Purba; Tavi Supriana; Diana Chalil
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.472 KB)

Abstract

ABSTRAK Kopi merupakan salah satu komoditi unggulan perkebunan nasional yang memegang peranan cukup penting dalam perekonomian Indonesia. Spesies kopi yang penting secara ekonomi adalah Kopi Arabika (Coffea arabica). Negara pengimpor Kopi Arabika Sumatera Utara terbesar adalah Amerika Serikat. Volume ekspor kopi ke beberapa negara menurun dari tahun 2010-2011, termasuk Amerika Serikat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan ekspor Kopi Arabika Sumatera Utara. Metode penentuan sampel dilakukan secara purposive. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif yaitu matriks SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kekuatan (fisik dan mutu, potensi eksportir, dan waktu pengiriman), kelemahan (modal dan promosi), peluang (konsumen tetap, adanya surat izin, dan tarif ekspor), dan ancaman (permintaan, pesaing, peranan pemerintah, dan harga). (2) Strategi pengembangan ekspor Kopi Arabika Sumatera Utara adalah mempertahankan konsumen tetap dengan memperoleh fisik dan mutu kopi yang baik, memanfaatkan surat izin yang ada dan free trade untuk memudahkan eksportir menjangkau negara importir, meningkatkan modal dengan mengoptimalkan permintaan dari konsumen tetap dan adanya free trade, meningkatkan kuantitas Kopi Arabika dengan mutu yang baik untuk meningkatkan permintaan dan harga jual, menjalin kerjasama dengan negara pesaing untuk meningkatkan permintaan dengan mengandalkan kondisi fisik dan mutu kopi yang baik, dan meningkatkan peranan pemerintah dan permintaan dalam mendukung pelaksanaan promosi dan akses bantuan permodalan. Kata Kunci : kopi arabika, faktor internal, faktor eksternal, dan strategi
PENERAPAN ISO 9001:2000 PADA TINGKAT PENJUALAN PRODUK CPO, HARGA PRODUK CPO DAN KEUNTUNGAN DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA V RIAU Nopri Indra; Sinar Indra Kesuma, Salmiah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.522 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui perbedaan pada tingkat penjualan produk CPO, harga produk CPO dan keuntungan di PT. Perkebunan Nusantara V Riau sebelum dan sesudah diterapkannya ISO 9001:2000 dan Untuk mengetahui Pesyaratan-persyaratan apa saja yang harus dipenuhi PT. Perkebunan Nusantara V Riau dalam menerapkan ISO 9001:2000. Metode analisis data adalah untuk hipotesis pertama, Ada perbedaan tingkat penjualan produk CPO, harga produk CPO dan keuntungan di PT Perkebunan Nusantara V Riau sebelum dan sesudah menerapkan ISO 9001:2000 dianalsis dengan uji beda rata-rata Dependent sample T-test (Paired sample T-test). Untuk hipotesis kedua Ada Pesyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi PT Perkebunan Nusantara V Riau dalam menerapkan ISO 9001:2000 dianalisis dengan metode analisis deskriptif. Data yang  digunakan adalah data sekunder. Dari hasil uji beda rata-rata diperoleh hasil penelitian sebagai berikut : 1) Ada perbedaan tingkat penjualan produk CPO, harga produk CPO dan keuntungan di PT Perkebunan Nusantara V Riau sebelum dan sesudah menerapkan ISO 9001:2000 ; 2) Ada Pesyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi PT Perkebunan Nusantara V Riau dalam menerapkan ISO 9001:2000. Kata kunci : Penerapan ISO 9001:2000, Penjualan produk CPO, harga produk CPO  
DAMPAK PROGRAM DESA MANDIRI PANGAN TERHADAP TINGKAT PENDAPATAN MASYARAKAT ( Studi Kasus : Kelurahan Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan) Khairu Umasa Siregar; Satia Negara Lubis, Emalisa
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.855 KB)

Abstract

ABSTRAK Program Desa Mandiri Pangan memiliki tujuan untuk meningkatkan keberdayaan masyarakat miskin pedesaan dalam mengelola dan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki atau dikuasainya secara optimal, dalam mencapai kemandirian pangan rumah tangga dan dengan sasaran yaitu rumah tangga miskin. Penelitian ini bertujuan untuk, 1) Mengetahui mekanisme penentuan desa dan penyaluran bantuan program Demapan di daerah penelitian, 2) Mengetahui perkembangan program Demapan di daerah penelitian, 3) Mengetahui dampak program Demapan pada tingkat pendapatan masyarakat di daerah penelitian. Untuk menganalisis masalah 1 dan 2 digunakan analisis deskriptif untuk menjelaskan dan menggambarkan mekanisme penentuan serta penyaluran bantuan Demapan dan perkembangan program Demapan. Untuk masalah 3, metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis uji T berpasangan (Paired T-Test) untuk mengidentifikasi dampak program Desa Mandiri Pangan (Demapan) terhadap pendapatan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Desa Mandiri Pangan (Demapan) berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan masyarakat. Kata Kunci: Desa Mandiri Pangan, Rumah Tangga Miskin, Dampak, Pendapatan, Paired T-Test.
ANALISIS PENGARUH BIAYA PEMELIHARAAN TERHADAP PENDAPATAN AGRIBISNIS KELAPA SAWIT (Kasus: Desa Pangkatan, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhan Batu) Reny Marissa Panggabean; Luhut Sihombing, Salmiah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.173 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknis pemeliharaan tanaman kelapa sawit, besarnya biaya pemeliharaan tanaman kelapa sawit per tahun per hektar, pengaruh biaya pemeliharaan terhadap pendapatan agribisnis kelapa sawit dan perbedaan rata-rata pendapatan agribisnis kelapa sawit umur ekonomis di Desa Pangkatan, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhan Batu. Penentuan besar sampel dilakukan dengan metode Slovin dengan galat penduga 10 % sehingga diperoleh 90 sampel dari jumlah sampel 863 petani, Pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling yang dibagi secara proposional menjadi 3 strata umur yaitu strata I petani sampel yang memiliki tanaman kelapa sawit umur produktif 4-9 tahun dengan jumlah sampel 30 petani, strata II petani sampel yang memiliki tanaman kelapa sawit umur produktif 10-15 tahun dengan jumlah sampel 30 petani dan strata III petani sampel yang memiliki tanaman kelapa sawit umur produktif 16-20 tahun dengan jumlah sampel 30 petani. Metode analisis yang digunakan adalah analisis data deskriptif, analisis model penduga regresi linier berganda dan analisis uji beda rata-rata Independent Samples Test. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara variabel pemeliharaan yaitu biaya penyiangan gulma, biaya penunasan pelepah, biaya pengendalian hama dan penyakit tanaman dan biaya pemupukan terhadap pendapatan agribisnis kelapa sawit per satuan luas menurut kelompok umur ekonomis dan ada perbedaan rata-rata antara pendapatan kelapa sawit kelompok umur ekonomis strata I (4-9 Tahun) dengan pendapatan agribisnis kelapa sawit kelompok umur ekonomis strata II (10-15 Tahun) dan agribisnis kelapa sawit kelompok umur ekonomis strata III (16-20 Tahun) di Desa Pangkatan, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhan Batu   Kata Kunci: Kelapa Sawit, Biaya Pemeliharaan, Pendapatan Agribisnis.  
ANALISIS TATANIAGA SAYURAN KUBIS EKSPOR DI DESA SARIBUDOLOK KECAMATAN SILIMAKUTA KABUPATEN SIMALUNGUN Roma Kasihta Sinaga; Yusak Maryunianta; M. Jufri
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.748 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis saluran tataniaga; menganalisis fungsi tataniaga yang dilakukan oleh setiap lembaga tataniaga; menganalisis biaya tataniaga, Price Spread, dan Share Margin lembaga tataniaga; dan menganalisis efisiensi tataniaga kubis ekspor di daerah penelitian. Hasil penelitian diperoleh: Terdapat satu saluran tataniaga kubis ekspor di daerah penelitian, yaitu Petani – Gapoktan – Eksportir; Setiap lembaga tataniaga melakukan fungsi tataniaga yang berbeda; Biaya, price spread, dan share margin setiap lembaga tataniaga adalah biaya produksi petani Rp 527.27/kg (17.58%), harga jual petani Rp 1,200.00/kg (40%), dan keuntungan petani Rp 672.73/kg (22.42%); biaya tataniaga Gapoktan Rp 350.00/kg (11.67%), harga jual Gapoktan Rp 1,800.00/kg (60%), dan keuntungan yang diperoleh Gapoktan Rp 250.00/kg (8.33%); dan biaya tataniaga eksportir Rp 442.00/kg (5.00%), harga jual Rp 3,000.00/kg (100%), dan keuntungan eksportir Rp 758.00 (25.27%). Ditinjau dari biaya tataniaga, maka saluran tataniaga kubis ekspor di daerah penelitian efisien, namun bila ditinjau dari share margin petani, maka saluran tataniaga kubis ekspor di daerah penelitian tidak efisien. Kata kunci: Tataniaga, price spread, Efisiensi
KEBIJAKAN PENETAPAN HARGA REFERENSI DAERAH (HRD) JAGUNG SUMATERA UTARA DAN DAMPAKNYA TERHADAP HARGA JUAL DAN PENDAPATAN PETANI DI KABUPATEN DAIRI (Studi Kasus: Desa Lau Mil Kecamatan Tigalingga Kabupaten Dairi) Sartika Krisna Panggabean; Satia Negara Lubis; Thomson Sebayang
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.563 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini  adalah untuk menganalisis (a) perbedaan Harga Referensi Daerah (HRD) jagung Sumatera Utara tahun  2012 dengan rata-rata  harga jual jagung (harga aktual) tahun 2012 dan (b) dampak penetapan Harga Referensi Daerah (HRD) jagung Sumatera Utara terhadap harga jual dan pendapatan petani. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive dengan sistem simple random sampling. Metode analisis menggunakan uji beda rata-rata satu sampel (one sample) dan uji beda dua rata-rata berpasangan (paired sample). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan antara Harga Referensi Daerah (HRD) jagung Sumatera Utara   tahun 2012 dengan rata-rata harga jual jagung (harga aktual) tahun 2012 di Kabupaten Dairi. Ada dampak kebijakan penetapan  Harga Referensi Daerah (HRD) jagung Sumatera Utara  tehadap harga jual jagung di Kabupaten Dairi. Ada  dampak kebijakan penetapan  Harga Referensi Daerah (HRD) jagung Sumatera Utara tehadap pendapatan petani jagung di Kabupaten Dairi. Kata Kunci: harga referensi daerah, harga jual jagung, pendapatan petani
ANALISIS KOMPARASI TINGKAT PENDAPATAN USAHA TANI KARET RAKYAT DENGAN USAHA TANI KELAPA SAWIT RAKYAT DI DESA BUNTU BAYU KECAMATAN HATONDUHAN KABUPATEN SIMALUNGUN Selly Natalia; Sinar Indra Kesuma, Salmiah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.301 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis besarnya biaya dan tingkat pendapatan yang diperoleh petani dari usahatani karet rakyat di daerah penelitian, untuk menganalisis besarnya biaya dan tingkat pendapatan yang diperoleh petani dari usahatani kelapa sawit rakyat di daerah penelitian, untuk menganalisis perbandingan tingkat biaya usahatani karet rakyat dan kelapa sawit rakyat di daerah penelitian, untuk menganalisis perbandingan tingkat pendapatan usahatani karet rakyat dan kelapa sawit rakyat di daerah penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan metode analisis biaya dan pendapatan serta uji beda rata-rata (uji t). Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Penelitian dilakukan pada tahun 2012 di Desa Buntu Bayu, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun. Hasil penelitian diperoleh rata-rata biaya produksi usahatani karet rakyat di daerah penelitian adalah Rp 11.332.044/ha/th dan rata-rata pendapatannya adalah Rp 13.042.356/ha/th. Rata-rata total biaya produksi usahatani kelapa sawit rakyat di daerah penelitian adalah                       Rp 11.486.004/ha/th dan rata-rata pendapatannya adalah 11.846.356/ha/th. Biaya usahatani karet rakyat lebih rendah daripada biaya usahatani kelapa sawit rakyat, dan Tingkat pendapatan usahatani karet rakyat lebih tinggi daripada usahatani kelapa sawit rakyat. Kata Kunci : biaya, pendapatan, karet rakyat, kelapa sawit rakyat
ANALISIS KESEIMBANGAN PENAWARAN DAN PERMINTAAN JAGUNG DI SUMATERA UTARA Septionery Sibuea; Thomson Sebayang; Satia Negara Lubis
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.231 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi  penawaran jagung di Sumatera Utara, untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan jagung di Sumatera Utara, dan untuk menganalisis keseimbangan penawaran dan permintaan jagung di Sumatera Utara. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran dan permintaan jagung dan model Cobweb untuk menganalisis keseimbangan penawaran dan permintaan jagung. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran jagung di Sumatera Utara adalah harga jagung tahun sebelumnya, harga urea tahun sebelumnya, dan penawaran tahun sebelumnya. Harga jagung tahun sebelumnya berpengaruh nyata terhadap penawaran jagung, sedangkan harga urea tahun sebelumnya dan penawaran tahun sebelumnya berpengaruh tidak nyata terhadap penawaran jagung. Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan jagung di Sumatera Utara adalah harga jagung tahun sekarang, jumlah perusahaan pakan ternak tahun sekarang, dan permintaan tahun sebelumnya. Jumlah perusahaan pakan ternak tahun sekarang berpengaruh nyata terhadap permintaan jagung, sedangkan harga jagung tahun sekarang dan permintaan tahun sebelumnya berpengaruh tidak nyata terhadap permintaan jagung. Penawaran dan permintaan jagung di Sumatera Utara adalah divergen atau menjauhi keseimbangan. Ini memberikan arti bahwa pengaruh harga terhadap penawaran sangat besar, sehingga peningkatan produksi sebagai respon atas kenaikan harga relatif besar. Kata kunci : Jagung, Penawaran, Permintaan

Filter by Year

2012 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2019): Vol. 10 No. 3 Maret 2019 Vol 10, No 2 (2019): Vol. 10 No. 2 Februari 2019 Vol 10, No 1 (2019): Volume 10 No. 1 Januari 2019 Vol 9, No 12 (2018): Volume 9 No.12 Desember 2018 Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018 Vol 9, No 10 (2018): Volume 9 No. 10 Oktober 2018 Vol 9, No 9 (2018): Volume 9 No. 9 September 2018 Vol 9, No 8 (2018): Volume 9 No. 8 Agustus 2018 Vol 9, No 7 (2018): Volume. 9 No. 7 Juli 2018 Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018 Vol 9, No 5 (2018): Volume 9 No. 5 Mei 2018 Vol 9, No 4 (2018): Volume 9 No. 4 April 2018 Vol 9, No 3 (2018): Volume 9 No. 3 Maret 2018 Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 No. 2 Februari 2018 Vol 9, No 1 (2018): Volume 9. No. 1 Januari 2018 Vol 8, No 6 (2017): Volume 8. No. 6 Desember 2017 Vol 8, No 5 (2017): Volume 8. No. 5 November 2017 Vol 8, No 4 (2017): Volume 8. No. 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Volume 8. No. 3 September 2017 Vol 8, No 2 (2017): Volume 8. No. 2 Agustus 2017 Vol 8, No 1 (2017): Volume 8. No. 1 Juli 2017 Vol 7, No 6 (2017): Volume 7. No. 6 Juni 2017 Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017 Vol 6, No 1 (2017): volume 6 no. 1 January 2017 Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016 Vol 5, No 11 (2016): volume 5 no. 11 November 2016 Vol 5, No 10 (2016): volume 5 no. 10 oktober 2016 Vol 5, No 9 (2016): volume 5 no. 9 september 2016 Vol 5, No 8 (2016): volume 5 no. 8 agustus 2016 Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016 Vol 5, No 6 (2016): volume 5 no. 6 juni 2016 Vol 5, No 5 (2016): volume 5 no. 5 Mei 2016 Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016 Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Januari 2016 Vol 5, No 2 (2016) Vol 4, No 12 (2015): Volume 4 No. 12 Desember 2015 Vol 4, No 11 (2015): Volume 4 No. 11 November 2015 Vol 4, No 10 (2015): Volume 4 No. 10 Oktober 2015 Vol 4, No 9 (2015): Volume 4 No. 9 September 2015 Vol 4, No 8 (2015): Volume 4 No. 8 Agustus 2015 Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015 Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015 Vol 4, No 5 (2015): Volume 4 No. 5 Mei 2015 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 No.4 April 2015 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 No.3 Maret 2015 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No. 2 Februari 2015 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015 Vol 3, No 11 (2014): Vol 3 No. 11 November 2014 Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014 Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014 Vol 3, No 8 (2014): Vol 3 No. 8 Agustus 2014 Vol 3, No 7 (2014): Vol 3 No. 7 Juli 2014 Vol 3, No 6 (2014): Vol 3 No. 6 Juni 2014 Vol 3, No 5 (2014): Vol 3 No. 5 Mei 2014 Vol 3, No 4 (2014): Vol 3 No. 4 April 2014 Vol 3, No 3 (2014): Vol 3 No. 3 Maret 2014 Vol 3, No 2 (2014): Vol 3 No. 2 Februari 2014 Vol 3, No 1 (2014): Vol 3 No. 1 Januari 2014 Vol 2, No 12 (2013): Vol 2 No. 12 Desember 2013 Vol 2, No 11 (2013): Vol 2 No 11 November 2013 Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013 Vol 2, No 9 (2013): Vol 2 No 9 September 2013 Vol 2, No 8 (2013): Vol 2 No 8 Agustus 2013 Vol 2, No 7 (2013): Vol 2 No. 7 Juli 2013 Vol 2, No 6 (2013): Vol 2 No. 6 Juni 2013 Vol 2, No 5 (2013): Vol 2 No. 5 Mei 2013 Vol 2, No 4 (2013): Vol 2 No. 4 April 2013 Vol 2, No 3 (2013): Vol 2 No. 3 Maret 2013 Vol. 2 No. 2 Februari 2013 Vol 2, No 1 (2013): JURNAL AGRIBISNIS Vol 1, No 1 (2012) More Issue