cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 845 Documents
PENGUKURAN EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI PENGGUNAAN KREDIT PERTANIAN BAGI USAHATANI BELIMBING (Studi Kasus : Desa Namoriam, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang) Lauria Arisandy Zalukhu; Luhut Sihombing, Salmiah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 No.3 Maret 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tata cara perolehan dan pengembalian kredit pertanian, untuk mengetahui faktor-faktor penghambat perolehan kredit pertanian, untuk menganalisis efektivitas penggunaan kredit pertanian, untuk menganalisis perbandingan nilai efisiensi dan kemanfaatan usahatani petani yang menggunakan kredit dengan petani yang tidak menggunakan kredit. Penelitian dilakukan di Desa Namoriam, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang. Metode penelitian untuk menganalisis efektivitas digunakan skala Likert, untuk menganalisis efisiensi digunakan R/C ratio dan untuk menganalisis kemanfaatan digunakan incremental B/C ratio. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penggunaan kredit pertanian di desa penelitian tidak efektif. Nilai efisiensi usahatani yang menggunakan kredit lebih kecil (1,64) dibandingkan dengan usahatani yang tidak menggunakan kredit (1,78). Nilai kemanfaatan sebesar -1,745 sehingga penggunaan kredit pertanian tidak memberikan dampak yang positif bagi usahatani belimbing. Kata Kunci : Kredit Pertanian, Belimbing, Efektivitas, Efisiensi, Kemanfaatan Usahatani.
ANALISIS PEMASARAN PANCAKE DURIAN DI KOTA MEDAN Afthri Sutrati Ulya; Diana Chalil; Mozart B Darus
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 No.3 Maret 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis saluran pemasaran, fungsi pemasaran, price spread dan share margin, serta efisiensi setiap saluran pemasaran pancake durian di Kota Medan. Penentuan daerah penelitian secara purposive. Metode pengambilan sampel dengan metode snowball sampling dengan sampel produsen sebanyak 8 sampel, pedagang besar 3 sampel, dan pedagang pengecer 14 sampel. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Shepherd, Metode Acharya dan Aggarwal, Composite Index Method, Marketing Efficiency Index Method, dan Metode Soekartawi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat 4 saluran pemasaran pancake durian di Kota Medan yaitu I) produsen – pedagang besar – pedagang pengecer – konsumen, II) produsen – pedagang besar – konsumen, III) produsen – pedagang pengecer – konsumen, dan IV) produsen – konsumen. (2) Lembaga pemasaran melakukan fungsi pemasaran yang berbeda-beda. (3) Marjin pemasaran terendah terdapat pada saluran IV yaitu Rp0/pcs. (4) Saluran IV merupakan saluran pemasaran yang paling efisien.   Kata kunci :pancake durian, pemasaran, efisiensi
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMSI DAN KETERSEDIAAN BERAS DI KOTA BINJAI Kurniawan Saleh; Satia Negara Lubis; Rahmanta Ginting
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 No.3 Maret 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga beras, PDRB, dan harga ikan terhadap konsumsi beras dan pengaruh harga beras, luas areal panen, dan produktivitas terhadap ketersediaan beras di Kota Binjai. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder runtun waktu (time series) mulai tahun 1989 sampai 2012. Dalam penelitian ini, pengolahan data dianalisis menggunakan persamaan regresi linear berganda dengan metode OLS (Ordinary Least Square). Alat bantu dalam pengolahan data sekunder ini adalah SPSS 21 (Statistcal Package for Soicial Science). Penelitian menunjukkan hasil estimasi untuk faktor-faktor yang mempengaruhu konsumsi beras di Kota Binjai dapat diperoleh nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,859 yang berarti variasi yang terjadi pada harga beras, PDRB, dan harga ikan dapat menjelaskan konsumsi beras sebesar 85,9%. Secara serempak menunjukkan dari keseluruhan variabel bebas yaitu harga beras, PDRB, dan harga ikan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap konsumsi beras. Secara parsial PDRB memiliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap konsumsi, harga beras memiliki hubungan yang positif namun tidak signifikan, harga ikan memiliki hubungan yang negatif namun tidak signifikan terhadap konsumsi beras. Sedangkan hasil estimasi untuk faktor-faktor yang mempengaruhi ketersediaan beras di Kota Binjai dimana nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,986 yang berarti variasi yang terjadi pada harga beras, luas areal panen, dan produktivitas dapat menjelaskan ketersediaan beras sebesar 98,6%. Secara serempak menunjukkan dari keseluruhan variabel bebas yaitu harga beras, luas areal panen, dan produktivitas memberikan pengaruh yang signifikan terhadap ketersediaan beras. Secara parsial luas areal panen dan produktivitas memiliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap ketersediaan beras, sedangkan harga beras memiliki hubungan yang negatif namun tidak signifikan. Kata kunci : Konsumsi beras, ketersediaan beras, OLS.
ANALISIS KOMPARASI KONTRIBUSI SEKTOR PERTANIAN TERHADAP PDRB (PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO) ANTAR PROVINSI DI INDONESIA Annisa Azzahra; Tavi Supriana; Siti Khadijah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 No.3 Maret 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah (1) Untuk mengetahui kontribusi Sektor Pertanian terhadap PDRB di setiap provinsi di Indonesia, (2) Untuk mengidentifikasi bagaimana peran suatu  Sektor Pertanian di setiap provinsi di Indonesia, (3) Untuk menganalisis komparasi kontribusi Sektor Pertanian terhadap PDRB antar provinsi di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan : Metode deskriptif,  Metode analisis Location Quotion (LQ), Metode analisis tabulasi sederhana.   Hasil penelitian menunjukkan (1) Sektor Pertanian memberikan kontribusi paling besar terhadap PDRB di 20 provinsi di Indonesia, sementara pada 13 provinsi lain Sektor Pertanian tidak berkontribusi besar, yaitu: Provinsi Riau, Provinsi Kepulauan Riau, Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi DI Yogyakarta, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Banten, Provinsi Bali, Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi Papua Barat, Provinsi Papua; (2) Sektor Pertanian merupakan sektor unggulan di 29 provinsi di Indonesia pada periode 2004-2012. Ada empat provinsi yang Sektor Pertanian bukan merupakan sektor unggulan, yaitu: Provinsi Kepulauan Riau, Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Banten, dan Provinsi Kalimantan Timur; (3) Kontribusi Sektor Pertanian di provinsi-provinsi yang termasuk sektor unggulannya Sektor Pertanian, yang memiliki nilai LQ tertinggi yaitu Provinsi Sulawesi Barat sebesar 4,17.   Kata kunci: Analisis Komparasi, Kontribusi, PDRB Sektor Pertanian.
ANALISIS DAMPAK ADOPSI TEKNOLOGI BUDIDAYA JAGUNG TERHADAP PENDAPATAN PETANI (Kasus : Desa Bangun Panei Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun) Amril Hanapi; Rahmanta Ginting; Siti Khadijah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No. 2 Februari 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat adopsi teknologi budidaya jagung di daerah penelitian, untuk menganalisis perbedaan pendapatan petani sebelum dan sesudah adopsi teknologi budidaya jagung, dan untuk menganalisis dampak dari adopsi teknologi budidaya jagung terhadap pendapatan petani. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan scoring, dan metode uji beda rata-rata (Compare Means)  dengan menggunakan alat bantu SPSS 19. Metode penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive. Teknik pengambilan sampel dengan metode Simple Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat adopsi petani terhadap teknologi budidaya jagung sesuai anjuran di Desa Bangun Panei adalah tinggi, ada perbedaan pendapatan petani sebelum dan sesudah adopsi teknologi budidaya jagung, dan terdapat dampak positif adopsi teknologi budidaya jagung terhadap pendapatan petani di daerah penelitian.   Kata Kunci : Tingkat Adopsi, Teknologi Budidaya, Pendapatan.
ANALISIS USAHATANI JAMBU BIJI (KASUS : DESA SUGAU, KECAMATAN PANCUR BATU, KABUPATEN DELI SERDANG) Brian Fernando Saragih; Thomson Sebayang; Satia Negara Lubis
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 No.4 April 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Brian F.S (070304061) dengan judul skripsi ”Analisis Usahatani Jambu Biji (Kasus, Desa Sugau, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang)“. Penelitian ini dibimbing oleh Bapak Ir. Thomson Sebayang, MT sebagai ketua komisi pembimbing dan Bapak Dr. Ir. Satia Negara Lubis, M.Ec sebagai anggota komisi pembimbing. Jambu biji sebagai salah satu jenis buah-buahan tropis yang ada di Indonesia mulai dikenal dan diketahui masyarakat bukan hanya sebagai buah pencuci mulut saja, jambu biji juga dikenal manfaatnya dalam mengatasi beberapa jenis penyakit yang umum, misalnya penyakit disentri dan untuk terapi demam berdarah dengan cara membuat jus dari jambu biji. Oleh karena itu jambu biji mulai banyak diminta keberadaannya di pasar-pasar karena selain manfaatnya yang banyak, harganya yang relatif murah dibandingkan dengan buah-buahan lainnya. Salah satu kendala yang dihadapi saat ini adalah produksi dan produktivitas jambu biji yang masih rendah di bandingkan dengan Negara lain. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis produktivitas jambu biji dan menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi jambu biji serta kelayakan usahatani jambu biji. Faktor-faktor yang diduga mempengaruhi produksi jambu biji adalah luas lahan, bibit, pupuk, pestisida dan tenaga kerja. Data yang digunakan adalah data primer, yaitu data yang diperoleh dari petani jambu biji di Desa Sugau Kecamatan Pancur batu Kabupaten Deli Serdang melalui wawancara langsung dengan menggunakan daftar pertanyaan (kuesioner). Daerah penelitian tersebut ditentukan secara purposive dengan jumlah sampel berdasarkan metode sensus. Data dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif dengan membandingkan produksi jambu biji di daerah penelitian dengan daerah lain. Untuk melihat pengaruh input produksi terhadap jumah produksi dianalisis dengan fungsi Cobb-Douglas dan metode regresi linier digunakan untuk menganalisis model, sedangkan untuk menganalisis kelayakan digunakan analisis Break Even Point (BEP) volume dan Break Even Point (BEP) harga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas jambu biji pada daerah penelitian lebih besar di banding dengan produktivitas jambu biji pada daerah lain. Secara serempak faktor-faktor yang mempengaruhi produksi jambu biji per petani adalah luas lahan, bibit dan pestisida sedangkan secara parsial produksi jambu biji hanya di pengaruhi oleh faktor luas lahan dan berdasarkan analisis uji kelayakan usahatani jambu biji layak untuk di usahakan dengan nilai BEP volume produksi 5129,13kg/petani dan 16.832kg/ha dan BEP harga per petani dan per Ha adalah Rp.1.426,-/petani. Kata kunci : produktivitas jambu biji, kelayakan jambu biji, usahatani
ANALISIS CONJOINT PREFERENSI PETANI TERHADAP PEMILIHAN PUPUK UNTUK USAHATANI BELIMBING (Studi Kasus Desa Namoriam Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang) Dhanny Afpriany Purba; Sri Fajar Ayu, Salmiah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 No.4 April 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi petani terhadap kombinasi atribut pupuk, urutan atribut pupuk yang paling penting menurut preferensi petani untuk usahatani belimbing, dan menganalisis tingkat keakuratan prediksi pada proses conjoint. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis conjoint. Atribut pupuk yang digunakan dalam penelitian ini adalah ketersediaan, kandungan unsur hara, harga, bahan dasar pupuk, bentuk pupuk, kecepatan penguraian, kemudahan penggunaan, label dan jenis kemasan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa harga merupakan atribut terpenting dibandingkan atribut lainnya dengan nilai kepentingan 26,574%. Urutan atribut pupuk yang kedua sampai terakhir menurut preferensi petani yaitu kandungan unsur hara (22,906%), bentuk pupuk (16,351 %), bahan dasar pupuk (13,344 %), kecepatan penguraian (4,849 %), ketersediaan (4,650 %), kemudahan penggunaan        (3,885 %), jenis kemasan (3,846 %), serta label (3,595 %). Stimuli yang diinginkan oleh petani untuk produk pupuk adalah tersedia dimana-mana pada saat dibutuhkan dari segi volume, waktu dan lokasi, kandungan unsur hara seperti yang ada pada NPK Phonska disertai tambahan unsur hara mikro dan vitamin tanaman, harga Rp 5.000 – 7.000/kg, bahan dasar pupuk berupa organik, bentuk granuler, kecepatan penguraian cepat terurai, penggunaan memerlukan alat aplikasi pupuk, terdapat label sertifikasi pupuk dan jenis kemasan berupa karung plastik kedap air. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa ada korelasi atau hubungan yang kuat antara preferensi estimasi (hasil conjoint) dan preferensi aktual (pendapat responden).   Kata Kunci : Preferensi Petani, Atribut Pupuk, Analisis Conjoint
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU KONSUMEN DALAM MENGONSUMSI GULA PUTIH BERMEREK DI KOTA MEDAN Nusantry Sirait; M. Jufri, Iskandarini
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 No.4 April 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK NUSANTRY SIRAIT (100304041) dengan judul Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen Dalam Mengonsumsi Gula Putih Bermerek Di Kota Medan. Penelitian ini dibimbing oleh Ibu Ir. Iskandarini, MM, Ph. D dan Bapak M. Jufri, M.Si. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dalkam mengonsumsi gula putih bermerek di kota Medan. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis regresi linier berganda. Penentuan daerah penelitian secara purposive. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember tahun 2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor budaya, sosial, pribadi dan psikologis secara serempak berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan konsumen dalam mengonsumsi gula putih bermerek. Sedangkan secara parsial faktor pribadi dan psikologis mempunyai pengaruh positif terhadap keputusan konsumen dalam mengonsumsi gula putih bermerek, dan faktor psikologis merupakan faktor yang paling dominan yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam mengonsumsi gula putih bermerek di Kota Medan. Kata Kunci : Gula Putih Bermerek, Konsumen, Perilaku Konsumen
ANALISIS FINANSIAL USAHATANI PADI ORGANIK (KASUS : DESA LUBUK BAYAS KECAMATAN PERBAUNGAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI) Sari Vitayasa Br. Butar-butar; M. Roem, Salmiah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 No.4 April 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis biaya produksi, penerimaan dan pendapatan usahatani padi organik. Untuk menganalisis kelayakan usahatani padi organik secara finansial dan untuk mengetahui ketercapaian break even point (titik impas) usahatani padi organik di daerah penelitian. Hasil penelitian diperoleh total biaya produksi sebesar Rp54.523.800 dengan total biaya rata-rata Rp 6.058.200. Luas lahan 1 Ha total biaya produksi Rp 11.138.000. Total biaya produksi yaitu total biaya variabel Rp 42.838.000 dengan biaya rata-rata Rp 4.759.778 dan total biaya tetap Rp 11.685.800 dengan biaya rata-rata Rp 1.298.422. Total penerimaan adalah sebesar Rp 135.752.500 dengan rata-rata Rp 15.083.611. Luas lahan 1 Ha total penerimaan Rp 33.600.000. Total pendapatan Rp 82.528.700 dengan rata-rata Rp 9.169.856. Luas lahan 1 Ha total pendapatan Rp 22.462.000. Usahatani padi organik secara finansial diperoleh nilai rata-rata R/C sebesar 2,4898. Setiap biaya yang digunakan Rp 1 memberikan penerimaan sebesar Rp 2,4898 artinya usahatani padi organik layak untuk dilaksanakan. Sedangkan  nilai B/C usahatani padi organik 1,4898. Setiap biaya yang digunakan Rp 1 memberikan pendapatan sebesar Rp 1,4898 artinya usahatani padi organik layak dilaksanakan dan dikembangkan. Usahatani padi organik di Desa Lubuk Bayas telah mencapai break even point (titik impas). Break even point penerimaan usahatani padi organik adalah sebesar Rp 1.871.450. Break even point produksi usahatani padi organik sebesar 439,77 kg dan Break even point harga pokok Rp 1.636/kg. Kata Kunci : Padi Organik, Analisis Finansial, Break Even Point.
ANALISIS BAURAN PEMASARAN YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN DAN JUMLAHPEMBELIAN MANISAN HALUA DI KOTA STABAT KABUPATEN LANGKAT Siti Nurkhaliza; Thomson Sebayang; Satia Negara Lubis
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 No.4 April 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Bauran pemasaran merupakan strategi pemasaran yang meliputi produk, tempat, dan harga yang memiliki peranan yang sangat penting terhadap kepuasan konsumen dan dalam menentukan jumlah pembelian. Tujuan dari penelitianini adalah untuk menjelaskan tingkat kepuasan konsumen, menganalisis pengaruh komponen bauran pemasaran terhadap tingkat kepuasan, menganalisis pengaruh komponen bauran pemasaran terhadap jumlah pembelian Manisan Halua, dan menganalisis pengaruh tingkat kepuasan terhadap jumlah pembelian Manisan Halua.Penelitiandilakukan diKota Stabat KabupatenLangkatyang ditentukan secara purposive sampling.Besar sampel ditentukan dengan metode Slovin,dimana diperoleh sebanyak46 konsumen.Untuk pengambilan sampel digunakan metode accidental sampling.Metode analisisyang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif untuk menjelaskan tingkat kepuasan konsumen dan metode analisis jalur (path analysis) model regresi berganda untuk menganalisispengaruhindikator komponen bauran pemasaran terhadap tingkat kepuasan konsumen dan jumlah pembelian Manisan Halua.Hasil penelitian menunjukkanbahwa posisi tingkat kepuasan konsumen manisan Halua beradapada tingkatan puas. Secara simultan, semua komponen indikator bauran  pemasaran  (produk, tempat, dan harga) berpengaruh signifikan terhadap tingkat kepuasan konsumen, namun secara parsial hanyavariabelwarna, kebersihan dan kenyamanan, dan kesesuaian harga yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat kepuasan konsumen. Terhadap jumlah pembelian Manisan Halua, baik secara simultan maupun parsial, tidak ada komponen bauran pemasaran yang berpengaruh signifikan. Tingkat kepuasan konsumen tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah pembelian Manisan Halua.     Kata Kunci : Bauran Pemasaran, Tingkat Kepuasan Konsumen, dan Jumlah Pembelian Konsumen

Filter by Year

2012 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2019): Vol. 10 No. 3 Maret 2019 Vol 10, No 2 (2019): Vol. 10 No. 2 Februari 2019 Vol 10, No 1 (2019): Volume 10 No. 1 Januari 2019 Vol 9, No 12 (2018): Volume 9 No.12 Desember 2018 Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018 Vol 9, No 10 (2018): Volume 9 No. 10 Oktober 2018 Vol 9, No 9 (2018): Volume 9 No. 9 September 2018 Vol 9, No 8 (2018): Volume 9 No. 8 Agustus 2018 Vol 9, No 7 (2018): Volume. 9 No. 7 Juli 2018 Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018 Vol 9, No 5 (2018): Volume 9 No. 5 Mei 2018 Vol 9, No 4 (2018): Volume 9 No. 4 April 2018 Vol 9, No 3 (2018): Volume 9 No. 3 Maret 2018 Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 No. 2 Februari 2018 Vol 9, No 1 (2018): Volume 9. No. 1 Januari 2018 Vol 8, No 6 (2017): Volume 8. No. 6 Desember 2017 Vol 8, No 5 (2017): Volume 8. No. 5 November 2017 Vol 8, No 4 (2017): Volume 8. No. 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Volume 8. No. 3 September 2017 Vol 8, No 2 (2017): Volume 8. No. 2 Agustus 2017 Vol 8, No 1 (2017): Volume 8. No. 1 Juli 2017 Vol 7, No 6 (2017): Volume 7. No. 6 Juni 2017 Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017 Vol 6, No 1 (2017): volume 6 no. 1 January 2017 Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016 Vol 5, No 11 (2016): volume 5 no. 11 November 2016 Vol 5, No 10 (2016): volume 5 no. 10 oktober 2016 Vol 5, No 9 (2016): volume 5 no. 9 september 2016 Vol 5, No 8 (2016): volume 5 no. 8 agustus 2016 Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016 Vol 5, No 6 (2016): volume 5 no. 6 juni 2016 Vol 5, No 5 (2016): volume 5 no. 5 Mei 2016 Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016 Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Januari 2016 Vol 5, No 2 (2016) Vol 4, No 12 (2015): Volume 4 No. 12 Desember 2015 Vol 4, No 11 (2015): Volume 4 No. 11 November 2015 Vol 4, No 10 (2015): Volume 4 No. 10 Oktober 2015 Vol 4, No 9 (2015): Volume 4 No. 9 September 2015 Vol 4, No 8 (2015): Volume 4 No. 8 Agustus 2015 Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015 Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015 Vol 4, No 5 (2015): Volume 4 No. 5 Mei 2015 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 No.4 April 2015 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 No.3 Maret 2015 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No. 2 Februari 2015 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015 Vol 3, No 11 (2014): Vol 3 No. 11 November 2014 Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014 Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014 Vol 3, No 8 (2014): Vol 3 No. 8 Agustus 2014 Vol 3, No 7 (2014): Vol 3 No. 7 Juli 2014 Vol 3, No 6 (2014): Vol 3 No. 6 Juni 2014 Vol 3, No 5 (2014): Vol 3 No. 5 Mei 2014 Vol 3, No 4 (2014): Vol 3 No. 4 April 2014 Vol 3, No 3 (2014): Vol 3 No. 3 Maret 2014 Vol 3, No 2 (2014): Vol 3 No. 2 Februari 2014 Vol 3, No 1 (2014): Vol 3 No. 1 Januari 2014 Vol 2, No 12 (2013): Vol 2 No. 12 Desember 2013 Vol 2, No 11 (2013): Vol 2 No 11 November 2013 Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013 Vol 2, No 9 (2013): Vol 2 No 9 September 2013 Vol 2, No 8 (2013): Vol 2 No 8 Agustus 2013 Vol 2, No 7 (2013): Vol 2 No. 7 Juli 2013 Vol 2, No 6 (2013): Vol 2 No. 6 Juni 2013 Vol 2, No 5 (2013): Vol 2 No. 5 Mei 2013 Vol 2, No 4 (2013): Vol 2 No. 4 April 2013 Vol 2, No 3 (2013): Vol 2 No. 3 Maret 2013 Vol. 2 No. 2 Februari 2013 Vol 2, No 1 (2013): JURNAL AGRIBISNIS Vol 1, No 1 (2012) More Issue