cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 845 Documents
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN DAN PENAWARAN AYAM RAS PEDAGING DI TINGKAT KONSUMEN DAN PETERNAK DI PASAR TRADISIONAL KOTA MEDAN Elisabeth Septiani Napitupulu; Hasman Hasyim; Tavi Supriana
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan ayam ras pedaging di tingkat konsumen di pasar tradisional Kota Medan dan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran ayam ras pedaging di tingkat peternak di pasar tradisional Kota Medan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan mempergunakan metode Ordinary Least Square (OLS) atau metode kuadrat terkecil dengan alat bantu SPSS 16.0. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa dari sisi permintaan variabel harga ayam ras pedaging, pendapatan rata-rata keluarga/bulan, jumlah tanggungan, dan harga ikan dencis secara serempak berpengaruh nyata terhadap jumlah permintaan ayam ras pedaging di tingkat konsumen di pasar tradisional Kota Medan. Secara parsial variabel harga ayam ras pedaging, pendapatan rata-rata keluarga/bulan, dan jumlah tanggungan berpengaruh nyata terhadap jumlah permintaan ayam ras pedaging, sedangkan variabel harga ikan dencis tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah permintaan ayam ras pedaging di tingkat konsumen di pasar tradisional Kota Medan. Dari sisi penawaran variabel harga jual peternak, biaya produksi, dan keuntungan secara serempak berpengaruh nyata terhadap jumlah penawaran ayam ras pedaging di tingkat peternak di pasar tradisional Kota Medan. Secara parsial variabel biaya produksi dan keuntungan berpengaruh nyata terhadap jumlah penawaran ayam ras pedaging, sedangkan variabel harga jual peternak tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah penawaran ayam ras pedaging di tingkat peternak di pasar tradisional Kota Medan. Kata Kunci: permintaan, penawaran, ayam ras pedaging, peternak ayam ras pedaging
ANALISIS POLA KONSUMSI PANGAN NON BERAS SUMBER KARBOHIDRAT DI KECAMATAN MEDAN TUNTUNGAN Monalisa Hasibuan; Satia Negara Lubis; Rahmanta Ginting
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis keragaman konsumsi pangan non beras sumber karbohidrat (jagung, gandum, ubi, dan kentang) di Kecamatan Medan Tuntungan dan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pola konsumsi pangan non beras di Kecamatan Medan Tuntungan. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode perhitungan kecukupan konsumsi energi berdasarkan acuan PPH ( Pola Pangan Harapan ) dan analisis regresi linier berganda dengan alat bantu SPSS 16. Pengambilan sampel dilakukan dengan motode simple random sampling sebanyak 69 orang. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PPH (Pola Pangan Harapan) padi-padian adalah 3,05 dan umbi-umbian adalah 0,94 masih berada di bawah PPH (Pola Pangan Harapan) yang dianjurkan yaitu padi-padian adalah 25 dan umbi-umbian adalah 2,5. Hasil estimasi regresi linier berganda menunjukkan bahwa secara serempak variabel pendapatan, jumlah tanggungan, umur, dan tingkat pendidikan berpengaruh nyata terhadap pola konsumsi pangan non beras di Kecamatan Medan Tuntungan. Secara parsial variabel pendapatan dan jumlah tanggungan berpengaruh berpengaruh nyata terhadap pola konsumsi pangan non beras di Kecamatan Medan Tuntungan, sedangkan variabel umur dan tingkat pendidikan berpengaruh tidak nyata terhadap pola konsumsi pangan non beras sumber karbohidrat di Kecamatan Medan Tuntungan.   Kata Kunci : PPH ( Pola Pangan Harapan), Pangan Non Beras  
STUDI KELAYAKAN USAHA PENGOLAHAN DODOL PULUT (Studi Kasus: Desa Paya Perupuk, Kec Tanjung Pura, Kab Langkat) M. Adi Kurniawan Nasution; Hasman Hasyim; Sinar Indra Kusuma
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah (1) Untuk menganalisis pendapatan pengolah dodol pulut, (2) Untuk menganalisis usaha pengolahan dodol pulut layak diusahakan atau tidak, (3) Untuk mengetahui ada atau tidak bantuan dari pemerintah daerah kepada pengolah dodol pulut, (4) Untuk mengetahui ada atau tidaknya jaringan (network) antar pengolah dodol pulut di daerah penelitian. Metode penelitian adalah (1) metode analisis pendapatan dengan menganalisis biaya produksi, penerimaan dan pendapatan dalam usaha pengolahan dodol pulut, (2) menggunakan metode analisis finansial dengan kriteria investasi Net Present Value (NPV), Internal Rate Of Retrun (IRR), dan Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), (3) metode deskriptif yaitu dengan menjelaskan ada atau tidaknya bantuan dari pemerintah daerah kepada pengolah dodol pulut, (4) metode deskriptif yaitu dengan menjelaskan ada atau tidaknya jaringan (network) antar pengolah dodol pulut yang dilakukan di daerah penelitian. Hasil penelitian diperoleh (1) pendapatan pengusaha dodol pulut rata-rata Rp 66.480.090 per tahun atau  Rp 5.540.007,5 per bulan, (2) berdasarkan kriteria investasi usaha pengolahan dodol pulut di daerah penelitian diperoleh nilai NPV pada i = 7,5% sebesar Rp 347.002.257,76, IRR sebesar 41,2 %, dan Net B/C sebesar 12,08. Dari hasil di atas didapat nilai NPV > 0, IRR > 7,5% yang telah ditentukan, dan Net B/C > 1, ini artinya usaha pengolahan dodol pulut layak diusahakan, (3) ada bantuan dari pemerintah daerah akan tetapi belum bisa membantu pengolah untuk bekerja lebih efektif dan efisien, (4) tidak adanya jaringan (network) antar pengolah dodol pulut di daerah penelitian. Kata kunci: Studi Kelayakan, Dodol Pulut
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN DAN PERSEPSI NELAYAN TERHADAP PROGRAM PENINGKATAN PENDAPATAN Esron Lubis; Tavi Supriana; Asmi Tiurland Hutajulu
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh modal kerja, pengalaman, dan harga jual terhadap pendapatan nelayan, mengetahui progam-program peningkatan pendapatan yang dilakukan pemerintah di daerah penelitian, menganalisis persepsi nelayan terhadap program peningkatan yang dilakukan pemerintah. Metode penentuan daerah penelitian ditentukan secara purposive yaitu di desa Bogak dengan jumlah populasi nelayan sebanyak 1718 orang. Penarikan sampel dilakukan dengan metode simple random sampling,yaitu sampel diambil sebanyak 40 sampel, yang terdiri atas 25 sampel yang tidak dapat program dan 15 sampel yang dapat program. Metode analisis yag digunakan adalah analisis deskriptif, analisis skala likert, dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan nelayan, sedangkan variabel pengalaman dan harga jual tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan nelayan. Program peningkatan pendapatan yang ada di desa Bogak adalah Bantuan Langsung Masyarakat Pengembangan Usaha Mina Pedesaan Perikanan Tangkap (BLM PUMP). Persepsi nelayan yang tidak dapat program BLM PUMP terhadap program PUMP adalah 93,33 % negatif dan 6,67 % positif sedangkan persepsi nelayan yang dapat program adalah 73,3 % positif dan 26,7 % negatif. Jadi dapat disimpulkan Persepsi nelayan terhadap program BLM PUMP adalah negatif.     Kata kunci : Modal, pendapatan nelayan, program, persepsi
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PETANI ASAM GLUGUR (Studi Kasus : Desa Mardingding Julu, Kecamatan Biru-biru, Kabupaten DeliSerdang) Christina Tampubolon; Kelin Tarigan; Sri Fajar Ayu
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Christina Tampubolon (100304078)dengan judul skripsi “Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Asam Glugur (Studi Kasus : Desa Mardingding Julu, Kec. Biru-biru, Kab. Deli Serdang)”. Dibimbing oleh Prof. Dr. Ir. Kelin Tarigan, M.S. dan Sri Fajar Ayu, SP, MM, DBA. Penelitian ini bertujuan untuk meganalisis pendapatan usahatani asam glugur di Desa Mardingding Julu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisisUsahatani dan Regresi Linier Sederhana. Perhitungan pendapatan dilakukan pada tanaman asam glugur selama 1 tahun terakhir dimana tanaman asam glugur berusia 10 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan petani asam glugur per tahun  Rp. 26.585.521,- dan per bulannyamakapendapatanbersihpetanisebesarRp 2.215.460. nilai t-hitung < t-tabel yang berarti bahwa umur tanaman tidak berpengaruh nyata terhadap produksi asam glugur.   Kata Kunci :  Analisis Usahatani, Asam Glugur, Pendapatan
ANALISIS USAHATANI IKAN MAS (Cyprinus carpio) (Studi Kasus : Desa Mbaruai, Kecamatan Sibiru-Biru, Kabupaten Deli Serdang) Dedek Esteria A S; Meneth Ginting; Siti Khadijah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perkembangan usahatani ikan mas 5 tahun terakhir di daerah penelitian, untuk mengetahui karakteristik  petani ikan mas skala kecil dan usaha skala besar di daerah penelitian, untuk mengetahui perbandingan pengaruh input terhadap output antara  usahatani ikan mas skala kecil dan usaha skala besar di daerah penelitian, untuk mengetahui  perbandingan pendapatan antara  usahatani ikan mas  skala kecil dan usaha skala besar di daerah penelitian, untuk menganalisis  perbandingan  kelayakan  usahatani ikan mas  skala kecil dan usaha skala besar di daerah penelitian.Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif, metode analisis usahatani, analisis regresi berganda, metode analisis U Mann Whitney, dan metode analisis kelayakan IRR (Internal Rate of Return).Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jumlah produksi ikan mas di Desa Mbaruai mulai tahun 2009-2013 mengalami peningkatan yang signifikan. Terdapat perbedaan karakteristik antara petani ikan mas skala kecil dan skala besar yaitu pada lamanya pengalaman dalam usaha pembesaran ikan mas, jumlah benih yang dimiliki, dan jumlah tanggungan petani. Terdapat perbedaan pengaruh input terhadap output antara usahatani ikan mas skala kecil dan skala besar. Terdapat perbedaan pendapatan antara petani skala kecil dan skala kecil.Usahatani ikan mas skala kecil dan skala besar layak untuk diusahakan.   Kata Kunci :  Analisis Usahatani Ikan Mas, Usaha Skala Kecil, Usaha Skala Besar, Analisis Kelayakan IRR.  
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN DAN VIABILITAS FINANSIAL PETANI SALAK PADANGSIDIMPUAN DI KABUPATEN TAPANULI SELATAN Jufrianto Simanullang; Diana Chalil; Siti Khadijah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 11 (2014): Vol 3 No. 11 November 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis bagaimana pendapatan keluarga petani Salak Padangsidimpuan di daerah penelitian, untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan keluarga petani Salak Padangsidimpuan di daerah penelitian dan untuk menganalisis viabilitas finansial petani Salak Padangsidimpuan di daerah penelitian. Metode analisis data yang digunakan adalah rumus pendapatan, metode regresi linear berganda dengan alat bantu SPSS 16 dan perhitungan manfaat biaya. Penentuan daerah penelitian adalah secara sengaja (purposive). Besar sampel menggunakan Rumus Slovin dengan besar sampel 70. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pendapatan keluarga petani Salak Padangsidimpuan di daerah penelitian relatif rendah dibandingkan dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Tapanuli Selatan. (2) Faktor-faktor produktivitas lahan, harga jual, harga herbisida, biaya pengangkutan dan jumlah tenaga kerja secara serempak berpengaruh nyata terhadap pendapatan keluarga petani Salak Padangsidimpuan di Kabupaten Tapanuli Selatan. Sedangkan secara parsial variabel produktivitas lahan, harga jual, biaya pengangkutan dan jumlah tenaga kerja berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani Salak Padangsidimpuan di Kabupaten Tapanuli Selatan, sedangkan harga herbisida tidak berpengaruh nyata. (3) Usahatani petani Salak Padangsidimpuan di daerah penelitian tidak viable. Kata Kunci : Pendapatan, Faktor-faktor Pendapatan, dan Viabilitas Finansial  
ANALISIS FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGELUARAN UNTUK KONSUMSI PANGAN RUMAH TANGGA PASCA ERUPSI GUNUNG SINABUNG (Studi Kasus : Desa Gajah, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo) Sepriyanti Veronika Barus; Satia Negara Lubis; Rahmanta Ginting
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 11 (2014): Vol 3 No. 11 November 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat ketahanan pangan rumah tangga di Desa Gajah, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo pasca erupsi Gunung Sinabung dan untuk menganalisis besarnya pengaruh pendapatan rumah tangga, tingkat pendidikan ibu rumah tangga, jumlah anggota rumah tangga, dan lamanya berumah tangga terhadap pengeluaran untuk konsumsi pangan rumah tangga pasca erupsi Gunung Sinabung. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Sampel yang digunakan sebanyak 82 rumah tangga. Metode analisis yang digunakan adalah Metode Kuantitatif dan Metode Analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah tangga termasuk rawan pangan, karena memiliki persentase pengeluaran pangan sebesar 68%. Variabel pendapatan rumah tangga, dan jumlah anggota rumah tangga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengeluaran untuk konsumsi pangan rumah tangga. Variabel tingkat pendidikan ibu rumah tangga berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap pengeluaran untuk konsumsi pangan rumah tangga. Sedangkan variabel lamanya berumah tangga berpengaruh negatif tetap tidak signifikan terhadap pengeluaran untuk konsumsi pangan rumah tangga. Kata Kunci : Rumah Tangga Pasca Erupsi Gunung Sinabung, Pengeluaran Untuk Konsumsi Pangan, Pangsa Pengeluaran Pangan
ANALISIS KOMPARASI PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH PENGGUNA BENIH SANG HYANG SRI DENGAN BENIH PENANGKARAN SWADAYA (Kasus : Desa Naga Kisar Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai) Giar Habib Ariguna; Hasman Hasyim, Emalisa
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 11 (2014): Vol 3 No. 11 November 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian (1) untuk mengetahui pengaruh faktor harga gabah dan biaya produksi terhadap pendapatan usahatani padi sawah pengguna Benih Sang Hyang Sri dan pengguna Benih Penangkaran  Swadaya (2) untuk mengetahui apakah ada perbedaan produksi dan pendapatan antara petani pengguna Benih Shang Hyang Sri dengan petani yang menggunakan benih penangkaran swadaya. Metode analisis data yang digunakan (1) analisi regresi berganda (2) uji beda rata - rata. Hasil penelitian (1) Harga gabah dan biaya produksi mempengaruhi secara bersama-sama pendapatan usahatanai padi sawah pengguna benih Sang Hyang Sri. Secara parsial, Harga gabah dan biaya produksi berpengaruh terhadap pendapatan usahatanai padi sawah pengguna benih Sang Hyang Sri. (2) Harga gabah dan biaya produksi mempengaruhi secara bersama-sama pendapatan usahatanai padi sawah pengguna benih penangkaran swadaya. Secara parsial, Harga gabah dan biaya produksi berpengaruh terhadap pendapatan usahatanai padi sawah pengguna benih penangkaran swadaya. (3) Ada perbedaan rata-rata produksi usahatani padi sawah yang menggunakan Benih Sang Hyang Sri dengan benih penangkaran swadaya sebesar 441,4 Kg/Ha/MT dan produksi benih penangakran swadaya lebih tinggi. (4) Ada perbedaan rata-rata pendapatan usahatani padi sawah yang menggunakan Benih Sang Hyang Sri dengan benih penangkaran swadaya sebesar Rp.1.742.367,88,-/Ha/MT dan pendapatan usahatani pengguna benih penangkaran lebih tinggi. Kata Kunci: Benih, Produksi, Pendapatan
DAMPAK ERUPSI GUNUNG SINABUNG TERHADAP PRODUKTIVITAS DAN PENDAPATAN PETANI (Studi Kasus: Desa Perteguhen, Kec. Simpang Empat, Kabupaten Karo) Jona Immanuel Perangin-angin; Kelin Tarigan; Hasman Hasyim
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No. 2 Februari 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak erupsi Gunung Sinabung terhadap produktivitas tanaman (kubis dan wortel) di daerah penelitian dan untuk menganalisis dampak erupsi Gunung Sinabung terhadap pendapatan petani (kubis dan wortel) di daerah penelitian. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif. Daerah penelitian ditetapkan secara purposive sampling (sengaja). Dengan pertimbangan bahwa populasi petani (kubis dan wortel) yang dapat menggambarkan populasi di daerah penelitian dan memiliki jarak 7 km dari kaki gunung sinabung yang memiliki dampak nyata dalam peran pertanian. Hasil penelitian dengan melihat produktivitas tanaman dan pendapatan petani, maka terdapat beberapa kesimpulan yang menarik yaitu produktivitas tanaman (kubis dan wortel) yang menurun cukup drastis, terdapat biaya tambahan ketika erupsi, tetapi pendapatan petani (kubis dan wortel) meningkat. Kata kunci : Erupsi, Produktivitas, dan Pendapatan

Filter by Year

2012 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2019): Vol. 10 No. 3 Maret 2019 Vol 10, No 2 (2019): Vol. 10 No. 2 Februari 2019 Vol 10, No 1 (2019): Volume 10 No. 1 Januari 2019 Vol 9, No 12 (2018): Volume 9 No.12 Desember 2018 Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018 Vol 9, No 10 (2018): Volume 9 No. 10 Oktober 2018 Vol 9, No 9 (2018): Volume 9 No. 9 September 2018 Vol 9, No 8 (2018): Volume 9 No. 8 Agustus 2018 Vol 9, No 7 (2018): Volume. 9 No. 7 Juli 2018 Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018 Vol 9, No 5 (2018): Volume 9 No. 5 Mei 2018 Vol 9, No 4 (2018): Volume 9 No. 4 April 2018 Vol 9, No 3 (2018): Volume 9 No. 3 Maret 2018 Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 No. 2 Februari 2018 Vol 9, No 1 (2018): Volume 9. No. 1 Januari 2018 Vol 8, No 6 (2017): Volume 8. No. 6 Desember 2017 Vol 8, No 5 (2017): Volume 8. No. 5 November 2017 Vol 8, No 4 (2017): Volume 8. No. 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Volume 8. No. 3 September 2017 Vol 8, No 2 (2017): Volume 8. No. 2 Agustus 2017 Vol 8, No 1 (2017): Volume 8. No. 1 Juli 2017 Vol 7, No 6 (2017): Volume 7. No. 6 Juni 2017 Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017 Vol 6, No 1 (2017): volume 6 no. 1 January 2017 Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016 Vol 5, No 11 (2016): volume 5 no. 11 November 2016 Vol 5, No 10 (2016): volume 5 no. 10 oktober 2016 Vol 5, No 9 (2016): volume 5 no. 9 september 2016 Vol 5, No 8 (2016): volume 5 no. 8 agustus 2016 Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016 Vol 5, No 6 (2016): volume 5 no. 6 juni 2016 Vol 5, No 5 (2016): volume 5 no. 5 Mei 2016 Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016 Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Januari 2016 Vol 5, No 2 (2016) Vol 4, No 12 (2015): Volume 4 No. 12 Desember 2015 Vol 4, No 11 (2015): Volume 4 No. 11 November 2015 Vol 4, No 10 (2015): Volume 4 No. 10 Oktober 2015 Vol 4, No 9 (2015): Volume 4 No. 9 September 2015 Vol 4, No 8 (2015): Volume 4 No. 8 Agustus 2015 Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015 Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015 Vol 4, No 5 (2015): Volume 4 No. 5 Mei 2015 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 No.4 April 2015 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 No.3 Maret 2015 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No. 2 Februari 2015 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015 Vol 3, No 11 (2014): Vol 3 No. 11 November 2014 Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014 Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014 Vol 3, No 8 (2014): Vol 3 No. 8 Agustus 2014 Vol 3, No 7 (2014): Vol 3 No. 7 Juli 2014 Vol 3, No 6 (2014): Vol 3 No. 6 Juni 2014 Vol 3, No 5 (2014): Vol 3 No. 5 Mei 2014 Vol 3, No 4 (2014): Vol 3 No. 4 April 2014 Vol 3, No 3 (2014): Vol 3 No. 3 Maret 2014 Vol 3, No 2 (2014): Vol 3 No. 2 Februari 2014 Vol 3, No 1 (2014): Vol 3 No. 1 Januari 2014 Vol 2, No 12 (2013): Vol 2 No. 12 Desember 2013 Vol 2, No 11 (2013): Vol 2 No 11 November 2013 Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013 Vol 2, No 9 (2013): Vol 2 No 9 September 2013 Vol 2, No 8 (2013): Vol 2 No 8 Agustus 2013 Vol 2, No 7 (2013): Vol 2 No. 7 Juli 2013 Vol 2, No 6 (2013): Vol 2 No. 6 Juni 2013 Vol 2, No 5 (2013): Vol 2 No. 5 Mei 2013 Vol 2, No 4 (2013): Vol 2 No. 4 April 2013 Vol 2, No 3 (2013): Vol 2 No. 3 Maret 2013 Vol. 2 No. 2 Februari 2013 Vol 2, No 1 (2013): JURNAL AGRIBISNIS Vol 1, No 1 (2012) More Issue