cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 845 Documents
ANALISIS FORECASTING KETERSEDIAAN DAGING SAPI DI SUMATERA UTARA TAHUN 2020 Yuli Hariani Siregar; Satia Negara Lubis, Emalisa
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 5 (2015): Volume 4 No. 5 Mei 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Ketersediaan daging sapi berpengaruh penting terhadap program swasembada daging sapi yang dicanangkan oleh pemerintah. Dengan tersedianya jumlah daging sapi di Indonesia maka program pemerintah tersebut akan terlaksana dengan baik.Indonesia perlu belajar dari kegagalan program swasembada daging sapi, 3 kali swasembada 3 kali gagal.Pemerintah dan masyarakat sejak lama bermimpi mengulang sukses sebagai negara pengekspor sapi seperti pada era tahun 1970-an.Tujuan penelitian adalah (1)untuk mengetahui perbandingan antara produksi daging sapi dan konsumsi daging sapi tahun 1999-2013, (2) Untuk menganalisis perbandingan antara ketersediaan daging sapi dengan konsumsi daging sapi di tahun 2020 di Provinsi Sumatera Utara.Metodeanalisisyang digunakan adalah (1) metode deskriptif dan(2) metode analisis forecasting yang dilakukan di daerah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan(1) perbandingan antara produksi dan konsumsi daging sapi tahun 1999-2013 setaip tahunnya berbeda yaitu pada enam tahun petama konsumsi lebih besar dibanding produksi, pada sembilan tahun terakhi, produksi lebih besar dibanding konsumsi, (2)ketersediaan dan konsumsi daging sapi di Sumatera Utara tahun 2020 mengalami trend kenaikan dan perbandingan ketersediaan dengan konsumsi daging sapi Sumatera Utara 2020 menunjukkan rasio ketersediaan daging sapi lebih besar dibandingkan dengan konsumsi daging sapi. Kata kunci:AnalisisForecasting, Trend, Ketersediaan Daging Sapi, Konsumsi Daging Sapi
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI UBI KAYU (Manihot esculanta) Laylan Syafina; Tavi Supriana, Emalisa
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi ubi kayu di Desa Tandukan Raga, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang. Metode pengambilan sampel adalah metode sensus, yaitu seluruh populasi merupakan sampel dalam penelitian, dengan jumlah sampel 30. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive (sengaja) dengan pertimbangan bahwa daerah ini sebahagian besar penduduknya adalah petani ubi kayu. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda dengan metode estimasi OLS (Ordinary Least Square). Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan, tenaga kerja, bibit, pupuk urea dan pupuk posca secara serempak berpengaruh positif dan nyata terhadap produksi ubi kayu. Luas lahan dan bibit secara parsial berpengaruh positif dan nyata terhadap produksi ubi kayu. Sedangkan tenaga kerja, pupuk urea dan pupuk posca tidak berpengaruh nyata terhadap produksi ubi kayu. Kata Kunci: faktor produksi, ubi kayu dan produksi.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH FUNGSI LAHAN PERSAWAHAN MENJADI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT RAKYAT DI KECAMATAN PEGAJAHAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI Rusydi Irawan; Yusak Maryunianta; A.T Hutajulu
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Rusydi Irawan (090304069/Agribisnis-PKP). Dengan judul penelitian Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Alih Fungsi Lahan Persawahan Menjadi Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat Di Kecamatan Pegajahan Kabupaten Serdang Bedagai. Penelitian dilaksanakan pada Agustus – Desember 2014 dibimbing oleh Ir. Yusak Maryunianta, Msi dan Ir. A.T. Hutajulu, MS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alih fungsi lahan dan faktor-faktor yang mempengaruhi alih fungsi lahan persawahan menjadi perkebunan kelapa sawit rakyat di Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Serdang Bedagai. Metode penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan metode analisis regresi linier berganda. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yakni data yang dikumpulkan dari instasi terkait dan data primer berupa data langsung yang dikumpulkan melalui wawancara dengan responden dan menggunakan kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2009 hingga tahun 2011 luas panen padi sawah mengalami penurunan sebesar 1.651 ha sedangkan luas perkebunan kelapa sawit rakyat dari tahun 2010 sampai tahun 2013 meningkat sebesar 181,5 ha dan faktor pengeluaran keluarga petani, produktivitas padi sawah, dan luas kepemilikkan lahan berpengaruh signifikan terhadap alih fungsi lahan persawahan menjadi perkebunan kelapa sawit rakyat di Kecamatan Pegajahan. Kata Kunci: Alih Fungsi Lahan, Lahan Persawahan,Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat, Faktor-Faktor Alih Fungsi Lahan.
ANALISIS SEGMENTASI PASAR DONAT KENTANG (Studi Kasus: Kecamatan Medan Baru) Zuliya Hermis; Satia Negara Lubis, Iskandarini
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembuatan donat kentang, dan menganalisis segmentasi pasar donat kentang.Metode analisis yang digunakan metode analisis deskriptif.Tehnik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dan data primer.Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan pencatatan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Bahan bakupembuatan donat kentang yaitu, tepung terigu, susu bubuk full cream, ragi instan, kentang segar, gula halus, mentega, garam, telur dan air dingin. Setelah diolah donat kentang digoreng hingga berwarna keemasan, setelah itu donat kentang diberi toping.. (2) Segmentasi pasar donat kentang : (a) Berdasarkan segmentasi demografi : konsumen donat kentang lebih banyak berjenis kelamin perempuan, berumur diantara 21-25 tahun, memiliki tingkat pendidikan S1, berstatus sebagai mahasiswa dan memiliki pendapatan antara Rp 500.000-Rp 1.500.000/bulan. (b) Berdasarkan segmentasi psikografi : Donat kentang dapat dinikmati oleh semua kalangan, konsumen lebih menyukai rasa coklat, dan variasi rasa donat kentang menentukan pilihan dalam membeli donat kentang. (c) Berdasarkan segmentasi perilaku : konsumen membeli donat kentang 1-2 kali/bulan, pengeluaran untuk membeli donat kentang Rp 25.000/bulan, harga donat kentang yang membuat konsumen tertarik adalah Rp 2000/donat kentang. Kata Kunci : Donat Kentang, Segmentasi Pasar, Harga.
ANALISIS TINGKAT ADOPSI PETANI TERHADAP TEKNOLOGI BUDIDAYA JAGUNG DAN HUBUNGANNYA DENGAN FAKTOR SOSIAL EKONOMI (Studi Kasus : Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba Samosir) Voldo Maruli Sidauruk; Rahmanta Ginting, Emalisa
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana tingkat adopsi petani terhadap teknologi budidaya jagung di daerah penelitian dan bagaimana hubungan faktor sosial ekonomi yang meliputi umur, tingkat pendidikan, pengalaman bertani, tingkat kosmopolitan, status lahan, luas lahan, jumlah tanggungan keluarga, sumber modal usahatani, dan partisipasi dalam kegiatan penyuluhan dengan tingkat adopsi teknologi budidaya jagung di Kecamatan Lumban Julu Kabupaten Toba Samosir. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif yaitu dengan deskriptif dan metode analisi korelasi Chi-square. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive, dan pengambilan data dilakukan secara primer dan sekunder. Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2014 di Kecamatan Lumban Julu Kabupaten Toba Samosir. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa tingkat adopsi petani terhadap teknologi budidaya jagung di Kecamatan Lumban Julu Kabupaten Toba Samosir dikategorikan tinggi. Tingkat pendidikan, satus lahan, tingkat kosmopolitan, sumber modal, dan partisipasi dalam kegiatan penyuluhan memiliki hubungan yang nyata terhadap tingkat adopsi petani dalam teknologi budidaya jagung, sedangkan umur, pengalaman bertani, luas lahan, dan jumlah tanggungan keluarga tidak memiliki hubungan yang nyata terhadap tingkat adopsi petani dalam teknologi budidaya jagung. Kata Kunci : Jagung, Tingkat adopsi, Teknologi Budidaya Jagung
EVALUASI KEMITRAAN GABUNGAN KELOMPOK TANI (GAPOKTAN) TANI MAJU DENGAN PD RAMA PUTRA (Kasus : Desa Dokan, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo) Irwan Joshua H. Siregar; Yusak Maryunianta; Sinar Indera Kesuma
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Adapun judul penelitian ini adalah Evaluasi Kemitraan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan)  Tani Maju dengan PD Rama Putra. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kinerja kemitraan PD Rama Putra dengan Gapoktan Tani Maju serta untuk mengetahui masalah apa saja yang terdapat pada kemitraan PD Rama Putra dengan Gapoktan Tani Maju di daerah penelitian. Daerah penelitian ditentukan secara sengaja (purposive) yaitu Desa Dokan, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo karena di daerah tersebut terdapat Gapoktan Tani Maju yang merupakan salah satu pemasok produk hortikultura yang telah bekerjasama dengan perusahaan eksportir PD Rama Putra. Dari penelitian diperoleh kesimpulan bahwa pelaksanaan nilai kinerja kemitraan  sebesar 67,28. Artinya kinerja kemitraan antara Gapoktan Tani Maju dengan PD Rama Putra didaerah penelitian termasuk dalam kategori baik karena adanya rasa kekeluargaan secara kultural / adat yang menimbulkan rasa saling percaya didalam bermitra. Masalah yang dihadapai dalam kemitraan adalah penetapan standard mutu produk hortikultura yang terlalu tinggi yang sulit dicapai oleh Gapoktan dan keterbatasan sarana dan prasarana agribisnis. Kata kunci : Kemitraan, Evaluasi, Gapoktan
ANALISIS FINANSIAL DAN PEMASARAN STROBERI Ahmad Fauzi; Luhut Sihombing; M. Jufri
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan pada tahun 2014. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui kelayakan usaha budidaya stroberi secara finansial dilokasi pertanian didaerah penelitian dan untuk mengetahui tataniaga stroberi meliputi saluran tata niaga, margin dan efisiensinya didaerah penelitian. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa usaha budidaya stroberi di daerah penelitian layak untuk diusahakan dengan nilai R/C sebesar 13,5 dan B/C sebesar 4,40. Tataniaga stoberi di daerah penelitian terbagi 3 saluran pemasaran yaitu : saluran I : petani, pedagang pengumpul kecamatan, pedagang luar daerah, konsumen. Saluran II : petani, pedagang pengecer, konsumen. Saluran III : petani dan langsung ke konsumen. Untuk saluran pemasaran I Keuntungan pemasaran untuk stroberi sebesar Rp 9.100 per kg dan margin pemasaran untuk stroberi sebesar Rp 15.000 per kg, nilai Farmer's share yang >50 % maka saluran pemasaran I efisien secara ekonomi. Untuk Saluran pemasaran II keuntungan pemasaran sebesar Rp 19.400 per kg. Marjin pemasaran pada Rp 30.000 per kg, Farmer's share pada saluran pemasaran II sebesar 62,50 % sehingga saluran pemasaran II sudah efisien secara ekonomis. Untuk saluran pemasaran III keuntungan  pemasaran  sebesar  Rp 79.500 per kg, farmer's share pada saluran pemasaran III memiliki nilai >50 % yaitu sebesar  100 %,  sehingga  saluran pemasaran III sudah efisien secara ekonomis.   Kata Kunci : R/CRatio, Net Benefit Cost Ratio, Payback Period,
DAMPAK PENGGUNAAN PUPUK KOMPOS TERHADAP PENDAPATAN USAHATANI JAGUNG (Kasus : Desa Bangun Panei, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun) Sri Astuti; Diana Chalil; Rahmanta Ginting
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak penggunaan pupuk kompos terhadap produksi, biaya dan pendapatan usahatani jagung di Desa Bangun Panei, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun. Daerah penelitian ditentukan secara purposive. Sampel ditentukan dengan metode random sampling. Metode analisis yang digunakan adalah analisis uji beda rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Tidak terdapat perbedaan nyata antara produksi jagung petani pengguna pupuk kompos dan kimia dengan petani pengguna pupuk kimia, (2) biaya usahatani jagung petani pengguna pupuk kompos dan kimia lebih rendah dibandingkan petani pengguna pupuk kimia, dan (3) pendapatan usahatani jagung petani pengguna pupuk kompos dan kimia lebih tinggi dibandingkan petani pengguna pupuk kimia. Kata Kunci: Analisis Pendapatan, Pupuk Kompos, Usahatani Jagung
ANALISIS VIABILITAS FINANSIAL PETANI UBI KAYU DI KABUPATEN SERDANG BEDAGAI (Studi Kasus: Desa Pegajahan, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Serdang Bedagai) Samir Yasif; Sri Fajar Ayu, Salmiah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.405 KB)

Abstract

ABSTRAK Komoditi ubi kayu di Serdang Bedagai termasuk komoditi unggul. Kondisi sosial ekonomi para petani ubi kayu yang secara visual cukup sejahtera membuat penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang analisis viabilitas finansial ubi kayu di Desa Pegajahan, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Serdang Bedagai. Penelitian ini bertujuan menguji apakah usaha tani ubi kayu adalah usahatani yang viabel atau tidak viabel, dan mengukur jumlah pendapatan petani ubi kayu di daerah penelitian. Metode analisis yang digunakan adalah analisis usahatani ubi kayu dan analisis viabilitas finansial. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari – Maret 2015. Hasil penelitian menunjukkan jumlah pendapatan bersih petani ubi kayu rata-rata adalah Rp 46.526.188/ Tahun atau sebesar Rp 3.877.182./ Bulan. Viabilitas finansial petani ubi kayu di daerah penelitian adalah viabel.   Kata Kunci : Viabilitas Finansial, Ubi Kayu,
ANALISIS PERBANDINGAN USAHATANI PADI SAWAH SISTEM SRI (SYSTEM OF RICE INTENSIFIATION) DENGAN SISTEM KONVENSIONAL DI KECAMATAN TELUK MENGKUDU KABUPATEN SERDANG BEDAGAI Mhd Riswan Hanafi; Thomson Sebayang; Yusak Maryunianta
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.132 KB)

Abstract

  ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk (1) Untuk menganalisis perbedaan penggunaan input produksi (2) Untuk menganalisis perbedaan tingkat produksi (3) Untuk menganalisis input yang berpengaruh terhadap hasil produksi padi (4) Untuk menganalisis perbedaan biaya produksi (5) Untuk menganalisis perbedaan pendapatan petani (6) Untuk menganalisis input yang berpengaruh terhadap pendapatan petani pada usahatani padi sawah sistem SRI dan sistem Konvensional di daerah penelitian. Metode penelitian data untuk hipotesis (1), (2), (4), (5) menggunakan uji beda rata – rata (uji – t), untuk hipotesis (3) dianalisis dengan menggunakan Fungsi Produksi Coob-Douglas, dan hipotesis (6) dianalisis dengan dengan Fungsi Pendapatan persamaan regresi linier berganda menggunakan program SPSS 16. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Hasil penelitian ini diperoleh hasil sebagai berikut : (1) Penggunaan input produksi sistem Konvensional lebih tinggi daripada sistem SRI (2) tingkat produksi padi sistem SRI lebih tinggi daripada sistem Konvensional (3) Benih dan pupuk Kompos berpengaruh terhadap produksi SRI, sedangkan input yang mempengaruhi produksi sistem Konvensional adalah benih dan Tenaga Kerja (4) biaya produksi SRI lebih tinggi daripada biaya produksi sistem Konvensional (5) Pendapatan petani sistem SRI lebih tinggi daripada sistem Konvensional (6) biaya Kompos dan tenaga kerja mempengaruhi pendapatan petani SRI, sedangkan input yang mempengaruhi pendapatan Konvensional adalah biaya benih dan tenaga kerja. Kata Kunci : Komparasi, SRI (System Of Rice Intensification), Konvensional, Padi Sawah, Pendapatan, Produksi.

Filter by Year

2012 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2019): Vol. 10 No. 3 Maret 2019 Vol 10, No 2 (2019): Vol. 10 No. 2 Februari 2019 Vol 10, No 1 (2019): Volume 10 No. 1 Januari 2019 Vol 9, No 12 (2018): Volume 9 No.12 Desember 2018 Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018 Vol 9, No 10 (2018): Volume 9 No. 10 Oktober 2018 Vol 9, No 9 (2018): Volume 9 No. 9 September 2018 Vol 9, No 8 (2018): Volume 9 No. 8 Agustus 2018 Vol 9, No 7 (2018): Volume. 9 No. 7 Juli 2018 Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018 Vol 9, No 5 (2018): Volume 9 No. 5 Mei 2018 Vol 9, No 4 (2018): Volume 9 No. 4 April 2018 Vol 9, No 3 (2018): Volume 9 No. 3 Maret 2018 Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 No. 2 Februari 2018 Vol 9, No 1 (2018): Volume 9. No. 1 Januari 2018 Vol 8, No 6 (2017): Volume 8. No. 6 Desember 2017 Vol 8, No 5 (2017): Volume 8. No. 5 November 2017 Vol 8, No 4 (2017): Volume 8. No. 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Volume 8. No. 3 September 2017 Vol 8, No 2 (2017): Volume 8. No. 2 Agustus 2017 Vol 8, No 1 (2017): Volume 8. No. 1 Juli 2017 Vol 7, No 6 (2017): Volume 7. No. 6 Juni 2017 Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017 Vol 6, No 1 (2017): volume 6 no. 1 January 2017 Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016 Vol 5, No 11 (2016): volume 5 no. 11 November 2016 Vol 5, No 10 (2016): volume 5 no. 10 oktober 2016 Vol 5, No 9 (2016): volume 5 no. 9 september 2016 Vol 5, No 8 (2016): volume 5 no. 8 agustus 2016 Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016 Vol 5, No 6 (2016): volume 5 no. 6 juni 2016 Vol 5, No 5 (2016): volume 5 no. 5 Mei 2016 Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016 Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Januari 2016 Vol 5, No 2 (2016) Vol 4, No 12 (2015): Volume 4 No. 12 Desember 2015 Vol 4, No 11 (2015): Volume 4 No. 11 November 2015 Vol 4, No 10 (2015): Volume 4 No. 10 Oktober 2015 Vol 4, No 9 (2015): Volume 4 No. 9 September 2015 Vol 4, No 8 (2015): Volume 4 No. 8 Agustus 2015 Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015 Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015 Vol 4, No 5 (2015): Volume 4 No. 5 Mei 2015 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 No.4 April 2015 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 No.3 Maret 2015 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No. 2 Februari 2015 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015 Vol 3, No 11 (2014): Vol 3 No. 11 November 2014 Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014 Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014 Vol 3, No 8 (2014): Vol 3 No. 8 Agustus 2014 Vol 3, No 7 (2014): Vol 3 No. 7 Juli 2014 Vol 3, No 6 (2014): Vol 3 No. 6 Juni 2014 Vol 3, No 5 (2014): Vol 3 No. 5 Mei 2014 Vol 3, No 4 (2014): Vol 3 No. 4 April 2014 Vol 3, No 3 (2014): Vol 3 No. 3 Maret 2014 Vol 3, No 2 (2014): Vol 3 No. 2 Februari 2014 Vol 3, No 1 (2014): Vol 3 No. 1 Januari 2014 Vol 2, No 12 (2013): Vol 2 No. 12 Desember 2013 Vol 2, No 11 (2013): Vol 2 No 11 November 2013 Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013 Vol 2, No 9 (2013): Vol 2 No 9 September 2013 Vol 2, No 8 (2013): Vol 2 No 8 Agustus 2013 Vol 2, No 7 (2013): Vol 2 No. 7 Juli 2013 Vol 2, No 6 (2013): Vol 2 No. 6 Juni 2013 Vol 2, No 5 (2013): Vol 2 No. 5 Mei 2013 Vol 2, No 4 (2013): Vol 2 No. 4 April 2013 Vol 2, No 3 (2013): Vol 2 No. 3 Maret 2013 Vol. 2 No. 2 Februari 2013 Vol 2, No 1 (2013): JURNAL AGRIBISNIS Vol 1, No 1 (2012) More Issue