cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 845 Documents
ANALISIS KELAYAKAN USAHA TERNAK ITIK (Studi Kasus Desa Percut, Kec. Percut Sei Tuan, Kab. Deli Serdang) Riki Suharda; Lily Fauzia, Emalisa
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.53 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ketersediaan input produksi, mengetahui pendapatan peternak itik serta mengetahui kelayakan usaha ternak itik di Desa Percut, kecamatan Percut Sei Tuan, kabupaten Deli Serdang. Lokasi penelitian ditentukan dengan metode purposive, dengan kriteria bahwa Percut Sei Tuan merupakan kecamatan dengan jumlah ternak itik terbesar di kabupaten Deli Serdang. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan analisis deskriptif, analisis pendapatan dan analisis kelayakan dengan menggunakan kriteria R/C ratio dan Break Even Point. Jumlah sampel adalah 23 peternak ditentukan dengan metode sensus. Dari penelitian diperoleh hasil bahwa input produksi tersedia di daerah penelitian dengan rincian dari segi harga cukup terjangkau, kualitas cukup baik, jumlah cukup memenuhi dan sangat tersedia ketika dibutuhkan, pendapatan rata-rata peternak itik di daerah penelitian dalam satu kali proses produksi (2 tahun) untuk 100 ekor itik adalah Rp 7.360.913, serta usaha ternak layak dilakukan di daerah penelitian karena indikator-indikator kelayakan sudah terpenuhi dengan rincian nilai R/C ratio 1,18, BEP produksi telur 31.712 butir dan BEP harga telur Rp 1.179/butir. Kata kunci: ketersediaan, pendapatan, analisis kelayakan
ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN PETANI KOPI ATENG YANG MENJUAL DALAM BENTUK GELONDONG MERAH (Cherry red) DENGAN KOPI BIJI Dewi Irwana Sari; Thomson Sebayang, Iskandarini
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.94 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan antara pendapatan usahatani kopi Ateng yang dijual dalam bentuk gelondong merah (cherry red) dengan kopi biji dan untuk menganalisis nilai tambah (value added) yang diperoleh petani yang menjual kopi Ateng dalam bentuk kopi biji di Desa Bangun Das Mariah, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun. Penentuan daerah penelitian secara purposive. Metode pengambilan sampel dengan metode snowball sampling sebanyak 30 sampel untuk masing-masing petani yang menjual kopi dalam bentuk gelondong merah (cherry red) dan kopi biji. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis uji beda model independent sample T-test, analisis nilai tambah (value added)metode Hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan nyata antara pendapatan usahatani kopi Ateng yang dijual dalam bentuk gelondong merah (cherry red) dengan yang dijual dalam bentuk kopi biji, dimana pendapatan usahatani yang dijual dalam bentuk kopi biji lebih tinggi (dua kali lebih besar) dari pendapatan usahatani yang dijual dalam bentuk gelondong merah (cherry red) per hektar dalam 1 tahun. Nilai tambah yang diperoleh petani yang menjual kopi dalam bentuk biji yaitu sebesar Rp.1.101,47/Kg. Kata Kunci: Analisis Pendapatan, Kopi Ateng, Gelondong Merah (Cherry red), Kopi Biji  
SIKAP PETANI TERHADAP KEMITRAAN KELOMPOK TANI BUNGA SAMPANG DENGAN PERUSAHAAN DAGANG RAMA PUTRA (Kasus : Desa Bunga Sampang,Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun) Perdawira G. B. Siregar; Yusak Maryunianta; Sinar Indra Kusuma
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.556 KB)

Abstract

  ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sikap petani terhadap kemitraan antara Kelompok Tani di Bunga Sampang Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun dengan perusahaan eksportir Perusahaan Dagang Rama Putra dan untuk mengetahui masalah-masalah yang dihadapi petani dalam kemitraan antara Kelompok Tani di Desa Bunga Sampang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun dengan perusahaan eksportir Perusahaan Dagang Rama Putra. Metode analisis data yang digunakan adalah metode teknik penskalaan likert. Penentuan daerah penelitian dilakukan dengan metode purposive. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode sensus, artinya seluruh petani yang ada di kelompok tani Bunga Sampang yang berjumlah 23 orang menjadi sampel dalam penelitian ini. Penelitian dilakukan pada bulan November tahun 2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari pelaksanaan kemitraan diperoleh nilai sebesar 69,57% petani Bunga Sampang menyatakan sikap yang positif terhadap kemitraan dengan PD Rama Putra. Artinya kemitraan yang dilaksanakan antara Kelompok Tani Bunga Sampang dengan PD Rama Putra di daerah penelitian sudah berjalan dengan baik.Dan masalah utama yang dihadapi petani dalam kemitraan fasilitas dan sarana prasarana yang tidak mendukung dalam proses perpindahan barang ke pihak eksportir. Kata Kunci: sikap petani, kemitraan
ANALISIS PENDAPATAN PENGRAJIN OLAHAN UBI KAYU DI KECAMATAN PEGAJAHAN (Studi Kasus : Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Serdang Bedagai) Novita S Sinaga; Kellin Tarigan; Lily Fauziah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.053 KB)

Abstract

  ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis proses pengolahan ubi kayu menjadi mie iris dan opak koin, pendapatan usaha pengolahan ubi kayu menjadi mie iris dan opak koin, nilai tambah yang diperoleh dari proses pengolahan ubi kayu menjadi mie iris dan opak koin, dan untuk membandingkan nilai tambah yang diperoleh antara hasil usaha pengolahan ubi kayu menjadi mie iris dengan hasil usaha pengolahan ubi kayu menjadi opak koin.Metode penelitian adalah metode analisis pendapatan dan nilai tambah dengan metode perhitungan Hayami.Hasil penelitian yang diperoleh adalah pendapatan usaha pengolahan ubi kayu menjadi   mie  iris  adalah  sebesar   Rp  182.837,-/minggu,  Rp  720.468,-/bulan,  danRp 8.645.621,-/tahun. Pendapatan usaha pengolahan ubi kayu menjadi opak koin adalah Rp 138.031,-/minggu, Rp 599.789,-/bulan, dan Rp 7.197.475,-/tahun. Nilai tambah  yang  diperoleh  dari  hasil  pengolahan  ubi  kayu  menjadi  mie  iris adalahRp 551,629,-/kg dan nilai tambah yang diperoleh dari hasil pengolahan ubi kayu menjadi opak koin sebesar Rp 309,1,-/kg. Dengan demikian nilai tambah pengolahan ubi kayu menjadi mie iris lebih tinggi dibandingkan dengan nilai tambah pengolahan ubi kayu menjadi opak koin.   Kata Kunci: Mie Iris, Opak Koin, Pendapatan, Nilai Tambah
ANALISIS EFISIENSI EKONOMIS USAHATANI JAGUNG ANTARA LAHAN SEMPIT DENGAN LAHAN LUAS (Studi Kasus : Desa Bangun Panei Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun) Zulfikar Damanik; Lily Fauziah, Salmiah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.505 KB)

Abstract

  ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor produksi yang mempengaruhi produksi usahatani jagung di daerah penelitian, menganalisis efisiensi ekonomis usahatani jagung antara lahan sempit dengan lahan luas, menganalisis tingkat biaya, penerimaan, pendapatan, tingkat R/C Ratio dan B/C Ratio usahatani jagung lahan sempit maupun lahan luas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan metode Cobb Douglas, metode analisis efisiensi ekonomis dan metode analisis biaya, penerimaan, pendapatan, R/C dan B/C. Metode penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive. Penentuan sampel dilakukan dengan metode Stratified Random Sampling dengan jumlah sampel lahan sempit 51 orang dan lahan luas 10 orang.Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani jagung pada lahan sempit faktor produksi bibit dan pupuk berpengaruh nyata terhadap produksi, sementara faktor tenaga kerja dan herbisida tidak berpengaruh nyataterhadap produksi.Pada lahan luas faktor produksi pupuk berpengaruh nyata terhadap produksi, sementara faktor produksi tenaga kerja dan herbisida tidak berpengaruh nyata terhadap produksi.Usahatani jagung di daerah penelitian, baik lahan sempit maupun lahan luas belum Efisien secara ekonomis.Tingkat biaya usahatani jagung lahan sempit lebih besar dibandingkan usahatani jagung lahan luas.Tingkat penerimaan, pendapatan, R/CRatio dan B/CRatio usahatani jagung lahan luas lebih besar dibandingkan usahatani jagung lahan sempit di daerah penelitian. Kata Kunci :Efisiensi Ekonomis, Pendapatan, R/C Ratio.
ANALISIS PENERAPAN ISO 9001:2000 KAITANNYA DENGAN HARGA CPO DAN KEUNTUNGAN (Studi Kasus: PT. Perkebunan Nusantara III Kebun Sei Meranti Kabupaten Labuhan Batu Selatan) Rizky Romadhona Tambunan; Lily Fauzia; Siti Khadijah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.263 KB)

Abstract

  ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapanISO 9001:2000 diPT. Perkebunan Nusantara III Kebun Sei Meranti, menganalisis volume penjualan produk CPO sebelum dan sesudah penerapan ISO 9001:2000 di PT. Perkebunan Nusantara III Kebun Sei Meranti, menganalisis harga CPO sebelum dan sesudah penerapan ISO 9001:2000 di PT. Perkebunan Nusantara III Kebun Sei Meranti, menganalisis keuntungan sebelum dan sesudah penerapan ISO 9001:2000 di PT. Perkebunan Nusantara III Kebun Sei Meranti.Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu data penerapan ISO 9001:2000, volume penjualan CPO, harga CPO, dan data keuntungan di PT. Perkebunan Nusantara III Kebun Sei Meranti. Metode analisis deskriptip data dan uji bedarata-rata (Compare Means).Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Adanya penerapan ISO 9001:2000 di PT. Perkebunan Nusantara III Kebun Sei Meranti. (2) Ada perbedaan volume penjualan CPO sebelum dan sesudah penerapan ISO 9001:2000 di PT. Perkebunan Nusantara III Kebun Sei Meranti. (3) Ada perbedaan harga CPO sebelum dan sesudah penerapan ISO 9001:2000 di PT. Perkebunan Nusantara III Kebun Sei Meranti. (4) Ada perbedaan keuntungan sebelum dan sesudah penerapan ISO 9001:2000 di PT. Perkebunan Nusantara III Kebun Sei Meranti. Kata Kunci: ISO 9001:2000, Volume Penjualan, Harga CPO, dan Keuntungan
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN NELAYAN R. Gosyen C. H; Tavi Supriana; Hasman Hasyim
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.01 KB)

Abstract

  ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh modal kerja, pengalaman, jumlah tenaga kerja dan harga jual terhadap pendapatan nelayan, mengetahui progam-program peningkatan pendapatan yang dilakukan pemerintah di daerah penelitian, mengetahui perbandingan pendapatan nelayan yang tidak mendapat program bantuan pemerintah dengan nelayan yang mendapat program bantuan pemerintah. Daerah penelitian ditentukan secara purposive random sampling yaitu di Desa Jaring Halus, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat. Penarikan sampel dilakukan dengan metode Accidental Sampling, yaitu sampel diambil sebanyak 50 sampel, yang terdiri atas 40 sampel yang tidak dapat program dan 10 sampel yang dapat program. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji beda rata-rata independent sample t test, dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel modal dan pengalaman berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan nelayan, sedangkan variabel tenaga kerja dan harga jual tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan nelayan. Rata-rata pendapatan untuk nelayan yang mendapat program bantuan pemerintah adalah 26123.50 dan untuk nelayan yang tidak mendapat program bantuan pemerintah adalah 22671.50, artinya bahwa rata-rata pendapatan nelayan yang mendapat program bantuan pemerintah lebih tinggi daripada rata-rata pendapatan nelayan yang tidak mendapat program bantuan pemerintah. Kata kunci : Modal, pendapatan nelayan, program, Desa Jaring Halus
ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP ICE CREAM DALAM WADAH BATOK KELAPA MUDA DI KOTA MEDAN Risa Yanti Diannisa Siregar, Iskandarini, Emalisa
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.266 KB)

Abstract

  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik konsumen Ice Cream dalam Wadah Batok Kelapa Muda di Kota Medan dan untuk menganalisis preferensi konsumen terhadap Ice Cream dalam Wadah Batok Kelapa Muda di Kota Medan. Penentuan daerah penelitian secara purposive. Metode penentuan sampel dengan metode Accidental Sampling dengan sampel konsumen sebanyak 60 konsumen. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis data menggunakan metode deskriptif dan dianalisis dengan metode korelasi Rank Spearman dan metode koefisien konkordansi Kendall’s. Hasil dari penelitian ini diketahui Karakteristik konsumen Ice Cream dalam Wadah Batok Kelapa Muda di Kota Medan umumnya adalah perempuan, berusia antara 19 – 24 tahun, pekerjaannya sebagai mahasiswa, pendapatan antara >Rp. 500.000 – Rp. 1.000.000, status dalam keluarganya adalah anak, dan bersuku Jawa. Motivasi pembelian dengan Ice Cream dalam Wadah Batok Kelapa Muda adalah mencoba hal yang baru. Hubungan antara umur dan pendapatan  terhadap frekuensi pembelian dan jumlah pembelian Ice Cream dalam Wadah Batok Kelapa Muda dilihat: ada hubungan umur konsumen terhadap frekuensi pembelian dan jumlah pembelian Ice Cream dalam Wadah Batok Kelapa Muda, tidak ada hubungan pendapatan konsumen terhadap frekuensi pembelian Ice Cream dalam Wadah Batok Kelapa Muda dan ada hubungan pendapatan konsumen terhadap jumlah pembelian Ice Cream dalam Wadah Batok Kelapa Muda. Preferensi Konsumen umumnya adalah suka dengan Ice Cream dalam Wadah Batok Kelapa Muda. Ada kesesuaian preferensi konsumen terhadap atribut Ice Cream dalam Wadah Batok Kelapa Muda. Adapun urutan tingkat preferensi konsumen terhadap atribut Ice Cream dalam Wadah Batok Kelapa Muda dari yang tertinggi ke terendah yaitu atribut penyajian, atribut variasi rasa, atribut ukuran, atribut harga, atribut jenis topping, dan atribut merek.   Kata Kunci: Preferensi, Ice Cream dalam Wadah Batok Kelapa Muda, Konsumen
PERANAN KELOMPOK TANI TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI PADI SAWAH (oriza Sativa) DI DESA HUTAGUGUNG KECAMATAN SUMBUL KABUPATEN DAIRI Daniel Matanari, Salmiah, Emalisa
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.398 KB)

Abstract

  Abstrak Tujuan penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar peranan kelompok tani terhadap peningkatan produksi padi sawah di daerah penelitian serta untuk mengetahui tingkat motivasi petani dalam mengikuti kegiatan kelompok tani dan untuk mengetahui tingkat efektivitas penerimaan bantuan sarana produksi dari kelompok tani kepada anggota kelompok tani. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif, metode skoring, dan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan kelompok tani terhadap peningkatan produksi padi sawah di daerah penelitian adalah tinggi, tingkat motivasi petani dalam mengikuti kegiatan kelompok tani adalah tinggi dan penerimaan sarana bantuan produksi terhadap anggota kelompok tani berjalan efektif. Kata Kunci : Peranan, Motivasi, Efektivitas.
ANALISIS DAMPAK FLUKTUASI HARGA BBM TERHADAP USAHA PENANGKAPAN IKAN DENGAN KAPAL MOTOR (Kasus : Kecamatan Sarudik Kabupaten Tapanuli Tengah) Zusra Hariati; HM Mozart B Darus; Thomson Sebayang
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.41 KB)

Abstract

  ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan lama hari melaut, jarak daerah penangkapan ikan, jumlah penggunaan solar, dan jumlah biaya operasional per trip penangkapan ikan sebelum dan sesudah perubahan harga solar yang terjadi selama periode fluktuasi harga (18 November 2014, 1 Januari 2015, dan 19 Januari 2015). Metode analisis yang digunakan adalah analisis uji beda dengan model Dependent Sample T-test (Paired Sample T-test) dan analisis deskriptif. Sampel kapal motor ditentukan sebanyak 30 sampel dengan metode Purposive Sampling dan dibagi atas tiga strata berdasarkan kriteria ukuran tonnage kapal. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang nyata lama hari melaut dan jumlah penggunaan solar per trip sebelum dan sesudah kenaikan harga solar pada tanggal 18 November 2014. Terdapat perbedaan yang nyata jarak daerah penangkapan dan jumlah biaya operasional per trip sebelum dan sesudah kenaikan harga solar pada tanggal 18 November 2014. Terdapat perbedaan yang nyata lama hari melaut per trip, jarak daerah penangkapan per trip, jumlah penggunaan solar per trip, dan jumlah biaya operasional per trip sebelum dan sesudah penurunan harga solar pada tanggal 1 Januari 2015. Terdapat perbedaan yang nyata lama hari melaut per trip, jarak daerah penangkapan per trip, jumlah penggunaan solar per trip, dan jumlah biaya operasional per trip sebelum dan sesudah penurunan harga solar pada tanggal 19 Januari 2015. Masalah yang dihadapi nelayan akibat fluktuasi harga BBM adalah pada saat terjadi kenaikan harga solar modal yang harus dikeluarkan nelayan untuk penangkapan ikan per trip semakin tinggi, adanya ketidakpastian pendapatan karena tidak adanya kestabilan dan perlindungan harga BBM. Upaya yang dilakukan nelayan untuk mengatasi masalah akibat fluktuasi harga BBM adalah nelayan pemilik meminjam bantuan modal, nelayan menjual ikan pada tempat pelelangan ikan dengan harga jual yang lebih tinggi atau langsung ke pasar ikan, dan nelayan meminta perlindungan harga BBM khususnya solar kepada lembaga pemerintahan di tingkat lokal. Kata kunci : analisis dampak, harga bbm, kapal motor, biaya operasional

Filter by Year

2012 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2019): Vol. 10 No. 3 Maret 2019 Vol 10, No 2 (2019): Vol. 10 No. 2 Februari 2019 Vol 10, No 1 (2019): Volume 10 No. 1 Januari 2019 Vol 9, No 12 (2018): Volume 9 No.12 Desember 2018 Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018 Vol 9, No 10 (2018): Volume 9 No. 10 Oktober 2018 Vol 9, No 9 (2018): Volume 9 No. 9 September 2018 Vol 9, No 8 (2018): Volume 9 No. 8 Agustus 2018 Vol 9, No 7 (2018): Volume. 9 No. 7 Juli 2018 Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018 Vol 9, No 5 (2018): Volume 9 No. 5 Mei 2018 Vol 9, No 4 (2018): Volume 9 No. 4 April 2018 Vol 9, No 3 (2018): Volume 9 No. 3 Maret 2018 Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 No. 2 Februari 2018 Vol 9, No 1 (2018): Volume 9. No. 1 Januari 2018 Vol 8, No 6 (2017): Volume 8. No. 6 Desember 2017 Vol 8, No 5 (2017): Volume 8. No. 5 November 2017 Vol 8, No 4 (2017): Volume 8. No. 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Volume 8. No. 3 September 2017 Vol 8, No 2 (2017): Volume 8. No. 2 Agustus 2017 Vol 8, No 1 (2017): Volume 8. No. 1 Juli 2017 Vol 7, No 6 (2017): Volume 7. No. 6 Juni 2017 Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017 Vol 6, No 1 (2017): volume 6 no. 1 January 2017 Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016 Vol 5, No 11 (2016): volume 5 no. 11 November 2016 Vol 5, No 10 (2016): volume 5 no. 10 oktober 2016 Vol 5, No 9 (2016): volume 5 no. 9 september 2016 Vol 5, No 8 (2016): volume 5 no. 8 agustus 2016 Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016 Vol 5, No 6 (2016): volume 5 no. 6 juni 2016 Vol 5, No 5 (2016): volume 5 no. 5 Mei 2016 Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016 Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Januari 2016 Vol 5, No 2 (2016) Vol 4, No 12 (2015): Volume 4 No. 12 Desember 2015 Vol 4, No 11 (2015): Volume 4 No. 11 November 2015 Vol 4, No 10 (2015): Volume 4 No. 10 Oktober 2015 Vol 4, No 9 (2015): Volume 4 No. 9 September 2015 Vol 4, No 8 (2015): Volume 4 No. 8 Agustus 2015 Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015 Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015 Vol 4, No 5 (2015): Volume 4 No. 5 Mei 2015 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 No.4 April 2015 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 No.3 Maret 2015 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No. 2 Februari 2015 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015 Vol 3, No 11 (2014): Vol 3 No. 11 November 2014 Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014 Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014 Vol 3, No 8 (2014): Vol 3 No. 8 Agustus 2014 Vol 3, No 7 (2014): Vol 3 No. 7 Juli 2014 Vol 3, No 6 (2014): Vol 3 No. 6 Juni 2014 Vol 3, No 5 (2014): Vol 3 No. 5 Mei 2014 Vol 3, No 4 (2014): Vol 3 No. 4 April 2014 Vol 3, No 3 (2014): Vol 3 No. 3 Maret 2014 Vol 3, No 2 (2014): Vol 3 No. 2 Februari 2014 Vol 3, No 1 (2014): Vol 3 No. 1 Januari 2014 Vol 2, No 12 (2013): Vol 2 No. 12 Desember 2013 Vol 2, No 11 (2013): Vol 2 No 11 November 2013 Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013 Vol 2, No 9 (2013): Vol 2 No 9 September 2013 Vol 2, No 8 (2013): Vol 2 No 8 Agustus 2013 Vol 2, No 7 (2013): Vol 2 No. 7 Juli 2013 Vol 2, No 6 (2013): Vol 2 No. 6 Juni 2013 Vol 2, No 5 (2013): Vol 2 No. 5 Mei 2013 Vol 2, No 4 (2013): Vol 2 No. 4 April 2013 Vol 2, No 3 (2013): Vol 2 No. 3 Maret 2013 Vol. 2 No. 2 Februari 2013 Vol 2, No 1 (2013): JURNAL AGRIBISNIS Vol 1, No 1 (2012) More Issue