cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 845 Documents
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHATANI KEPITING (Scilla serrata) Studi Kasus : Desa Pantai Cermin Kiri, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai Tohar M Nainggolan; HM Mozart B Darus; Thomson Sebayang
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.08 KB)

Abstract

  ABSTRAK Tujuan Penelitian adalah untuk  menganalisis biaya produksi kepiting  di daerah penelitian, untuk menganalisis pendapatan usahatani kepiting di daerah penelitian, serta untuk menganalisis tingkat kelayakan usahatani kepiting di daerah penelitian. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive berdasarkan pertimbangan bahwa daerah yang diteliti merupakan salah satu sentra produksi kepiting yang cukup potensial di Provinsi Sumatera Utara. Pengambilan sampel petani menggunakan Metode Sensus, dengan besar populasi 30 orang. Untuk menganalisis biaya produksi kepiting  di daerah penelitian digunakan metode analisis deskriptif. Untuk menganalisis tingkat kelayakan usahatani kepiting di daerah penelitian digunakan metode analisis kelayakan finansial. Hasil penelitian menyimpulkan biaya produksi didiminasi oleh biaya benih sebesar Rp. 30.034.391,- per Ha dan total biaya usahatani kepiting sebesar Rp. 33.813.147,- per Ha dalam satu periode. Produktivitas tenaga kerja sebesar 19,0730 Kg/HKO dan produktivitas lahan sebesar 429,6849 kg/ha. Tingkat pendapatan dalam satu periode yang diterima dari usahatani kepiting sebesar Rp. 13.704.425,- per Ha. Usahatani kepiting di daerah penelitian adalah usaha yang menguntungkan, dan secara finansial layak untuk diusahakan dan dikembangkan ditinjau dari kriteria kelayakan finansial (R/C) sebesar 1,4079. Kata Kunci : Kepiting, Biaya, produktivitas tenaga kerja, produktivitas lahan, Kelayakan Finansial
ANALISIS DAYA SAING DAN DAMPAK KEBIJAKAN PEMERINTAH TERHADAP KOMODITI PADI SAWAH DI KECAMATAN PERBAUNGAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI Denti Juli Irawati; Luhut Sihombing; Rahmanta Ginting
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.82 KB)

Abstract

  ABSTRACT Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret tahun 2015 di Desa Melati II dan Desa Tualang, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai. Wilayah penelitian ditetapkan secara purposive. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis daya saing (keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif) usahatani komoditi padi sawah dengan irigasi setengah teknis dan non teknis di Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai dan untuk menganalisis dampak kebijakan pemerintah pada harga input (subsidi pupuk)-output (harga dasar gabah) terhadap pendapatan usahatani padi sawah dengan irigasi setengah teknis dan non teknis di Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai. Metode analisis data yang digunakan di dalam penelitian ini adalah Policy Analysis Matrix (PAM). Sampel penelitian sebanyak 98 orang yang ditetapkan secara simple random sampling. Hasil penelitian pertama adalah Usahatani padi sawah pada irigasi setengah teknis dan irigasi non teknis di Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai memiliki keunggulan kompetitif dan keunggulan komparatif sehingga usahatani padi sawah layak untuk diteruskan, dilihat dari nilai PCRdan DRCR. Dampak kebijakan pemerintah pada harga input-output terhadap pendapatan usahatani padi sawah pada irigasi setengah teknis dan irigasi non teknis di Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai berdampak nyata pada pendapatan petani padi sawah pada harga privat.   Kata kunci : Keunggulan Kompetitif, Keunggulan Komparatif, Policy Analysis Matrix (PAM), Input Tradable, Harga Privat
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH FUNGSI LAHAN PADI SAWAH DAN PENGARUHNYA TERHADAP PENDAPATAN PETANI (Studi Kasus: Desa Suka Maju Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat) Ade Rezkika Nasution; Kellin Tarigan; Sri Fajar Ayu
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.254 KB)

Abstract

  ABSTRAK Penelitian bertujuan menganalisis laju alih fungsi lahan sawah di Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat, faktor apa saja yang mempengaruhi alih fungsi lahan sawah di Desa Suka Maju Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat dan pengaruh alih fungsi lahan sawah terhadap pendapatan petani di Desa Suka Maju Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat. Metode penentuan daerah penelitian secara sengaja (purposive). Metode pengumpulan data terdiri dari data sekunder (10 tahun) dan primer (30 sampel) yaitu petani padi sawah yang pernah melakukan alih fungsi lahan padi sawah dengan analisis regresi linier berganda dan uji beda rata-rata menggunakan alat bantu SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata laju alih fungsi lahan padi sawah sebesar 7,58% pada tahun 2008-2014. Faktor-faktor yang berpengaruh nyata terhadap alih fungsi lahan sawah di tingkat wilayah adalah luas sawah irigasi, luas sawah non irigasi dan jumlah prasarana pendidikan dengan nilai Koefisien Determinasi (Rsquared) 72,30%. Sedangkan faktor-faktor yang berpengaruh nyata terhadap alih fungsi lahan sawah di tingkat petani adalah luas sawah, usia kepala keluarga dan jumlah tanggungan dengan nilai Koefisien Determinasi (Rsquared) 74,60%. Hasil analisis uji beda rata-rata dengan α = 5% menunjukkan tidak terjadi perbedaan yang nyata dari rata-rata pendapatan RT petani sebelum dan sesudah melakukan alih fungsi sehingga alih fungsi lahan padi sawah tidak berpengaruh nyata terhadap pendapatan RT petani. Kata Kunci: Alih Fungsi Lahan, Konversi Lahan Padi Sawah, Pendapatan Petani.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN EKSPORTIR KOPI MENGGUNAKAN TRANSAKSI NON LETTER OF CREDIT PADA EKSPOR KOPI SUMATERA UTARA (Studi Kasus : PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. Jl. Imam Bonjol, Medan) Astri Andani; Sri Fajar Ayu, Salmiah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.048 KB)

Abstract

  ABSTRAK   Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui prosedur pelaksanaan ekspor kopi menggunakan transaksi letter of credit (L/c) dan non letter of credit (non L/c), untuk menganalisis pengaruh biaya, discrepancy fee, kemungkinan gagal buyer, hubungan dengan importir dan pemilikan anak cabang perusahaan terhadap keputusan eksportir kopi menggunakan transaksi non L/c pada ekspor kopi Sumatera Utara dan untuk mengetahui solusi guna meningkatkan kemudahan eksportir melakukan ekspor kopi melalui perbankan. Metode analisis yang digunakan untuk menganalisis pengaruh biaya, discrepancy fee, kemungkinan gagal buyer, hubungan dengan importir dan pemilikan anak cabang perusahaan terhadap keputusan eksportir kopi untuk melakukan transaksi non L/c adalah analisis Partial Least Square (PLS) dan metode deskriptif untuk mengetahui prosedur pelaksanaan ekspor kopi menggunakan transaksi L/c dan non L/c dan untuk mengetahui solusi guna meningkatkan kemudahan eksportir melakukan ekspor kopi melalui perbankan. Hasil penelitian menyatakan bahwa prosedur ekspor kopi dengan transaksi L/c lebih panjang daripada transaksi non L/c,  ada pengaruh biaya, hubungan dengan importir dan pemilikan anak cabang perusahaan terhadap keputusan eksportir kopi menggunakan transaksi non L/c, solusi guna meningkatkan kemudahan eksportir adalah pengurangan biaya-biaya pada transaksi L/c dan adanya insentif pajak dari pemerintah. Kata Kunci : Kopi, Partial Least Square (PLS), non letter of credit, ekspor,
EFISIENSI PENGGUNAAN FAKTOR PRODUKSI USAHATANI CABAI MERAH (Capsicum Annum L.) (Studi Kasus : Desa Sukanalu, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo) Daniel S Siahaan; Kellin Tarigan; Thomson Sebayang
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 8 (2015): Volume 4 No. 8 Agustus 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (797.039 KB)

Abstract

  ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh faktor produksi terhadap produksi cabai merah, untuk menganalisis tingkat efisiensi teknik, harga dan ekonomi usahatani, dan menganalisis profitabilitas yang diperoleh oleh petani di Desa Sukanalu, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo. Metode penentuan daerah penelitan ditentukan secara purposive, sementara penentuan sampel dilakukan dengan metode accidental. Data dianalisis dengan analisis regresi berganda melalui fungsiCobb-Douglas. Selanjutnya efisiensi teknik dan efisiensi harga diestimasi dengan stochastik frontier, sementara efisiensi ekonomi dihitung dari perkalian hasil efisiensi teknis dengan harga. Profitabilitas dihitung dengan analisis biaya, pendapatan, penerimaan, pendapatan keluarga dan analisis R/C.Dari hasil analisis data, diperoleh bahwa secara bersama – sama  faktor produksi berpengaruh nyata terhadap produksi cabai merah, sedangkan secara parsial hanya luas lahan yang berpengaruh nyata terhadap produksi cabai merah. Variabel produksi dapat dijelaskan oleh variabel luas lahan, bibit, tenaga kerja, pupuk, dan pestisida sebesar 87,4 %.  Tingkat efisiensi ekonomi < 1 sehingga penggunaan faktor produksi usahatani cabai merah tidak efisien. Rata – rata pendapatan yang diperoleh oleh petani sampel di Desa Sukanalu adalah Rp 61.443.902,97/MT dan Rp 143.337.254,2/Hadan Nilai R/C diperoleh 4,6. Kata Kunci : Produksi,Efisiensi,Usahatani Cabai Merah, Profitabilitas
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERSEDIAAN BERAS DAN JAGUNG DI PROVINSI SUMATERA UTARA Wenny Mahdalena L.G; Tavi Supriana; Satia Negara Lubis
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 8 (2015): Volume 4 No. 8 Agustus 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.272 KB)

Abstract

  ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi ketersediaan beras dan jagung di Provinsi Sumatera Utara. Metode analisis data yang digunakan adalah model regresi linear berganda. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa ketersediaan beras dan jagung memiliki trend positif yang berarti ketersediaan beras dan jagung mengalami peningkatan. Ketersediaan beras di Sumatera Utara secara serempak dipengaruhi oleh harga beras domestik, harga beras impor, harga kedelai domestik, luas panen jagung, konsumsi beras, dan  jumlah tenaga kerja di sektor pertanian. Ketersediaan beras di Sumatera Utara secara parsial dipengaruhi oleh harga beras domestik, harga kedelai domestik, konsumsi beras, dan jumlah tenaga kerja di sektor pertanian, dan secara parsial tidak dipengaruhi oleh harga beras impor dan luas panen jagung. Ketersediaan jagung di Sumatera Utara secara serempak dipengaruhi oleh luas panen jagung, harga jagung domestik, jumlah penduduk, tenaga kerja di sektor pertanian, dan nilai tukar. Ketersediaan jagung di Sumatera Utara secara parsial dipengaruhi oleh luas panen dan harga domestik, dan secara parsial tidak dipengaruhi oleh jumlah penduduk, tenaga kerja, dan nilai tukar rupiah.   Kata Kunci : Ketersediaan Beras, Ketersediaan Jagung
STRATEGI PEMASARAN ROTI KACANG DI KOTA TEBING TINGGI Futri Medwina; Satia Negara Lubis; Rahmanta Ginting
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 8 (2015): Volume 4 No. 8 Agustus 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.021 KB)

Abstract

  ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan faktor eksternal pada pemasaran roti kacang di Kota Tebing Tinggi serta untuk menentukan strategi pemasaran roti kacang di Kota Tebing Tinggi. Penentuan daerah penelitian secara purposive. Metode pengambilan sampel dengan metode sensus dengan sampel sebanyak 3 perusahaan roti kacang di Kota Tebing Tinggi. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif yaitu matriks SWOT.Hasil penelitian menunjukkan bahwa:Faktor internal yang menjadi kekuatan dalam pemasaran roti kacang di Kota Tebing Tinggi adalah produk, modal, harga jual dan jumlah produksi. Sedangkan yang menjadi kelemahan adalah promosi dan tenaga kerja. Faktor eksternal yang menjadi peluang dalam pemasaran roti kacang di Kota Tebing Tinggi adalah permintaan pasar, teknologi dan bantuan pemerintah. Sedangkan yang menjadi ancaman adalah produk pesaing dan bahan baku. Strategi yang diperoleh untuk meningkatkan pemasaran roti kacang di Kota Tebing Tinggi adalah strategi agresif atau strategi SO (Strengths – Opportunities) yaitu ada kekuatan yang dimanfaatkan untuk meraih peluang yang menguntungkan. Kata Kunci:roti kacang, faktor internal dan eksternal, strategi pemasaran ABSTRACT
STRATEGI PEMASARAN JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus sp) DI KOTA MEDAN Noviarny Anggasta Lara Sumarlan; Lily Fauzia, Iskandarini
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 8 (2015): Volume 4 No. 8 Agustus 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.983 KB)

Abstract

  ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman pada pemasaran jamur tiram putih (Pleurotus sp) di Kota Medan serta untuk menentukan strategi pemasaran jamur tiram putih (Pleurotus sp) di Kota Medan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan metode analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan usaha dalam pemasaran jamur tiram putih (Pleurotus sp) adalah ketersediaan modal yang cukup, ketersediaan tenaga kerja, harga jual jamur tiram putih yang stabil dan kemudahan sarana transportasi. Kelemahan usaha dalam pemasaran jamur tiram putih (Pleurotus sp) adalah jumlah produksi jamur tiram putih per hari yang belum mencukupi permintaan, kualitas produk jamur tiram putih yang dihasilkan tidak tahan lama, kurang adanya sistem penjualan jamur tiram putih. Peluang usaha dalam pemasaran jamur tiram putih (Pleurotus sp) adalah pangsa pasar jamur tiram putih yang besar, daya beli masyarakat yang besar terhadap jamur tiram putih, semakin meningkatnya selera masyarakat terhadap jamur tiram putih. Ancaman usaha dalam pemasaran jamur tiram putih (Pleurotus sp) adalah adanya persaingan antara petani dan pengaruh pergantian musim/cuaca terhadap usaha jamur tiram putih. Strategi yang diperoleh untuk meningkatkan pemasaran jamur tiram putih (Pleurotus sp) di daerah penelitian adalah strategi SO (Strenghts – Opportunities) yaitu menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang yang ada dengan kegiatan sebagai berikut: meningkatkan modal usaha jamur tiram putih, memanfaatkan pangsa pasar dan daya beli masyarakat dengan harga jual produk yang stabil, memanfaatkan pangsa pasar dengan kemudahan sarana transportasi. Kata Kunci : Jamur Tiram Putih, Strategi Pemasaran, Analisis SWOT
ANALISIS FINANSIAL USAHATANI JERUK NIPIS (Citrus Aurantifolia) (Studi Kasus: Desa Marjanji Kecamatan Sipispis Kabupaten Serdang Bedagai) Roni Johannes Sinaga; M. Jufri, Salmiah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 8 (2015): Volume 4 No. 8 Agustus 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.672 KB)

Abstract

  ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana manfaat dari jeruk nipis serta mengulas tentang pendapatan dan usahatani dari para petani serta apa-apa saja kendala yang dihadapi petani selama melakukan usahatani. Pada penelitian ini menggunakan alat analisis finansial dengan kriteria-kriteria B/C, NPV dan IRR selain itu juga menggunakan analisis pendapatan usahatani. Dari hasil analisis kelayakan finansial usahatani jeruk nipis didapat nilai B/C sebesar 4,19 pada tingkat diskonto sebesar 10 persen dan sebesar 2,56 pada tingkat diskonto 15 persen. Hal ini menunjukkan bahwasanya usahatani jeruk nipis layak untuk dijalankan. Selanjutnya jika dilihat darri NPV, nilai NPV dari usahatani jeruk nipis pada tingkat diskonto 10 persen sebesar Rp. 55.345.282 dan pada tingkat diskonto sebesar 15 persen sebesar Rp. 37.961.757. hal ini menunjukkan bahwasanya usahatani jeruk nipis layak untuk dijalankan karena NPV lebih besar dari pada nol. Selanjutnya jika dianalisis menggunakan IRR nilai IRR pada tingkat diskonto 10 persen maupun 15 persen adalah sebesar 14 persen. Hal ini menggambarkan bahwasanya usahatani layak untuk dijalankan karena nilai IRR lebih besar dari nilai OCC (6 %). Kata Kunci: Analisis Finansial, Usahatani, Jeruk Nipis.
ANALISIS EFEKTIVITAS DISTRIBUSI BERAS MISKIN (RASKIN) DI KOTA MEDAN Mutiara Sani; Satia Negara Lubis; Sinar Indra Kusuma
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 8 (2015): Volume 4 No. 8 Agustus 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.237 KB)

Abstract

  ABSTRACT   Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah rumah tangga sasaran penerima manfaat Raskin di Kota Medan merupakan rumah tangga miskin, untuk menganalisis mekanisme penentuan rumah tangga miskin yang akan menjadi penerima manfaat Raskin di Kota Medan, untuk menganalisis sistem pendistribusian Raskin di Kota Medan dan untuk menganalisis keefektifan distribusi Raskin berdasarkan indikator enam tepat di Kota Medan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian adalah analisis deskriptif dan analisis efektivitas program Raskin sesuai ketetapan Pemerintah. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa rumah tangga sasaran penerima manfaat Raskin di Kota Medan adalah rumah tangga miskin. Rumah tangga sasaran penerima manfaat Raskin di Kota Medan ditentukan oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan berdasarkan data Program Perlindungan Sosial Badan Pusat Statistik tahun 2011. Sistem pendistribusian Raskin di Kota Medan adalah dimulai dari Walikota Medan menerbitkan Surat Permintaan Alokasi kepada Perum Bulog, Perum Bulog menerbitkan Surat Perintah Penyerahan Barang kecamatan dan kelurahan, Perum Bulog menyalurkan beras ke titik distribusi yaitu kantor kelurahan di masing-masing Kecamatan di kota Medan dan beras dibagikan ke penerima Raskin. Dalam pencapaian indikator keefektifan pendistribusian beras Raskin di Kota Medan dari sisi tepat sasaran, jumlah, harga, waktu, administrasi, dan kualitas belum sepenuhnya efektif.     Kata kunci: Raskin, Distribusi, Efektivitas

Filter by Year

2012 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2019): Vol. 10 No. 3 Maret 2019 Vol 10, No 2 (2019): Vol. 10 No. 2 Februari 2019 Vol 10, No 1 (2019): Volume 10 No. 1 Januari 2019 Vol 9, No 12 (2018): Volume 9 No.12 Desember 2018 Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018 Vol 9, No 10 (2018): Volume 9 No. 10 Oktober 2018 Vol 9, No 9 (2018): Volume 9 No. 9 September 2018 Vol 9, No 8 (2018): Volume 9 No. 8 Agustus 2018 Vol 9, No 7 (2018): Volume. 9 No. 7 Juli 2018 Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018 Vol 9, No 5 (2018): Volume 9 No. 5 Mei 2018 Vol 9, No 4 (2018): Volume 9 No. 4 April 2018 Vol 9, No 3 (2018): Volume 9 No. 3 Maret 2018 Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 No. 2 Februari 2018 Vol 9, No 1 (2018): Volume 9. No. 1 Januari 2018 Vol 8, No 6 (2017): Volume 8. No. 6 Desember 2017 Vol 8, No 5 (2017): Volume 8. No. 5 November 2017 Vol 8, No 4 (2017): Volume 8. No. 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Volume 8. No. 3 September 2017 Vol 8, No 2 (2017): Volume 8. No. 2 Agustus 2017 Vol 8, No 1 (2017): Volume 8. No. 1 Juli 2017 Vol 7, No 6 (2017): Volume 7. No. 6 Juni 2017 Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017 Vol 6, No 1 (2017): volume 6 no. 1 January 2017 Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016 Vol 5, No 11 (2016): volume 5 no. 11 November 2016 Vol 5, No 10 (2016): volume 5 no. 10 oktober 2016 Vol 5, No 9 (2016): volume 5 no. 9 september 2016 Vol 5, No 8 (2016): volume 5 no. 8 agustus 2016 Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016 Vol 5, No 6 (2016): volume 5 no. 6 juni 2016 Vol 5, No 5 (2016): volume 5 no. 5 Mei 2016 Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016 Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Januari 2016 Vol 5, No 2 (2016) Vol 4, No 12 (2015): Volume 4 No. 12 Desember 2015 Vol 4, No 11 (2015): Volume 4 No. 11 November 2015 Vol 4, No 10 (2015): Volume 4 No. 10 Oktober 2015 Vol 4, No 9 (2015): Volume 4 No. 9 September 2015 Vol 4, No 8 (2015): Volume 4 No. 8 Agustus 2015 Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015 Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015 Vol 4, No 5 (2015): Volume 4 No. 5 Mei 2015 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 No.4 April 2015 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 No.3 Maret 2015 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No. 2 Februari 2015 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015 Vol 3, No 11 (2014): Vol 3 No. 11 November 2014 Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014 Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014 Vol 3, No 8 (2014): Vol 3 No. 8 Agustus 2014 Vol 3, No 7 (2014): Vol 3 No. 7 Juli 2014 Vol 3, No 6 (2014): Vol 3 No. 6 Juni 2014 Vol 3, No 5 (2014): Vol 3 No. 5 Mei 2014 Vol 3, No 4 (2014): Vol 3 No. 4 April 2014 Vol 3, No 3 (2014): Vol 3 No. 3 Maret 2014 Vol 3, No 2 (2014): Vol 3 No. 2 Februari 2014 Vol 3, No 1 (2014): Vol 3 No. 1 Januari 2014 Vol 2, No 12 (2013): Vol 2 No. 12 Desember 2013 Vol 2, No 11 (2013): Vol 2 No 11 November 2013 Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013 Vol 2, No 9 (2013): Vol 2 No 9 September 2013 Vol 2, No 8 (2013): Vol 2 No 8 Agustus 2013 Vol 2, No 7 (2013): Vol 2 No. 7 Juli 2013 Vol 2, No 6 (2013): Vol 2 No. 6 Juni 2013 Vol 2, No 5 (2013): Vol 2 No. 5 Mei 2013 Vol 2, No 4 (2013): Vol 2 No. 4 April 2013 Vol 2, No 3 (2013): Vol 2 No. 3 Maret 2013 Vol. 2 No. 2 Februari 2013 Vol 2, No 1 (2013): JURNAL AGRIBISNIS Vol 1, No 1 (2012) More Issue